Yesus, seorang Nabi, atau Tuhan ?

Thank Bro ini juga mendukung tuh… Baca yang benar yach Peninjau.

hans188 di dalam hal ini apologetika Kristen dan Islam selalu mentok,

beberapa rekan sudah menyimpulkannya begini:

Guru sedang mengajar matematika di kelas…
Guru Kristen : 2+2 = 4

salah satu murid berbicara dengan orang tuanya:
Murid I : Eh kata guruku, dia Kristen seh, 2+2=4
Bapaknya :“siapa gurumu? bodoh, 2+2 = 7”

lalu:
Murid I :“Hmmmm guruku salah, sebab yang terkemudian Bapakku sudah berkata yang benar”, dasar guru bdh"

inilah makanya kita perlu juga mengenal jenis2 Fallacy, supaya kita kaya.
coba guugling deh… Clear Thinking atau Fallacy <— moga2 dengan ini para penuduh bisa tahu ke Fallacy-an mereka

@hans188:bahas Iskak or Ismael ya?wuih seru nih :afro: cari contekan-contekan dulu ah…lanjut gan :happy0025:

Ini ada sedikit sentilan tentang nabi yang seperti Musa.

Kata muslim:“itu nabi Muhammad, karena sama-sama ada ‘Mu’-nya.”
Kata kristen:“itu nabi Isa(maksudnya Yesus), karena sama-sama ada ‘Sa’-nya”.

Tuhan pasti punya selera humor yang tinggi. :slight_smile:

Apa yang saya lakukan hanya untuk meyakinkan kalau pertanyaan pertama, yaitu:
Apakah Anda setuju kalau nabi yang dijanjikan dalam kitab Ulangan tadi adalah YESUS KRISTUS?

dijawab dengan yakin bahwa itu benar, nabi yang dimaksud digenapi dalam diri YESUS KRISTUS.

@Hakadosh
Aku tembak langsung ke arah pengakuan mereka bahwa nabi yang dimaksud adalah Muhammad. Karena memang kita tahu bahwa arahnya akan dialihkan mereka ke sana khan.

So… ini blokirnya nggak mungkin dari garis keturunan selain dari yang dijanjikan.
Harus melalui Abraham-Ishak-Yakub(Israel) ----- Daud.
Kenapa Israel dibold? Karena banyak yang diluar Kristen tidak tahu kalau nama lain Yakub itu Israel.

Muhammad khan di luar dari line keturunan itu.
Padahal dalam hal ini nggak boleh ada cangkokkan.:slight_smile:

Mana si Peninjau??? Mau minta bukti dah dikasih. Mau diyakini kalau itu YESUS eh… dia jadi anak hilang :slight_smile:

Dengan demikian, hanya ada 3 kemungkinan yang logis:

  1. Klaim nabi itu harus dicabut.
  2. Ibrahim dalam Al-Qur’an berbeda dengan Abraham di Alkitab.
  3. Referensi tentang nabi Muhammad di Alkitab telah dihapus/dipalsukan(once again, teori konspirasi :frowning: )

Bro, sorry kurang nyimak.

  1. Klaim nabi yang mana yach?
  2. Ibrahim di Quran # Abraham di Alkitab, krn apa Bro alasanya?
  3. Emang ada referensi Muhammad di Alkitab???

@Hans188: 1.klaim bahwa nabi yang akan datang=Muhammad.
2. Di ranah konseptual, dunia yang paralel itu logis. Kita hanya perlu pembuktian yang mana yang historis.
3.tidak ada. Karena itu saya sebut teori konspirasi.

Sip thanks buat penjelasannya.
Jangan-Jangan Tuhan kita beda juga dengan Allah mereka.

Saya tidak tahu apa itu teologi yahudi. Kalau memang di dasarkan pada teologi yahudi, kenapa yahudi tidak mengakui ketuhanan yesus.

Logis ya logis. Masuk akal.

Fakta yang bersifat objektif

So, Siapa ?

Bagi yang berakal dan mau menggunakannya. Hikmat dan Iman, tanpa akal, hanya cocok bagi berhalaisme.

Kalau formalin, banyak ahli kimia, dan bersifat objektif.
Kalau tuhan, siapa yang ahli tentang tuhan, apakah pendapatnya tentang tuhan dapat bersifat objektif, seobjektif formalin.

Permasalahannya, bagaimana anda membuktikan, bahwa perkataan tersebut adalah perkataan nabi.

Kalau melihat kalimat tersebut, ada pernyataan “…bagi mereka….” , dan kalau dimaksudkan adalah Nabi Muhammad S.A.W, berarti hanya berlaku bagi orang orang arab.

Ayat ayat yang anda postingkan terlalu panjang, supaya tidak makan tempat, maka saya potong.

Kalau Yesus, berarti hanya untuk orang Israel.

Saya percaya, Yesus, adalah seorang Nabi. Bukan TUHAN

Hanya orang yang suka melamun dan menghayal saja, yang mengatakan , 2 + 2 = 7.

Masih pakai “maksudnya” ?

Lihat lagi jawaban saya di atas.

Sabar…….

Tuh lihat jawaban saya.

Ya, jelas bedalah.

@Peninjau:
Tidak juga. Para murid Yesus adalah Yahudi. Sementara sebagian Yahudi yang lain menolak Yesus karena menyalahartikan Mesias sebagai pembebas secara politik.
Kalau belum tahu, sebaiknya lihat penjelasan yang ada dulu, daripada Anda malu sendiri

Nah segini dulu.
Anda percaya Yesus sebagai Nabi (ini awal yang baik).
Permasalahan yang berlum sinkron adalah:

Apakah Yesus (yang telah Anda setuju sebagai Nabi) adalah nabi yang dijanjikan/ dinubuatkan dalam konteks kitab Ulangan tadi?

Setelah Anda baca bahas sebelumnya bagaimana pendapat Anda?

Kalau bukan Yesus, maka menurut Anda “Siapakah” nabi yang dinubuatkan dalam konteks kitab Ulangan tersebut?

Gitu aja dulu kita beresin. Kalau ini selesai sisanya mudah untuk dilanjutkan.