Yesus datang untuk mempersiapkan kemah hidup.

Zaman Musa, bait Allah dibuat berupa kemah.

Zaman raja Solomo, bait Allah dibuat berupa gedung yang kekar dan megah.

Zaman Yesus, bait Allah dipersiapkan berupa kemah hidup, yaitu tubuh manusia.

Pertanyaan :

Pertama : Bagaimana Yesus mempersiapkan kemah hidup itu ??

Kedua : Bagaimana kemah hidup itu diselamatkan ??

Syalom.

Yesus sebagai manusia adalah kemah hidup yang pertama.

Semua manusia yang diselamatkan akan mengikuti jejak Yesus sebagai kemah hidup yang sulung.

Pertanyaan :
Apakah anda sekalian sudah menjadi kemah hidup, sesuai dengan yang diajarkan oleh Yesus ??

Syalom.

Kemah hidup atau bait Allah, terjadi apabila:

Penawaran Tuhan: berupa pembayaran darah Yesus yang dikorbankan sebagai anak domba Allah
dan
Respond manusia: berupa Iman.

Bertemu --------> terbentuklah : KEMAH HIDUP.

Syalom.

Mungkin kalau mempersiapkan kemah…?? ya kurang tepat …karena sudah ada kemahnya…Yang tepat adalah merubah karakter kemahnya saja supaya segambar dan serupa dng Allah…Karena Allah itu Kudus adanya.
Casing boleh sama dan lama jadul…tapi fitur , kontem dan aplikasinya.sudah berorientasi pada kekekalan / sorga /kerajaan Allah.

Salam…

Kemah hidup atau bait Allah, terjadi apabila:

Penawaran Tuhan: berupa pembayaran darah Yesus yang dikorbankan sebagai anak domba Allah
dan
Respond manusia: berupa Iman.

Bertemu --------> terbentuklah : KEMAH HIDUP.

Sebelumnya, diatas sudah diterangkan bahwa KEMAH HIDUP atau BAIT ALLAH.

Memang Kemahnya sudah ada, akan tetapi baru dikatakan Hidup kalau Roh Kudus sudah ada tinggal didalamnya, maka Kemah itu disebut KEMAH HIDUP.

syalom.

Memang Kemahnya sudah ada, akan tetapi baru dikatakan Hidup kalau ROH KUDUS sudah ada tinggal didalamnya, maka Kemah itu disebut KEMAH HIDUP.
Sejak kapan mulai ada?( sejak PL,sejak PB).

Sejak Yesus dikorbankan sebagai anak Domba Allah dikayu salib, dan darahNya dipakai untuk membayar lunas umat manusia yang sudah menjadi hamba dosa, dirubah menjadi anak Allah.

Syalom.

Artinya di PL tdk ada yg jadi bait Allah?, apakah semua tdk ada yg selamat?.

Di Perjanjian lama, bait Allah yaitu kemah yang dibuat oleh Musa, yang berupa tenda waktu Musa membimbing umat Israel ketanah perjanjian.
Dan Temple Solomo, yang dibangun selama 7 tahun, yang kekar dan megah.

Bait Allah yang berupa gedung itu telah digenapi oleh Yesus, jelas terlihat waktu Yesus berada di bait Allah dan mengusir penjual dan penukar uang dan berkata: robohkan bait Allah ini, dalam waktu 3 hari akan Dia bangun kembali.
Dimana yang dimaksud ialah tubuhNya sendiri, yang akan mati dan pada hari ketiga akan bangkit kembali.

Diperjanjian lama, keselamatan mereka tegantung pada hukum Taurat.
Sampai berapa jauh mereka bisa taat dan mengikuti hukum Taurat.

Di perjanjian baru. dengan dibayar dengan darah Yesus, kita orang yang percaya kepada Yesus mendapat kasih karunia dengan cuma-cuma, asal kita bersedia tubuh kita dijadikan kemah hidup yaitu dijadikan bait Allah.
Karena kebangkitan kita nanti akan mengikuti jejak kebangkitan Yesus sebagai yang sulung.

