Rumah tanggaku diujung tanduk...

syaloom…

hii,
senang bisa gabung di forum ini :slight_smile:

aku m nanya n skalian sharing dunk…
sekarang Rumah tangga aku lagi diujung tanduk!!!
sdikit lagi akan aku akan bcerai dgn suami. dri perkawinan ku sudah mpunyai seorang anak laki".

menurut teman", apakah dengan kputusan kami untuk bpisah baik untuk aku, suami ku dan anakku???
karena aku rasa sudah tidak bisa diperthankan lagi.

aku minta saran dan jalan keluarnya???

th’x yaa
Gb All

berpisah - cerai : jelas tidak baik bagi semuanya, anda, suami dan anak

terlebih bagi Tuhan

mengapa anda harus sampai pada pertimbangan hal itu? dimanakah masalahnya?

salam

Dari pengalaman, teman-teman saya yang orang tuanya cerai punya kesulitan dalam masa pertumbuhannya. Saya harap keputusan anda / pasangan anda bukan sekedar keegoisan. Kiranya pikir juga masa depan anak kalian nanti. Tekanan fisikologis dari teman-teman / lingkungan sekitar bisa membawa dampak buruk bagi dia.

Tidak ada yang mustahil kalau kita serahkan semuanya kepada Tuhan. Berdoa biar Tuhan YESUS campur tangan. Jangan keraskan hati. Tuhan YESUS mengajarkan kita untuk mengasihi dan memaafkan.

Mrk. 10:9 Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."

menurutku saya juga bingung mau komen ya, soalnya saya tidak tahu

permasalahnya apa dan bagaimana. Jadi agak susah mau komen jika tidak tahu

titik permasalahanya.

Jadi kalo bisa rujuk ya kenapa gak rujuk aja?

Cerai kan bukan sebuah keputusan yang baik.

Dan yang saya tahu sih jika ada orang mau bercerai atau ada kepikiran mau

cerai, biasanya orang yang demikian bukan pelaku firman Tuhan.

Itu sudah pasti.

Cerai sebenarnya suatu bentuk keegoisan manusia.
Hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan yang lainnya.

Seorang anak yang tinggal broken home, pekembangannya akan sulit. Bahkan sebagian besar bertumbuh jadi anak nakal.
Karena itu lebih baik dipertimbangkan lagi kalau menyayangi anak.

Perceraian bukan satu-satunya jalan keluar.
Tuhan tidak menghendaki perceraian, pasti Ia akan membuka jalan lain selain perceraian.

Gbu

ni TSnya mana yaa??
kQ ga meresponn…

yang jelas jalan keluar dr Tuhan bukan perceraian krn Tuhan benci perceraian :wink:

Mungkin TS-nya udah cerai kali ya…koq menghilang?

“Kepadamu akan KUberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” - Alkitab, Perjanjian Baru, Matius 16: 19

Anda masih mencintai Suami Anda tidak Saudara Felicity?

Cinta … bisa luntur … :ashamed0002:
satu jam yang lalu bisa mengatakan cinta 1/2 mati…
namun
1 jam berjalan bisa katakan sebel 1/2 mati

mungkin pertanyaan bukan :
Anda masih mencintai Suami Anda tidak Saudara Felicity?

ttp…

Anda masih mengasihi Suami Anda tidak Saudara Felicity?

kasih itu kekal…

kasih itu…
sabar menanggung segala seseuatu…
tidak cemburu…
menutupi pelanggaran
mengampuni kesalahan orang lain
tidak mendendam …
tidak mencari keuntungan diri sendiri…

Kalau minta saran saya, pasti saya jawab, jangan bercerai, tetap bertahan, karena Tuhan membenci perceraian, hehehe.
Nah yang paling bener, minta saran sama Tuhan, hehehe, caranya lewat berdoa, hehehe.

Coba refleksikan diri sendiri dulu, jangan langsung mengambil jalan pintas, hehehe.

umur rumah tangga sy sdh 3thn…saran sy buat u…jangan bercerai titik…pernah sy alami pemikiran seperti anda,tp wkt berjalan terus tentunya dengan qt bersabar jg berdoa mengalah itu adalah kunci dr tidak adanya perceraian…barcarai artinya tdk ada yg mau mengalah antara satu dengan yg lain…saling mengalah lah,qt hrs bisa memaafkan pasangan qt…belum tentu dgn bercerai masalh itu akan selesai…dengan bercerai pasti akan makin banyak masalah yg timbul…jd bersabarlah dan mengalah,doakan pasangan qt tentunya dgn qtpun hrs introspeksi dr jg…sy doakan spya kalian tdk bercerai…oc gbu

