YESUS mendrikan Gereja Yg Satu atau Banyak Gereja? EMPAT TANDA GEREJA

Sebelum membaca tulisan ini adalah lebih baik terlebih dahulu membaca tulisan saya sebelumnya sebab topik ini merupak kelanjutan dari Topik sebelumnya: Diskusi tentang denominasi

Tentang empat tanda Gereja Katolik, yang satu, kudus, katolik dan apostolik,

Tanda Pertama Gereja yang SATU

Bro Tony memberikan tanggapan

a) Bagaimana dengan ayat ini "Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku (gereja-Ku) dan alam maut tidak akan menguasainya" (Mt 16:18). (RSV: And I tell you, you are Peter, and on this rock I will build my church, and the gates of hell shall not prevail against it.)

“Demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam KRISTUS; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.” (Rm 12:5)

“Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.”
(1 Kor 10:17)

Bukankah di ayat tersebut, YESUS mengatakan bahwa Dia akan mendirikan gereja-Nya dan bukan gereja-gereja-Nya. Ini berarti gereja di sini adalah bentuk tunggal atau singular. Apakah Anda dapat memberikan ayat bahwa YESUS mendirikan banyak gereja dan bukan satu gereja?

Dan kalau Tubuh KRISTUS adalah Gereja, yang digambarkan sebagai satu (lih. Rm 12:5; 1 Kor 10:17), dan juga digambarkan sebagai mempelai wanita dengan YESUS sebagai mempelai pria (lih. Ef 5), maka Gereja hanya mungkin ada satu, sama seperti mempelai wanita adalah satu, dengan satu mempelai pria (YESUS).

b) Anda mengatakan “Gereja tertua yang ada juga adalah Gereja Orthodoks, bukan Khatolik, apa itu yg dimaksudkan?” Saya tidak tahu darimana anda mendapatkan kesimpulan bahwa Gereja Orthodox adalah lebih tua daripada Gereja Katolik. Dapatkah amda memberikan sumbernya?

c) anda mengatakan

  1. Bagaimana dengan konsili-konsili yang membantu umat beriman untuk dapat mengerti tentang apa yang diajarkan oleh KRISTUS? Apakah ini hanya merupakan birokrasi? Bagaimana dengan konsili-konsili seperti Hippo (393) dan Carthage (397) yang menghasilkan kanon-kanon Alkitab? Apakah konsili ini bukan suatu bentuk keputusan dari institusi? Bagaimana dengan konsili Nicea, dimana St. Athanasius berjuang untuk melawan ajaran Arianisme? Bagaimana dengan konsili Efesus, dimana St. Cyril dari Alexandria berjuang untuk melawan bidaah Nestorian? Bagaimana dengan Paus Leo yang melawan bidaah Monophysitism di konsili Calcedon?

  2. Institusi dari Gereja Katolik dapat dilihat juga dari kesinambungan Paus pertama, rasul Petrus sampai Paus Benediktus XVI (Paus ke-265).

  3. Tanpa adanya institusi yang jelas, yang terlihat, maka tidak mungkin ada kesatuan. Kita melihat, pada saat terjadi permasalahan pada jemaat perdana, misal: masalah sunat, makanan yang tahir, dll, mereka pergi ke konsili, yaitu konsili Yerusalem (lih. 15:4-21). Dan demikian juga pada waktu terjadi banyak perbedaan doktrin, maka Paus dan konsili-konsili dapat memberikan keputusan yang tepat sehingga pesan KRISTUS dapat diteruskan dari satu generasi ke generasi yang lain secara murni. Kita dapat melihat beberapa pengajaran dari jemaat perdana, seperti:

Dan ada begitu banyak bukti dari jemaat awal yang menyatakan bahwa otoritas Paus begitu nyata. Ada begitu banyak hal yang mencoba memecah ajaran Gereja, namun berkat peran Paus, maka ajaran tetap terjaga dengan baik. Kalau anda mau, kita dapat mendiskusikan topik ini secara tersendiri dan lebih mendalam.

Anda mengatakan “Esensinya bukan organisasi, melainkan adalah KRISTUS” Saya dapat menerima argumentasi ini, kalau tanpa organisasi Gereja yang terlihat dan hanya berdasarkan Alkitab, terjadi persatuan umat Allah dan tidak ada perpecahan. Namun kalau kita melihat terjadi begitu banyak perpecahan dan kita tetap bertahan terhadap pengajaran “yang penting KRISTUS dan tidak perlu ada organisasi”, maka ini menjadi bertentangan dengan pesan KRISTUS yang menginginkan persatuan (lih. Yoh 17). Jadi, kalau semua denominasi tidak mementingkan organisasi dan hanya kepada KRISTUS, mengapa terjadi perpecahan?

Anda mengatakan “Tidak pernah juga ada Wakil KRISTUS dalam Alkitab?” Bagaimana dengan ayat-ayat ini:

"16 Kata YESUS pula kepadanya untuk kedua kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata YESUS kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.
17 Kata YESUS kepadanya untuk ketiga kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Maka sedih hati Petrus karena YESUS berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata YESUS kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” (Yoh 21:16-17)

"18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku (Gereja-Ku) dan alam maut tidak akan menguasainya. 19 Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga." (Mt 16:18-19)

Bukankah ayat-ayat tersebut menunjukkan bahwa Tuhan memberikan tugas menggembalakan umat Allah dan memberikan kunci kepada Petrus? Dan kemudian tugas ini dilanjutkan oleh penerus rasul Petrus, yaitu para Paus.

Pada waktu saya bertanya tentang ayat yang membuktikan Sola Scriptura, maka anda mengatakan yang penting adalah substansinya. Oleh karena itu, dengan cara yang sama, anda juga harus menerima bahwa yang penting adalah substansi dari wakil KRISTUS, dan bukan perkataan “wakil KRISTUS”.

Anda mengatakan “Terlalu banyak “pengkultusan” atau “berhala” dalam konteks itu Bunda Maria, kemudian Paus Manusia bisa salah, Tuhan tidak. Dan Tuhan YESUS tidak pernah “mengangkat” siapapun juga untuk mewakilinya”

  1. Kembali Bro menberikan beberapa tuduhan yang belum dibuktikan kebenarannya. Saya tidak akan menanggapi pernyataan di atas lebih jauh, karena tidak disertai dengan bukti-bukti.

  2. Menurut anda, apakah yang dimaksud dengan “kunci” di Mt 16:19 yang diberikan kepada Petrus? Melambangkan apakah kunci di sini?

  3. Paus hanya dapat memberikan ajaran yang tidak dapat salah bukan dalam segala hal dan tidak dalam setiap keputusan, namun, harus memenuhi persyaratan 1) Seorang Paus berbicara di atas kursi Peter, atau dalam kapasitasnya sebagai seorang Paus. Jadi kalau seorang Paus berbicara dalam kapasitas pribadi, dia tidak berbicara ex cathedra. 2) Kalau Paus berbicara dalam masalah iman dan moral. Jadi seorang Paus dapat salah kalau dia berbicara tentang science, art, dll. 3) Kalau Paus memberikan doktrin yang berlaku universal atau untuk umat Katolik di seluruh dunia. Jika ingin mendiskusikan ini kita bias bikin threatnya tersendiri.

g) Bro mengutip Ibr 4:15-16 untuk menunjukkan bahwa hanya Kristuslah Imam Besar dan menjadi satu-satunya perantara antara manusia dan Tuhan. Tentu saja Gereja Katolik percaya akan hal ini. Namun, apakah dengan demikian maka tidak ada imam-imam yang lain yang dapat berpartisipasi dalam Imam Agung?

Dalam Perjanjian Lama.

Kel 19:5-6, menyatakan bahwa Tuhan memerintahkan Musa untuk memberitahukan kepada seluruh umat Israel, bahwa kalau mereka berpegang pada perintah Tuhan, mereka akan menjadi umat kesayangan, kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Di samping mengangkat Israel sebagai kerajaan imam, Perjanjian Lama juga mengatakan bahwa suku Lewi dipersiapkan secara khusus sebagai imam (Bil 3:5-13). Apakah kedua ayat di atas bertentangan? Tidak, sebab secara umum memang bangsa Israel dipersiapkan Tuhan menjadi imam dan bangsa yang kudus, namun secara khusus, Tuhan juga menunjuk suku Lewi untuk menjadi imam dan menjalankan tugas yang berhubungan dengan korban dan persembahan. Suku Lewi yang ditunjuk secara khusus oleh Tuhan untuk menjadi imam (imamat jabatan) melayani umat yang lain atau imam secara umum (imamat bersama). Hal yang sama dapat diterapkan di dalam ajaran Gereja Katolik. Gereja Katolik mengenal adanya dua imamat: (1) Imamat jabatan dan (2) imamat bersama. Dimana imamat jabatan melayani imamat bersama.

Dalam Perjanjian Baru

YESUS tidak pernah melarang perantaraan imam sejauh hal tersebut berpartisipasi dalam karya keselamatan YESUS. Pada saat YESUS menyembuhkan sepuluh orang kusta, YESUS menyuruh mereka untuk memperlihatkan diri mereka kepada para imam (Luk 17:12-14) agar para imam dapat menyatakan mereka tahir. Rasul Petrus juga mengajarkan tentang partisipasi dalam karya keselamatan Tuhan, yaitu setiap dari kita menjadi batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi imamat kudus (1 Pet 2:5). Lebih lanjut Rasul Petrus menegaskan bahwa semua umat Allah adalah bangsa terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, kepunyaan Allah sendiri (1 Pet 2:9). Pemilihan bangsa Israel sebagai bangsa pilihan untuk mendatangkan keselamatan pada bangsa-bangsa lain membuktikan bahwa Tuhan menggunakan ‘perantara’ untuk melaksanakan rencana-Nya.

