tanya : lewiatan

Yesaya 27:1
Pada waktu itu TUHAN akan melaksanakan hukuman dengan pedang-Nya yang keras, besar dan kuat
atas Lewiatan, ular yang meluncur,
atas Lewiatan, ular yang melingkar,
dan
Ia akan membunuh ular naga yang di laut

tolong tanya FKers. tolong dijelaskan lewiatan sejelas2nya.

apakah lewiatan ini ular naga beneran ? atau semacam roh saja (roh lewiatan) ?

apakah ada hubungan antara lewiatan dengan suku lewi ?

thx

Ini spesialisasinya Moe.
Mana Bro Moe???

Nahlo…
Klo di kamus alkitab
Lewiatan : semacam naga atau buaya purbakala yang melambangkan ancaman dan kuasa laut

Gambaran Lewiatan juga ada dalam kitab Ayub.
Sayangnya dalam bahasa Indonesia didefiniskan dengan buaya.

Job 41:1 Canst thou draw out leviathan with an hook? or his tongue with a cord which thou lettest down?
Ayub 41:1. (40-20) "Dapatkah engkau menarik buaya dengan kail, atau mengimpit lidahnya dengan tali?

Salam

Reff : http://www.sarapanpagi.org/behemot-dan-lewiatan-vt2899.html#p16295

  1. LEWIATAN

* Yesaya 27:1
LAI TB, Pada waktu itu TUHAN akan melaksanakan hukuman dengan pedang-Nya yang keras, besar dan kuat atas Lewiatan, ular yang meluncur, atas Lewiatan, ular yang melingkar, dan Ia akan membunuh ular naga yang di laut.
KJV, In that day the LORD with his sore and great and strong sword shall punish leviathan the piercing serpent, even leviathan that crooked serpent; and he shall slay the dragon that is in the sea.
American Standard Version, In that day Jehovah with his hard and great and strong sword will punish leviathan the swift serpent, and leviathan the crooked serpent; and he will slay the monster that is in the sea.
Hebrew,
בַּיֹּום הַהוּא יִפְקֹד יְהוָה בְּחַרְבֹו הַקָּשָׁה וְהַגְּדֹולָה וְהַחֲזָקָה עַל לִוְיָתָן נָחָשׁ בָּרִחַ וְעַל לִוְיָתָן נָחָשׁ עֲקַלָּתֹון וְהָרַג אֶת־הַתַּנִּין אֲשֶׁר בַּיָּם׃ ס
Translit, BAYOM HAHU YIFQOD YEHOVAH BEKHARBO HAQASYAH VEHAGDOLAH VEHAKHAZAQAH 'AL LIVYATAN NAKHASY BARI’AKH VE’AL LIVYATAN NAKHASY 'AQALATON VEHARAG 'ET-HATANIN 'ASHER BAYAM
Septuaginta, τη ημερα εκεινη επαξει ο θεος την μαχαιραν την αγιαν και την μεγαλην και την ισχυραν επι τον δρακοντα οφιν φευγοντα επι τον δρακοντα οφιν σκολιον και ανελει τον δρακοντα
Translit, TÊ HÊMERA EKEINÊ EPAXEI HO THEOS MAKHAIRAN TÊN HAGIAN KAI TÊN MEGALÊN KAI TÊN ISKHURAN EPI TON DRAKONTA HO PHIN PHEUGONTA EPI TON DRAKONTA OPHIN SKOLION KAI ANELEI TON DRAKONTA

Lewiatan adalah alih aksara (transliterasi) dari suatu perkataan Ibrani ( לויתן - LEVIATAN, sea monster, dragon), dipakai pada lima tempat di Perjanjian Lama (PL). Pada umumnya dikatakan bahwa perkataan Lewiatan berasal dari akar kata לוה - LAVAH, yang berarti ‘membengkokkan, memutar’, arti harfiahnya adalah ‘membengkokkan diri’. Sebagian ahli berpendapat bahwa mungkin ini adalah kata pinjaman berasal dari Babel. Septuaginta menerjemahkan kata ini dengan δρακων – DRAKÔN (naga). Konteks pemakaiannya dalam PL menunjuk pada beberapa bentuk binatang raksasa yang hidup di air. Dalam Mazmur 104:26 ditunjukkan dengan jelas bahwa tempatnya di laut :

