Protestantism menurut Gereja Katolik: saudara atau heresy?

Secara sepintas, Gereja Katolik terkesan memiliki standard ganda dalam memandang protestantism.
Di satu sisi GK memandang protestant sebagai heresy (bidaah) dan di sisi lain GK mengakui protestant sebagai saudara-saudari dalam Tuhan.

Sebetulnya tidak ada keambiguan mengenai sikap Gereja Katolik dalam memandang protestantism, karena keduanya (heresy atau saudara) berada di dua konteks yg berbeda.

Mengenai heresy protestantism:

KGK 2089
Disebut bidah kalau menyangkal atau meragu-ragukan dengan tegas suatu kebenaran yang sebenarnya harus diimani dengan sikap iman ilahi dan katolik, SESUDAH MENERIMA SAKRAMEN PEMBAPTISAN; disebut murtad kalau menyangkal iman-kepercayaan kristiani secara menyeluruh; disebut skisma kalau menolak ketaklukan kepada Sri Paus atau persekutuan dengan anggota-anggota Gereja yang takluk kepadanya

Perhatikan frasa “sakramen pembaptisan” yg mengacup ada baptisan dengan tata cara dan iman katolik serta berada di dalam persatuan dengan GK dibawah naungan Roman Pontiff.
Jadi heresy/bidah hanya ditujukan kepada mereka yg meninggalkan/menolak iman katolik padahal mereka sudah masuk dalam persatuan di dalam GK.

Mengenai Protestant sebagai saudara/i dalam Tuhan:

KGK 818
“Tetapi mereka, yang sekarang lahir dan dibesarkan dalam iman akan KRISTUS di jemaat-jemaat itu, tidak dapat dipersalahkan dan dianggap berdosa karena memisahkan diri. Gereja Katolik merangkul mereka dengan sikap bersaudara penuh hormat dan cinta kasih… Sungguhpun begitu, karena mereka dalam Baptis dibenarkan berdasarkan iman, mereka disatu-ragakan dalam KRISTUS. Oleh karena itu mereka memang dengan tepat menyandang nama Kristen, dan tepat pula oleh putera-puteri Gereja Katolik diakui selaku saudara-saudari dalam Tuhan”

Jadi protestant yg dirangkul oleh GK sebagai saudara/i dalam Tuhan adalah mereka yg lahir dan dibesarkan dalam iman akan KRISTUS di jemaat2 itu. Selama seorang protestant itu belum pernah menerima persatuan dengan GK di bawah naungan Roman Pontiff, maka seorang protestant itu tidak pernah dipandang sebagai heresy oleh GK.

Semoga penjelasan di atas bisa mengklarifikasi sikap GK akan protestantism.

Luk 13:34 “… Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau”

Lukas 12:4 Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi.

Yohanes 15:13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
15:14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
15:15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
15:16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
15:17 Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.

@Limited & Petra,
Thanks atas sharing ayat2nya.
Mohon dengan hormat utk tidak memposting one-liners supaya tidak memicu OOT.
Thanks in advance. :slight_smile:

mgkn ayat ini bisa membantu

Markus
9:38 Kata Yohanes kepada Yesus: “Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.”
9:39 Tetapi kata Yesus: "Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorang pun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku.
9:40 Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita.

blm ada katolik yg berani konfirmasi nih. mungkin malu2 kucing krn di beberapa thread mereka segerombolan dengan beberapa protestan, terutama yg anti karismatik dan perpuluhan ;D

karena mereka dalam Baptis dibenarkan berdasarkan iman, mereka [b]disatu-ragakan dalam KRISTUS.[/b]
Jadi jika/krn Baptis menjadi satu raga dlm Kristus, berarti Kristen di luar Katolik yg sudah dibaptis, terselamatkan juga dong, krn sudah satu raga dlm Kristus. [b]Mungkinkah orang yg berada dalam satu raga dgn Kristus bisa berada dalam neraka?[/b]

Konfirmasi ttg apa, bro?

Ya, umat yg dibaptis dalam iman yg berbeda dengan iman Gereja Katolik, selama dibaptis secara sah dalam nama Bapa dan Putra dan RK, maka orang tersebut DAPAT diselamatkan.

sori2, salah baca. capek nih, agak2 ngantuk :tongue:

Ane jd ingin tanya. Ane kan protestan. Menurut GK, ane ini bidat atau sdr?

Ok, no worries.
Tergantung bro, apakah Anda menjadi protestant karena Anda tumbuh dalam iman itu, ataukah karena Anda mengingkari iman katolik (i.e. pernah menerima iman katolik dan kemudian mengingkarinya)?

Kalo Anda oleh belas kasih Allah mengenal YESUS di iman protestant, maka GK memandang Anda sebagai saudara.

Tapi jika Anda sebelumnya menerima iman katolik tapi kemudian menjadi protestant, maka Anda dipandang sebagai bidaah.

Lebih lanjut, jika Anda sebelumnya menerima iman katolik dan menolak semua iman katolik (misal pindah ke agama sebelah atau menjadi atheis), maka Anda akan dipandang sebagai murtad.

