Yesus adalah anak Allah

Saya meyakini bahwa Tuhan adalah Allah, dan yesus adalah anak Allah.
Karena perjalanan hidup Yesus di dunia ia mengenalkan sosok Allah Bapa, mengajarkan doa Bapa kami, saat Yesus dibaptis keluar suara dari langit "inilah anak yang kukasih…, dan yang lain pada saat Yesus berjumpa dengan iblis, baik itu saat dicoba maupun saat yesus menyembuhkan orang kerasukan mereka (iblis) mengatakan Anak Allah, dan siapa yang tahu akhir zaman malaikat disorga, anak manusia tidak tahu hanya Bapa. Yesus adalah Firman, sehingga ada tertulis di kejadian 1:26 baiklah KITA menjadikan manusia serupa KITA, kita itu menurut pemahaman ku ALLAH, YESUS dan Roh kudus, jadi tidak bisa disatukan. Jika ada yang meyakini trinitas mengapa anda meyakini pengakuan iman rasul, jelas 2 si iman rasuli ada kata Aku percaya kepada Yesus kristus anaknya yang tunggal Tuhan kita…
… Naik kesurga duduk di sebelah kanan Bapa… Disitu jelas Yesus duduk disebelah kanan Allah Bapa…
Saya heran lihat orang yang membahas trinitas pakai bahasa ibrani, mengartikan ibrani, ini Alkitab bahasa Indonesia yang sudah disempurnakan sehingga mengerti, kalau gak pakai alkitab ibrani saja,ayolah kawan coba pahami kembali dengan iman mu bukan doktrin turun temurun.
Sehingga kita Kristen selalu berdoa Tuhan Yesus… Tuhan Yesus, sedangkan Yesus menyuruh kita berdoa kepada Bapa,
Saya mau kita diskusi secara sehat sehingga pengorbanan Yesus dan inti Ia mati di kayu salib menjadi berarti bagi kita.
Yesus rela berkorban untuk menyatukan kita dengan Allah dari jurang dosa yang mengerikan.
Sekian Terimakasih…

Tetap berpegang pada Alkitab saja bro, semangat dan TUHAN, Allah memberkati anda dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Ketika ide Yesus sbg Anak Allah diajarkan Tuhan 2000 tahun yg lalu tidak banyak yg bisa menerimaNya, contohnya adalah imam2 dan ahli2 Taurat ini

Lukas 22:70 Kata mereka semua: "Kalau begitu, Engkau ini Anak Allah? " Jawab Yesus: "Kamu sendiri mengatakan, bahwa Akulah Anak Allah. 22:71 Lalu kata mereka: “Untuk apa kita perlu kesaksian lagi? Kita ini telah mendengarnya dari mulut-Nya sendiri.”

Bahkan hingga saat ini masih banyak orang yg meragukannya.

Tetapi sesungguhnya Yesaya telah menuliskan wahyu Tuhan bahwa Yesus Kristus adalah Allah yang perkasa, Bapa yg kekal, perwujudan dari Bapak sendiri dalam tubuh manusia krn tidak ada yg mustahil bagi Tuhan.

Yesaya 9:5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Jadi pengakuan iman rasul Tomas salah, gitu ???
Jadi pengakuan iman rasul Tomas adalah doktrin turun temurun, gitu ???

Yes. Sesuai dengan pengakuan iman rasul Tomas juga, kan ???

[color=blue][Kej 1:26]:
Kemudian, Allah berkata, "Marilah sekarang Kita membuat
manusia menurut gambar Kita, dalam keserupaan Kita.

Ada kesegambaran,
Kayaknya aku ini tunggal, cuman satu pd satu titik dan satu waktu,
Tapi yg satu itu spt ada pd tertiga spt pd link berikut ini:
https://forumkristen.com/index.php?PHPSESSID=fh2plg094pesch4q1auooeadl3&topic=32498.msg1220107#msg1220107

Bila benar demikian maka aku ini spt segambar dgn Allah Yang Maha Esa,
Maka bolehlah dikata spt ada hubungan kesegambaran itu, bw:

Bapa ialah Allah
Yg nanti akan kukenal oleh roh-ku
Dia lah Allah masa depan yg memikat

Anak ialah Allah
Yg tadi telah kukenal oleh jiwa-ku
Dia lah Allah masa lalu yg melekat