Jadi kalau Bro bertanya “Yang menanggkat menjadi Wakil KRISTUS itu siapa? Untuk kepentingan apa?”,
Maka saya telah menjawab di atas, bahwa yang mengangkat wakil KRISTUS adalah KRISTUS sendiri, dengan memberikan kunci Kerajaan Sorga (Mt 16:18-19) dan tugas mengembalakan domba (Yoh 21:16-17). Untuk kepentingan apa? Agar umat Allah dapat bersatu dalam kesatuan Gereja yang didirikan oleh Tuhan YESUS sendiri dan agar umat Allah dapat menerima dan menjalankan pengajaran KRISTUS secara murni dan tidak diombang-ambingkan oleh pengajaran yang bukan dari KRISTUS. Tanpa adanya wakil KRISTUS di dunia ini, maka gereja akan terpecah-belah seperti yang dapat kita lihat dari sejarah Gereja sampai saat ini.

Dan kalau Bro bertanya "Atau darah Paus, yang menebus dosa manusia? Sehingga bisa menjadi wakil Iman Besar?", maka anda tidak menangkap apa yang sebenarnya diajarkan oleh Gereja Katolik tentang Paus. Gereja Katolik tidak pernah mengatakan bahwa darah Pauslah yang menebus manusia. Paus menjadi wakil KRISTUS, karena mendapatkan mandat sendiri dari KRISTUS (lih. Mt 16:18-19; Yoh 21:16-17). Paus hanya tidak dapat salah kalau dia berbicara ex-cathedra.

Tanda kedua dari Gereja, yaitu “kudus”,

Bro memberikan tanggapan

Saya terus terang tidak dapat mengerti argumentasi yang diajukan oleh Anda dengan mengatakan “Kalau demikian Gereja Satanic, gereja Tuhan juga? Kan mengunakan kata gereja?” ?" Kita sedang membahas tentang tanda dari Gereja yang didirikan oleh KRISTUS. Akan lebih baik kalau Bro Tony memberikan argumentasi bahwa gereja-gereja Protestan didirikan oleh KRISTUS daripada memberikan argumentasi dari gereja setan, yang jelas-jelas bertentangan dengan KRISTUS.Kekudusan dari Gereja adalah karena KRISTUS sendiri sebagai kepada Gereja dan Gereja adalah mempelai KRISTUS (lih. Ef 5:26).

Dan kekudusan ini dapat juga terlihat dari putera-puteri Gereja, seperti yang terberkati Bunda Teresa dari Kalkuta yang bekerja untuk membantu orang-orang miskin dan terlantar di India, St. Maximillian Kolbe yang menyerahkan nyawanya sebagai ganti untuk tawanan lain yang hendak dibunuh oleh Nazi, St. Fransikus dari Asisi yang memberikan dirinya pada kaul kemiskinan, kemurnian dan ketaatan, serta masih begitu banyak santa dan santo yang lain dalam sepanjang sejarah Gereja. Mereka menjadi kudus bukan karena kekuatan mereka sendiri, namun senantiasa bergantung pada rahmat Allah dan Sakramen-sakramen – termasuk Sakramen Ekaristi dan Sakramen Tobat. Dan para santa-santo ini tidak percaya akan ajaran “sola Scriptura”. Oleh karena itu, ajakan untuk kembali kepada Alkitab saja, tidaklah benar. Kalau untuk mendasarkan pengajaran kepada Alkitab, maka Gereja Katolik senantiasa melakukannya.

Tanda Yang ketiga Gereja Yang KATOLIK

Pada waktu saya memberikan penjelasan tentang kata Katolik, maka anda mengatakan “Lahirnya baru pada tahun 107? oleh Ignatius? Jemaat KRISTUS sudah ada sejak jaman Habel, Henokh, walaupun berusaha dibelokan oleh Bileam, Izebel, bahkan para orang Farisi, sampai sekarang masih ada”

a) Silakan melihat penjelasan ini tentang kata Katolik, yang dibawah ini:

  1. Sesungguhnya kata ‘Katolik’ berasal dari bahasa Yunani, katholikos, yang artinya “keseluruhan/ universal- wholeness” atau “komplit/ lengkap- fullness“. Jadi dalam hal ini kata katholik mempunyai dua konotasi: bahwa Gereja yang didirikan YESUS ini bukan hanya milik suku tertentu atau kelompok eksklusif yang terbatas; melainkan mencakup ‘keseluruhan‘ keluarga Tuhan yang ada di ‘seluruh dunia‘, yang merangkul semua, dari setiap suku, bangsa, kaum dan bahasa (Why 7:9). Kata ‘katolik’ juga berarti bahwa Gereja tidak dapat memilih-milih doktrin yang tertentu asal cocok sesuai dengan selera/ pendapat kita, tetapi harus doktrin yang setia kepada ‘seluruh‘ kebenaran. Rasul Paulus mengatakan bahwa hakekatnya seorang rasul adalah untuk menjadi pengajar yang ‘katolik’ artinya yang “meneruskan firman-Nya (Allah) dengan sepenuhnya…. tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam KRISTUS.” (Kol 1:25, 28)

  2. Kata Gereja Katolik yang ditulis dalam bahasa Yunani dalam Kitab Suci sebagai “Ekklesia Katha Holos” (asal mula kata katholikos) ada di Kis 9:31, yang bunyinya, “Selama beberapa waktu jemaat di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya makin bertambah besar oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus.” Di sini kata”Katha holos atau katholikos” dalam bahasa Indonesia adalah Jemaat/ umat Seluruh/ Universal atau Gereja Katolik, sehingga kalau ingin diterjemahkan secara konsisten, maka Kis 9:31, bunyinya adalah, “Selama beberapa waktu Gereja Katolik Yudea, Galilea, dan Samaria berada dalam keadaan damai. Gereja itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya makin bertambah besar oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus.”

  3. Memang ada bukti lain disamping Kitab Suci, yaitu tulisan St. Ignatius dari Antiokia (murid St. Yohanes rasul) kepada jemaat di Smyrna 8 (106 AD), yang dipakai untuk membedakan umat Kristen dari para heretik pada saat itu yang menolak bahwa YESUS adalah Allah yang sungguh-sungguh menjelma menjadi manusia, yaitu heresi/ bidaah Docetism dan Gnosticism. Dengan surat ini St. Ignatius mengajarkan tentang hirarki Gereja, imam, dan Ekaristi yang bertujuan untuk menunjukkan kesatuan Gereja dan kesetiaan Gereja kepada ajaran yang diajarkan oleh KRISTUS. Demikian penggalan kalimatnya,

“…Di mana uskup berada, maka di sana pula umat berada, sama seperti di mana ada YESUS KRISTUS, maka di sana juga ada Gereja Katolik.”

Di sinilah baru Gereja Katolik memiliki arti yang kurang lebih sama dengan yang kita ketahui sekarang, bahwa Gereja Katolik adalah Gereja universal di bawah pimpinan para uskup yang mengajarkan doktrin yang lengkap,.sesuai dengan yang diajarkan KRISTUS.

II. Tidak ada penekanan akan adanya suatu aliran di Alkitab.

  1. Sebenarnya kalau kita cermati, ada beberapa referensi di Alkitab yang menekankan persatuaan jemaat Allah. Terjadinya perpecahan karena pandangan-pandangan yang tidak sesuai dengan apa yang diajarkan oleh KRISTUS.KRISTUS yang berdoa secara khusus untuk persatuan Gereja, sehingga dunia percaya bahwa akan KRISTUS (Yoh 17:1-25).

Permasalahan tentang bagaimana menyikapi Kekristenan dalam hubungannya dengan adat Yahudi, yang diselesaikan pada konsili Yerusalem yang pertama (Kis 15:1-21).

St. Petrus mengirimkan surat kepada Timotius untuk berpegang kepada ajaran KRISTUS. 1 Tim 4:1-3, itu adalah ayat-ayat yang memang sangat baik untuk mengingatkan kita agar berpegang pada ajaran yang benar dan tidak mengikuti ajaran sesat. Konteks ayat-ayat ini adalah untuk menentang ajaran Gnosticism yang pada waktu itu berkembang pada abad-abad awal. Para Gnostics membenci tubuh, dan menganggap tubuh dan segala sesuatu yang berupa materi (termasuk makanan) adalah dosa. Sehingga perkawinan yang dianggap sebagai cara ‘mendatangkan tubuh/ bayi’ yang baru, dianggap sebagai perbuatan dosa. Maka para Gnostics ‘membenci’ perkawinan. Hal ini tentu saja bertentangan dengan ajaran KRISTUS, karena perkawinan malah dijadikan oleh KRISTUS sebagai lambang kasihNya kepada Gereja-Nya (Ef 5:22-32).

  1. Dari hal tersebut di atas, kita melihat ada benih-benih perpecahan yang terjadi pada masa jemaat awal. Dan para rasul memberikan penekanan untuk senantiasa bersatu dalam satu jemaat. Bahkan Rasul Paulus bagaimana untuk hidup dalam persatuan sebagai keluarga Allah, yakni Gereja dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran (1 Tim 3:15). Jadi banyaknya gereja-gereja yang sekarang ada, yang mengajarkan doktrin yang berbeda-beda, tidak menjawab doa YESUS, seperti yang dikatakan-Nya di Yoh 17.