Syalom.

Diperjanjian lama, keselamatan mereka tegantung pada hukum Taurat. Sampai berapa jauh mereka bisa taat dan mengikuti hukum Taurat.
Hukum taurat diberikanNya bukan dimaksudkan unt: spy manusia dapat melakukannya dan kemudian selamat. Alasannya: Ketika manusia masih dalam keadaan mulia( belum jatuh dlm dosa ), manusia ini tdk dapat memenuhi hanya satu laranganNya, apalagi setelah mati rohaninya ( jatuh dalam dosa ) lebih tdk mungkin lagi memenuhi hukumNya yg banyak itu. Kalau manusia dpt mencapai selamat dg melakukan hk taurat, Kristus tdk perlu datang dan mati di salib, sbb tanpa Kristus pun manusia ada yg sampai sorga.

Jadi hk taurat itu diberikan spy manusia merendahkan hatinya unt datang kepada Allah dg mengatakan ketidak mampuannya memenuhi hkNya yg banyak itu.
Kita jg bisa belajar dr:
Kej3:7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
Ini adalah gambaran dimana manusia berusaha dg perbuatannya unt mencapai selamat.
Dan ternyata Allah tdk berkenan dg perbuatan ini, terlihat dr:
Kej3:21 Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.
Ini adalah gambaran selamat krn Anugerah/kasih karuniaNya.
Kej6:8 Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.
Yehz36:26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
36:27 Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu (manusia di PL pun sbg baitNya )dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.

Jadi di PL pun manusia selamat oleh AnugerahNya/Kasih karuniaNya/belaskasihanNya.Gby

Hehehehe…

Kalau hanya perkara / konteks " hidup" ( satu point ) itu saja yang menjadi tujuannya …?? maka tidak perlu Tuhan sampai turun ke dunia ini lah broo…!!!
Logikanya…toh…kemahnya sudah ada diciptakan bukan…?? dan jika hanya perkara " Roh Kudus " saja faktor penentu untuk dinyatakan kemah itu hidup…?? Ya tidak perlu juga Tuhan sampai turun ke dunia ini juga broo…!!!
Karena jika alasannya seperti yang and sebutkan tsb…ya Kita tau TUHan Maha Kuasa…Bukan…?? ya pencet tombol saja supaya Roh Kudus turun ke dunia ini dan menemani manusia Ciptaan Tuhan…untuk menjadi hidup…hehehe…

Menurut saya sih…yang jelas adalah untuk “merobah Karekter” Kemah ( bait Allah )…Karena Yesus Turun Kedunia ini membawa Injil Khabar Baiknya…sehingga dapat mengajarkan merobah cara hidup yang lama menjadi cara hidup baru dll…Karena salah satu Perintah Tuhan adalah Kerjakanlah keselamatanmu dengan gentar dan takut…Jadi supaya di buktikan dng perbuatan yang nyata dan benar…kan…?? Bukan hanya untuk menyatakan adanya Ro Kudus saja dalam keyakinan / iman kita…

Akhirnya "Kharakter " dalam diri kita sbg manusia kristen ( bait Allah ), akibat mengikuti cara teladannya Tuhan Yesus Kristus yang senantiasa dalam pimpinan dan bimbingan Roh KUDUS…maka terlihat termanefestasikan dalam diri kita manusianya ( bait Allah )…suatu Buah Roh …( buah-buah Roh )…

Salam

Rupanya anda agak meremehkan masalah KEMAH HIDUP atau BAIT ALLAH.
Tahukah anda, bahwa tanpa adanya KEMAH HIDUP, keselamatan melalui Yesus tidak akan terjadi.