* Mazmur 104:26
LAI TB, Di situ kapal-kapal berlayar dan Lewiatan yang telah Kaubentuk untuk bermain dengannya.
KJV, There go the ships: there is that leviathan, whom thou hast made to play therein.
American Standard Version, There go the ships; There is leviathan, whom thou hast formed to play therein.
Hebrew,
שם אֳנִיֹּות יְהַלֵּכוּן לִוְיָתָן זֶה־יָצַרְתָּ לְשַׂחֶק־בֹּו
Translit, SYAM ‘ONIYOT YEHALEKHUN LIVYATAN ZEH YATSARTA LESAKHEQ-BO’
103:26 Septuaginta, εκει πλοια διαπορευονται δρακων ουτος ον επλασας εμπαιζειν αυτω
Translit, EKEI PLOIA DIAPOREUONTAI DRAKÔN HOUTOS ON APLASAS EMPAIZEIN AUTÔ

Dalam Yesaya 27:1, Lewiatan dipakai dua kali secara kiasan, menunjuk kepada kerajaan Asyur (‘ular yang meluncur’ adalah Sungai Tigris yang mengalir dgn lancar) dan Babel (‘ular yang melingkar’ adalah S Efrat). Dalam Mazmur 74:14 Lewiatan dipakai sebagai petunjuk terhadap Firaun dan Keluaran sejajar dengan kata Ibrani תנין - TANIN, ‘raksasasungai atau raksasa laut’. kata itu (TANIN) juga dipakai dalam Yehezkiel 29:3-5 secara kiasan menunjuk kepada Firaun dan orang-orang Mesir, yang gambaran tentang ukuran dan rahang-rahangnya menunjukkan bahwa yang dimaksud adalah buaya.

Dalam Ayub Lewiatan disebut dua kali. Dalam Ayub 3:8 umumnya diartikan sebagai naga, yang menurut dongeng-dongeng kuno diduga menjadi penyebab gerhana karena ekornya melilit matahari.

* Ayub 3:8
LAI TB, Biarlah ia disumpahi oleh para pengutuk hari, oleh mereka yang pandai membangkitkan marah Lewiatan.
American Standard Version, Let them curse it that curse the day, Who are ready to rouse up leviathan.
Hebrew,
יִקְּבֻהוּ אֹרְרֵי־יֹום הָעֲתִידִים עֹרֵר לִוְיָתָן׃
Translit, YIQVUHU 'ORREI-YOM HA’ATIDIM 'ORER LIVYATAN

Gambaran yang panjang lebar terdapat dalam Ayub 41:1-30, dan kebanyakan ahli sepakat bahwa binatang yang dimaksud adalah buaya. Beberapa ahli menolak pandangan ini dengan alasan bahwa buaya tidak akan dilukiskan sebagai yg tak dapat didekati, dan bahwa tak ada petunjuk lain dalam PL tentang buaya di Palestina. Tapi rupanya penulis masih mengingat akan buaya di Sungai Nil dan penggambaran sebagai makhluk yang tak terkalahkan itu adalah retorik.

Satu-satunya penafsiran lain tentang Lewiatan ialah sebagai suatu raksasa dalam mitos, barangkali disamakan dengan naga dalam mitos Babel yg disebut Tiamat. Perkataan itu sama asalnya dengan perkataan tatan (bahasa Ugarit), binatang raksasa berkepala tujuh yang digambarkan sebagai ‘ular yang sedang meluncur… ular yang melingkar-lingkar’, dipukul oleh Baal, adalah mengingatkan pada sebutan dalam Yesaya 27:1.

Blessings,
BP
June 1, 2009

Artikel terkait :
PURBA/ PURBAKALA, di http://www.sarapanpagi.org/purba-purbakala-vt726.html#p1678

Kepustakaan :

  • C.F Pfeiffer, ‘Lotan and Leviathan’, Evangelical Quarterly 32, 1960, hlm 208 dsb.
  • GS Cansdale, ‘Animals of the Bible Lands’, 1970, hlm 100.
  • SR Driver dan GB Gray, The Book of Job, ICC, 1921, 1, hlm 351-358.
  • Ensiklopedia Alkitab Masa Kini, Jilid 1, hlm 616, 644-645.

dari postingan teman-teman tampaknya

Lewiatan ini adalah Ular Naga beneran ya. dan tidak memilik makna terselubung

entah mengapa rasanya sangat besar kemungkinan tentang

adanya hubungan antara suku Lewi (Tribe of Lewi) dengan Lewiatan

Lewi —> Lewiatan . dalam bahasa Inggrisnya : Levi → Leviatan

apakah mungkin Lewi + Satan = Lewiatan . dalam inggrisnya : Levi + Satan = Leviatan

suku Lewi adalah orang-orang yg pekerjaannya 100% dikhususkan melayani bait Allah / Kemah Suci

mungkin pada jaman sekarang suku Lewi ini adalah Pendeta, WL, Singer, Pemain Musik, Usher, Pendoa, dll
pokoknya yg pelayanan “di dalam gereja”

suku Lewi di P.L.