ROH KUDUS ialah Allah
Yg menemani diri-ku mengenal segala sesuatu
Mengajariku, Dia-lah Allah masa kini yg mengikat

Lalu ada keserupaan dikala kita berkata dlm surat-menyurat, mis:
Kutulis: “Kami yg bertanda tangan di bawah ini”, padahal aku sendirian
Dan diakhiri dgn kata: “Hormat kami”, padahal tanda tangan sendiri juga

Kurasa kami yg itu mengacu kpd tubuh-jiwa dan roh, spt tertiga itu, spt gambar dan rupa Allah
Mungkin yg menyadari eksistensi kami itu “menurut gambar dan rupa Allah” maka bisa enak begitu
Dan sebab itu hrs bisa membedakan makanan tubuh, beda dgn makanan jiwa, beda dgn makanan roh

Maka dlm kesendirian pun aku akan tetap mengatakan kami kpd-Nya:
“Berikanlah kami pd hari ini makanan kami yg secukupnya” [Mat 6:11]
https://forumkristen.com/index.php?PHPSESSID=1qfncv7jq0or2jtl168v3cl454&topic=64252.msg1251356#msg1251356

Salam Damai!

  1. Bapa adalah Allah Pencipta
  2. Anak Allah adalah Firman/Kuasa Bapa yang menjadi Manusia dan yang menjadikan ciptaan Bapa dan yang disebut TUHAN (YHWH) dalam Perjanjian Lama.
  3. Roh Allah/Roh Kudus adalah Roh Anak Allah sekaligus sebagai Hikmat dan Pengetahuan Bapa.

Allah itu esa = satu = tunggal Dia lah pencipta segala sesuatu : malaikat , iblis (malaikat yang memberontak) , planet2 dan bintang2 yang diantara planet2 itu adl bumi dengan penghuninya yang beragam, titik berat dari ciptaan yang kasat mata itu adalah manusia karena manusia inilah yang akan berada sampai ke langit yang baru dan bumi yang baru ( tidak bisa mati ) sebagai umatNya.

Dengan demikian tahulah kita bahwa ketika manusia itu ada di alam sementara ini , mereka sekedar merantau /menumpang guna pertumbuhannya , setelah semuanya selesai mereka berpindah ke alam kekal/kehidupan kekal, oleh karena itulah alam sementara ini menjadi perantara saja , dan pastilah suatu hari nanti disudahi/kiamat dan tidak lagi ditemukan ditempatnya.

Untuk kepentingan rencana penciptaan Allah sejak sebelum dunia dijadikan maka manusia yang akan merantau di bumi sementara ini harus diajar sehingga mereka dapat bertumbuh hingga akhirnya bisa memuliakanNya (tujuan dari penciptaan Yes43:7 ).

Maka : Allah yang esa itu harus memperkenalkan diriNya kepada manusia milikNya itu sebagai:
Allah Bapa ( Yes63:16 ).
Allah ROH KUDUS (Yes63:11-14 ).
Allah Putera ( Yes63:8-9 ).
Semoga link berikut bisa memperjelas.

Salam.

Anak Allah itu Yesus Kristus tidak meninggalkan, menulis, atau mengirimkan Alkitab sebagai bahan ajar rasul kepada orang-orang yang dimuridkan. Sebelum Alkitab dikanon, Kekristenan berlangsung melalui kewenangan mengajar yang diberikan oleh Anak Allah kepada rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman. Pengkanonan Alkitab tidak menghentikan Tuhan mewahyukan diri kepada umat manusia. Peralihan kepercayaan orang dari bukan kepada Anak Allah atau Yesus Kristus menjadi pengikut Kristus banyak memberi kesaksian bahwa Anak Allah masih mewahyukan diri kepada mereka, wahyu yang belum dicatat dalam Alkitab.

Berdasar fakta itu, menurut pendapatku, masih kurang jika kehidupan murid Kristus hanya berdasar Alkitab saja. Jika hanya berdasar Alkitab saja, sementara di Alkitab tercatat perkataan Anak Allah yang mengatakan bahwa masih banyak yang harus dikatakan kepada rasul tetapi rasul belum sanggup menanggung, kehidupan murid Kristus akan timpang. Juga dari fakta bahwa setelah Alkitab dikanon, Tuhan masih menyampaikan wahyu kepada orang per orang, dan juga sesuai janji-Nya menyertai rasul senantiasa sampai kepada akhir zaman. Juga fakta bahwa hidup menggereja hanya berdasar Alkitab saja baru muncul abad XVI, sementara kekristenan sudah eksis sejak abad pertama, pasti kurang jika hidup berdasar pada Alkitab saja.