q jg prnah alami hal yg sm dgn felic,tp q tau pd ahirnya klo tnyata kputusan itu adalah salah.q yg minta pisah/cerai.tp ahirnya q dsadarkn olh suami dan seandainya perceraian itu bnr2 tjd,q pasti akn hidup dlm penyesalan seumur hidupq yg q tau itu akn menyakiti hti anak2 q.coba felic renungkn n pikirkn dlu masak2… saran q lbh baik jgn deh,kasian anakmu… lagian Tuhan jg melarang kan ada perceraian … sekarang apa yg mjd kendala mu,apa yg memberatkan hti mu shg felic ambil kputusan itu? cobalah utk tenang ambil wkt utk berdiam sejenak,pikirkn masa depanmu,anak mu kelak… banyak berserah sm Tuhan,renungkn kebaikn Tuhan,bukankh kebaikn Tuhan sdh banyak mengalahkn setiap msalah2 yg ada.jgn kebaikn Tuhan qt ganti dgn emosi sesaat qt olh krn qt merasa lbh baik atw qt merasa lbh benar,jgn mau dklahkn sm ego qt.sekarng pandang sj ke Tuhan,q percaya bila felic pandang k Tuhan,Dia maha tau koq setiap apa yg ada ddlm hti nya qt2,jd jgn kwatir ada Tuhan Yesus yg slu bersm felic dn menyertai langkh2mu…
ambil keputusan Tidak ! q prcy felic pny hti nurani,mengalahlah utk hl yg lbh baik… q prcy felic puny Tuhan pasti ada kekuatan utk melajutkn perjlanan rumah tangga mu… God blz you y… banyak berdoa,banyak berserah sm Tuhan,percy Tuhan buka,beri kn jalan keluar… Amin…!

1 Kor 7:39. Isteri terikat selama suaminya hidup.
1 Kor 7:16 Sebab bagaimanakah engkau mengetahui, hai isteri, apakah engkau tidak akan menyelamatkan suamimu?
1 Kor 7:14 Karena suami yang tidak beriman itu dikuduskan oleh isterinya

Yang telah disatukan oleh Tuhan, tidak dapat dipisahkan oleh manusia

1 Kor 7:4 Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya.

Dalam pernikahan, kadang orang Kristen tidak sadar bahwa diri kita sudah bukan milik kita melainkan milik pasangan kita secara mutlak. Hal ini yang menyebabkan banyak permasalahan dalam pernikahan.

Semoga ayat2 ini dapat membantu.

Salam.

sy mengerti mungkin masalah anda sangat berat… tp izinkan sy untuk memberi sedikit nasehat yg kecil untuk anda renungkan… keluarga saya 20 tahun lalu telah hancur papa dan mama saya bercerai, sy tdk tahu pasti…apakah mereka saat ini bahagia atau tdk… tp yg jelas saya anaknya sgt merasakan dampaknya… ketika sy mengalami suatu keberhasilan… sy sangat bersuka cita tapi kmbali saya teringat papa mama sy sdh berpisah say tdk dpt membagi kebahagiaan itu… sprti ada suatu ganjalan yg besar… dan ketika sy akan mengadakan suatu acara kmbli sy harus berfikir keras papa atau mama yg hadir… sy saat itu sgt terguncang … sebaiknya anda berfikir lebih jauh… pasti kembali anak yg menjadi korban…
mgkn perasaan anda sakit oleh kelakuan suami anda tapi ingat… anda adalah anak Tuhan segala sesuatu akan terbalas… dan dipertanggung jawabkan bila kita dipanggil Tuhan… Lanjutkan Hidup anda, jangan bercerai… jgn membalas… krn pembalasan adalah HakTuhan, fokuskan pd Tuhan dan mintalah Roh Kudus menguatkan anda ketika sakit hati anda datang lagi… Roh kudus akan memberi kekuatan… percayalah… dan Lanjutkan Hidup anda…Bersama Roh kudus

Saya juga sering berpikir seperti itu, Namun minta kekuatan dari Tuhan, pertahankan perkawinan bukan dengan kekuatan sendiri tapi dengan bantuan Tuhan saja. Saya sudah kawin tujuh belas tahun dan masih sering terjadi semacam itu. Hanya Tuhan dan bukan kekuatan sendiri perkawinan kita bertahan demi anak2 dan juga demi kita sendiri.
Saya punya teman yang cerai dia punya anak tiga, dan masih sering nangis sendiri kalau ingat anak2nya. Anak2 ikut mamanya.

felis yang baik, mungkin lebih baik PM saja… karena kasus semacam ini tidak dapat digeneralisasi… dan selain itu dengan informasi yang terbatas rasanya akan tidak sehat dalam memberikan masukan yang penting seperti kasus anda… anda bisa PM ke saya untuk diskusi lebih lanjut…

Mumpung belum terjadi perceraian, lebih baik jangan cerai. Setelah cerai, godaan jauh lebih banyak, apalagi saat lagi merasa kesepian & teringat masa indah. Akhirnya bisa jatuh ke dalam dosa lebih besar, & lebih terjauh dr Tuhan. Ini saya alami sendiri…Btw, anakmu khan 1. Trus nti anak ikut siapa ? Kalo ikut suami, apakah km kuat menghadapi rasa kangen ?