Bilangan 1:48-53 (LAI-TB)

Sebab TUHAN telah berfirman kepada Musa:
"Hanya suku Lewi janganlah kaucatat dan
janganlah kauhitung jumlahnya bersama-sama dengan orang Israel,
tetapi
tugaskanlah mereka untuk
mengawasi Kemah Suci,
tempat hukum Allah
dengan segala perabotan dan perlengkapannya;

mereka harus mengangkat Kemah Suci dengan segala perabotannya;
mereka harus mengurusnya dan harus berkemah di sekelilingnya.

Apabila berangkat, Kemah Suci harus dibongkar oleh orang Lewi, dan
apabila berkemah, Kemah Suci harus dipasang oleh mereka ;

sedang orang awam yang mendekat harus dihukum mati.

Orang Israel haruslah berkemah
masing-masing di tempat perkemahannya dan
masing-masing dekat panji-panjinya,
menurut pasukan mereka,

tetapi

orang Lewi haruslah berkemah di sekeliling Kemah Suci,
tempat hukum Allah supaya umat Israel jangan kena murka;

orang Lewi haruslah memelihara Kemah Suci, tempat hukum itu."

Bilangan 1:48-53 (NKJV)

for the LORD had spoken to Moses, saying:
"Only the tribe of Levi you shall not number,
nor take a census of them among the children of Israel;
"but
you shall appoint the Levites
over the tabernacle of the Testimony,
over all its furnishings, and
over all things that belong to it;

they shall carry the tabernacle and all its furnishings;
they shall attend to it and camp around the tabernacle.

"And when the tabernacle is to go forward, the Levites shall take it down;
and when the tabernacle is to be set up, the Levites shall set it up.

The outsider who comes near shall be put to death.

"The children of Israel shall pitch their tents,
everyone by his own camp,
everyone by his own standard,
according to their armies;

"but

the Levites shall camp around the tabernacle of the Testimony,
that there may be no wrath on the congregation of the children of Israel;

and

the Levites shall keep charge of the tabernacle of the Testimony."

Lewiatan (ular naga) pada Yesaya 27:1

link Yesaya 27:1 = http://sabdaweb.sabda.org/bible/verse/?b=23&c=27

Yesaya 27:1 (LAI-TB)

Pada waktu itu TUHAN akan melaksanakan hukuman dengan pedang-Nya yang keras, besar dan kuat

atas Lewiatan, ular yang meluncur,
atas Lewiatan, ular yang melingkar,

dan

Ia akan membunuh ular naga yang di laut.

Yesaya 27:1 (Basic English)
In that day the Lord, with his great and strong and cruel sword, will send punishment

on Leviathan, the quick-moving snake, and
on Leviathan, the twisted snake;

and

he will put to death the dragon which is in the sea.

Lewiatan ini adalah semacam roh.

roh jahat yg menghinggapi suku lewi. namun roh jahat ini menyamar sebagai melaikat terang

jadi kelihatannya baik. sulit untuk dideteksi. karena nampaknya baik

jadi maksud saya

roh lewiatan = roh agamawi. roh yg seolah-olah baik padahal aslinya musuh
roh ini datangnya dari suku lewi (dari mimbar)

roh lewiatan ini sendiri mungkin sulit dikenali oleh orang percaya yg baru. karena apa ?