Kehidupan murid Kristus selain berdasar pada Alkitab, juga menerima pengajaran rasul yang senantiasa disertai Anak Allah sampai kepada akhir zaman, dan juga melaksanakan Tradisi Suci seperti merenungkan Sabda Allah bersama, merayakan Ekaristi bersama, dan kegiatan-kegiatan Gereja lainnya.

Salam damai.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.

Ini yang mau saya RALAT.

  1. Mengapa kita berdoa pada Yesus, tapi bukan pada Bapa?

Yesus itu nama perjanjian bagi orang NON israel. HANYA ORANG ISRAEL lah yang BERHAK berdoa pada Bapa, NON israel engga. Orang non Israel berdoa HANYA kepada Yesus sebagai bentuk PERJANJIAN bahwa kelak Allah mengangkat kita non israel menjadi bagian dari keluarga-Nya.

Anak-anak Kerajaan itu yang UTAMA ialah ISRAEL. Tapi Yesus bilang sama murid-Nya suatu perumpamaan mengenai perjamuan kawin. Bahwa anak-anak kerajaan diundang ke istana, tapi MENOLAK karena sibuk. Wkwk. Akhirnya, Raja menyuruh hambanya keluar

“Pergilah, undanglah siapa saja yang kamu temui”.

Nah, disinilah Yesus menggenapi kata-kata-Nya. Yesus mengutus para rasul ke luar Israel, non yahudi. Jadi, kita non israel tetap berdoa kepada Yesus BERHARAP di angkat jadi anak-anak Israel. Karena kita kan gak punya darah abraham, ishak dab yakub. Darah kita yaa, paling dari keturunan filistin atau bangsa lain.

  1. Kematian Yesus TIDAK MENEBUS DOSA seluruh manusia.

Jadi, kematian Yesus ini menghapus dosa pada HUKUM TAURAT.

Kita tahu kalau di dalam hukum taurat tertulis APABILA kamu sengaja/tidak sengaja membuat dosa, maka kurbankan lembu/sapi.

NAH Alkitab bersaksi BAHWA bangsa Israel menyembah berhala dan tidak lagi memberi kurban bakaran. Akhirnya dosa NUMPUK.

ALLAH kan tegas, tidak bisa melihat dosa numpuk. Tapi karena Israel gak mau lagi memberi kurban, maka Yesus datang memberi diri-Nya jadi kurban bagi dosa israel yang numpuk itu.

Semoga ngerti ya. Alkitab itu perjanjian lama dan perjanjian baru. Itu INTINYA, perjanjian

Kita orang non israel gak punya perjanjian apa-apa sama Allah. Oleh karena itu kita BERHARAP sama Yesus, apabila kamu menyukai-Nya, agar kita bisa masuk ke dalam perjanjian-Nya.

Itu yang disampaikan paulus. Perjanjian melalui Iman. Cuma Allah yang bisa melihat iman. Semoga Allah menaruh perhatian pada iman kita

Semoga anda ngerti. Sebenarnya yang nyiptain dunia ini itu Yesus, bukan Allah.

Bumi ini diciptakan melalui perkataan, nah perkataan itu di sebut Firman. Yohanes bersaksi kalau Yesus ini firman.

Berfirman Allah kepada Adam, Firman Allah kepada Abraham, Firman Allah kepada Nuh.

Lihat kan penulisan di Alkitab? Mengapa tidak dikatakan Allah berkata, jadilah terang. Tapi Alkitab bersaksi,

Kejadian 1:3 BerFIRMANlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.

Yohanes 1:1 Pada mulanya adalah FIRMAN; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Naah, ituu Yesus.

Karena Yesus yang nyiptain bumi, ya maka Yesus adalah Allahnya manusia. Tapi Allahnya Yesus, ialah Bapa.

Jadi bukan Bapa yang nyiptain bumi. Tapi Yesus.

Kolose 1:15-16 Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,
karena di dalam DIALAH (Yesus) telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Jadi Allah cuma nyiptain Yesus. MAHA KARYA-NYA.

