Sola POPE, SOLA PATRIAKH vs Scripture Alkitab

Dari kesimpulan di thread Sola Scriptura di Sola Scriptura - Ajaran Kristen - ForumKristen.com, dapat diambil kesimpulan kalau Gereja ROMA Katolik mengajarkan bahwa Alkitab/ Firman Allah BELUM CUKUP/ TIDAK CUKUP bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Selain Alkitab/ Firman Allah BELUM CUKUP/ TIDAK CUKUP bermanfaat untuk mengajar dll, beberapa member juga menunjukkan indikasi bahwa mereka diajarkan gereja untuk menghilangkan ayat, menambah ayat, menghapus sejarah dan menghujat kepala jemaat yang tidak seorganisasi.

Karena Alkitab/ Firman Allah BELUM CUKUP/ TIDAK CUKUP bermanfaat untuk umat Katolik, tentunya Pope/ Paus sebagai kepala Gereja ROMA sudah mengetahui apa yang cukup buat umat Katolik. Melalui otoritas Magisterium Roma, ajaran yang cukup buat umatpun akhirnya diajarkan kepada umat yang takhluk pada Paus sebagai “wakil” Allah satu-satunya di muka bumi.

Agar topiknya tidak melebar dan sengaja dibuat OOT, yang hendak saya tanyakan adalah, otoritas SIAPAKAH yang diikuti oleh umat jika ada ajaran/ perintah/ tradisi yang BERTENTANGAN dengan yang tertulis di Alkitab?

Karena otoritas SIAPAKAH, maka jika otoritas Pope yang harus diikuti oleh umat Katolik, bisakah dikatakan bahwa umat Katolik sebenarnya menganut SOLA POPE?

Segala tulisan yang diilhamkan Allah itu adalah Firman Allah. Tentu bro Limited bisa memberitahu yang diilhamkan siapa lagi yang menurut bro adalah Firman Allah. Selain itu saya tidak cukup berhalusinasi sehingga melihat ada kata BELUM CUKUP dalam ayat itu.

Karena tidak semua TANDA yang dibuat Yesus belum dicatat SEMUA, maka itu berarti OTOMATIS tanda2 yang SUDAH TERCATAT dalam Alkitab/ Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang BELUM CUKUP bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran?

Tidak tercatat semua, berarti ada ajaran penting yang ketinggalan/ lupa dicatat dalam kitab?

Tidak tercatat semua, berarti ada ajaran yang punya makna lain selain dari yang sudah tercatat?

Dan saking pentingnya ajaran yang kelupaan dicatat ini yang punya makna baru/ lain dari yang sudah tercatat, maka ketika Allah kemudian teringat akan kelupaannya itu kemudian menambahkan dengan kitab baru?

Bagaimana kalau bro Limited menyebutkan saja TANDA seperti apakah yang belum tercatat sesuai ajaran GRK/ Magistrium/ Pope.

Di 2 Tim 3:16, ketika Paulus bicara ‘segala tulisan’ , beliau mengacu kepada Perjanjian Lama.

Case closed.

Thread ini bisa ditutup? :smiley:

Salam kenal

Boden

Shalom Bro,
Mbicarain TUHAN yang PELUPA yah ? hehehe ;D nggak lah TUHAN nggak PELUPA … Emangnya Awlloh yang suka lupa dan menganulir firmannya dengan exeption hehehe ? :cheesy:
Atau mau pakai dasar Yoh 21 : 24 Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar.
25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Pernyataan SIAPAPUN diluar ALKITAB tidak bisa dijadikan PENAMBAHAN INJIL … atau berkekuatan sama dengan FIRMAN TUHAN ! Jangan menambah atau mengurangi FIRMAN TUHAN … itu saja. semua harus kembali ke ALKITAB bila ada surat penggembalaan yang bertentangan dengan ALKITAB maka itu bukan berasal dari TUHAN titik.
JBU.

sangat sangat sangat sangat setuju

setudju sekali… bahwa Alkitab tidak boleh ditambah atau dikurangi… karna itu berasal dari Allah, masa buatanNya/perkataanNya mau ditambahkan dengan karya pemikiran manusia… wkwkwkwk ;D ;D

Dear all :slight_smile:

Alkitab perlu diajarkan, perlu ditapsirkan dalam hal inilah otoritas itu perlu.

