Seberapa Kristen kah Kita?

Itulah makanya, kalo dibilang di post #1 seperti ini:

Apakah mereka yang disebut dengan orang Kristen? Mereka disebut pengikut Kristus bukan karena perbuatan perbuatan besar yang telah mereka lakukan, mereka disebut pengikut Kristus karena telah meninggalkan gelap menuju terang.
Kalo saya yah, dari sisi saya sebagai seorang manusia, bagaimana melihat seseorang itu ya dari perbuatannya. Kalo dibilang perbuatan besar, seperti apa sih "perbuatan besar" itu??? Bagi saya "perbuatan besar" itu ya memberi makan pada orang yg lapar, memberi pakaian orang yg telanjang, seperti yg Tuhan katakan dalam Injil dan kemudian Ia katakan bahwa apa yg kita lakukan bagi mereka sebenarnya kita telah melakukan itu untuk Tuhan sendiri.

Akhir2 ini, kita dihebohkan tentang seorang anak yg tidak diakui oleh ayahnya sendiri. Padahal ayahnya adalah motivator yg kata2nya terdengar “manis”, tetapi watak aslinya akhirnya keluar ketika dia menghakimi si anak sebagai “bekas anak” dan yg lebih menyakitkan saya adalah menyebutnya “CEO perusahaan abal-abal”. Padahal, perusahaan si anak memberdayakan kaum penderita AIDS, mempekerjakan mereka yg “tersingkir” dari masyarakat. Memang si anak ini bukan Kristen, tetapi dia telah melakukan salah satu teladan Tuhan Yesus. Dan bagi saya, mengangkat derajat manusia yg tersingkir itu adalah salah satu perbuatan besar.

Munculnya si anak di TV, hampir bersamaan dgn ditetapkannya Ibu Teresa sebagai Santa oleh Gereja Katolik. Well, saya gak mau adanya debat tentang doktrin “orang kudus” dalam Gereja Katolik di forum ini. Tapi saya pribadi memandang Ibu Teresa sebagai “orang hebat”. Beliau melakukan hal-hal yg jarang sekali mau dilakukan oleh orang lain, yaitu melayani orang2 kusta, orang2 yg tidur di gorong-gorong, pinggir jalan, pembuangan sampah. Itulah salah satu perbuatan besar.

Ada juga di Jakarta ini, panti tempat penampungan ibu-ibu yang hamil di luar nikah. Mereka sudah pasti dicap negatif oleh lingkungan sehingga orang2 tidak mau menerima mereka. Tetapi pendiri panti ini mau menerima mereka yg terpinggirkan. Hal seperti ini yg juga dapat disebut sebagai “perbuatan besar”, mau menerima mereka yg terabaikan.

exactly bro…

sebagaimana dibilang bahwa perbuatan adalah buah iman.

percuma kalo ngaku-ngaku percaya,
ngaku kalo imannya sebiji sesawi, tapi sebenernya mau pamer kalo bisa mindahin gunung…
ngaku kalo percaya penuh pasrah pada Tuhan, tapi maksa tuhan suru harus masukin dia ke surga…
ngaku meneladani yesus, tapi engga melakukan apa yang sudah dicoontohkan yesus…

maka, menurut saya,
gesture dari bbrp pemimpin agama, misal spt Pope Francis yang merangkul para mantan prostitutes, para anak di luar nikah, kaum homoseksual, dan-lain-nya…
itu JUSTRU adalah SUBSTANSI ke-KRISTEN-an seperti yang sudah dicontohkan oleh Yesus sendiri…

Jadi ngapain sih pada ribut ngaku-ngaku PALING KRISTEN, padahal CUMA BUAT me-NON-KRISTEN-kan orang lain doang…
atau untuk memegahkan diri sebagai yang paling murni ajarannya… wkwk…
padahal… perbuatan sebagai buah & konsekuensi iman-nya… NOLLLLLL kecill…

golongan yang model gini ini… menurut saya adalah NON-KRISTEN atau SOK-NGAKU-NGAKU KRISTEN, atau PENJAJA AYAT dan PEDAGANG YESUS…

salam

Saya salut dengan saudara…
Saya juga punya perasaan yang sama, sementara ini saya di Papua, 20 oktober ini, tepat 4 tahun saya tinggal disini. Tapi saya belum bisa berbuat apa apa untuk orang orang sekitar sini, masih sibuk dengan pekerjaan sehari hari.

Saya punya keinginan untuk mengajar anak anak disini, pasang proyektor, putar film tentang Tuhan Yesus, ajari membaca tulis… Cuma apa boleh buat, belum ada waktunya…

Terakhir saya putuskan untuk resign dan kuliah lagi tahun depan, dan mencoba cari pelayanan full time…

Btw kuliah dimana? Nanti saya infokan jika teman saya yg di jakarta ada info mengenai Volunteer mengajar…

Selamat melayani!

Mas brooh, saya sudah dapat info…
Ada teman dari teman saya yang pelayanan anak jalanan dan waria di daerah Jakarta Pusat. Kalau berminat nanti saya berikan kontaknya…

Kadar kekristenan kita diukur dgn ketaatan kita kepada Kitab Suci firman Tuhan.

ah masa…

itu kan cuma tradisi bikinan manusia belaka…
kok anda ngikut tradisi manusia?
anda sesat ya?

kalau memang itu ajaran alkitab, coba tunjukkan ayatnya…

Menn…!!##@??

Seberapa kristen kah kita…??