Karena hal-hal yang dihasilkan oleh roh ini NAMPAKNYA Baik dipandang mata jasmani
Karena hal-hal yang dihasilkan oleh roh ini KELIHATANNYA Baik dipandang mata jasmani

roh lewiatan ini tidak menghasilkan sesuatu yg buruk (yg sudah keliatan kalau salah dipandang mata jasmani)

melainkan

cara kerja roh ini nampaknya Baik. padahal baik belum tentu benar

baik seperti Tuhan. tapi bukan Tuhan

dikatakan pd ayat diatas ular naga yg melingkar-lingkar
bearti
roh lewiatan ini mengikat. licin . sulit dikenali. musuh yg satu ini sangat fleksibel

hei

bukankah

agama itu NAMPAKNYA baik

agama juga mengikat banyak orang . terutama pemimpin agama

banyak pemimpin2 yg diikat oleh tradisi/ritual/budaya turun temurun YANG BAIK

hal ini beda dengan Tuhan

di dalam YESUS ada kemerdekaan. selain itu di Alkitab… Tuhan itu progresif.
tidak statis dan stagnan turun-temurun.

perhatikan. ayat berikut ini adalah cara kerja roh lewiatan
masih di kitab yesaya

Yesaya 28:11 - cara kerja roh lewiatan

Sebab

[b]
harus ini

harus itu,

mesti begini

mesti begitu,

tambah ini,

tambah itu![/b]"

dan pernyataan diatas diulangi sekali lagi pada ayat berikutnya

Yesaya 28:13 - cara kerja roh lewiatan

Maka mereka akan mendengarkan Firman Tuhan yang begini:

[b]
"Harus ini

harus itu,

mesti begini

mesti begitu,

tambah ini

tambah itu!"
[/b]

supaya dalam berjalan

mereka jatuh telentang, sehingga

  • luka,
  • tertangkap dan
  • tertawan.

orang yg terkena serangan roh lewiatan ini akan jatuh, luka,
tertangkap dan tertawan oleh roh lewiatan

menurut saya roh lewiatan = roh agamawi = roh farisi = roh antikris (roh yg seperti KRISTUS. tapi bukan KRISTUS)

bukankah orang Farisi adalah orang-orang Lewi ? kenapa mereka kok tidak lagi dipanggil Lewi ?
malah dipanggil farisi.

mengapa YESUS waktu datang tidak mulai dari dalam bait Allah dan berkawan dengan Farisi ?
apakah karena mereka Farisi sudah mata rohaninya tumpul ? ditangkap dan ditawah oleh roh lewiatan ?

agama (agama apapun termasuk Kristen) selalu berusaha mencontek Tuhan

agama (agama apapun termasuk Kristen) mengajarkan kebaikan yg mirip Tuhan

namun

agama (agama apapun termasuk Kristen) bukanlah Tuhan

agama mematikan. hampir sumber semua konflik di dunia saat ini adalah Agama

  • Perang Salib
  • Bunuh Diri Massal oleh sekte Kristen tertentu
  • dll
    ini adalah pekerjaan musuh .roh lewiatan yg menyamar sebagai malaikat terang (yaitu agama)

sementara kalau Tuhan bagaimana ?

Tuhan adalah Kasih.

GOD is LOVE

Kasihilah musuhmu demikan kata Tuhan

  • jika ditampar pipi kananmu berikan pipi kirimu
  • jika diambil bajumu , berikan jubahmu
  • jika disuruh jalan 1 mil, jalanlah 2 mil

Tuhan tidak cuma pintar kotbah bicara saja

Tuhan sudah mempraktekkan Kasih ini di atas kayu salib

jadi Tuhan memang beda jauh sekali dengan agama

perhatikan model roh lewiatan ini sepertinya diulangi sekali lagi di P.B.

[b]Kolose 2:16-23[/b] - cara kerja roh lewiatan diulangi di P.B.

Karena itu janganlah kamu biarkan

orang menghukum kamu mengenai

  • makanan dan
  • minuman atau mengenai
  • hari raya,
  • bulan baru ataupun
  • hari Sabat;

semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah KRISTUS.

Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh

orang yang

  • pura-pura merendahkan diri dan
  • beribadah kepada malaikat, serta
  • berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan
  • tanpa alasan membesar-besarkan diri
    oleh pikirannya yang duniawi,

sedang ia tidak berpegang teguh kepada Kepala,
dari mana seluruh tubuh,
yang ditunjang dan diikat menjadi satu oleh urat-urat dan sendi-sendi,
menerima pertumbuhan ilahinya.

Apabila kamu telah mati bersama-sama dengan KRISTUS dan bebas dari roh-roh dunia,

mengapakah kamu

menaklukkan dirimu pada rupa-rupa peraturan,

seolah-olah kamu masih hidup di dunia:

[b]- jangan jamah ini,

  • jangan kecap itu,

  • jangan sentuh ini;[/b]

semuanya itu

  • hanya mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan
  • hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia.