DI alkitab sendiri sida2 dari etopia tidak mengerti akan arti firman TUhan .

Begitu juga dalam sejaran kekristenan : Arius pun menggunakan kitab suci yang sama dengan yang digunakan sekarang.

lalu apa berarti apa yang diajarkan Arius tentang Yesus yang bukan TUhan itu benar?

Kalau anda bertanya pada SSY tentu jawaban itu benar , tetapi tidak bagi Kristen mainstrem: Katolik, Protestan , Orthodox.

Begitu juga dengan ajaran Tritunggal…tidak semua aliran Kristen sepakat dengan itu …akhirnya kembali pada otoritas mana yang dipercaya.

Jadi jangan asal ditempel2kan saja ajaran iman Gereja lain dengan pemahaman sendiri jika anda belum mengerti apa yang dimaksud dengan ajaran iman orang tersebut.

Paus / para uskup, dan juga para Patriakh dalam Gereja Orthodox melayani kitab suci dengan mengajarkannya.

Jadi ini bukan soal Paus/ uskup/ Patriakh VS Alkitab.

Tetapi adalah otoritas Paus /uskup/ Patriakh pengganti para rasul dengan otoritas yang anda percaya…dalam hal ini pendeta anda, ketua sinode anda atau bisa juga diri anda sendiri.

SEkali lagi sdr/sdri Andrea…selamat anda telah membuat judul yang provokatif lagi ;D ;D

alkitab mengatakan:

2 Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

jika tulisan pada ayat itu berbunyi:

2 Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah hanya Ilham Allah yg berupa tulisan saja memang bermanfaat yg boleh untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

barulah GK dalam masalah… :slight_smile:

magisterium protestan itu ada atau tidak ya???
nice bro :afro:

ntar ceritanya jd
magisterium VS alkitab.

kl begini terus…kapan yg ini dapat digenapi ???
20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

Tutup aja nih thread ngulang-ulang dan gak jelas. Mending bandwithnya buat maen game di FK Cafe aja.

kenapa jadi magisterium vs alkitab lagi…?
Apa ayat yang anda kutip berarti meniadakan magisterium?
Apa berarti setelah orang percaya tidak perlu lagi ada hamba Tuhan?
Lalu buat apa lagi ada pendetea , ketua sinode, Gembala sidang atau PGI dan yang lain2nya bro sahaba?

lihat lagi ayat ini bro?
Yoh 21:17
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?”* Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: /“Apakah engkau mengasihi Aku?”* Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: /"Gembalakanlah domba-domba-Ku.

Jadi tetap Yesus menyuruh murid2nya untuk menggembalakan umat-Nya sekalipun orang2 telah percaya pada-Nya.

Dan lagi2 terpulang pada otoritas mana yang dipercaya apakah itu pendetanya, uskupnya atau dirinya sendiri.

salam :slight_smile:

@leonardo,

Percuma ditanggepin bro. Niatnya bukan mau cari kebenaran, cuman muter-muter aja, ngadu sana ngadu sini. Buat apa dijelasin? :slight_smile:

setuju bro …kita wait and see dulu deh :slight_smile:

@ leo

coba anda perhatikan dlm state pembuka :

Karena Alkitab/ Firman Allah BELUM CUKUP/ TIDAK CUKUP bermanfaat untuk umat Katolik, tentunya Pope/ Paus sebagai kepala Gereja ROMA sudah mengetahui apa yang cukup buat umat Katolik. Melalui otoritas Magisterium Roma, ajaran yang cukup buat umatpun akhirnya diajarkan kepada umat yang takhluk pada Paus sebagai "wakil" Allah satu-satunya di muka bumi.
Agar topiknya tidak melebar dan sengaja dibuat OOT, yang hendak saya tanyakan adalah, otoritas SIAPAKAH yang diikuti oleh umat jika ada ajaran/ perintah/ tradisi yang BERTENTANGAN dengan yang tertulis di Alkitab? Karena otoritas SIAPAKAH, maka jika otoritas Pope yang harus diikuti oleh umat Katolik, bisakah dikatakan bahwa umat Katolik sebenarnya menganut SOLA POPE?