Maha karya-Nya, Yesus menciptakan alam semesta, bumi beserta isinya, sorga dan neraka. ANJIIRRRR

Kalau Yesus aja udah Besar, memegang kekuasaan atas bumi dan surga. SEBESAR APA Allah itu dan segala kekuasaan yang DIA pegang di luar bumi dan surga. Wkwk gak bisa dibayangkan.

Yesus itu ya Allah

Yoh 1:1
Firman itu adalah Allah

plain and simple

Yesus memang Anak Allah dan Anak Allah itu hakikat-Nya Allah.
Anak Allah itu sebutan lain dari Firman.

Yohanes 1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Ibrani 1:8 Tetapi tentang Anak Ia berkata: "Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran.

https://lh3.googleusercontent.com/proxy/DwN5CdZSjRX-IQDtMkKms1z7SbdD7X0-7laQ7jDwJM2oNtXZm7H1LrjZOUTqa4dAwybSdfpHH1uIyhUa4GgREMSQ5vRqu27VbxYmYImVB2rmUE8JNj0cKH_UfI-OaJ02fY3glt6U2aD5XZKQO2T9-3TL5J8z3rKKXbVYbhPqv9haF2Wj_qV5ZTE=w5000-h5000

Yesus disebut Anak Allah karena keilahian Yesus yaitu Firman keluar dan datang dari Allah.

Yohanes 8:42 Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.

Dan memang benar bahwa Bapa dan Anak ini berbeda pribadi walaupun satu hakikat Allah, sehingga bisa saling berkomunikasi, Firman diutus Bapa.

Matius 24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri."

Yesus bukan tidak tahu hari kiamat, hanya saja Yesus tidak mau memberitahukannya supaya manusia berjaga-jaga karena kiamat bisa datang kapan saja sehingga manusia diharapkan senantiasa menjaga perbuatannya dan ketaatannya kepada Allah.

Ayat-ayat selanjutnya, dimana manusia diminta berjaga-jaga.
Matius 24:37-44
24:37 “Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
24:38 Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,
24:39 dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
24:40 Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;
24:41 kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.
24:42 Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.
24:43 Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
24:44 Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.

Allah Tritunggal itu tepatnya Allah(Bapa), Firman/Anak dan ROH KUDUS. (1 kodrat/ 1 hakikat)—> Jelas satu Allah yg tak terpisah yang wujud-Nya ROH.
Kurang tepat jika dikatakan ALLAH, YESUS dan ROH KUDUS.

Berbicara mengenai Yesus, maka Yesus itu adalah Firman yg berinkarnasi menjadi manusia (Yohanes 1:14). Jadi Yesus mempunyai 2 kodrat dalam 1 pribadi, yaitu kodrat Allah dan kodrat manusia.

Jelas kodrat manusia Yesus bukan Allah. Yang Allah hanya kodrat keilahian Yesus, yaitu Firman.

Lihatlah Syahadat Nicea-Konstantinopel yang lebih detail.

Syahadat Nicea-Konstantinopel

Aku percaya akan satu Allah,
Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi,
dan segala sesuatu yang kelihatan
dan tak kelihatan;
dan akan satu Tuhan Yesus Kristus,
Putra Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,
Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;

segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.
Ia turun dari surga untuk kita manusia
dan untuk keselamatan kita.
Ia dikandung dari ROH KUDUS,
Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia.
Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus;
Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan.
Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci.
Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa.
Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan yang mati;
kerajaan-Nya takkan berakhir.
aku percaya akan ROH KUDUS,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
yang serta Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.
aku percaya akan Gereja
yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
aku mengakui satu pembaptisan
akan penghapusan dosa.
aku menantikan kebangkitan orang mati
dan hidup di akhirat.
amin.

Perhatikan kalimat-kalimat ini
dan akan satu Tuhan Yesus Kristus,
Putra Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,
Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;

Disana dikatakan Yesus Kristus, itu Putra/Anak Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,

Maksudnya Yesus sebagai Firman keluar dan datang dari Allah seperti yang tertulis dalam Yohanes 8:42.

Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.