Pasti ukuranya atau cara mengukurnya ada dalam Alkitab donk. Gak mungkin donk dari sumber yang lainnya…itu gak lazim namanya alias menyesatkan umat.
Kristen saja arti asalnya dari Pengikut Kristus/Yesus Kristus, gak mungkin donk dari sumber yang lain…itu gak lazim namanya alias menyesatkan umat.
Dan seterusnya…
Jika ingin tau ayatnya, kamu harus bukadan baca serta cermati serta menghayati Alkitab Perjanjian Baru. Amin

Yang Perjanjian Lama, bray?

Bray…

Kalau kamu membaca tread ini dari awal, yng difokuskan disini adalah : Seberapa Kristen kah kita…??
Jadi ukuran ayat ayat nya …?? Ya yng ada di PERJANJIAN BARU dong yng menjadi patokannya.
Karena di Perjanjian Lama dominan membicarakan Umat Yahudi / Israel. Sedangkan di Perjanjian Baru sudah membicarakan Umat bukan Yahudi, Tapi semua Umat di Dunia ini yang sudah Percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Contohnya kamu dan saya saat ini.
Jadi jika ditanyakan : Seberapa kristenkah kita…?? Jawabannya pasti berbeda di setiap orang. Karena Ukuran kadar kekristenan kita tsb hanya orang lainlah yang bisa menilainya dng patokan ayat ayat yng ada dalam Alkitab Perjanjian Baru tsb.Amin

brow…

ciyus brow?

masa kadar kekristenan kita dinilai oleh orang lain???
wkwkw…
lha memangnya orang lain itu kualifikasinya apa kok bisa-bisanya dianggap kompeten dan mampu menilai?

coba tolong dikasih contoh yang nyata aja mas…

Menn…%^$#@…

Hehehe… jika semua orang di dunia ini menilai dirinya " sendiri " adalah orang baik, orang suci, orang alim/soleh …?? Artinya ukuran diri sendiri, tapi bukan mengikuti ukuran aturan patokan khusus/ umum yng berlaku.
Maka bisa anda bayangkan sendiri apa yang akan terjadi…?? Pasti kehidupan sosial masyarakat di duniai ini saling berebut ngeklaim bahwa diri dialah yng paling benar dan paling…paling dan paling. Kehidupan menjadi hancur disemua lini kehidupan ( ekonomi,politik, sosial, keagamaan, dll ).Trims

Menn…

Contoh patokannya yang nyata ada di ayat ini : Matius 5 : 13 - 16 Garam dunia dan terang dunia

(13) Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

(14) Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

(15) Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.

(16) Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Itu dulu, trims

maap nih mas…
kok engga nyambung dengan pertanyaan nya ya?

mohon bisa di elaborasi mas? saya terus terang belum mampu paham bahwa nomer2 ayat itu adalah: UKURAN dan CARA MENGUKUR ke-KRISTEN-an seseorang?

[quote author=cadangdata link=topic=59753.msg1188303#msg1188303 date=1476275520]
maap nih mas…
kok engga nyambung dengan pertanyaan nya ya?

mohon bisa di elaborasi mas? saya terus terang belum mampu paham bahwa nomer2 ayat itu adalah: UKURAN dan CARA MENGUKUR ke-Kristen-an seseorang.

MAS…

Elaborasinya sudah di contohkan oleh Brow Isacc sendiri

Selama acara itu saya menemui banyak orang luar biasa.

  • Seorang model dari Indonesia yang bisa menghasilkan 2000 dollar dalam sehari, tetapi ia meninggalkan karirnya dan pergi mengabarkan injil

  • Seorang mahasiswa dari China yang pernah mencoba bunuh diri, hidupnya dipulihkan, ia mendapat beasiswa theology ke amerika dan sekarang ia melayani di China walaupun banyak tekanan dari pemerintah. Ia harus meninggalkan pekerjaannya di pemerintah karena ia memilih menjadi pendeta

  • Seorang wanita lemah dari India, ia menjalani dua kali operasi tumor, kehilangan sebagian besar suaranya. Dengan badannya yang lemah ia membebaskan 4000 orang budak, dan ribuan lainnya pekerja paksa, tahanan dan eksploitasi wanita

  • Seorang wanita dari Iran yang dipenjara selama 25 hari karena memberitakan injil.

  • Seorang pria dari Srilanka yang menggerakan 20 ribu pemuda untuk gerakan rekonsiliasi dikarenakan perang saudara di Srilanka, bahkan Presiden meminta saran darinya untuk membuat program lainnya

– Seorang pria dari Niger yang merupakan Negara termiskin di dunia dan hanya ada 1 % orang Kristen, dan orang Kristen ditekan keras oleh gerakan Boko Haram. Dengan teguh ia memberitakan injil secara oral. (bukan Nigeria)

Mereka-mereka itu semua diatas sebagaimana yng diceritakan oleh Bro…Isac tsb adalah Elaborasi dari nomer-nomer ayat ayat tsb. Yang pada dasarnya mereka sudah mempraktekan " garam dunia " demi tujuan untuk memuliakan Nama Allah. Bukan untuk kemuliaan diri pribadi dimata manusia.
Itulah salah satu poin Ukuran : Seberapa Kristen kah kita…? Dan masih buanyak poin yang lainnya dalam Alkitab untuk mengukur Seberapa Kristen kah kita. Ukuran yang Berdasarkan Alkitab adalah selalu tujuannya Umtuk Memulyakan Nama Allah ( =Tuhan Yesus Kristus ). Bukan untuk memuliakan diri simanusianya.Amin

Kristen harus sepenuhnya dalam arti dipenuhi oleh Roh Kudus.