  2. Salah satu cara untuk menelusuri apakah benar-benar dokrin dari suatu gereja berasal dari KRISTUS adalah dengan melihat perkembangannya secara organik. Cardinal Newman, dalam bukunya “The Development of Christian Doctrines”, meneliti bahwa Gereja yang mempunyai pengajaran yang benar adalah Gereja yang mempunyai perkembangan ajarannya dapat ditelusuri sampai kepada jaman awal Kekristenan, yang bersumber pada YESUS sendiri. Ini berarti harus ada konsistensi dalam pengajaran, sama seperti perkembangan pohon kecil ke pohon yang besar. Yang dimaksudkan dari kecil ke besar adalah ajaran yang sama, namun perkembangannya hanya untuk memperjelas pengertian bukan mengubah ajaran. Hal inilah yang ditemukan oleh kardinal Newmann dalam Gereja Katolik, sehingga untuk menempatkan kebenaran di atas segalanya, dia berpindah dari Anglikan ke Gereja Katolik.

  3. Saya mengusulkan, cobalah anda untuk melihat salah satu doktrin “double predestination” atau “sekali selamat pasti selamat“. Dan kemudian cobalah untuk menelusuri perkembangan doktrin tersebut. Apakah yang dikatakan oleh Alkitab, YESUS, Rasul Paulus, Rasul Petrus, dll. Bagaimana Bapa Gereja mengatakan hal tersebut. Karena tidak mungkin sebuah doktrin yang ada dari awalnya, kemudian menjadi tidak ada, dan menjadi ada lagi. Di dalam teologi, doktrin yang satu berpegang pada doktrin yang lain, yang telah ada. Sebuah doktrin yang merupakan suatu penemuan tiba-tiba dan tidak dapat ditelusuri perkembangannya, bukan merupakan suatu perkembangan doktrin yang bersifat otentik dan organik, seperti yang dikatakan oleh Cardinal Newman.

    II. Ada banyak kata yang tidak ada di Alkitab.

  4. Memang tidak semua kata terkandung di dalam Alkitab, seperti contohnya adalah Trinitas. Namun apakah kalau tidak ada perkataan tersebut, kemudian kita tidak percaya? Contoh yang lain adalah bagaimana kita tahu bahwa YESUS mempunyai dua keinginan dan bukan satu?

Apakah original sin atau dosa asal benar-benar merusak manusia secara total atau tidak? Konsep tentang predestination: apakah double predestination ataukah predestination? Berapa sakramen yang YESUS berikan? Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang membutuhkan permenungan dan analisa yang mendalam.

  1. Ini adalah sebagai sebuah contoh bahwa Alkitab memerlukan Tradisi Suci dan juga Magisterium Gereja. Kitab Suci saja sebenarnya tidaklah Alkitabiah. Alkitab tidak pernah mengatakan bahwa Alkitablah satu-satunya sumber kebenaran.

(b) Dalam melihat tanda ketiga dari Gereja yang didirikan oleh KRISTUS, maka kita melihat bahwa katolik berarti umum atau universal. Ini berarti merangkul seluruh umat di dunia dan mengajarkan seluruh perintah KRISTUS, yang mengatakan “dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Mt 28:20). Dan kesatuan dalam merangkul segala bangsa ditandai dengan hadirnya para uskup di masing-masing negara maupun daerah, dimana semua uskup bersatu dengan Paus.

c) Untuk dapat menujukkan bahwa gereja yang anda anut adalah juga mempunyai tanda ini, silakan memberikan tanda bahwa gereja anda adalah bersifat umum, yang menjangkau seluruh dunia, dengan hirarki yang jelas, dan pengajaran yang sama, dan tidak terpecah-belah.

Tanda yang Keempat Gereja yang Apostolik

Bro memberikan pernyataan

a) Jawaban yang diberikan Bro Tony tidaklah fokus. Pada tahap ini, kita sedang berdiskusi tentang tanda Gereja KRISTUS yang ke-empat, yaitu apostolik, yang dapat dibuktikan dengan sejarah, dari Paus pertama sampai Paus yang sekarang. Dengan demikian terlihat adanya kesinambungan antara rasul yang dipilih oleh YESUS sendiri dengan Paus dan para uskup dari Gereja Katolik sampai saat ini. Kalau anda juga ingin mengklaim bahwa gereja yang anda ikuti mempunyai tanda apostolik, maka silakan memberikan bukti-bukti apostolik. Atau, kalau anda mempunyai parameter yang lain sebagai tanda bahwa denominasi-denominasi Kristen adalah didirikan oleh KRISTUS, silakan memberikan parameter-parameter, sehingga dapat kita uji bersama.

b) Tentang pengampunan dosa, akan saya bahas di thread tersedendiri. Saya tidak tahu maksud dari kalimat anda bagian ini “kembali kejaman korban binatang disembelih?”.

Anda mengatakan "Memang pernah KRISTUS memberikan gelar Paus kepada Petrus?". Kalau maksudnya anda ingin tahu di ayat berapa ada kata Paus, maka anda dapat mencarinya sebelum ayat yang memuat kata “Sola Scriptura / Alkitab saja”.

Bro memberikan ayat Ef 4:11 yang menyatakan “Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,” Dan kemudian anda mengatakan “Bukankah tidak ada fungsk Paus disana?”

  1. Dari pertanyaan anda, maka saya dapat mengambil kesimpulan bahwa anda baru dapat percaya akan Paus kalau Alkitab menyebutkan kata “Paus” secara eksplisit. Dengan standar yang sama, maka anda tidak dapat percaya akan Trinitas, dosa asal, sola Scriptura, Sola fide, karena Alkitab tidak memuat kata-kata tersebut.

  2. Namun, kalau anda ingin mengetahui fungsi Paus dan bagaimana mereka memegang peranan kunci dalam sejarah Kekristenan, maka kita dapat berdiskusi tentang hal ini secara terpisah. Ajaran tentang Paus, seperti yang saya sebutkan sebelumnya ada di Mt 16:18-19 dan Yoh 21:16-17. Bukti pendukung dari sejarah, salah satunya kita dapat melihat surat dari Santo Klemens. Surat pertama dari Santo Klemens (penerus ketiga setelah Rasul Petrus, tahun 96) kepada jemaat di Korintus yang menyelesaikan konflik di antara mereka membuktikan kepemimpinan Gereja di bawah penerus Rasul Petrus sebagai uskup di Roma. Kalau tidak ada Paus sama sekali, maka pertanyaannya, mengapa jemaat di Korintus harus meminta Santo Klemens untuk menyelesaikan permasalahan mereka? Kembali, kalau Bro ingin berdiskusi tentang hal ini secara lebih mendalam ditinjau dari sisi Alkitab dan sejarah Gereja, kita dapat melakukannya secara terpisah.

Dan kalau Bro mengatakan bahwa Paus hanyalah buatan manusia saja, maka anda harus menjelaskan tentang Mt 16:18-19 dan Yoh 21:16-17, serta peran Paus-paus dalam sejarah Gereja

Kesimpulan:
Kalau Bro Tony tidak mengakui bahwa jumlah denominasi yang begitu banyak bukanlah merupakan perpecahan, maka anda harus memberikan definisi kata denominasi yang tidak sesuai dengan kamus Webster. Kalau kita berpijak pada kamus Webster, maka untuk mengatakan bahwa denominasi tersebut bukanlah suatu perpecahan, anda harus membuktikan bahwa semua denominasi tersebut mempunyai satu legal dan administrative body.

Kemudian hal yang kedua, anda harus membuktikan bahwa memang ada persamaan pengajaran, termasuk tentang apakah: baptisan bayi boleh dan penting untuk keselamatan? Apakah KRISTUS hadir – tubuh, jiwa dan ke-Allahan-Nya – dalam Ekaristi? Apakah ajaran TULIP adalah benar? dll.

Dalam diskusi di atas, Anda telah memberikan cukup banyak tuduhan terhadap pengajaran Gereja Katolik, yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran KRISTUS. Tuduhan-tuduhan tersebut harus dibuktikan lebih lanjut, sehingga saya dapat memberikan tanggapan secara lebih terperinci dan mendalam. Akhirnya, saya merasa bahwa terlalu banyak yang ingin disampaikan oleh Bro Tony, sehingga diskusi menjadi tidak fokus dan berbelok kemana-mana.

Kembali saya ingin menegaskan bahwa karena keterbatasan waktu, diskusi kita batasi satu kali putaran lagi. Dan saya juga minta agar Bro Tony dapat menjawab semua pertanyaan di atas, yang saya beri warna Brown. Tanpa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, maka dengan sangat menyesal, saya tidak dapat menanggapinya lebih lanjut. Saya percaya Bro akan menjawabnya dengan baik, sehingga diskusi kita akan dapat berjalan dengan baik. Terima kasih atas kesempatan yag diberikan untuk berdiskusi dengan Anda. Semoga kita semua diberikan rahmat Allah, sehingga kita dapat melihat kebenaran dan hidup dalam kebenaran.

Salam Damai

Hanya satu tanggapan saya mengenai Gereja yang Satu,
Beberapa orang (bukan Anda ataupun tonypaulo) sesumbar untuk membentuk Gereja Oikumene, Satu Tubuh dalam KRISTUS, namun mereka memakai standar Gereja sendiri dan memaksa doktrin Gereja lain untuk berubah… ini jelas bukan Oikumene… kita harus menghormati dan menghargai satu pengurapan dengan pengurapan yang lain, memiliki hati Daud adalah penting untuk mewujudkan Gereja Oikumene.

1Sa. 24:10
10. Ketahuilah, pada hari ini matamu sendiri melihat, bahwa TUHAN sekarang menyerahkan engkau ke dalam tanganku dalam gua itu; ada orang yang telah menyuruh aku membunuh engkau, tetapi aku merasa sayang kepadamu karena pikirku: Aku tidak akan menjamah tuanku itu, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN.