Disini dengan jelas diterangkan bahwa Anak Allah/Firman ini adalah Allah /Allah benar/ Terang

Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;

Artinya Anak Allah/Firman ini tidak diciptakan. Sudah ada sejak kekal, sebagaimana yg dikatakan Yesus dalam :
Wahyu 1:8 Aku adalah Alfa dan Omega, Firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

Lahir : baca Yohanes 8:42.

sehakikat dengan Bapa; karena Firman/Anak itu Allah. Sama seperti Bapa yg adalah Allah, yaitu satu Allah tetapi berbeda pribadi.

naik kesurga,duduk disebelah kanan Allah bapa yang Mahakuasa.
Ini sesuai dengan :
Markus 16:19. Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.

Artinya Yesus diberi kuasa di Surga dan bumi oleh Bapa dan menempati takhta Bapa-Nya
Wahyu 3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

Yesus terangkat dengan tubuh-Nya sebagai pribadi inkarnasi. Yesus sebagai inkarnasi Firman inilah yang duduk di takhta Bapa-Nya.

Allah sendiri tidak dibatasi takhta, Surga,neraka,bumi,dst.
Yeremia 23:24 Sekiranya ada seseorang menyembunyikan diri dalam tempat persembunyian, masakan Aku tidak melihat dia? demikianlah Firman Tuhan. Tidakkah Aku memenuhi langit dan bumi? demikianlah firman TUHAN.

Jadi Anak Allah itu hakikat-Nya Allah, hanya berbeda pribadi dengan Bapa.
Dan yang naik kesurga,duduk disebelah kanan Allah bapa yang Mahakuasa adalah Yesus sebagai inkarnasi Firman/Anak yang bertubuh.
Duduk disebelah kanan Allah bapa artinya diberi kuasa di Surga dan bumi oleh Bapa dan menempati takhta Bapa-Nya
Tentu saja Yesus sebagai pribadi inkarnasi berdimensi, tetapi keilahian Yesus yg adalah Firman bersama Bapa dan ROH KUDUS tidak dibatasi takhta, Surga,neraka,bumi,dst.

Yesus memang menyuruh berdoa kepada Bapa seperti yg tertulis dalam Matius 6:5-13
Matius 6:5-13
6:5. "Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
6:6 Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.
6:7 Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.
6:8 Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
6:9. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

Tetapi Yesus juga membolehkan berdoa kepada diri-Nya/ berdoa dalam nama Yesus
Yohanes 13:13-14

14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
14:14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya."

Yohanes 16:23-27
16:23. Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku.
16:24 Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.
16:25 Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan. Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu.
16:26 Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa,
16:27 sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah.

Hal ini tidak mengherankan karena Yesus itu inkarnasi Firman, dimana Firman itu tidak terpisah dengan Bapa karena satu hakikat Allah.
Seandainya Yesus hanya manusia biasa, hanya seorang nabi, maka pantang berdoa kepada Yesus. Tetapi karena Yesus ini Firman yg berinkarnasi menjadi manusia, maka boleh berdoa kepada Yesus. Manusia hanya boleh berdoa kepada Allah, tidak boleh berdoa kepada mahluk.

Lagipula Yesus sendiri adalah pengantara pada Bapa.
1 Yohanes 2:1. Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil.

Bila anda percaya Yesus wafat di kayu salib untuk menebus dosa manusia, maka anda juga harus percaya bahwa Yesus juga mempunyai kodrat Allah.
Jika Yesus manusia biasa, tidak memiliki kodrat Allah maka kematian Yesus tidak bisa menebus dosa manusia karena kematian Yesus hanyalah kematian martir yg tidak menyelamatkan.

Untuk menebus dosa manusia diperlukan pribadi yg jauh lebih tinggi dari manusia, bahkan jauh lebih tinggi dari semua ciptaan.

Siapa lagi kalau bukan Yesus yg dalam keadaan-Nya sebagai Firman menjadi sumber segala sesuatu.
Yohanes 1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Dengan kemanusiaan-Nya Yesus bisa wafat di kayu salib, tetapi karena keilahian-Nya yg adalah Firman, maka Firman ini tidak bisa dibandingkan dengan seluruh ciptaan karena Firman itu Allah.

