Rodi berpuisi

kulihat palungan bayi YESUS kecil yang manis
aku terheran…mengapa ada dua bayi didalamnya
siapakah bayi yang kedua ini??..

sewaktu Bunda Maria menaruh bayi itu dipalungan
YESUS melihat diriku dan Dia bertanya kepadaku…
“Apakah engkau mempunyai tempat tinggal??”
aku bilang…
“Aku tidak punya mama dan papa, jadi aku tidak punya tempat tinggal”
dengan lembut YESUS meminta kepadaku.
“Kamu boleh tinggal bersamaKU”
oh…begitu baiknya YESUS ini, tapi aku bilang “tidak bisa”
lihatlah…, para raja-raja dunia memberiMU hadiah
Tetapi aku tidak punya apa-apa yang bisa kuberikan…
ohh…Tuhan, ingin sekali aku tinggal bersama denganMu…

aku mengusap air mata ini…
aku kembali bertanya kepadaNya
‘Kalau aku menghangatkanMu, cukupkah itu sebagai Kado?’
dengan lembut YESUS menjawab…
“Kalau kamu menjaga dan menghangatkan aku…
itu hadiah terbaik yang pernah diberikan siapapun kepadaKU.”

Lalu aku masuk dalam palungan itu,
YESUS melihatku dan berkata “tinggalah bersamaKu untuk selamanya.”

'Rodi
(imaginer “dua bayi dalam satu palungan”)

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTl7Tab72kudfb27Syjvgoq9maEeG5mQI9wIC2zjal9bkNZFldMFqBL-Q4v

“Ada apa kau berhenti?, disaat saat yang belum pasti”
“Cepatlah bergerak, agar hal buruk tak terjadi hari ini”

“Tutup mulutmu…tidak pantas kau berbicara kepadaku.
Sebab aku slalu didahulukan dan aku berbeda dengan kau
Aku tau, kau tak akan bisa melewatiku
Sebab akulah yang paling kuat
Akulah yang paling tercepat
Ikuti saja aku ini”.

“Aku slalu menurutimu, hai yang tercepat
Aku akan berjalan dibelakangmu, hai yang terkuat
Karena akulah silemah…
Karena akulah siburuk…
Karena akulah sijorok…
Tetapi aku dicintai karena aku murah
Akupun juga dicari karena aku tiada harga diri
Sebab akulah 585.”

“Hei…, mengapa kalian berdua berdiam diri disana?
Minggir……, aku siceroboh ingin lewat”.

“585….585…, jangan berdiam diri disitu
Aku 583 ada dibelakangmu, cepatlah jalan aku ingin lewat
Ada apa dengan kalian berdua
Kuhajar saja biar mereka tahu rasa.

‘Rodi
(Poltangan Tragedy-2000)

seorang pemulung mengambil barang-barang yang tidak berguna.
mengumpulkannya…,
membersihkannya…,
sehingga menjadi berguna.

Bapa saya juga memungut saya dari jalanan
lalu membawa pulang saya kerumahnya.
saya diasuhnya…,
saya disekolahkannya…,
saya dididiknya…, agar menjadi berguna.
Jika Bapa tidak mengambil saya,
entah akan menjadi apakah nasib saya sekarang dijalan.

Begitu juga Tuhan menjadi seperti seorang “pemulung”
mengambil yang tidak berguna menjadi berguna.

Hubungan yang sehat seharusnya selalu dimulai pada tingkat rohani dan intelektual yang baik.
Banyak orang bergumul dengan perasaan rendah diri dan kebencian pada diri sendiri.
Orang seperti ini pasti akan mempunyai masalah dalam hubungannya dimanapun juga.

Salah satu masalah utama yang kita hadapi pada masa kini dalam hubungan-hubungan kita,
adalah bahwa begitu banyak orang menginginkan hasil-hasil dari Tuhan tanpa memenuhi prinsip-prinsipNya (termasuk menjalin hubungan berbeda agama). Sungguh sangat tidak masuk akal jika kita mengabaikan standar-standar Tuhan dan masih mengharapkan suatu hasil yang ilahi.

Engkau seharusnya sibuk mempersiapkan dirimu sendiri untuk siapapun yang Tuhan sedang persiapkan bagimu, bukan menjadi sibuk memikirkan siapa yang engkau inginkan sehingga engkau lupa menjadi dirimu sendiri.

'23 Juni 2009

Patahkan setiap siasat dunia
Rubuhkan setiap hal yang dibangun oleh keangkuhan
Tawanlah segala pikiran duniawi
Dan siap sedia juga untuk menghukum setiap kedurhakaan.

Lihatlah yang nyata didepan mata
Kata orang…, firmanNya tegas dan keras
SifatNya lemah lembut dan ramah
Itu kata orang….

Jangan paksa Dia untuk menunjukkan kemarahanNya dari dekat
sebab Ia bertindak keras terhadap orang yang dikasihiNya
“Sebab bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan”

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/p480x480/424171_272128736192811_183188661753486_650795_481431471_n.jpg

Disaat aku merekah engkau mendekat kepadaku…
mendekapku…membelaiku…
mencari sensasional didalam kehidupan mudaku dan menikmatinya
aroma yang keluar dariku sungguh wangi, menarik semua kaummu dan juga dirimu…
akupun suka dipuji, dirayu dan disayang
aku menerimamu karena aku memujamu…
jangan lepaskan ikatan ini…jadikanlah aku candu dalam birahimu…

Tetapi …
engkau telah pergi…
engkau tinggalkan aku sendiri…
engkau hinggap dibunga yang lain…
dan kembali menikmati sensasional wangi bunga baru itu
jahat…aku sedih!!..tetapi aku tetap setia hingga hari ini…
disetiap meja kerjamu aku selalu memperhatikanmu.
dengan tatapan menunggu…menanti…
kapan kau akan datang kedalam sensasionalku lagi…
lihatlah aku…
aku selalu ada didekatmu…
menantimu…
menunggumu…
mencintaimu untuk selamanya…


















lihatlah aku

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/s320x320/394020_371782899500929_100000076673397_1489636_232466620_n.jpg