Memang Tuhan itu maha kuasa, tanpa pencet tompol pun Tuhan kalau mau tentu terjadi, disini terbukti bahwa Tuhan itu maha adil, dan tidak mau bertindak sewenang-wenang, dan tentunya Tuhan sangat konsekuen.
Jadi bagi mereka yang tidak mau mengikuti rencanaNya dan melaksanakannya tentu akan mengalami penolakan.

Pertanyaan :
Mungkin anda mempunyai tanggapan yang berbeda, mengenai Kemah Hidup ini, maka :
Coba ceriterakan bagaimana proces pelaksanaan, tubuh manusia yaitu kemah yang sudah ada itu, dijadikan Kemah Hidup ?

Mohon dijawab.
Syalom.

Broo@mbah sam…

Hehehe…sabar dulu dan renungkan lagi lah brooo…

Meneurut saya…: kemah hidup itu adalah tubuh kita manusia ini…dahulu sebelum adam jatuh dalam dosa…( masih posisi di taman eden ), maka kemah hidup tsb berisi kekudusan bukan…?? Karakternya sebagai mana yang Allah katakan adalah segambar dan serupa dng Allah BUKAN…//

nAH SEKARANG DI DUNIA FANA INI…kita tetep memiliki kemah hidup bukan…?? Tapi sisi kemulyaan dan kekudusannya sudah sirna alias hilang, sehingga karakter Allah yang dikatakan segambar dan serupa tsb juga sudah hilang pada diri kita manusia…

Nah sekarang…tujuan Tuhan turun kedunia melalui manusia Yesus Kristus…adalah untuk mengembalikan "KARAKTER YANG HILANG TSB YANG SEHARUSNYA ADA DIDALAM KEMAH HIDUP tsb…Jadi artinya kemah hidup itu sudah dari dulunya sama dan tersedia…loh…Jadi buat apa disiapkan lagi…?? wong sudah ada dan tersedia…!!

Jadi jangan salah kaparah…dan salah pengertian…Bahwa tugas Yesus Kristus untuk keselamatan adalah untuk mengembalikan manusia kerancangan Allah yang mula mula…Yaitu kharakter ALLAH pada diri manusia…Karaena Allah sendiri karaktarnya KUDUS DAN SUCI TANPA CACAT CELA…

iTULAH NAMANYA KEMAH HIDUP YANG BERKARAKTER SORGAWI…YANG DIINGINKAN OLEH ALLAH MELALUI TUHAN YESUS KRISTUS BAGI KITA UMAT PERCAYA,Jadi casing ? ( kemah hidup ) dimiliki oleh siapapaun manusia , baik yang percaya Yesus maupun tidak…Tapi kekristenan mengajarkan dan mengisi casing tsb dng karakter Allah…hingga bisa diterima di kekekalan nanti…

Salam GBU…

Benar, saya setuju.

Diatas sudah saya jelaskan bahwa KEMAH HIDUP atau BAIT ALLAH.
Dengan hilangnya kemuliaan Allah, tubuh kita sudah bukan Bait Allah lagi, tubuh kita bukan Kemah Hidup lagi, akan tetapi tetap berupa Kemah, yang akan mengalami kebinasaan.
Jadi yang diartikan Hidup disini bukan karena kita bisa bernapas, akan tetapi Hidup Kekal didalam Kemuliaan Allah.
Sebagai kemah yaitu tubuh kita yang fana ini, perlu disatukan dengan Yesus, agar Roh Kudus bersedia tinggal didalam tubuh kita, sehingga tubuh kita menjadi Hidup, dan dinamakan KEMAH HIDUP.

Saya setuju, amin.
Maka judul topik diatas adalah: " Yesus datang untuk mempersiapkan Kemah Hidup."

broo@mbah sam…

Baiklah …saya sepakat dng anda, jika anda mengartikan konteks " hidup " tsb sebagai sesuatau yang kudus dan mulia , jika disandingkan dng kata “kemah”…Dan diartikan KEMAH HIDUP sbg BAIT ALLAH…

Salam GBU.