Maka dengan wafatnya Yesus berarti ada pribadi yg tidak bisa dibandingkan dengan seluruh ciptaan yg membayar dosa yg tidak pernah dilakukan-Nya dengan wafat disalib.
Tetapi karena pribadi tersebut tidak berdosa, maka pribadi tersebut tidak pantas menerimanya
Dan pribadi tersebut memberikan pembayaran/ penebusan dosa yang tidak pernah dilakukan-Nya untuk manusia karena Dia tidak membutuhkan-Nya.
Dan karena pribadi ini tidak bisa dibandingkan dengan semua ciptaan dan tidak bisa dibandingkan dengan keseluruhan manusia dari awal penciptaan sampai kiamat.

Maka berkat penebusan yang diberikan pribadi ini yaitu Yesus dapat menebus dosa semua manusia, termasuk menebus dosa-dosa manusia saat ini menjadi kasih karunia penebusan yg tidak terbatas.

Sebagai pembanding :

  • Kematian domba korban hanya menebus dosa ringan yg diperbuat seseorang.
  • Kematian seseorang karena dosa berat yg diperbuatnya. Hanya menebus dosa berat yg diperbuat orang tersebut.
  • Tetapi kematian Yesus sebagai pribadi yg tidak bisa dibandingkan dengan seluruh ciptaan , bisa menebus dosa semua ciptaan.

Terimakasih juga. Semoga tulisan ini bisa menanggapi pernyataan anda. :smiley: :slight_smile:

maksudnya @Wiltu80

  1. apakah Yesus Kristus, Putra Maria yang memiliki darah dan daging bukanlah Tuhan… ?
  2. apakah Yesus Kristus terbagi 2 yaitu: Yesus Manusia dan Yesus Allah… ?
  3. menurut @Wiltu80 siapakah yang mati diatas kayu Salib, ? Yesus Manusia atau Tuhan Yesus… ?

salam
TYM

Hmmmm … sorry baru baca

setelah sekian lama absen dan terpanggil kembali karna saking banyaknya perdebatan antara islam dan trinitarianisme yang saling klaim kebenaran masing - masing.

Rasul Thomas kaget dengan tubuh Tuhan Yesus setelah kebangkitanNya, bagi saya itu bukan hal yang aneh dengan ungkapan yang sampaikan oleh rasul thomas :), Yang dimuliakan Thomas adalah TUHAN, Allah Israel.
mengapa saya katakan demikian? karena Tuhan Yesus dibangkitkan oleh TUHAN, Allah Israel dan bukan membangkitkan diri-Nya sendiri.

(dalam membaca, mohon bedakan antara nama dan gelar)

Salam kasih

Semoga @Tinambunan masih memonitor trit ini, agar tidak terkesan seperti hanya melempar kasus, kemudian meninggalkannya seperti meninggalkan kotoran.

Setuju.

Setuju sebagaian.
Yang tidak kusetujui, kukomentari.
“Kita” pada Kej 1:26 menandakan bahwa Allah itu punya kepribadian yang jamak.
Tritunggal itu memang satu esensi, satu hakikat, satu kodrat, tiga pribadi. Bukan karena disatukan oleh siapapun.
Bapa itu Allah.
Yesus Kristus itu Allah.
Roh Kudus itu Allah.
Yesus diperanakkan oleh Bapa sejak sebelum ada waktu. Yesus Firman Allah itu dimiliki Allah sehakekat dengan Bapa. Roh Allah itu dimiliki Allah sejak awal sampai akhir. Bapa itu tidak pernah tidak memiliki Firman dan Roh, Firman itu tidak pernah tidak memiliki Bapa dan Roh, serta Roh itu tidak pernah tidak memiliki Bapa dan Firman. Lhah, ya memang Tritunggal.

“Kanan” di situ bukan dimensi ruang. Juga ketika Stefanus melihat langit terbuka dan melihat Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah, bukan berarti Allah berdimensi tiga dan punya kiri-kanan, atas-bawah, muka-belakang.

Saya heran lihat orang yang membahas trinitas pakai bahasa ibrani, mengartikan ibrani,,, ini Alkitab bahasa Indonesia yang sudah disempurnakan sehingga mengerti, kalau gak pakai alkitab ibrani saja,,,ayolah kawan coba pahami kembali dengan iman mu bukan doktrin turun temurun.
Seharusnya tidak perlu heran. Wajar saja para peneliti ingin mencermati Alkitab dari bahasa asli.

Tuhan Yesus juga memerintah pengikutNya berdoa dalam namaNya.

Setuju.

Salam damai.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.

Kej 1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

Salam damai.
Amal