kl bukan nanti ujungnya membenturkan magisterium Vs Alkitab, trus mau diskusi apa?
kl emang anda mau terus memperdebatkan itu dan emang suka yg demikian…ya monggo.
saya hanya ingat aja ttg doa Yesus :
20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

kl ada istilah ABK, semoga anda bukan ABP, ABO etc. :happy0025:

Kalau menurut saya bro otoritas yang tertinggi hanyalah Kitab Suci karena itu adalah wahyu Allah sendiri.

Otoritas gereja atau paus berada dibawah kebenaran Kitab Suci karena Kitab Suci adalah kebenaran itu sendiri sedangkan gereja tidak pernah disebut sebagai penyandang kebenaran.

Kalau semua ajaran gereja hanya diputuskan oleh paus saja tanpa mengujinya berdasarkan kebenaran Kitab Suci maka itulah barangkali 'Sola ‘Pope’ namanya.

Salam

Kitab Suci yang mana…? KS yang GRII pegang atau KS yang Pentakosta Peegang atau KS yang dipegang Oleh Kharismatik…??

1 Timothy 3:15 “the Scripture church of the living God, the pillar and ground of the truth.”

itu kata Scripture sendiri yang adalah Firman Allah…!!
karena Alkitab TAU DIRI ketika DIRINYA ditangan GRII ditafsirkan lain, ketika ditangan Pentacostal ditafsirkan lain juga, etc…!

Makanya Alkitab memberikan OTORITAS SIAPA yang berhak menafsirkannya ==> Gereja-Nya…!

tentu seorang paus berada dibawah Alkitab…!

tetapi ketika Paus + Bersama2 dengan Gereja-Nya ==> the pillar and ground of the truth.

Salah…!

liat 1 Timothy 3:15…! :afro:

dalam memutuskan Ke-Infalibilitasan Ajaran Iman & Moral seorang Paus tidak sendiri…!
tetapi bersama Uskup2 dalam kesatuan dengan Gereja-Nya (Matt 19:16-19)…! :afro:

Nice job Suhu :afro:

Salam kenal juga.

Pertanyaannya belom dijawab, kok sudah mau ditutup hehehe.
Biar saya ulang aja pertanyaannya.

Karena Alkitab/ Firman Allah BELUM CUKUP/ TIDAK CUKUP bermanfaat untuk umat Katolik, tentunya Pope/ Paus sebagai kepala Gereja ROMA sudah mengetahui apa yang cukup buat umat Katolik. Melalui otoritas Magisterium Roma, ajaran yang cukup buat umatpun akhirnya diajarkan kepada umat yang takhluk pada Paus sebagai “wakil” Allah satu-satunya di muka bumi.

Agar topiknya tidak melebar dan sengaja dibuat OOT, yang hendak saya tanyakan adalah, Otoritas SIAPAKAH yang diikuti oleh umat jika ada ajaran/ perintah/ tradisi yang BERTENTANGAN dengan yang tertulis di Alkitab?

Karena otoritas SIAPAKAH, maka jika otoritas Pope yang harus diikuti oleh umat Katolik, bisakah dikatakan bahwa umat Katolik sebenarnya menganut SOLA POPE?

Makasih buat tanggapannya. Saya setuju dgn pendapat anda. Masalahnya, umat katolik yang paham Alkitab (bukan awam) juga sering kali mengutip ayat ajaran lisan dan belum semua tertulis sebagai pembenaran adanya otoritas lain selain Firman Tuhan. Mungkin hasil indoktrinasi jadinya seperti itu.