Peraturan-peraturan ini, <----- agama-agama ciptaan roh lewiatan ini

walaupun

nampaknya penuh hikmat dengan ibadah buatan sendiri,

seperti

  • merendahkan diri,
  • menyiksa diri,

tidak ada gunanya selain untuk memuaskan hidup duniawi.

agama mematikan karena mengikat dengan aturan-aturan buatan manusia sendiri

sementara

Tuhan menghidupkan.
Tuhan yg adalah Kasih itu HIDUP dan tinggal di dalam manusia

tidak hanya itu. Dia akan menolong kita dan memampukan kita

pada dasarnya setiap manusia itu dari hati terdalam ingin berbuat baik

tapi apakah mampu ?

menurut saya . tidak mampu. oleh karena itulah harus ada yg menolong

pertolongan ini bukan datang dari agama. agama tidak bisa menolong
(agama = usaha manusia supaya Tuhan berkenan)

pertolongan ini berasal dari Tuhan. Tuhan-lah yg menolong dan memampukan

Zakharia 4:6

Maka berbicaralah ia, katanya:
"Inilah Firman Tuhan kepada Zerubabel bunyinya:

Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, ← bukan dengan agama

melainkan

dengan roh-Ku,

Firman Tuhan semesta alam.

coba jawab ya…

[Ibr., liw‧ya‧than′].
Kata Ibrani ini muncul enam kali dalam Alkitab. Kata ini dianggap berasal dari kata dasar yang berarti ”untaian”; jadi nama itu menunjukkan sesuatu yang ”diuntai”, atau ”dikumpulkan ke dalam kelompok-kelompok”. Kata itu ditransliterasi dalam kebanyakan terjemahan Alkitab.
Karena selalu dikaitkan dengan air, kecuali di Ayub 3:8, Lewiatan tampaknya memaksudkan sejenis makhluk air yang berbadan besar dan kuat, walaupun tidak selalu harus berasal dari satu jenis tertentu. Mazmur 104:25, 26 menggambarkan makhluk itu berseliweran di laut tempat kapal-kapal berlayar, dan karena itu banyak yang berpendapat bahwa di ayat ini istilah itu memaksudkan sejenis ikan paus. Walaupun jarang ditemukan di L. Tengah, ikan paus bukannya tidak dikenal di sana, dan bagian-bagian dari dua kerangka ikan paus dapat ditemukan di sebuah museum di Beirut, Lebanon. An American Translation di ayat ini menyebutkan ”buaya”, dan bukan Lewiatan. Selain itu, kata ”laut” (yam) sendiri luas maknanya sebab dalam bahasa Ibrani kata itu dapat memaksudkan perairan yang luas di daratan seperti L. Galilea (L. Khineret) (Bil 34:11; Yos 12:3), atau bahkan S. Nil (Yes 19:5) atau S. Efrat.—Yer 51:36.
Gambaran mengenai ”Lewiatan” di Ayub 41:1-34 sangat cocok dengan buaya, dan ”laut” di ayat 31 dapat memaksudkan sungai seperti S. Nil atau perairan tawar lainnya. Akan tetapi, patut diperhatikan bahwa ada buaya, seperti buaya Nil (Crocodylus niloticus), yang ditemukan di sepanjang pesisir dan kadang-kadang berenang cukup jauh dari daratan.
Mazmur 74 menggambarkan bagaimana Allah menyelamatkan umat-Nya, dan ayat 13 serta 14 secara simbolis menunjuk kepada pembebasan Israel dari Mesir. Di ayat-ayat tersebut, istilah ”makhluk-makhluk laut raksasa [Ibr., than‧ni‧nim′, bentuk jamak dari tan‧nin′]” disejajarkan dengan kata ”Lewiatan”, dan peremukan kepala-kepala Lewiatan dengan tepat menggambarkan kekalahan telak yang ditimpakan ke atas Firaun dan pasukannya pada waktu Eksodus. Targum-Targum Aram menyebutkan ”orang-orang kuat Firaun” dan bukan ”kepala-kepala Lewiatan”. (Bdk. Yeh 29:3-5, yang menyamakan Firaun dengan ”makhluk laut luar biasa besar” di tengah saluran-saluran air S. Nil; juga Yeh 32:2.) Yesaya 27:1 kelihatannya menggunakan Lewiatan (LXX, ”naga”) sebagai lambang suatu imperium, suatu organisasi berskala internasional yang dikuasai oleh satu pribadi yang disebut sebagai ”ular” dan ”naga”. (Pny 12:9) Nubuat itu adalah nubuat pemulihan bagi Israel, dan karena itu ketika dikatakan bahwa Yehuwa ’memalingkan perhatian’ kepada Lewiatan, Babilon tentu juga termasuk. Akan tetapi, ayat 12 dan 13 juga menyebutkan Asiria dan Mesir. Jadi, Lewiatan di ayat-ayat itu kelihatannya memaksudkan organisasi atau imperium internasional yang menentang Yehuwa dan para penyembah-Nya