Kesatuan Gereja bukanlah Keseragaman Gereja…

Best Regard,
Daniel FS

numpang lewat.

kalo gereja adl satu, entah dalam pengertian seperti apa yg dimaksud. bagaimana dg pemahaman bahwa setiap org percaya adl tubuh kristus, seperti yg dicatat dlm
1 Kor 12:25 supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.
26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.
27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.
bukankah ini menunjuk pada prinsip kesatuan? bagaimana dg surat kepada 7 jemaat dalam kitab Wahyu, apakah jemaat-jemaat tersebut adl satu institusi?

bukankah gereja yg am perlu dipahami sebagai kesatuan tubuh Kristus? kalo memakai istilah Indonesia adl “bhineka tunggal ika”.
jadi…pendapat saya adl terjadinya “perpecahan” dalam suatu institusi yg bernama gereja adl krn faktor manusia. contoh :

1 Kor 3:3 Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?
4 Karena jika yang seorang berkata: “Aku dari golongan Paulus,” dan yang lain berkata: “Aku dari golongan Apolos,” bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?
5 Jadi, apakah Apolos? Apakah Paulus? Pelayan-pelayan Tuhan yang olehnya kamu menjadi percaya, masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya.
6 Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.
7 Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.
8 Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.

pointnya adl dalam case ini, kesatuan tidak selalu berarti sama, namun bisa berarti kebersamaan.

Yesus tidak pernah mendirikan gereja ataupun church, yang Dia dirikan adalah ekklesia alias jemaat

salam

Konotasi Katolik yang anda sampaikan tidak netral cenderung klaim sepihak, karena sejarah gerejapun mencatat gereja perdana adalah jemaat mula2
Tidak dijelaskan ilutrginya seperti apa dan struktur organisasinya seperti apa
Pengembangan2an ke arah sana adalah aktualisasi terhadap kekinian jaman, namun tradisi-tradisi yang tak sesuai dengan Alkitab sudah dimurnikan lewat gerakan reformasi

sepertinya sudah dijelaskan berulang kali, bahwa jemaat-Ku bukanlah gereja-Ku
kalau anda mau mencampuradukan pengertian jemaat dengan gereja itu sama, silahkan saja, dan ont this rocknya juga sudah dijelaskan berulang-ulang
saya memperhatikan anda senang sekali me-“reset to zero” apa yang sudah di diskusikan
terus terang itu tidak mendatangkan manfaat apapun
kalau mau berdiskusi harus maju tahap demi tahap
bukan selalu kembali ke titik nol lagi

Silahkan jika anda mau mengartikan demikian, tubuh Kristus itu berarti persekutuan jemaat Kristus dengan Kristus, bukan gereja dalam artian luas
Dan jemaat mula-mula bukan menamakan diri sebagai katolik, tetapi pengikut Kristus atau orang percaya
baca lagi apa yang saya sampaikan

Apakah ada hubungannya dengan pertanyaan anda
Apakah Anda dapat memberikan ayat bahwa YESUS mendirikan banyak gereja dan bukan satu gereja?
Jauh sekali relevansinya

loh masa anda baru tahu hal ini? (saya lampirkan gambar dari Wikipedia)
Gereja dalam artian organisasi yang terbentuk secara formal dan memiliki administrasi secara penuh adalah gereja Orthodoks
Sedang jemaat mula-mula sudah ada saat jaman Nuh didalam bahtera-nya, atau jaman Abraham beserta dengan keluargnya memuji Tuhan

Saya rasa bagaimana Marthin Luther mereformasi gereja juga layak diberikan apresiasi setinggi-tingginya, bukan hanya klaim semata saja
Baca dan pahami maknanya, baru kemudian bisa direspon dengan berpikir jernih tanpa melibatkan doktrin belaka
Petrus bukan Paus pertama, yang menganggap demikian hanya umat Katolik, kemudian konsili bukan suatu upaya pembentukan institusikan
Pernah mendengar perumpamaan antara organisasi dengan entitasnya?
Antara kuda dengan penunggangnya
Organisasi bukan entitas, hanya membantu agar entitas itu dapat terlaksanakan dengan baik, bukan sebaliknya
Dan sejarah sudah membuktikan sebaliknya itu

Saya sudah baca ini berulang-ulang dan saya juga sudah respon berulang-ulang
Kali ini supaya tidak terus anda membiasakan diri untuk berpanjang-panjang dan kembali ke titik nol
Silahkan lihat respon saya sebelumnya, terhadap figur-figur yang dianggap bapa gereja, kepala jemaat itu Kristus, dan jika ada 5 jawatan pelayanan, itu hanya jawatan saja bukan berhak menyandang status bapa gereja

Berkat peran Paus? Pau situ malaikat atau manusia biasa?
Apakah orang percaya menyembah Tuhan yang “mati” dan hanya “berdaya” di ayat atau huruf “mati”?
Bukti Tuhan orang percaya hidup, salah satunya adalah reformasi Matin Luther, itu bukti nyata dan paling kekinian

Anda bisa mengerti arti dari kata organisasi? Dan esensi?
Mengenai perpecahan sudah sering sekali saya sampaikan kepada anda, namun anda tidak mendengarkan
Silahkan lihat lagi apa yang pernah saya sampaikan sebelumnya
Saya terus terang tidak punya banyak waktu mengulang-ulang suatu yang sama berulang-ulang kali

Baca sendiri tulisan anda ini

menunjukkan bahwa Tuhan memberikan tugas menggembalakan umat Allah
Semua manusia punya tugas, malaikat punya tugas, iblispun punya tugasnya sendiri, apa hubunganya punya tugas dengan wakil Kristus? Tidak ada sama sekali Dan kunci itu bukan hanya diberikan kepada Petrus sendiri Melainkan kepada orang percaya, jika anda tidak mau menerimanya itu urusan anda pribadi Kalau saya dan orang-orang percaya yang meyakini demikian, ya saya atau kami punya kunci yang sama yang diberikan kepada Petrus

(lanjut)


Kalau wakil Kristus itu tidak ada apa lagi subtansi yang bisa di-ada-kan?
Bukankah itu hanya meng-ada-ada saja?
Silahkan saja tapi itu buat saya membuang waktu saja

Saya tidak menuduh, itu kenyataan yang bisa diamati sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, jika anda tidak bisa menerima kenyataan itu saya tidak memaksakan juga, silahkan
Dan saya juga sudah mengupas tuntas mengenai pengkultusan dan penyimpangan itu
Berarti tugas saya menyampaikan sudah selesai
Jika mau menanggapi silahkan tangapi dimana thread terakhir saya memberikan tanggapan, bukan seperti thread baru ini yang seolah baru padahal kelanjutan dari yang tak bisa anda jawab pada thread lainnya

Sudah pernah saya jawab berulang-ulang, silahkan lihat di thread dimana saya menjawabnya, saya juga sudah lupa dimana itu
Silahkan dicari sendiri dan dibahas disana saja

Saya tidak tertarik untuk mengetahuinya
Masih banyak yang lebih penting dari itu semua
Dan apa yang anda sampaikan tidak bermakna apapun bagi saya pribadi
Karena saya tidak mau kembali kea bad kegelapan dan feodalisme

Saya bicara YESUS sebagai Imam besar menurut peraturan Melkisedek, yang mempersembahkan darah-Nya sendiri untuk selama-lamanya
Anda bicara imam apa juga tidak jelas arahnya kemana

Yang tidak menangkap itu siapa?
Kalau hanya KRISTUS (sola Cristos), tidak perlu lagi pengkultusan yang berlebihan terhadap siapapun juga, itu yang saya yakini dari kebenaran HANYA KRISTUS
Kalau anda meyakini lain, silahkan saja, kelak juga semuanya akan jelas
Setidaknya kalau saya bersalah dalam hal ini, saya bersalah hanya kepada Paus yang manusia juga
Tapi kalau anda yang bersalah dalam hal ini, anda sudah mempersekutukan TUHAN dengan banyak tuhan-tuhan kecil padahal mereka manusia biasa, yang juga tidak tahu “apa kabar anda hari ini?”

Memang anda nampaknya tidak mau mengerti apapun yang saya sampaikan
Karena itu-itu saja yang diulang tanpa ada subtansi baru yang anda ajukan sama sekali
KRISTUS tidak mendirikan gereja melainkan Jemaat, kalau anda tidak bisa paham itu, silahkan saja
Dan gereja Protestan juga bukan didirikan oleh Kristus, yang mendirikan itu manusia-manusia biasa yang memikirkan tumbuh kembang seseorang dalam suatu kolektifitas
Dengan gedung, perangkat, dsb…untuk jemaat dapat beribadah sesuai dengan pangilannya masing-masing, bahkan kalau harus berkumpul dan memuji Tuhan di gua-gua, itupun bisa dikatakan jemaat yang bergereja dibawah tanah

Bukan hanya gereja Katolik saja yang mendasarkan pengajaran kepada Alkitab, Alkitabnya saja sudah berbeda kan?
Dan figur-figur yang anda sebutkan itu memang adalah orang mulia, Gandhi pun dikenal demikian tanpa harus beriman kepada KRISTUS
Pahlawn-pahlawan yang menyerahkan nyawanya untuk bangsanyapun demikian
Karena itu letakan komposisi pemahaman dari sudut yang proposional agar tidak terjebak dalam pemahaman doktrin semata
Saya berharap jika anda mau merespon setidaknya tidak berulang2 menyampaikan hal yang sama, dan tidak selalu membawa doktrin belaka, karena jika demikian anda hanya promosi doktrin anda, namun ketika diklarifikasikan anda tidak menjelaskan apapun, malah sibuk menambahi doktrin yang lainnya lagi dan berputar-putar disitu saja

GBU

Sesungguh hanya ada satu Gereja yaitu Tubuh Kristus.
Gereja yang terbentuk karena kasih karunia penebusan Kristus.
Diteguhkan dengan kuasa Roh Kudus yang membimbing umat pilihanNya menjadi serupa Kristus dalam hidup dan karakter.

