Raja Herodes

pada Mat 2:19-20 Herodes itu mati sewaktu Yesus masih kanak-kanak, yang pada waktu itu sedang berada di pengungsian di Mesir (Mat 2:14-15) karena di Israel ada pembunuhan terhadap anak laki-laki berumur 2 tahun kebawah. Setelah Herodes “mati”, Malaikat Tuhan menyuruh keluarga Yusuf kembali ke kampungnya yakni Nazaret.

Setelah Yesus berumur 30 tahun, dibaptis di Sungai Yordan oleh Yohanes. Tidak berapa lama setelah itu, selagi yesus di padang gurun untuk dicobai iblis, Herodes menangkap Yohannes dan memasukkannya ke penjara atas kasus Herodias…(Yoh 3:13, Yoh 4:1-2, Yoh 4:12) yang selanjutnya Yohannes dipenggal pada hari ulang tahun Herodes (Mat 14).

Herodes masih menunjukkan kekejamannya lama setelah Yesus naik ke Sorga, bahkan masih membunuh Yakobus salah seorang murid Yesus dan memenjarakan Petrus… Kis 12: 1-5).

Kis 12:20-23 menceritakan bahwa Herodes mati karena ditampar Malaikat Tuhan…
Jadi yang mati semasa Yesus kanak-kanak itu Herodes yang mana? :coolsmiley:

coba google herodes…
herodes bukan cuma 1… :slight_smile:

bung… herodes ada beberapa.
sama kyk nama anda… gak hanya satu kan
coba pelajari dengan baik
jangan pelajari dengan salah

semua herodes itu satu keluarga … memerintah secara turun temurun … ditunjuk oleh kaisar romawi … semua memakai nama Herodes

betul kata om oliver

Trims atas jawaban rekan-rekan para pemerhati, tetapi sebenarnya saya tidak mengharapkan jawaban asal-asalan. @Oliver: Mat 2:22 menuliskan bahwa setelah Herodes mati digantikan oleh anaknya Arkhelaus sebagai raja… bukan Herodes II, Herodes III dst. Tetapi kalau ada referensi ayat atau sejarah silakan cantumkan. @Rusdinech: yang dimaksud Herodes Raja di Yudea semasa Yesus… yang waktu itu belum ada GOOGLE atau YAHOO, kalau anda search sekarang mungkin sudah banyak yang pakai nama HERODES ya.

oke sahabatku
lanjutkan lagi ya
om oliver siap membantu tuh

Kamu baca aja buku sejarah Yahudi tulisan Flavius Josephus

judulnya => Antiquity of the Jews, dan
=> War of the Jews

by Flavius Josephus … disitu semua lengkap

tambahan … bisa googling … banyak di internet … tulisannya panjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang … tinggal pilih mau baca yang mana …

@Oliver: Makasih ya bro… saya jadikan bahan bacaan… Mat Natal & GBU

Sama2 … itu tulisannya panjang banget … tapi komplet…

tulisan flavius josephus memang banyak dipakai untuk mendalami sejarah bangsa yahudi …

met Natal … GBU 2

Haduh … jadi tergoda bwat nambahin komen ne …

Tentang Flavius Josephus

Flavius Josephus, Nama aslinya Yusuf / Joseph, adalah seorang Israel dari suku Lewi
Ia tertangkap oleh tentara Romawi dalam pengepungan, pada waktu ditangkap Ia mengatakan kepada Vespasianus komandan tentara Romawi yang menangkapnya, bahwa Ia (Vespasianus) kelak akan menjadi Kaisar. Karena alasan ini Vespasianus tidak membunuhnya, dan kelak setelah terbukti, ketika Vespasianus menjadi Kaisar, Yusuf/Joseph diangkat menjadi saudara oleh Kaisar Vespasianus dengan nama Flavius Josephus. Flavius adalah Nama Keluarga Kaisar Vespasianus (Nama lengkapnya Titus Flavius Vespasianus). Ia tinggal di rumah keluarga Kaisar.

Josephus menyaksikan dengan mata kepala sendiri kejatuhan kota Yerusalaem, dan sepanjang sisa hidupnya ia menuliskan semua catatan sejarah bangsanya.