Lewiatan dalam kitab Ayub 41 lebih dari sekedar “buaya”.
Point 1:
41:5 (40-24) Dapatkah engkau bermain-main dengan dia seperti dengan burung, dan mengikat dia untuk anak-anakmu perempuan?

Point 2:
41:7 (40-26) Dapatkah engkau menusuki kulitnya dengan serampang, dan kepalanya dengan tempuling? …
41:13 (41-4) Siapakah dapat menyingkapkan pakaian luarnya? Baju zirahnya yang berlapis dua, siapakah dapat menembusnya?

Point 3:
41:18 (41-9) Bersinnya menyinarkan cahaya, matanya laksana merekahnya fajar. 41:19 (41-10) Dari dalam mulutnya keluar suluh, dan berpancaran bunga api. 41:20 (41-11) Dari dalam lubang hidungnya mengepul uap bagaikan dari dalam belanga yang mendidih dan menggelegak isinya. 41:21 (41-12) Nafasnya menyalakan bara, dan nyala api keluar dari dalam mulutnya.

Kesimpulan atas segala keunggulannya.
41:33 (41-24) Tidak ada taranya di atas bumi; itulah makhluk yang tidak mengenal takut. 41:34 (41-25) Segala yang tinggi takut kepadanya; ia adalah raja atas segala binatang yang ganas."

Bagian akhir Lewiatan juga adalah ciptaan Tuhan.

Berdasarkan point 2 - para ahli memperkirakan ini adalah “buaya”, binatang berkulit keras.

Coba teliti:
Point 1 - membuka kemungkinan binatang ini bisa terbang.
Point 3 - menyatakan bahwa binatang ini bisa mengeluarkan api dari mulutnya.

Aku berpendapat binatang ini adalah Dragon (versi Eropa bukan versi China).

Ini baru dari sisi fisik belum dalam arti rohani.

Salam.

lewiatan dalam arti rohani

menurut saya

roh lewiatan ini punya beberapa pekerjaan utk menyerang anak Tuhan
(khususnya roh lewiatan ini hinggap di para pelayan mimbar)

dan yg pekerjaan paling utama adalah menuduh orang lain

"gimana sih kamu kok masih melakukan … kamu salah ! "

gampang banget menuduh orang lain salah ini , salah itu. mestinya harus begini , harus begitu
lakukan ini , lakukan itu

padahal Tuhan ajarkan kasih

kasihilan sesamamu seperti mengasihi dirimu sendiri

kita tidak boleh menuntut orang lain harus gini harus gitu menuruti standar kita.
bisa ta mereka nuruti saya ?

lha saya sendiri nuruti Tuhan aja ga bisa . Tuhan diem saja gak maen tuduh kok

kok mereka nuruti kamu gak bisa. kamu teriak salah ini salah itu ?

Leviatan nggak ada hub sama sekali dengan suku LEWI
Leviatan digambarkan iblis dalam rupa binatang yang selalu menyerang bahtera (kapan-kapal) perjalanan kehidupan kristen supaya kapal2 ini tidak mencapai tujuan di seberang…

dalam aspek spiritual :

gambaran naga berkuasa di india - thailand - china (bandingkan dengan gerbang2 dari 12 gerbang yerusalem yang menghadap kewilayah ini – detail silakan tanya bro siip) : ketiga wilayah ini sangat kuat dipengaruhi oleh hinduism dan juga budhism (yg berakar pada hinduism)

dalam hinduism :