Berikut ini adalah syarat gereja yang benar, (menurut saya, jadi boleh saja orang berpendapat beda):
*Gereja harus sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.
*Gereja harus turut pimpinan Roh Kudus.
*Gereja memberitakan Injil Kebenaran Kristus (bukan Injil yang lain).
*Gereja disertai dengan mujizat untuk meneguhkan pemberitaan Injil.

Gereja yang menganggap dirinya paling benar, belum tentu pasti benar.
Uji semua dengan standar yang baku yaitu Firman Tuhan.

5 Tujuan Gereja:
Ibadah, Persekutuan, Pemuridan, Pelayanan, Penginjilan.

Regards,
Hans188

gereja sudah ada sejak doeloe kala

Douay-Rheims Bible, Challoner Revision [catholic version]

Num 19:20 If any man be not expiated after this rite, his soul shall perish out of the midst of the church: because he hath profaned the sanctuary of the Lord, and was not sprinkled with the water of purification. Num 20:4 Why have you brought out the church of the Lord into the wilderness, that both we and our cattle should die? Deut 23:1 An eunuch, whose testicles are broken or cut away, or yard cut off, shall not enter into the church of the Lord. Deut 23:2 A mamzer, that is to say, one born of a prostitute, shall not enter into the church of the Lord, until the tenth generation. Deut 23:3 The Ammonite and the Moabite, even after the tenth generation shall not enter into the church of the Lord for ever: Deut 23:8 They that are born of them, in the third generation shall enter into the church of the Lord. Neh 13:1 And on that day they read in the book of Moses in the hearing of the people: and therein was found written, that the Ammonites and the Moabites should not come in to the church of God for ever: Ps 22:22 I will declare thy name to my brethren: in the midst of the church will I praise thee. Ps 22:25 With thee is my praise in a great church: I will pay my vows in the sight of them that fear him. Ps 26:12 My foot hath stood in the direct way: in the churches I will bless thee, O Lord. Ps 35:18 I will give thanks to thee in a great church; I will praise thee in a strong people. Ps 40:9 I have declared thy justice in a great church, lo, I will not restrain my lips : O Lord, thou knowest it. Ps 68:26 In the churches bless ye God the Lord, from the fountains of Israel. Ps 89:5 The heavens shall confess thy wonders, O Lord: and thy truth in the church of the saints. Ps 107:32 And let them exalt him in the church of the people: and praise him in the chair of the ancients. Ps 149:1 Sing ye to the Lord a new canticle: let his praise be in the church of the saints. Prov 5:14 I have almost been in all evil, in the midst of the church and of the congregation. Lam 1:10 Jod. The enemy hath put out his hand to all her desirable things: for she hath seen the Gentiles enter into her sanctuary, of whom thou gavest commandment that they should not enter into thy church. Joel 2:16 Gather together the people, sanctify the church, assemble the ancients, gather together the little ones, and them that suck at the breasts: let the bridegroom go forth from his bed, and the bride out of her bride chamber.

Shalom Sahaba,

Terima kasih atas pertanyaannya tentang ekklesiologi. Sebenarnya di dalam diskusi panjang di topik ini, semuanya telah dijawab. Pertanyaannya adalah “apakah yang menyatukan denominasi-denominasi Kristen?” Apakah semuanya mempunyai persamaan dogma dan doktrin? Kalau tidak sama, apakah pemersatunya? Kalau dikatakan pemersatunya adalah Kristus sendiri, maka pertanyaannya adalah mengapa terjadi sampai 28,000 denominasi? Kalau pemersatunya adalah Kristus sendiri, maka seharusnya tidak terjadi perpecahan. Kalau diumpamakan seperti 1 Kor 12:25-27 tentang anggota badan yang bekerja dalam satu kesatuan, maka bukankah semua anggota tubuh terikat dalam satu tubuh yang sama dan satu kepala yang sama? Kalau memang dalam persatuan, bagaimana mungkin: satu bagian tubuh mengatakan “saya percaya baptisan bayi” dan anggota tubuh yang lain mengatakan “saya tidak percaya”; yang satu percaya Kristus hadir dalam Sakramen Ekaristi dan yang lain tidak; yang satu percaya akan pentingnya baptisan untuk keselamatan, yang lain tidak; yang satu percaya akan otoritas Paus, yang lain tidak; yang satu percaya akan Sola Scriptura dan Sola Fide, sedangkan yang lain tidak. Bagaimana mungkin dalam badan yang sama terdapat dogma dan doktrin yang saling bertentangan? Dalam harmoni, tubuh kita harus mengikuti kepala, mau berbelok ke kiri atau mau berbelok ke kanan. Tubuh tidak mungkin berbelok ke kiri dan ke kanan pada waktu yang sama dan dengan cara yang sama.

Mari sekarang kita melihat perumpamaan “Bhinneka Tunggal Ika”. Silakan membayangkan adanya persatuan suku, daerah, bahasa di dalam Negara Kesatuan Indonesia, tapi tidak mempunyai adanya otoritas yang sama, tidak mempunyai presiden yang sama, tidak mempunyai dasar hukum yang sama, atau dengan kata lain tidak mempunyai legislative, executive, judicative yang sama. Apakah mungkin dalam kondisi seperti ini NKRI dapat terus bersatu? Tanpa kekuasaan legislative, executive, judicative yang sama, maka tidak akan mungkin negara bersatu. Kalau setiap daerah di Indonesia mempunyai kekuasaan yang berbeda-beda, maka negara akan tercerai berai.

Bahkan kalau kita terapkan hal ini dalam skala yang lebih kecil, juga akan sulit dimengerti. Bayangkan sebuah perusahaan yang ingin maju, namun mempunyai peraturan yang berbeda-beda antara satu departemen dengan departemen yang lain. Apalagi kalau ditambah masing-masing manager dari perusahaan tersebut tidak mengakui direktur utama dari perusahaan tersebut. Dalam kondisi seperti ini, maka akan terjadi kekacauan. Terapkan hal ini dalam skala yang lebih kecil, yaitu keluarga. Kita melihat bahwa setiap keluarga juga mempunyai peraturan (baik tertulis maupun tidak tertulis) yang harus dipatuhi oleh setiap anggota keluarga. Kalau sampai terjadi perbedaan pendapat maka kepala keluarga harus memberikan keadilan. Kalau tidak ada kepala keluarga dan tidak ada peraturan dalam keluarga tersebut, maka keluarga tersebut akan hancur. Yesus mengatakan kalau suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan (Mar 3:25).

Salam kasih

Sambil lewat…
Just thinking :
Berbicara mengenai perpecahan gereja, entah kenapa saya tiba2 teringat “Kisah Menara Babel”.
Niwei yang menyatukan umat kristen hanya “FIGUR YESUS”.

maybe yes maybe no

Salam :onion-head7:

@ sis debi

saya senang melakukan diskusi dg sis, bagi saya akan menambahkan wawasan dan sekaligus pengenalan saya akan rekan katolik (maaf saya memakai istilah ini jika kurang tepat.) sehingga saya mengetahui bukan dari sumber sekunder, namun primer (yaitu org yg memahami ke-katolikannya dg baik) dan sis debi saya baca sangat menguasai. ijinkan saya utk mengenal lebih dekat ttg ke-katolikan.

pada dasarnya kecintaan dan kepercayaan kpd YESUS sebagai KRISTUS dan Tuhan adl kesamaan yg ada dalam diri setiap ‘org percaya’. namun pemahaman ttg gereja yg satu mungkin perlu didalami, sebab utk itulah diskusi ini dimulai.
analogi yg dipakai Paulus dlm menjelaskan kesatuan Tubuh KRISTUS dalam jemaat adl menunjukkan pentingnya kesadaran utk menempatkan diri sbg bagian dari tubuh itu sendiri. pointnya disitu adl keterikatan satu sama lain dan peran satu sama lain yg adl penting. bahwa jelas ada perbedaan antara tangan dan kaki, namun keduanya saling melengkapi dan membutuhkan 1Kor 12:26. Kesadaran diri sebagai bagian dari anggota tubuh KRISTUS (ay.27). Dan sebagai anggota tubuh yg digerakkan oleh pikiran, maka seharusnya demikianlah setiap jemaat digerakkkan oleh pikiran KRISTUS.

munculnya perbedaan dan mengarah kepada perpecahan adl hampir sebagai keniscayaan karena setiap kita menggunakan pikiran kita dan kemanusiaan kita. con: saat Paulus berbeda pandangan dg barnabas ttg Yohanes Markus seperti yg dikisahkan dlm KPR 15:37-41. Trjdnya perpecahan dalam jemaat korintus ttg Paulus dan Apolos 1 Kor 3:3. Adanya perbedaan yg tajam sudah dapat diduga berakibat pemisahan diri. Dan bukankah karena perbedaan tangan dan kaki maka keduanya ‘terpisah’? namun demikian bukankah keduanya merupakan satu tubuh?
contoh yg saya ambil ttg bhineka tunggal ika adl contoh yg relevan. dan benar seperti yg telah dipaparkan sis debi. bahwa ke-perbedaan dibutuhkan sang penyatu. dan dlm NKRI adl presiden dg semua aparaturnya, dan kecintaan kita kepada bangsa ini. jika dalam struktur ke-katolikan adl Paus (benarkah?). namun ijinkan saya berpendapat bahwa yg menyatukan tubuh Krsitus adl YESUS sendiri dan kecintaan kita kepada YESUS.