Bukunya terdiri dari 2 bagian besar :

  1. Antiquities of the Jews : Berisi dari masa Kejadian sampai masa setelah bangsa Yahudi kembali dari pengasingan di Babel

  2. War of the Jews : berisi catatan sejarah dari masa Bait Allah di Yerusalem selesai dibangun kembali sampai dihancurkannya kota Yerusalem oleh panglima Titus (Anak Kaisar Vespasianus)

Tentang Keluarga Herodes :

Keluarga Herodes berasal dari kaum Esau, Herodes pertama merebut kekuasaan di Galilea/Yudea melalui pertumpahan darah, mengalahkan kekuasaan para imam Lewi. Selanjutnya tahta Herodes diwariskan turun temurun, tiap-tiap penguasa memberi upeti kepada Kaisar Romawi untuk mengambil hati Kaisar supaya menunjuknya menjadi penguasa di Galilea.

Dalam hidup keluarga Herodes lah nubuat Ishak kepada Esau digenapi. Yaitu ketika Esau menangis meraung-raung di hadapan Ishak ayahnya agar ia diberkati juga, akhirnya Ishak mengatakan “Dan akan terjadi kelak, ketika engkau berusaha sungguh-sungguh, engkau akan membuang kuk itu dari tengkukmu”

Kuk itu adalah kuk perhambaan Esau kepada adiknya Yakub. Selama masa Raja-raja Yehuda / Israel, bani Edom senantiasa dikalahkan dalam peperangan oleh Israel. Herodeslah yang berhasil mematahkan kuk perhambaan itu.

… End …

silakan liat family tree herodes berikut biar lebih jelas.

‘herodes’ itu telah menjadi nama ‘generik’ sebagaimana nama ‘firaun’

perhatikan tahun2 masa pemerintahan mereka

ini link aseli nya : http://www.swartzentrover.com/cotor/Bible/Bible/NT/Gospel%20&%20Acts/Family%20Tree%20of%20Herod.gif

salam

Sekedar melengkapi : dari http://www.sarapanpagi.org/keluarga-herodes-vt1297.html#p4263

KELUARGA HERODES

Ketika bangsa Romawi memerintah di Timur pada tahun 63 sM, Pompei mengangkat seorang imam bemama Hyrcanus untuk memerintah Galilea, Samaria, Yudea, dan Perea. Hyrcanus mempunyai seorang perdana menteri yang cerdik dan licik. Orang itu berasal dari Idumea dan bernama Antipater. la pandai menggunakan kekuasaannya dengan licik demi keuntungan keluarganya. la mengokohkan kedua putranya, Phasael dan Herodes (yang kemudian disebut Herodes Agung), dalam jabatan pemerintahan yang penting. Ketika Antipater dibunuh pada tahun 43 sM, kedua putranya itu berhasil bersama-sama melaksanakan tugas sebagai perdana menteri di istana Hyrcanus.

Tidak lama kemudian Phasael menjadi korban pemberontakan kaum Partia, disusul dengan pembunuhan Kaisar Yulius yang bermaksud menenangkan pergolakan di garis perbatasan mereka. Herodes melarikan diri ke Roma, dan berhasil memberi kesan baik pada Octavius (yang kemudian menjadi Kaisar Agustus) sedemikian rupa hingga ia diberi mandat untuk memulihkan Palestina. Hal itu dilaksanakannya antara tahun 39 dan 36 sM. Selanjutnya ia mengadakan tatanan pemerintahan pro-Romawi selama 34 tahun dan berhasil, yang ditandai dengan pembangunan sebuah pelabuhan dan markas pusat tentara Romawi di Kaisarea, juga bangunan berupa tempat ibadah bagi Agustus di Samaria.

Berbarengan dengan itu ia mendamaikan perselisihannya dengan bangsa Yahudi, yang membenci dia karena ia berdarah Edom, dengan mendirikan Bait Suci yang megah di Yerusalem. Ia seorang diplomat ulung. la mencerai-beraikan lawan dengan eara menekan aristokrasi lama. Namun demikian, ia menikah dengan Mariamne, salah seorang dari golongan itu, dan menganugerahi para pejabat pemerintah gelar bangsawan. la mendorong orang agar setia pada keluarga kerajaannya dengan mendirikan kelompok orang Yahudi yang pro-Herodes, yaitu kaum Herodian; menerapkan birokrasi yang meneladani penganut Ptolemeus di Mesir; dan mengokohkan kekuasaannya dengan memiliki tentara bayaran dan sebuah sistem kubu pertahanan (salah satunya ialah Masada). Harga yang dibayarnya untuk cara hidup yang berbahaya itu ialah ketegangan dalam keluarganya sendiri, pembunuhan, dan akhimya paranoia (penyakit gila). Dialah Herodes yang memerintah sebagai raja ketika YESUS lahir. Iri hati Herodes terhadap ‘raja saingannya’ dan pembunuhan anak-anak seeara kejam di Betlehem adalah perbuatan yang sesuai dengan karakternya.