  1. ular naga sebagai dasar bumi yang mewadahi air lautan
Dalam konsep Hindu, ular (naga) merupakan dasar bumi yang melilit kura-kura Benawang Nala sebagai sumber panas bumi
http://www.balipost.com/balipostcetaK/2006/1/11/bd1.HTM
  1. ular naga sebagai ‘pengaduk’ bumi dan lautan (dalam salah satu interpretasi menyebutkan gempa buki adalah akibat gerakan ular naga ini)
Sang Hyang Viṣṇu pada penjelmaan-Nya yang ke-2 berwujud seekor empas (Kūrma), untuk menemukan kembali sesuatu yang hilang pada saat banjir besar. Para dewata dan raksasa mengaduk lautan susu, menggunakan ular naga (Vāsuki) sebagai tali pemutarnya, dan gunung Mandara sebagai porosnya. Mereka kemudian memperolehnya ketika Sang Hyang Viṣṇu menjelma sebagai seekor kura-kura sebagai landasan pendukung gunung Mandara (Bhāgavata Purāṇa 8.7). Dari pengandukan Kûira Arnava (lautan susu) muncul kemudian tìrtha Amåta (nectar), sebagai intisari kehidupan, Dhanvantari, tabib para dewata yang membawa cupu Amṛta. Selanjutnya muncul dewi Lakśmì (dewi keberuntungan), Vāruṇi (dewi yang memabukkan), Soma (minuman persembahan), Apsara (bidadari), Uccaiāśrava, kuda kedewataan, Kaustubhamaṇi (permata Kaustubha), Pārijāta, Surabhi (lembu yang memenuhi keinginan manusia), Airāvata (kuda kahyangan), Pàñcajanya (sangka atau terompet kerang), Śàròga (busur), dan Hālāhala (racun) seperti dinyatakan dalam Mābhārata 1.18.48-53; Bhāgavata Purāṇa 8.8; Rāmāyaṇa I.45 (juga dalam A.L.Basham, 992:304)
http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg19244.html

Dalam salah satu episode, digambarkan ular naga ini sbg penjaga air kehidupan (yg abadi - tirta amerta) di samudra raya.

Dengan demikian , dalam hinduism, samudra merupakan asal muasal kehidupan.

(bandingkan dengan kitab wahyu yg menyatakan bahwa

  1. samudra raya akan menyerahkan orang2 mati didalamnya
  2. dalam langit baru dan bumi baru, samudra raya dinyatakan tidak akan ada lagi)

salam

fkers yang tinggal atau pernah berada di kalimantan, mungkin bisa share disini

saya pernah denger disana ada ritual ular naga yang meminum air sungai (dimana sebelumnya dicurahkan/dipersembahkan darah segar [anak]domba) – sebagai lambang naga meminum darah domba, kemudian diarak keliling kota.

mohon konfirmasinya

hmm… jadi menurut bro moe lewiatan ada hubungan erat dengan AGAMA hindu

lewiatan ada hubungan erat dengan AGAMA

roh lewiatan = roh agamawi ?

Roh lewiatan merupakan gambaran dari kuasa iblis yang dibangun untuk menyesatkan umat pilihan (orang2percaya).

Gambaran itu semakin jelas apabila kita membacanya di dalam kitab Wahyu pasal 13 ayat 1-18.
Secara singkat dapat dimengerti bahwa binatang yang keluar dari dalam laut merupakan gambaran untuk ajaran gereja (agama kristen); Sedangkan binatang yang keluar dari dalam bumi merupakan gambaran dari ajaran dunia (agama dunia).

roh lewiatan = roh agamawi = roh farisi/ahli taurat = sesuatu yg nampaknya benar

Matius 23 adalah konfrontasi YESUS kepada orang-orang agama/farisi/taurat

Matius 23:2
Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa

Matius 23:6
mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;

Matius 23:28
Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan.

Kalau kita baca Wahyu pasal 12, kita dapat memahami bahwa nubuatan itu merupakan gambaran atas kemenangan Kristus selama Ia ada di bumi… dan pada ayat yang terakhir dari pasal 12 tersebut menginformasikan bahwa iblis berkehendak untuk memerangi orang-orang kudus.

12:17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.

Puncak dari kehendak iblis tersebut baru terealisasikan pada abad ke V dan VI Masehi, dimana kekuatan2 agama kristen (gereja dalam bentuk organisasi) dan agama dunia muncul. Semua itu merupakan sarana iblis untuk memerangi orang2 kudus yang telah dicanangkan.

Gambaran selengkapnya dapat dibaca dalam kitab Wahyu pasal 13:1-18.

Lewiatan kemungkinan adalah Dinosaurus jenis Plesiosaurus (gambarnya berikut ini),

http://files.danielcrusaderacademy.webnode.com/200000002-9ef649ff05/Plesiosaurus.jpg

Panjangnya bisa mencapai 12 meter.