Ya, umat yg dibaptis dalam iman yg berbeda dengan iman Gereja Katolik, selama dibaptis secara sah dalam nama Bapa dan Putra dan RK, maka orang tersebut DAPAT diselamatkan.

pertanyaannya bukan “dapat” tapi “terselamatkan” kah?

Ya, umat yg dibaptis dalam iman yg berbeda dengan iman Gereja Katolik, selama dibaptis secara sah dalam nama Bapa dan Putra dan RK, maka orang tersebut DAPAT diselamatkan.
selamat, dgn jawaban anda di atas, berarti anda sudah keluar dari Gereja Katolik, krn anda berarti menolak doktrin EENS (Extra Ecclesiam Nulla Salus), yg menyatakan di luar Gereja [b]tidak[/b] ada keselamatan. :afro: ;D ;D

IMO, ayat ini juga merupakan salah satu dasar ajaran KGK 818.
Thanks for sharing the verses. :slight_smile:

Dalam iman GK, keselamatan itu adalah pertama2 anugrah Allah, tetapi dibutuhkan kerja sama dari manusia agar dapat menerima keselamatan itu.
Kita di sini tidak sedang membahas apakah dengan dibaptis orang tersebut akan selamat atau tidak, mungkin lebih tepat jika dilanjutkan di thread predestiny.

Pokok persoalan yg mau aku jawab di thread ini adalah bahwa menurut GK, orang2 yg dibaptis secara sah dalam nama Tritunggal tetapi di luar iman katolik, juga memiliki tawaran keselamatan tersebut (i.e. dapat diselamatkan)

EENS masih dan akan selalu dipegang teguh oleh GKR, seperti yg diajarkan dalam KGK 846

KGK 846 “Berdasarkan Kitab Suci dan Tradisi, konsili mengajarkan, bahwa Gereja yang sedang mengembara ini perlu untuk keselamatan. Sebab hanya satulah Pengantara dan jalan keselamatan, yakni KRISTUS. Ia hadir bagi kita dalam Tubuh-Nya, yakni Gereja. Dengan jelas-jelas menegaskan perlunya iman dan baptis, KRISTUS sekaligus menegaskan perlunya Gereja, yang dimasuki orang melalui baptis bagaikan pintunya. Maka dari itu andaikata ada orang, yang benar-benar tahu, bahwa Gereja Katolik itu didirikan oleh Allah melalui YESUS KRISTUS sebagai upaya yang perlu, namun tidak mau masuk ke dalamnya atau tetap tinggal di dalamnya, ia tidak dapat diselamatkan” (LG 14).

Jadi heresy/bidah hanya ditujukan kepada mereka yg meninggalkan/menolak iman katolik padahal mereka [b]sudah masuk dalam persatuan di dalam GK[/b].
Jadi protestant yg dirangkul oleh GK sebagai saudara/i dalam Tuhan adalah mereka yg lahir dan dibesarkan dalam iman akan KRISTUS di jemaat2 itu. [b]Selama seorang protestant itu belum pernah menerima persatuan dengan GK[/b] di bawah naungan Roman Pontiff, maka seorang protestant itu tidak pernah dipandang sebagai heresy oleh GK.

Case sederhana:
Si A, seorang lahir dan dibesarkan dalam iman akan KRISTUS di Protestan, dibaptis di Protestan. Dia belum pernah bersatu dgn Katolik. Setelah dibaptis, dia tetap pada iman Protestannya, dan menyangkal atau meragu-ragukan dengan tegas suatu kebenaran yang sebenarnya harus diimani dengan sikap iman ilahi dan katolik, spt menyangkal ajaran Maria dikandung tanpa dosa asal.

Pertanyaannya:
Apakah dia (si A) termasuk Heresy(bidat) ataukah saudara seiman, dlm pandangan Katolik?

Dia memenuhi kriteria utk disebut Heresy, yakni:

  • Telah dibaptis
  • Setelah dibaptis, menyangkal ajaran yg harus diimani dlm ajaran Katolik.

Namun dia juga memenuhi kriteria utk disebut saudara seiman dalam KRISTUS, yakni:

  • belum pernah menerima persatuan dengan GK (sebagaimana pernyataan kamu)
  • lahir dan dibesarkan dalam iman akan KRISTUS di Protestan

Jadi, Apakah dia (si A) termasuk Heresy(bidat) ATAUKAH termasuk saudara seiman, dlm pandangan Katolik?

  • selamat memilih - ;D

GKR memandang si A sebagai orang yg dibenarkan berdasarkan iman, mengakui si A selaku saudara/saudari dalam Tuhan, dan merangkul si A dengan sikap bersaudara penuh hormat dan cinta kasih.

Nope, IMO si A tidak memenuhi kriteria sebagai heresy, karena:
-Si A tidak dibaptis dalam iman katolik, melainkan hanya dibaptis dengan air dan dalam nama Bapa dan Putra dan ROH KUDUS
-Si A tidak memiliki keharusan mengimani ajaran katolik karena memang dia tidak tumbuh dalam iman tersebut.