Kembali pada pertanyaan dasar: apakah YESUS mendirikan satu gereja atau banyak gereja? Saya perpandangan bahwa YESUS mendirikan satu gereja (jika istilah ini diasumsikan sama dg jemaat). Maksudnya adl hanya gereja yg dibangun atas dasar iman kepada Yesuslah yg disebut gereja. Namun gereja yg satu ini tidak saya pahami sebagai sebagai satu dlm arti jumlah namun dalam kesatuan / kesamaan dalam iman kepada YESUS spt dlm Yoh 17:20. Jadi jika ditanyakan bgm dg banyaknya denominasi, maka tolok ukurnya adl apakah denominasi tersebut dibangun atas dasar iman kepada YESUS? Jika ya…maka mereka adl bagian dari anggota tubuh KRISTUS, jemaat Tuhan, gereja yg am. Apakah ini adl perpecahan, saya rasa ini adl perbedaan, sama seperti tubuh yg memiliki banyak anggota yg berbeda namun disatukan dalam 1 tubuh manusia.

Bagaimana dg dogma/doktrin yg berbeda? Maafkan jika saya meragukan bahwa dalam katolik tidak ada perbedaan penafsiran. Bukankah dogma / doktrin dilahirkan atas penafsiran dari suatu teks Alkitab. Jika dalam gereja katolik tjd perbedaan tsb apakah berarti tlh terjadi perpecahan? Saya rasa tidak. Pointnya adl : apakah gereja yg satu ini harus dipahami sebagai keseragaman? Ataukah dipahami sebagai gereja yg didirikan atas dasar yg satu yaitu KRISTUS? Saya memilih yg ke-2.

sebab itu menurut hemat saya adl perbedaan tsb akan nyata kebenarannya dg diuji melalui waktu dan buah yg dihasilkannya. seperti memisahkan ilalang dg gandum. (termasuk ttg dogma / doktrin yg bermunculan) sebab hampir mustahil ada 2 kebenaran sekaligus.

salam persahabatan

Saya mendukung uraiannya Sahaba :afro:

Numpang lewat ya…
Menurut saya nubuatan Gereja sudah ada sejak kitab wahyu, sewaktu Yohanes mendapat penglihatan di pulau Patmos. Baca di wahyu 2 dan 3. Hanya ada 2 gereja yang tidak di cela Tuhan Smirna dan Filadelpia, dan hanya 1 gereja yang di puji Tuhan yaitu Filadelpia. Soal memilih itu hak masing-masing kita, dan seyogyanya kita tidak saling mencela perbedaan yang ada. Karena di masing-masing gereja ada pemenang yang akan meraja bersama Tuhan.
Pertanyaanya adalah apakah yang menjadi hasrat hati Tuhan?
Untuk lebih gamblangnya bisa baca di :“www.bookministry.org” tentang ortodoksi gereja dan definisi singkat kerajaan surga (maaf terjemahannya bahasa inggris) GBU

Salam saudaraku Sahaba, langsung saja saya jawab:

  1. Tentang keterikatan dalam satu tubuh: Dalam satu tubuh memang ada banyak anggota, namun semua anggota mengerjakan segala sesuatunya secara harmonis, terkoordinasi, dan menyetujui perintah yang diberikan oleh kepala. Mungkin anda ingin mencoba meletakkan semua denominasi sebagai bagian dari tubuh Kristus, yang walaupun berbeda-beda tetap berada di dalam Tubuh yang sama. Permasalahannya adalah ada begitu banyak denominasi (ada 28,000 denominasi Kristen) yang mempunyai pengajaran yang berbeda-beda. Coba ambillah ajaran dari gereja Lutheran dengan gereja Protestan: yang satu percaya akan Yesus yang hadir secara nyata (consubstantiation dan sacramental union) dan yang lain hanya menganggapnya sebagai simbol. Bagaimana mungkin dalam satu tubuh mempunyai doktrin yang berbeda-beda dan saling bertentangan. Secara hirarki juga tidak ada hubungan antara denominasi dengan denominasi yang lain. Jadi, bukankah Tubuh Kristus menjadi terpecah-pecah dan tidak lagi mempunyai kesatuan: baik dari sisi dogma dan doktrin, liturgi, hirarki, administrasi?

  2. Di dalam contoh tentang perbedaan antara Barnabas, rasul Paulus, rasul Petrus, maka yang berbeda adalah dalam melaksanakan suatu doktrin. Jadi, dalam hal ini mereka berbeda bukan pada doktrin, namun pada pelaksanaan yang melibatkan prudence, seperti yang dicontohkan dalam pertentangan antara rasul Paulus dan rasul Petrus. Namun, mereka percaya doktrin yang sama, yang telah diputuskan di dalam Konsili Yerusalem I.

Dalam contoh yang anda berikan tentang Bhinneka Tunggal Ika (BTI), maka anda menyadari bahwa diperlukan pemersatu dan bukan cuma semboyan BTI. Diperlukan UUD dan Pancasila untuk dapat mempunyai semangat yang sama dalam bernegara. Diperlukan Presiden, diperlukan Mahkamah Agung, sehingga undang-undang dapat terlaksana dengan baik, diperlukan KUHP untuk mengatur kehidupan bernegara secara lebih detail. Bahkan diperlukan sistem hirarki yang jelas kepengurusan dan tanggungjawabnya. Tanpa semua ini, negara akan bubar dan tidak mempunyai kesatuan.

Dalam kehidupan menggereja, maka kita memerlukan semuanya yang bersifat natural dan juga supernatural. Jadi Gereja bukan hanya dilihat sebagai organisasi sekular, namun juga supernatural, karena tujuan akhirnya bukan kebahagiaan di dunia ini, namun kebahagiaan abadi di Sorga. Inilah sebabnya Gereja mempunyai dua aspek: sebagai cara / means (hirarki, sakramen, institusi, dll) dan sebagai tujuan / end (kekudusan, persatuan dengan Tuhan, dll). Dengan demikian, menjadi anggota Gereja Katolik adalah harus mempunyai Roh Kristus, karena Roh Kudus adalah Roh dari Gereja dan pada saat yang bersamaan bersatu dalam hirarki dan terikat dalam kesatuan ajaran, liturgi. Tanpa dua hal ini, maka tidak akan mungkin terjadi persatuan. Dalam skala yang sempit, cobalah anda melihat gereja anda: apakah ada struktur? apakah ada pendeta, anggota dewan? bagaimana kalau misalkan terjadi perbedaan pendapat antara satu anggota dengan anggota yang lain? Apakah mungkin dalam gereja kecil tidak ada struktur? Kalau gereja kecil memerlukan struktur yang jelas, apalagi untuk mengatur Gereja di seluruh dunia.

Anda mengatakan “yg menyatukan tubuh Kristus adl YESUS sendiri dan kecintaan kita kepada YESUS.” Kita dapat mengatakan bahwa yang menyatukan Tubuh Kristus adalah Yesus sendiri, karena Yesus adalah Kepala yang mengatur seluruh anggota Tubuh. Sebaliknya kecintaan kita kepada Yesus menyebabkan kita untuk mau menjadi anggota yang termasuk dalam Tubuh Mistik Kristus. Kalau kita memisahkan diri dari Tubuh Mistik Kristus, maka kita sebenarnya tidak mengasihi Yesus secara total. Pertanyaannya manakah yang termasuk dalam Tubuh Mistik Kristus?

3) Satu Gereja atau banyak gereja? Kalau dikatakan bahwa denominasi mempunyai persamaan, yaitu Yesus, maka pertanyaannya adalah mengapa ajaran antara pendiri Protestan, Martin Luther berbeda dengan apa yang dipercayai oleh banyak denominasi? Lihatlah 28,000 denominasi yang terbentuk sejak jaman Martin Luther. Selama 500 tahun, terjadi begitu banyak perpecahan. Kalau memang Yesus saja cukup dan Alkitab saja cukup, bukankah seharusnya tidak ada perpecahan? Kalau memang hanya perbedaan, mengapa tidak cukup dengan satu gereja saja yang didirikan oleh Martin Luther? Mengapa tidak semua gereja percaya akan kehadiran Kristus dalam Ekaristi dan bukan sekedar simbol? Mengapa tidak semua gereja memegang book of concord dan Augsburg confession (http://bookofconcord.org/index.php)? Kalau memang hanya perbedaan, bagaimana mungkin doktrin-nya berbeda-beda? Bagaimana umat membedakan mana yang benar dan mana yang tidak dan apakah parameternya? Cobalah lihat secara struktur, apakah satu denominasi mempunyai hubungan dengan denominasi yang lain? Mungkin ada yang mengatakan, yang penting Alkitab-nya sama. Namun, pertanyaan yang sama dapat diajukan, yaitu kalau Alkitabnya sama, mengapa terjadi perpecahan? Lihatlah dalam satu gereja: apakah kalau terjadi suatu perselisihan, maka pendeta akan mengatakan “lihat saja di Alkitab dan kamu akan dapat menyelesaikan persoalan dengan baik”. Atau kalau ada pertandingan bulutangkis: apakah mungkin kalau tidak ada wasit dan hanya berupa buku peraturan pertandingan?

Tentang perbedaan doktrin. kalau anda mau membaca Katekismus Gereja Katolik, maka anda akan melihat apa yang sebenarnya dipercaya oleh Gereja Katolik. Keseragaman dogma dan doktrin adalah penting, karena Gereja menjadi pilar kebenaran (lih 1 Tim 3:15). Bagaimana gereja dapat menjadi pilar kebenaran kalau mengajarkan doktrin yang berbeda-beda? Kalau memang seperti yang anda katakan “gereja yg didirikan atas dasar yg satu yaitu KRISTUS?” pertanyaan saya: kalau memang benar, mengapa yang Martin Luther dan John Calvin percayai bahwa Maria tetap perawan dan kemudian setelah beberapa generasi kebenaran ini dapat berubah? Apakah Kristus-Nya berbeda? Kalau sama, mengapa ajarannya berubah?

  1. [b]Martin Luther /b: “Sudah menjadi iman kita bahwa Maria adalah Ibu Tuhan dan tetap perawan…. Kristus, kita percaya, lahir dari rahim yang tetap sempurna (‘a womb left perfectly intact’).”

  2. [b]John Calvin /b: “Ada orang-orang yang ingin mengartikan dari perikop Mat 1:25 bahwa Perawan Maria mempunyai anak-anak selain dari Kristus, Putera Allah, dan bahwa Yusuf berhubungan dengannya kemudian, tetapi, betapa bodohnya pemikiran seperti ini! Sebab penulis Injil tidak bermaksud merekam apa yang terjadi sesudahnya; ia hanya mau menyampaikan dengan jelas hal ketaatan Yusuf dan untuk menyatakan bahwa Yusuf telah diyakinkan bahwa Tuhanlah yang mengirimkan malaikatNya kepada Maria. Yusuf tidak pernah berhubungan dengan Maria …(He had therefore never dwelt with her nor had he shared her company)… Dan selanjutnya Tuhan kita Yesus Kristus dikatakan sebagai yang sulung. Hal ini bukan berarti bahwa ada anak yang kedua dan ketiga, tetapi karena penulis Injil ingin menyampaikan hak-hak yang lebih tinggi (precedence). Alkitab menyebutkan hal ’sulung’ (firstborn), baik ada atau tidaknya anak yang kedua.”

John Calvin bahkan mengecam Helvidius, yang mengatakan bahwa Maria mempunyai banyak anak.

  1. [b]Ulrich Zwingli /b: “Saya yakin dan percaya bahwa Maria, sesuai dengan perkataan Injil, sebagai Perawan murni melahirkan Putera Allah dan pada saat melahirkan dan sesudahnya selalu tetap murni dan tetap perawan (‘forever remained a pure, intact Virgin’).”

  2. [b]John Wesley /bmenulis: “Saya percaya bahwa Dia (Tuhan Yesus) telah menjadi manusia, menyatukan kemanusiaan dengan keilahian dalam satu Pribadi; dikandung oleh satu kuasa Roh-Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria yang terberkati, yang setelah melahirkan-Nya tetap murni dan tetap perawan tak bernoda.”

  1. Kesimpulan: Jadi, kalau sama memakai parameter anda “perbedaan tsb akan nyata kebenarannya dg diuji melalui waktu dan buah yg dihasilkannya. seperti memisahkan ilalang dg gandum. (termasuk ttg dogma / doktrin yg bermunculan) sebab hampir mustahil ada 2 kebenaran sekaligus.“, maka terlihat jelas bahwa dalam kurun waktu 500 tahun terjadi perpecahan, yang menimbulkan 28,000 denominasi dan semuanya mendasarkan kebenarannya pada kebenaran Alkitab, dan mengajarkan dokrin yang saling bertentangan. Kalau anda mau, silakan anda memberikan satu dogma dari Gereja Katolik yang pernah didefinisikan sebagai “de fide” dan kemudian berubah. Anda dapat melihat dogma yang terbentuk selama 2,000 tahun. Akan lebih mudah untuk mendapatkan perbedaan doktrin dari gereja Protestant selama 500 tahun. Dan tidak mungkin perbedaan doktrin yang saling bertentangan dapat diartikan dua-duanya benar, seperti yang anda katakan sendiri. Menurut saya pribadi, buah-buah perpecahan adalah suatu parameter yang jelas dan tidak mungkin dapat dipungkiri. Dan Gereja Katolik sampai saat ini terikat dapat pengajaran yang sama, liturgi yang sama, karena inilah Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik , yang didirikan oleh Kristus sendiri, yang merupakan Tubuh Mistik Kristus.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan

Tentang empat tanda Gereja Katolik, yang satu, kudus, katolik dan apostolik,

,

Saya mempertahtikan kalimat diatas adanya kata Kudus. yang dimaksud disini setelah saya baca sepintas dari posting ini ingin mengatakah hanya katolik gereja kudus yang didirikan Tuhan.

Sebaliknya saya tidak sependapat dengan ini. Banyak saya baca ketidak kudusan gereja katolik. tentang pembantaian orang2 yahudi ternyata beberapa tahun lalu pope john II minta maaf, berarti tuduhan banyak pihak bahwa vatican dibalik ini benar. Kalau kita perhatikan beberapa bulan di Yahoo dimuat berita bahwa tuntutan oleh 300 pengacara Yahudi supaya bank of Vatican mengembalikan uang dari orang2 yahudi yang di tranfer(baca rampok) oleh vatican dan disimpan dibanknya untuk dikembalikan sayangnya pengadilan san fransisco mengatakan itu diluar wewenangnya karena satus diplomasi . Belum lagi ramai2 orang menuntut Pope yang sekarang ini karena waktu dia jadi bishop di jerman ada banyak molestet dilakukan di panti asuan katolik terhadap anak2 yang tuli dan pope yang waktu itu bishop tahu dan tidak mau melaporkan. bahkan kalau kita dengar dari youtube, Leo Zagami yang katanya orang dalam vatican mengatakan bahwa Pope yang sekarang ini adalah Gay.

Ini saya copas sumpah Jesuit yang di tulis di journalnya konggres amerika no 62 seksion ke 3 dari unitet congregassional record , house calender no 397 report no 1523, tanggal 15 februari 1913 halaman 3215 - 3216

Sekarang saya tidak ada waktu untuk menterjemahkan, nanti akan saya terjemahkan. Secara garis besar ini adalah sumpah yang harus diambil oleh petinggi2 Jesuit, Ecic John Phelps hanya the top 2% dari Jesuit saja yang tahu sumpah ini. dan isinya mereka akan mengadu domba antara protestan, menyamar sebagai protestan dll nanti akan saya terjemahkan kalau ada waktu.

Bagaimana begini dikatakan gereja yang kudus?

Go ye, then, into all the world and take possession of all lands in the name of the Pope. He who will not accept him as the Vicar of Jesus and his Vice-Regent on earth, let him be accursed and exterminated."
Professor Arthur Noble

[The following is the text of the Jesuit Extreme Oath of Induction as recorded in the Journals of the 62nd Congress, 3rd Session, of the United States Congressional Record (House Calendar No. 397, Report No. 1523, 15 February, 1913, pp. 3215-3216), from which it was subsequently torn out. The Oath is also quoted by Charles Didier in his book Subterranean Rome (New York, 1843), translated from the French original. Dr. Alberto Rivera, who escaped from the Jesuit Order in 1967, confirms that the induction ceremony and the text of the Jesuit Oath which he took were identical to what we have cited below. – A. N.]

When a Jesuit of the minor rank is to be elevated to command, he is conducted into the Chapel of the Convent of the Order, where there are only three others present, the principal or Superior standing in front of the altar. On either side stands a monk, one of whom holds a banner of yellow and white, which are the Papal colours, and the other a black banner with a dagger and red cross above a skull and crossbones, with the word INRI, and below them the words IUSTUM NECAR REGES IMPIUS. The meaning of which is: It is just to exterminate or annihilate impious or heretical Kings, Governments, or Rulers.

Upon the floor is a red cross at which the postulant or candidate kneels. The Superior hands him a small black crucifix, which he takes in his left hand and presses to his heart, and the Superior at the same time presents to him a dagger, which he grasps by the blade and holds the point against his heart, the Superior still holding it by the hilt, and thus addresses the postulant:

(The Superior speaks:)

My son, heretofore you have been taught to act the dissembler: among Roman Catholics to be a Roman Catholic, and to be a spy even among your own brethren; to believe no man, to trust no man. Among the Reformers, to be a Reformer; among the Huguenots, to be a Huguenot; among the Calvinists, to be a Calvinist; among other Protestants, generally to be a Protestant; and obtaining their confidence, to seek even to preach from their pulpits, and to denounce with all the vehemence in your nature our Holy Religion and the Pope; and even to descend so low as to become a Jew among Jews, that you might be enabled to gather together all information for the benefit of your Order as a faithful soldier of the Pope. You have been taught to plant insidiously the seeds of jealousy and hatred between communities, provinces, states that were at peace, and to incite them to deeds of blood, involving them in war with each other, and to create revolutions and civil wars in countries that were independent and prosperous, cultivating the arts and the sciences and enjoying the blessings of peace; to take sides with the combatants and to act secretly with your brother Jesuit, who might be engaged on the other side, but openly opposed to that with which you might be connected, only that the Church might be the gainer in the end, in the conditions fixed in the treaties for peace and that the end justifies the means. You have been taught your duty as a spy, to gather all statistics, facts and information in your power from every source; to ingratiate yourself into the confidence of the family circle of Protestants and heretics of every class and character, as well as that of the merchant, the banker, the lawyer, among the schools and universities, in parliaments and legislatures, and the judiciaries and councils of state, and to be all things to all men, for the Pope’s sake, whose servants we are unto death. You have received all your instructions heretofore as a novice, a neophyte, and have served as co-adjurer, confessor and priest, but you have not yet been invested with all that is necessary to command in the Army of Loyola in the service of the Pope. You must serve the proper time as the instrument and executioner as directed by your superiors; for none can command here who has not consecrated his labours with the blood of the heretic; for “without the shedding of blood no man can be saved”. Therefore, to fit yourself for your work and make your own salvation sure, you will, in addition to your former oath of obedience to your order and allegiance to the Pope, repeat after me:

(Text of the Oath:)

Kalau ada sobat yang ingin lihat text sumber yang saya ambil ini linknya saya coba terjemahkan berseri supaya jangkauan lebih luas.
www.ianpaisley.org/article.asp?ArtKey=jesuit ·
Terjemahan mulai disini:

Berikut ini adalah text dari sumpah pentabisan Jesuit sebagai tercatat dalam jurnal ke 62 dari kongres, sesion ke 3 dari unitet state congressonal record( Huse calender no 397, laporan no 1523, tanggal 15 februari,1913 halaman 3215-3216 dimana halaman ini telah di dihilangkan. Sumpah ini juga di quote oleh Charls Didier dalam bukunya Subterranean Rome ( New york, 1843) yang diterjemahkan dari bahasa prancis. Dr Alberto Rivera, yang keluar dari Jesuit pada tahun 1976 confirms bahwa upacara pentabisan dan pengambilan sumpah yang dia alami adalah sama dengan text dibawah ini.
Ketika terjadi kenaikan rangking dari Jesuit tingkat bawah ke tingkat komando, upacara diadakan di chapel Covent or the Order, dimana hanya ada 3 orang lain yang hadir. Seorang atasan berdiri didepan altar, disamping kanan dan kiri ada paderi. Satu membawa spanduk berwarna kuning dan putih, yaitu warna kepausan, dan yang lain membawa spanduk hitam dengan gambar pisau dan salib merah diatas tengkorak dan tulang yang bersilang dengan hurum INRI dan dibawah ada kata Justum Necar Reges Impius yang berarti; untuk memusnahkan raja2 saleh atau sesat, pemerintahan atau penguasa.
Diatas lantai yang bergambar salib merah, calon berlutut. Pimpinan upacara kemudian memberikan salib kecil berwarna hitam yang diambil dengan tangan kiri dan di tekankan ke jantung dan bersamaan dengan itu pimpinan upacara memberi pisau yang diarahkan ke jantungnya.Pemimpin upacara masih memegang gagangnya dan mulai upacara.

Pimpinan upacara berkata:

Anakku, kamu telah dididik menyamar, diantara Roma Katolik menjadi Roma Katolik, dan menjadi pengamat/agen rahasia, skealipun diantara saudaramu sendiri. Untuk tidak mempercayai setiap orang, diantara reformis, menjadi reformis; diantara huguenots menjadi huegenot, diantara kalvinis, menjadi kalvinisp; diantara protestan menjadi protestan. untuk memperoleh kepercayaan dari mereka,untuk untuk memenangkan bahkan untuk berkotbah pada mimbarnya. dan dengan berapi api menjelek2kan agama mu dan Paus (Pura2 menjelekan katolik dan paus supaya dikira bukan katolik -red): dan bahkan merendahkan diri sendiri sampai serendah yahudi (disini kita lihat katolik menganggap yahudi itu sangat rendah -red) supaya kamu dapat mengumpulkan semua informasi untuk kepentingan tugasmu sebagai prajurit yang setia dari Paus.

Sampai disini dulu nanti saya lanjutkan, karena disini saya akan memberi komentar sedikit.

Kita lihat Jesuit itu ternyata agen rahasianya katolik yang ditugaskan menyusup dan menyamar ke gereja2 kalvin, protestan pada umumnya, reformis dll, tujuannya mengumpulkan informasi2 untuk kepentingan penghancuran protestan, juga negara2 dan penguasa2.

ini saya ketik bahasa aslinya bagian ini dan lengkapnya bisa dilihat sendiri di link yang saya berikan:

perhatikan kalimat ini yang menjadi tujuan katolik.

It Is Just to exterminate or annihilate impious or heretical Kings, Governments, or Rulers.

Hanya untuk memusnahkan Raja2 saleh atau sesat, pemerintahan2 dan penguasa2.

Jelas terlihat pemerintahan dunia atau yang dikenal dengan New world order tampak disini
Kan Paus itu wakil Kristus didunia. Kristus adalah Raja dari segala Raja jadi Paus juga harus jadi Raja dari seluruh dunia.

Bersambung.

Ini lanjutan dari sumpah Jesuit yang naskah aslinya bisa di klik di sini: www.ianpaisley.org/article.asp?ArtKey=jesuit ·

kamu telah dilatih untuk secara diam2 menanamkan benih2 irihati dan kebencian diantara kominitas, propinsi, negara bagian yang dalam keadaan damai dan menghasut mereka untuk mengadakan pertumpahan darah.

Yang ini komentar saya.

Apa betul Tuhan Yesus mendirikan gereja yang kudus model ini? Tuhan itu cinta damai dan kasih yang diatas ini sebaliknya. Sobat Debi yang dikasihi Tuhan, pertimbangkanlah keyakinanmu dengan jujur, mintalah Tuhan Yesus memberi pengertian dan bicara melalui Roh Kudus apa benar anda pada jalanNya?

Lanjutan:

Libatkan mereka dalam peperangan diantara mereka sendiri (adu domba-red) dan ciptakan revolosi dan prang saudara di negara2 yang merdeka dan makmur maju dalam ilmu pengetahuan dan budaya dan menikmati kedamaian. (jadi tidak senang dengan negara yang damai dan maju red) Untuk memihak pada satu pihak danberlaku rahasia dngan saudaramu Jesuit, yang mungkin bekerja dipihak lain. (Jadi ada 2 Jesuit yang satu pura2 berpihak pada kelompok A dan yang lain pura2 berpihak pada kelompok B dan jangan sampai orang tahu red) tapi secara terbuka melawan pihak lawan, supaya gereja akhirnya memperoleh keuntungan. Kamu telah dilatih dalam tugasmu sebagai agen rahasia, untuk mengumpulkan semua data statistik, fakta dan informasi dari segala sumber, mengambil hati dan mendapatkan kepercayaan dari keluarga protestan dari semua kelas dan karakter, juga pada pedagang2 dan pengusaha2 bank, pengacara, sekolah2an dan universitas2 dalam anggauta parlemen dan kehakiman dan dewan2 pemerintahan dan semua orang untuk keperluan Paus yang kita layani sampai mati. Kamu telah menerima semua petunjuk pada waktu kamu sebagai orang yang belum pengalaman menjadi asisten komando, pastur pendengar pengakuan dosa dan alim ulama, tapi kamu belum pernah diangkat menjadi komando dari tentara loyola untuk melayani Paus. Kamu harus bertindak sebagai pembunuh sebagaimana ditugaskan oleh atasanmu.
Karena tidak ada yang dapat menjabat sebagai komando disini sebelum disucikan dengan darah dari heretic (yang dimaksud heretic disini adalah protestan red) karena dengan tanpa penumpahan darah tidak seorangpun dapat selamat. Oleh sebab itu untuk melayakan dirimu pada pekerjaan ini dan meyakinkan keselamatanmu, sebagai tambahan dari sumpahmu, kamu juga harus menaati perintah dari Paus.
Ulangi kata2 saya:

Sampai disini dulu sobat2,
Perhatikan sumpah Jesuit ini untuk bisa cocok pada pekerjaannya harus menumpahkan darah orang2 protestan, tentu dengan cara2 mengadu domba, menciptakan perang dll seperti yang tertuang dalam keseluruhan sumpah ini. Bukankah mengerikan agama ini? Oleh sebab itu saya tidak sependapat dengan sobat Debi katanya gereja ini satu2nya gereja kudus yang didirikan Tuhan Yesus. Ini bukan gereja Kudus. Keselamatan kita tidak dari menumpahkan darah atau mengadu domba, tapi dari pengorbanan salib Kristus.

Kristus juru selamat satu2nya bukan gereja.

bersambung

Ini lanjutan dari sumpah Jesuit yang naskah aslinya bisa di klik di sini: www.ianpaisley.org/article.asp?ArtKey=jesuit ·

Ulangi setelah saya:

Tek sumpah.

Saya…, dalam kehadiran Tuhan, Perawan Maria yang diberkati, Santo Yahya pembabtis yang diberkati, rasul2 suci, santo petrus, dan santo paulus dan semua orang2 suci, seluruh bala tentara surga, dan padamu my ghostly father. superior jendral dari masyarakat Yesus, yang didirikan oleh Ignatius Loyola dalam pontification Paul ke 3.dan seterusnya sampai sekarang, dilakukan oleh rahim perawan, kandungan rahim Tuhan, Paus, yang adalah wakil Kristus dandan adalah satu2nya pimpinan gereja katolik atau gereja universal (semua gereja red)diseluruh dunia; dan dengan kuasa untuk mengikat dan melepaskan yang diberikan pada bapa suci oleh juruselamatku Yesus Kristus. dia punya kuasa untuk menggulingkan raja2 sesat, Pangeran2, Negara2, negara2 kesemakmuran, dan pemerintahan2 dan mereka mungkin dapat dijatuhkan dengan aman.

Sampai sini dulu karena saya ingin memberi komentar.

Jadi Katolik ini menafsirkan Paus yang sebagai penerus Petrus itu diberi kunci untuk mengikat dan melepaskan. Dalam hal ini diartikan untuk menggulingkan pemerintahan2 dengan adu domba, perang dll supaya cita2nya untuk pemerintahan tunggal/new world order itu tercapai.

Melihat kenyataan sehari2 rupanya globalisasi pemerintahan ini sedang dimulai dengan globalisasi pasar/ekonomi yang digembar gemborkan di koran2. Nantinya globalisasi agama dan diteruskan globalisasi pemerintahan/antikrist.

Saya ingat bekas wartawan bbc yang kemudian jadi penulis terkenal yang bernama David Icke spelling last namenya saya lupa2 ingat. Dia mengatakan pada tahun 90 an dia pernah dapat informasi dari insider bahwa kelompok illuminati merencanakan perang dunia ke 3 yang di triger dari timur tengah.

Illuminati ternyata didirikan oleh Jesuit juga, bisa dilihat dari wikipidia, oleh sebab itu agendanya indentik.

Memang mau tidak mau menurut alkitab, bakal ada pemerintahan antikrist, dan ternyata Jesuit punya agenda itu juga. Jadi saya yakin antikrist itu adalah Paus, tentunya Paus terakhir.