Analisis bro repento sangat bagus, namun untuk make sure validitas analisis tersebut, harus dapat diterapkan pada semua ayat yang mengandung kata “Lewiatan” dengan demikian tafsiran tersebut setidaknya bisa harmonis dengan Alkitab,

Ayb. 3:8
8. Biarlah ia disumpahi oleh para pengutuk hari, oleh mereka yang pandai membangkitkan marah Lewiatan.

Apa maksud Ayub disana?

Mzm. 74:14
14. Engkaulah yang meremukkan kepala-kepala Lewiatan, yang memberikannya menjadi makanan penghuni-penghuni padang belantara.

Apa makna Lewiatan yang diberikan pada penghuni padang belantara? makhluk laut yang diberikan pada makhluk daratan, dan terutama makna Lewiatan nya?

Mzm. 104:26
26. Di situ kapal-kapal berlayar dan Lewiatan yang telah Kaubentuk untuk bermain dengannya.

Mengapa Lewiatan bermain dengan kapal? apa maknanya?

Yes. 27:1

  1. Pada waktu itu TUHAN akan melaksanakan hukuman dengan pedang-Nya yang keras, besar dan kuat atas Lewiatan, ular yang meluncur, atas Lewiatan, ular yang melingkar, dan Ia akan membunuh ular naga yang di laut.

Apa maksud dari ular yang meluncur dan ular yang melingkar? Mengapa ada 2 fase gerakan?

Ayb. 41:1

  1. "Can you draw out Leviathan with a hook, Or [snare] his tongue with a line [which] you lower?

Apa maksudnya tantangan Ayub untuk menarik Lewiatan dengan kail?

Best Regard,
Daniel FS

Peringatan untuk orang2 yang percaya Yesus

[i]Yudas 1:4 Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. [b]Mereka adalah orang-orang yang fasik[/b], yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.[/i]

Brother Repento terima kasih atas interpretasi nya :slight_smile:

Seingat saya, saya belum menemukan ayat Alkitab yang mendukung interpretasi (yg saudara Repento kutip) yg mengidentifikasikan suku lewi dengan lewiatan/leviathan dan bahwa suku lewi memiliki semangat atau roh anti Kristus :slight_smile:

Apakah Brother sudah mempelajari dengan teliti mengenai bani Lewi ini dan bagaimana kesetiaan mereka kepada Tuhan Allah?

Memang, Alkitab juga menuliskan bagaimana beberapa orang dari suku lewi seperti Datan & Abiram ingin mendapatkan posisi sebagai imam di Israel, tetapi kejahatan tsb hanya mewakili kejahatan perorangan saja bukan kejahatan atas nama seluruh suku lewi

Berkali-kali bangsa Israel berbuat jahat kepada Tuhan tetapi bani Lewi adalah suku Israel yang setia kepada Tuhan :slight_smile:

Peristiwa pembuatan patung lembu tuangan ketika Musa menerima 2 Loh batu, ketika sebagian besar bangsa Israel menyembah patung emas tuangan buatan Harun atas desakkan bangsa Israel, tidak ada satupun dari suku Lewi yg mengambil bagian dari kejahatan itu:
32:22 Tetapi jawab Harun: “Janganlah bangkit amarah tuanku; engkau sendiri tahu, bahwa bangsa ini jahat semata-mata.
32:23 Mereka berkata kepadaku: Buatlah untuk kami allah, yang akan berjalan di depan kami sebab Musa ini, orang yang telah memimpin kami keluar dari tanah Mesir – kami tidak tahu apa yang telah terjadi dengan dia.
32:24 Lalu aku berkata kepada mereka: Siapa yang empunya emas haruslah menanggalkannya. Mereka memberikannya kepadaku dan aku melemparkannya ke dalam api, dan keluarlah anak lembu ini.”
32:25 Ketika Musa melihat, bahwa bangsa itu seperti kuda terlepas dari kandang – sebab Harun telah melepaskannya, sampai menjadi buah cemooh bagi lawan mereka –
32:26 maka berdirilah Musa di pintu gerbang perkemahan itu serta berkata: “Siapa yang memihak kepada TUHAN datanglah kepadaku!” Lalu berkumpullah kepadanya seluruh bani Lewi.

Demikian pendapat yang dapat saya berikan

Salam Sejahtera & Selamat Hari Natal