Surat wasiat Herodes membagi kerajaan yang telah lama diperintahnya, dengan sangat cerdik dan kejam. Arkhelaus, putraRya dari perempuan Samaria bernama Malthaee, mengambil alih Yudea dan Idumea, bagian yang benar-benar paling berharga. Herodes Antipas, putra lain dari wan ita yang sama, menerima Galilea dan Perea. Dan Filipus, putra dari seorang perempuan Yahudi bemama Cleopatra, mengambil Iturea, Trakhonitis, dan wilayah-wilayah sekitamya di sebelah timur laut.

Arkhelaus, yang mewarisi sifat buruk ayahnya, namun tidak memiliki kemampuannya, dengan kejam memadamkan kerusuhan yang timbul di Yerusalem. Akibatnya, pemberontakan makin besar berkobar, sehingga menuntut campur tangan yang kuat dari Varus, gubemur Aram. Pemerintahan Arkhelaus yang bodoh berlanjut sampai tahun 6 M, ketika bangsa Yahudi mengajukan protes yang mengakibatkan dia dikucilkan. Yudea ditempatkan di bawah pengawasan seorang prokurator (wali negeri), seorang gubemur yang harus memberikan pertanggung-jawaban kepada para penguasa Romawi. Di lain pihak, Herodes Antipater (Antipas), menandingi pemerintahan ayahnya yang cukup lama itu. Bakat keturunan Herodes dalam berdiplomasi mendukung terbentuknya pemerintahan boneka di bawah kekuasaannya pada masa Tiberius menjadi kaisar. Namun Antipas salah terka mengenai Caligula yang gila. la berusaha mempertahankan kedudukannya sebagai raja, namun ia diturunkan dan dibuang. Hukuman berat itu dijalaninya bersama Herodias yang namanya tercela.

Antipas-lah yang memenjarakan dan menghukum mati Yohanes Pembaptis. Ia juga mengadakan pertemuan singkat dengan YESUS yang dikirim Pilatus sebagai tawanan kepada Herodes, waktu YESUS diadili.

Herodes Agripa I, cucu laki-laki dari Herodes pertama, yang dibesarkan di Roma, dapat menghadapi Caligula dengan lebih baik. Sebab. itu ia diangkat menjadi pengganti Filipus yang memerintah atas seperempat kerajaan, ketika Filipus - yang terbaik di antara ketiga bersaudara tersebut - meninggal. Ketika Antipas dibuang, Galilea dan Perea ditambahkan ke dalam kawasannya, dan pada tahun 41 M, Agripa menerima dari Kaisar Klaudius seluruh daerah kekuasaan kakeknya. Dialah Herodes yang muneul dalam Kis. 12. Tahun 44 M, ia mati pada usia 34 tahun akibat penyakit usus yang parah. Seluruh Palestina jatuh ke tangan pemerintahan Romawi.

Agripa meninggalkan seorang putra yang masih remaja. Klaudius mengangkatnya menjadi raja Kalkis pada tahun 48 M. Dan pada tahun 53 M, Klaudius menambahkan ke dalam kawasannya wilayah kekuasaan Filipus (seluas seperempat daerah kerajaan) dan Lisanias, juga sebuah daerah di tepi barat Galilea, termasuk kota baru Tiberias. Ketetapan itu mengangkat dirinya pada kedudukan raja, sehingga pada tahun 53 M Agripa menjadi Agripa II, garis terakhir dari keturunan Herodes. Ia hanya muncul dalam peristiwa yang dlceritakan dengan indah dalam Kitab Kisah pasal 25, yakni sebagai tamu Gubemur Festus, yang berkesempatan mendengar pembelaan Rasul Paulus.

http://img255.imageshack.us/img255/999/herodestd8.jpg

Sumber :
Handbook to the Bible, p 608-609.