Terus Ditekan, Kristen Iran Semakin Berkembang

Terus Ditekan, Kristen Iran Semakin Berkembang

Nampaknya pemerintah Iran mulai habis kesabaran terhadap bertumbuhkembangnya jumlah pemeluk Kristen di negara yang berpenduduk 60 juta manusia itu. Dengan dalih memerangi negara barat berikut dengan “produk”nya, mereka kini menekan para umat Kristen dengan intimidasi dan perlakuan yang tidak pantas.

Organisasi yang memberikan bantuan kepada umat Kristen yang dianiaya di seluruh dunia Open Doors, memperlihatkan fakta bahwa usai gejolak Pemilu 2009 disana, pemerintah yang kehilangan kredibiltasnya, kini seperti berupaya untuk mengalihkan perhatian memprotes para pemeluk Kristen. Disinilah para masyarakat yang memeluk Kristen mulai diintimidasi. Pelecehan, penjara, PHK kerja dan dipisahkan dari keluarga adalah beberapa bentuknya.

Open Doors memperkirakan bahwa ada 350.000 umat Kristen dari latar belakang agama lain yang tinggal di Iran. Michael Wood, dari Open Doors kepada The Christian Post mengatakan bahwa gerakan gereja rumah di Iran adalah salah satu yang paling cepat berkembang di dunia. Namun, pemerintah mengimbanginya dengan melakukan serangkaian langkah untuk memadamkan gerakan itu.

“Selama beberapa bulan terakhir mereka telah melakukan upaya sangat kuat untuk merusak apa yang terjadi di dalam gerakan gereja rumah. Mereka menghancurkan tempat pertemuan. Jika mereka menemukan seseorang telah terlibat dalam kelompok gereja rumah, mereka ditangkap atau benar-benar diintimidasi,” kata Wood.

Wood juga menuturkan bahwa setiap rumah yang digeledah dengan ditemukan barang-barang yang berhubungan dengan Kristen pasti akan disita. “Jadi akan ada banyak alasan untuk mengiintimidasi dimana mereka benar-benar berusaha untuk menahan dan meminimalisasi pertumbuhan gereja rumah di negeri ini,” tambahnya.

Hal yang sama pun dialami oleh salah satu pemimpin Kristen di Iran yang merupakan penduduk dan keturunan asli disana. Dirinya kerap membatalkan ibadah dan pertemuan karena alasan keamanan dan keselamatan. Akibatnya banyak umat Kristen terlantar dan jarang sekali mendapatkan kesempatan untuk beribadah secara aman dan tidak terganggu.

Salah satu cara pemerintah Iran untuk menekan laju pertumbuhan kepercayaan Kristen adalah dengan mengintimidasi para pemimpin Kristen untuk berhenti melakukan pemuridan terhadap orang Iran yang ingin memeluk Kristen.

“Saya diizinkan untuk merawat anggota gereja saya, tapi saya tidak diperbolehkan menerima orang Iran lainnya atau memuridkan mereka, sementara banyak yang datang kepada Kristus. Para pemimpin Kristen sangat berhati-hati dan juga merasa tidak yakin dengan pertumbuhan umat Kristen untuk mengubahnya di negara ini. Kami hampir tidak dapat menangani peningkatan jumlah orang percaya yang baru,” ujar salah satu pemimpin Kristen di Iran.

Michael Wood, dari Open Doors kepada The Christian Post mengatakan bahwa para pemimpin gereja rumah perlu berhati-hati untuk mengakui anggota baru ke dalam kelompok mereka, karena spionase dan intelijen pemerintah selalu melakukan penyamaran sebagai orang yang ingin belajar tentang Kekristenan.

Wood pun menuturkan bahwa dirinya membantu dalam pendistribusian Alkitab dan bahan pemuridan Kristen untuk para pemimpin gereja rumah. Namun, dia mengatakan metode yang paling efektif untuk mengajar dan belajar adalah melalui berbagai sarana penyiaran ke dalam rumah.“Kami menggunakan siaran radio gelombang pendek dan siaran televise satelit untuk mengirimkan program itu kembali ke Iran yang digunakan dalam kelompok-kelompok gereja rumah,” kata Wood.

Namun ada satu kekuatan iman tersendiri yang Wood dapatkan dari para pemimpin Kristen di Iran, yaitu dimana ada penganiayaan dan intimidasi terhadap umat percaya justru disitu kuasa mukjizat Tuhan bekerja secara luar biasa dan adikodrati

“Jika Anda melihat sejarah gereja, kuasa mukjizat Tuhan justru datang ketika gereja berada di bawah banyak penganiayaan. Anda melihat pertumbuhan yang luar biasa di bawah tekanan. Dan Tuhan melakukan hal yang luar biasa disini (Iran),” ucap Wood.

Tuhan selalu mempunyai rencana hebat dan tepat juga sesuai dengan waktuNya. Setiap orang yang berseru kepadaNya dan dalam namaNya akan selalu didengar, dan hal yang luar biasa pasti terjadi untuk membuktikan kepada dunia bahwa Tuhan adalah yang terbesar dan penuh kuasa!

Source : berbagai sumber - dpt

Minyak narwastu adalah sejenis minyak wewangian yang sangat mahal harganya, harum semerbak (katanya :)) – minyak ini berasal dari pegunungan Himalaya dan berasal dari akar tanaman Nardostachys jatamansi (Lat) atau nard (Ibrani).

Akar ini harus ditekan kuat2 , baru setelah itu akan menghasilkan minyak narwastu ini.

Kata narwastu sendiri berarti : akar wangi – nar, berasal dari kata nard (yang merujuk pada akar tanaman nard) dan wastu yang berarti wangi.

Demikian pula, jemaat mula2 mengalami pertumbuhan luar biasa dalam keadaan penuh tekanan – sebab dalam keadaan seperti inilah biasanya manusia benar2 mencari Tuhan, sebaliknya bila jemaat dalam keadaan aman damai sentosa, umumnya malah ‘tertidur’.