Betul.

Saudara yg dibenarkan berdasarkan iman, diakui selaku saudara/saudari dalam Tuhan, dan dirangkul dengan sikap bersaudara penuh hormat dan cinta kasih…

Nope, IMO si A tidak memenuhi kriteria sebagai heresy,
siapa bilang tidak memenuhi kriteria heresy?

Nih kriteria heresy yg sebelumnya kamu tulis:

Mengenai heresy protestantism:

KGK 2089
Disebut bidah kalau menyangkal atau meragu-ragukan dengan tegas suatu kebenaran yang sebenarnya harus diimani dengan sikap iman ilahi dan katolik, SESUDAH MENERIMA SAKRAMEN PEMBAPTISAN; disebut murtad kalau menyangkal iman-kepercayaan kristiani secara menyeluruh; disebut skisma kalau menolak ketaklukan kepada Sri Paus atau persekutuan dengan anggota-anggota Gereja yang takluk kepadanya.

Dan :

Perhatikan frasa "sesudah menerima sakramen pembaptisan" yg memiliki arti telah masuk dalam persatuan dengan GK dibawah naungan Roman Pontiff

“menerima sakramen baptisan” =/= telah masuk dalam GK.

Krn kalau: “menerima sakramen baptisan” diartikan = telah masuk dalam GK, maka org Protestan yg sudah dibaptis di Protestan, berarti disebut: telah masuk dalam GK dong?

FYI: Katolik mengakui secara sah sakramen Protestan selama sama2 dilakukan dgn form dan matter yg sama, yakni selama sama2 dilakukan dlm nama Bapa, Putra, dan ROH KUDUS, dan menggunakan air.

Jadi menurut Katolik, selama sama2 dilakukan dlm nama Bapa, Putra, dan ROH KUDUS, dan menggunakan air, maka org yg dibaptis dlm Protestan, secara Katolik sah, artinya org tsb dlm pandangan Katolik DIAKUI TELAH menerima sakramen Baptis. TETAPI TIDAK otomatis oleh Katolik DIAKUI TELAH masuk dlm GK

Jadi “menerima sakramen baptisan” =/= telah masuk dalam GK.

Sehingga :
Kriteria Heresy si A tetap terpenuhi:

  • Telah dibaptis
  • Setelah dibaptis, menyangkal ajaran yg harus diimani dlm ajaran Katolik.
si A tidak memenuhi kriteria sebagai heresy, karena: -Si A tidak dibaptis dalam iman katolik,
Kriteria heresy tidak menyebutkan: "harus dibaptis secara Katolik". Dan Katolik pun mengakui secara sah baptisan Protestan. Artinya [u]secara sakramen "baptisan"[/u] tidak ada pembedaan. Sama2 sah. Yg berbeda masalah ajaran yg diimani. Dan "menerima sakramen baptisan" =/= telah masuk dalam GK.

Sudah aku revisi penjelasannya di postingan awal thread ini:

Perhatikan frasa “sakramen pembaptisan” yg mengacu ada baptisan dengan tata cara dan iman katolik serta berada di dalam persatuan dengan GK dibawah naungan Roman Pontiff.
Jadi heresy/bidah hanya ditujukan kepada mereka yg meninggalkan/menolak iman katolik padahal mereka sudah masuk dalam persatuan di dalam GK.

Anda benar.
Dan aku pun tidak pernah mengatakan bahwa orang2 yg dibaptis dengan cara yg sah itu otomatis menjadi katolik. Sorry for the confusion.

GKR mengakui keabsahan baptisan yg dilakukan di luar GKR, tetapi tidak memandang bahwa baptisan itu sama. Contoh, baptisan di luar GKR dilakukan oleh orang yg bukan seorang imam dan baptisan tersebut tidak menyatukan orang yg dibaptis dalam persekutuan Gereja Katolik di bawah Roman Pontiff.

Silakan dilihat lagi penjelasan di atas.
Si A memang telah menerima pembaptisan yg diakui keabsahannya oleh GKR, tapi pembaptisan itu tidak menjadikannya bagian dari GKR, sehingga si A tentu saja terbebas dari keharusan mengimani iman katolik.
IMO, si A, bukan karena kesalahannya sendiri, tidak mengenal GerejaNya yg sejati, i.e. GKR, maka si A ini tetap dibenarkan berdasarkan iman (i.e. bukan heresy).

Wah, sesuai judul thread ini,kalau saya mau dirangkul atau tidak oleh Romanist Papist church ataupun saya mau dikatakan heresy (bidat) atau tidak oleh Romanist papist church, tetap aja saya mengatakan bahwa Romanist papist church 100% bidat (heresy). menurut saya gak ada tolerir lagi deh bagi orang Kristen Protestant (especially Reformed) untuk tidak membidatkan romanist church ini. susah-susah amat !

SDG

Thanks untuk jawabannya bro :afro: