[Pool 1] Keselamatan : anugerah atau usaha ?

teman-teman mau pooling sekaligus tanya pendapatnya

bagaimana memperoleh Keselamatan dalam Kekristenan ?

(a.) usaha [works] ← Agama ( Agama : usaha manusia supaya Tuhan berkenan )

(b.) anugerah + usaha [ grace + works ]

(c.) Anugerah 100% [grace]

penjelasan singkat untuk tiap jawaban

(a.) usaha / agama

  • keselamatan harus diperoleh oleh manusia sendiri. tanpa perlu penebusan YESUS

  • manusia harus melakukan a,b,c,…,z untuk memperoleh keselamatan

  • DP Pembayaran : manusia

  • Sisa Angsuran : manusia

(b.) anugerah + usaha

  • penebusan YESUS di kayu salib digambarkan seperti Uang Muka

  • sisanya manusia harus melakukan a,b,c,…,z untuk memperoleh keselamatan

  • DP Pembayaran : Tuhan

  • Sisa Angsuran : manusia

(c.) anugerah Tuhan 100%

  • keselamatan 100% diberikan oleh Tuhan YESUS. manusia 0 %

  • DP Pembayaran : Tuhan

  • Sisa Angsuran : Tuhan

saya pilih C . keselamatan adalah Anugerah 100%

Efesus 2:8-9

TIB

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman;
itu bukan hasil usahamu,
tetapi pemberian Allah,
itu bukan hasil pekerjaanmu : jangan ada orang yang memegahkan diri.

Bahasa Indonesia sehari-hari

Allah mengasihi kalian, itu sebabnya Ia menyelamatkan kalian
karena kalian percaya kepada YESUS.
Keselamatan kalian itu bukanlah hasil usahamu sendiri.
Itu adalah anugerah Allah.
Jadi, tidak ada seorang pun yang dapat menyombongkan dirinya mengenai hal itu.

note : Anugerah = Kasih Karunia

Bahkan untuk berdoa pun sebenarnya kita dibantu Tuhan

Roma 8 : 26
Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita;
sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa;
tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah
dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

berdoa dalam Kekristenan TIDAK SAMA dengan berdoa dalam agama Kristen (Kristen agamawi)

berdoa dalam agama Kristen (Kristen agamawi) :
kita berusaha supaya Tuhan berkenan pada kita (sama seperti agama-agama lainnya)

berdoa dalam Kekristenan :
kita bersama-sama Tuhan berdoa kepada Tuhan

ada seseorang pendeta yg pernah bertanya.
Apakah Tuhan bisa dilayani manusia ?
Apakah perbuatan manusia layak di mata Tuhan ?

SAMA SEKALI TIDAK !

Tuhan hanya bisa dilayani oleh Tuhan sendiri

usaha-usaha manusia adalah seperti kain kotor

Yesaya 64:6
Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan
segala kesalehan kami seperti kain kotor;
kami sekalian menjadi layu seperti daun dan
kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin.

usaha manusia itu seperti Kain Kotor
bahkan usaha manusia itu diibaratkan Kejahatan oleh nabi Yesaya

inilah yg dinamakan kejahatan :
untuk menutupi dosa maka perlu dilakukan dengan perbuatan2 agamawi

Buh !!!

inilah ciri-ciri ucapan dari orang yg mengedepankan usaha utk memperoleh keselamatan

Matius 7:22
Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan,
bukankah kami
bernubuat demi nama-Mu, dan
mengusir setan demi nama-Mu, dan
mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

bukankah benar-benar sombong dan CONGKAK sekali ucapan seperti itu
Kami melakukan …
Kami melakukan …
Kami melakukan …

semuanya Kami yang melakukan …
usaha Kami = 99.99%. Tuhan = 0.01 %

Yakobus 4:6
Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”

1 Yohanes 4 : 10a
Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah,
tetapi Allah yang telah mengasihi kita

1 Yohanes 4 : 19
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

kalau boleh disebut agama. di dunia ini hanya ada 2 macam agama.

  1. agama prestasi manusia. kalian boleh sebut apapun namanya. termasuk agama Kristen
  2. agama prestasi TUHAN : Kekristenan sejati yg alkitabiah

iman yg dimiliki manusia utk percaya pun sebenarnya adalah Anugerah Tuhan

Yohanes 15:16a
Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu.

anugerah 100% ini hanya bisa dipahami oleh manusia yg rendah hati

karena kalau tinggi hati (sombong) pasti susah

tetapi sebenarnya Rendah Hatipun adalah Anugerah / Pemberian / Hadiah juga

Kekristenan itu simpel sekali

Tuhan yg adalah Kasih menebus kita. RohNya tinggal dalam kita melakukan kelanjutannya

semuanya Tuhan 100%

Eph 2:8-9
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

setuju :afro: tapi… juga pake usaha

Iman tanpa perbuatan juga sia sia :smiley:

salam

he…he…jadi 100% pekerjaan Tuhan bukan usaha kita … ngga setuju??

1 Samuel 30:6
Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu.
Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan.
Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.

bagaimana dgn ayat diatas? seolah-olah itu adalah usaha Daud?
apakah itu Daud mengandalkan usaha manusia?

TIDAK !

kata menguatkan sebenarnya bermakna seperti ini :

Roh Tuhan yg tinggal di dalam Daud menguatkan Daud

itulah makna sebenarnya dari menguatkan

Jadi Daud kuat karena Tuhan. bukan karena usaha manusianya Daud

ada sebuah cerita dari seorang Pendeta :

waktu itu ada acara semacam persekutuan Kristen

seorang bapak maju lalu memberikan kesaksian

Hidup SAYA dulu kotor, najis, rusak, hancur

sekarang SAYA sudah bertobat

cerita pertobatan SAYA begini

mula-mula teman SAYA mengajak SAYA ikut persekutuan

SAYA lalu memutuskan ikut ke acara persekutuan tersebut

SAYA menyanyi , SAYA berdoa , SAYA ikut mendengarkan kotbah

pokoknya SAYA ngikuti acara persekutuan itu lah

lalu selesai kotbah ada altar call

SAYA memutuskan utk maju ke depan

lalu di depan SAYA didoakan pendeta

SAYA nangis waktu itu

SAYA minta ampun pada Tuhan

waktu itulah SAYA bertobat dan menerima YESUS sebagai Tuhan

sekarang SAYA ikut pelayanan di persekutuan

istri SAYA juga bersama SAYA ikut pelayanan

puji Tuhan anak-anak SAYA juga mau menerima Tuhan YESUS

Tuhan YESUS baik kepada SAYA

Amin

setelah cerita berakhir . Pendeta mengatakan begini

kesaksian pertobatan yg bagus.
sepintas kesaksian begini ini memberkati.

jemaat pun berpikir begini “HARUS ADA USAHA DARI KITA UNTUK MEMPEROLEH KESELAMATAN”
hal ini disebabkan oleh penekanan SAYA di dalam kesaksian

SAYA mesti begini, begitu , dll sehingga jemaat pun terpengaruh kesaksian ini

padahal bapak ini lupa sesuatu hal
mingkin ini disebabkan bapak ini mungkin masih baru bertobat.

SEBENARNYA

bagaimana bisa temannya ngajak bapak ini ke persekutuan ?

Jawab : karena ROH KUDUS yg menggerakkan temannya bapak ini

bagaimana bapak ini maju altar call ?
padahal yg dipanggil kan ada ratusan. kenapa yg maju cuma puluhan. termasuk bapak ini ?

Jawab : karena ROH KUDUS yg menggerakkan bapak ini untuk maju

bagaimana bisa pendetanya mendoakan bapak ini dari puluhan yg maju ?
apakah seperti prosentase menang undian berhadiah ?

Jawab : karena ROH KUDUS yg menggerakkan pendeta utk mendoakan bapak ini

bagaimana bisa bapak ini MAU MENERIMA YESUS ?

Jawab : karena ROH KUDUS yg membawa bapak ini menuju YESUS oleh karena PEMBERIAN BAPA

jadi sebenarnya

Kekristenan itu adalah Tuhan 100%

dari Kitab Kejadian sampai Wahyu

semua kitab memberi gambaran 1 Sosok yaitu Tuhan yg adalah Kasih

Kekristenan adalah kita yg menerima CintaNYA DIA

sebagai efeknya, sebagai akibatnya, sebagai kelanjutan dari kita diCINTAI DIA

kita mencintai TUHAN

saya tidak merokok bukan karena larangan pendeta besar. tubuhmu Bait Allah jangan di sia-sia

melainkan

saya tidak merokok karena SUDAH TIDAK INGIN lagi. Semua terjadi karena CintaNYA DIA (bukan usahaku)

LOVE never FAIL - KASIH tidak pernah GAGAL

GOD is LOVE

ada ada jalan keselamtan yang mudah… percaya Yesus…

mengapa manusia sering menyusahkan diri mencari keselamatan … dengan jalan sendiri… :mad0261:

yesus jalan keselamatan… maka jika kita berjalan melaluinya kita akan sampai pada keselamatan

ingat yesus itu jalan, dan kita harus berjalan melalui Nya…

:afro:

Tuhan Maha memberi, menerima…
TUhan membimbing, manusia mengikuti…
Tuhan memanggil, manusia menjawab…
Tuhan mengulurkan tangan, manusia meraihnya…
TUhan memberi jalan, manusia menjalaninya…

Tuhan selalu memberi, membimbing, memanggil, mengulurkan tangan, memberi jalan… namun manusia dengan kehendak bebasnya memilih untuk menerima, mengikuti bimbingan, menjawab panggilan, meraih uluran tangan Tuhan, dan melewati jalan keselamatan…

dengan demikian manusia tidaklah pasif/seperti robot saja melainkan untuk keselamatan kita, diperlukan kerjasama kita dan kerelaan kita untuk diselamatkan.

salam… :slight_smile:

ini mah bakal jadi topik yg ga ada ujungnya ne…hehe

jadi bro repento stlh anda selamat, anda ngapain?
hanya bs seneng,dan berkata" eh gw uda selemat loh"

dan that’s it?

kalo udah selamat … bagikan keselamatan yang sudah diperoleh …spy orang yang mendengarpun beroleh keselamatan

Yesus adalah jalan…

jika ada jalan dari jogja-jakarta…

analogi:

jogja: awal
Jakarta : tujuan.

jogja: dibabtis
jakarta : tujuan akhir hidup yaitu keselamatan atau bersama yesus disurga…

jika kita lihat… maka setelah dibabtis tidak serta merta kita telah sampai dijakarta(selamat)… kita harus melakukan(perbuatan) yaitu perjalanan kejakarta(keselamatan).

yesus adalah jalan keselamatan. tidak ada orang yg sampai kepada Bapa tanpa melalui Aku…

maka, bagi saya dalam kehidupan ini saya harus terus berjalan melalui jalan keselamatan (yesus) sepanjang hidup saya…

“Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir… ” (Flp 2:12)

itu uda namanya usaha dunk…hehe

setuju dengan bro onde…

Wahyu 17:14 Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, [b]yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia.[/b]"

napa ada tulisan spt yg gw bold?

Dalam Kekristenan terbelah pada 2 pemahaman, pertama; Kehendak Bebas (Free Will), kedua: Dipilih oleh Tuhan (Predestinasi).
Bila kita menilik seluruh isi Alkitab, maka kita melihat bahwa Predestinasi adalah fakta yang diperhadapkan kepada kita. Tetapi sejak paham Modernisme muncul di 1800-an diawali dg pemikiran Immanuel Kant, sebelumnya dibukakan oleh Rasionalisme di 1700-an oleh Rene des Kartz dkk (manusia dg rasio/pikirannya menjadi penentu segala sesuatu,termasuk menentukan hal2 yg supranatural, hal2 yg ada dalam “isi hati Tuhan”), maka Free Will mulai masuk ke dalam pemahaman berbagai aliran gereja.

Bila ditanya: Mana yang harus saya lebih tinggikan, “Kedaulatan Allah atau Kehendak Manusia?”, maka saya bener2 tak berani katakan bahwa Allah hanya menawarkan keselamatan, selebihnya terserah anda…
Sebagaimana Yesus berkata, bahwa Dia bisa “jadikan anak2 Abraham dari batu-batu ini” (Mat.3:9), maka orang yang hatinya sekeras apapun dapat Allah luluhkan sepanjang Dia berkenan… Sebaliknya Allah bisa juga mengabaikan seseorang (“enyahlah dari hadapanKu, karena Aku tidak mengenal engkau!”) meski orang itu terlihat hidupnya begitu saleh, bahkan menjalankan semua syariat agama dan sepenuhnya mengabdikan hidup kepada Tuhan…

Bicara keselamatan, mungkin ilustrasi yg pernah sy dengar bisa meneguhkan ‘pilihan’ kita:
Ada orang yg masuk jurang dan dalam kesakitannya berteriak minta tolong. Lantas datang seseorang menghampiri dia dari tepi jurang itu, … singkat kata orang itu selamat, tak jadi mati.Kemudian datang orang lain menanyakan apa yg terjad dan akhirnya menutup dg pertanyaan: “Jadi apa yang menyebabkan aksi penyelamatan ini berhasil?”. Orang yang baru saja luput dari jurang maut itu menjawab: “Memang sih, saya harus berterima kasih pada kawan yang baik hati ini yang telah menolong saya tepat pada waktunya. Tapi kan…, coba anda bayangkan kalau saja saya tak ingin ditolong olehnya…, apa aksi penyelamatan ini dikatakan berhasil?? So, jangan anda abaikan donk andil saya dalam hal ini…”. Mendengar jawaban itu kemudian berlalu sambil meng-geleng2-kan kepala, entah bingung entah karena apa…

Nahh saudaraku, saya harap kita tidak juga jadi bingung dengan pertanyaan logis di sekitar keselamatan kita, apakah itu karena Pilihan Tuhan, karena Kehendak Bebas atau karena kerjasama di antara Allah dan manusia yang diselamatkan… Yang jelas, kita bukan seperti orang2 yang harus bersusah payah mengejar anugerah keselamatan, tetapi Martin Luther mengatakan: “Sola Gracia”, hanya karena anugerahNya…, “Sola Christos”, hanya oleh karya Kristus…

Pemahaman yang kita pegang sangat menentukan pilihan2 & cara2 berpikir-bertindak kita dalam menjalankan hidup yang telah diselamatkan.

Sola Gracia, Sola Fide, Sola Scriptura, Sola Christos, Soli Deo Gloria!

Rom 10:9 pun harus dilakukan terus menerus… :slight_smile: jadi bukan hanya sekali terus sudah selamat kan bro? :slight_smile:

he…he… kalo Yesus bilang … belum nyampe jakarta aja…disuruh percaya …sudah nyampe jakarta je…
baca … Mr 11:24 :smiley:

he…he… kalo buat analog yang pas …ah :tongue:

usahanya bukan spy … dapet selamat lagi… ttp spy orang lain juga selamat … so berbagi keselamatan dengan yang lain geto loh ;D

berikut saya postingkan Definisi Anugerah / Definisi Kasih Karunia dari sebuah artikel yg ditulis John Jeshurun

MEMAHAMI PENGERTIAN KASIH KARUNIA

Posting kali ini mau membahas tentang anugerah. Apakah definisi anugerah atau kasih karunia (grace) itu? Pengajaran tentang kasih karunia termasuk yang jarang di gereja, padahal kekristenan adalah kehidupan di dalam kasih karunia Tuhan. Marilah kita pelajari bersama.

Kata ‘kasih karunia’ muncul pertama kali di alkitab pada masa Nabi Nuh. Dikatakan, “Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN”. Nuh hidup dalam kasih karunia Tuhan. Mengerjakan perahu selama 100 tahun dengan kasih karunia Tuhan. Menahan ejekan bahkan makian selama 100 tahun dengan kasih karunia Tuhan. Lihat dua sisi mata uang koin dari pekerjaan Tuhan. Pertama, 100 tahun masa yang panjang itu untuk menuntun manusia di bumi dalam pertobatan. Perahu yang dibangun cukup besar untuk banyak orang, tapi mereka menolak kasih karunia Tuhan, sehingganya isinya sebagian besar adalah binatang. Kedua, 100 tahun juga merupakan masa yang panjang, untuk memurnikan iman Nuh. Nama Nuh dan cerita membangun kapal muncul kembali sebagai salah satu tokoh iman dalam suatu pasal yang terkenal di kitab Ibrani yaitu mengenai iman. Yah, Nuh berhasil.

Nah, firman Tuhan katakan, iman tanpa perbuatan adalah mati. Apa perbuatan iman Nuh? Ya, aku menyebutnya sebagai Faith based actions = perbuatan yang berlandaskan iman. Maka faith based actions dari Nuh adalah membangun kapal. My dear friends, boleh tahu apa-apa saja faith based actions kamu? Kekristenan ternyata ga cuman perkara integritas semata, tapi juga tindakan. Harus ada yang kita kerjakan yaitu panggilan kita. Untuk itulah kita ada di dunia ini. Nuh percaya perkataan Tuhan bahwa dunia mau kiamat (banjir besar) dan dipanggil membangun kapal. Iman = percaya pada Tuhan. Iman = percaya yang tidak kelihatan. Nuh membangun kapal gede hanya dengan tenaga 4 orang laki-laki, padahal tidak ada kelihatan tanda-tanda mau banjir sama sekali. Ketaaatan Nuh dan anak-anak-Nya inilah yang merupakan salah satu hal yang diinginkan Tuhan melalui masa panjang 100 tahun. Pasti banyak pergumulan yang dihadapi mereka. Kalo difilmkan aku lebih tertarik membuat cerita bahwa perahu itu hampir ga jadi karena beratnya pergumulan keluarga Nuh dan pertentangan dari anak-anaknya sendiri. Bagaimana bisa mereka bertahan? Sederhana, mereka mendapatkan surviving grace, mereka hidup dalam kasih karunia Tuhan.

Yesus berkata, “Di luar Aku kamu ga bisa berbuat apa-apa.” Ini jelas. Menyatakan bahwa kita ga bisa diselamatkan, melayani, berbuah, hidup kudus, mengerjakan panggilan di luar Tuhan Yesus! ITULAH DEFINISI KASIH KARUNIA! Ini pengajaran dasar! Harus diajarkan lebih banyak lagi di mimbar gereja, supaya setiap jemaat tahu bagaimana bisa hidup berkenan di hadapan Tuhan. Kekristenan itu hidup berlandaskan kasih karunia! Ada gereja yang agamawi banget, yang terlalu menekankan perbuatan-perbuatan, padahal sama sekali bukan faith based actions. Itu hanya kewajiban agama! Memang orang beriman ga cuman omdo (omong doang), juga harus bertindak. Hanya saja semua tindakan itu haruslah faith based actions, bukan tindakan karena takut. Ternyata masih banyak juga orang yang takut kepada karma makanya berbuat baik, ada juga yang ingin mendapat pahala makanya melakukan kasih, melayani dan pergi ke gereja karena takut mau kiamat atau takut musibah apa lah, yang memberi karena ingin diberkati dan banyak lagi. That’s not faith based actions, aku menyebutnya fear based actions-inilah agama!

DEFINISI DAN TIPE KASIH KARUNIA

Secara sederhana definisi kasih karunia adalah kebaikan, kemurahan dan kekuatan Allah yang diberikan kepada manusia supaya manusia bisa melakukan kehendak Allah dan hidup berkenan kepada-Nya. Tanpa kasih karunia tidak seorangpun bisa berkenan kepada Tuhan, tidak seorangpun yang dapat melakukan kehendak Allah. Ada lagu yang menyatakan, bahwa SEMUA KARENA ANUGERAH-NYA. Baiklah kita bahas beberapa tipe kasih karunia di alkitab. Ada 7 tipe kasih karunia yaitu:

  1. Saving Grace (Kasih karunia untuk mendapatkan keselamatan. )
  2. Knowledge of God Grace (Untuk mendapatkan pengenalan akan Tuhan)
  3. Holiness Grace (Kasih karunia untuk hidup kudus. Menang atas hawa nafsu)
  4. Surviving Grace (Kasih karunia untuk bertahan dalam ujian dan penderitaan)
  5. Forgiving Grace (Kasih karunia untuk mengampuni orang lain)
  6. Ministering Grace (Kasih karunia untuk melayani)
  7. Calling Grace (Kasih karunia untuk menerima dan mengerjakan panggilan)

Jadi dari tipe-tipe ini dapat pula kita buat suatu definisi yang lebih panjang: kasih karunia adalah pemberian Allah yang cuma-cuma untuk menyelamatkan kita, membawa kita kepada pengenalan akan Tuhan, membuat kita dapat hidup kudus, memampukan kita bertahan dan menang atas penderitaan, membuat kita cakap melayani dan membawa kita menuju kepada panggilan kita. Kita diselamatkan oleh kasih karunia dan untuk selanjutnya senantiasa hidup dalam kasih karunia Tuhan. Kita bahas secara cepat ke-7 tipe kasih karunia ini yah.

Kita diselamatkan semata-mata karena kasih karunia Tuhan. Itu bukan hasil usaha manusia, jangan ada seorangpun yang memegahkan diri. Manusia tidak seorangpun sampai kepada penciptanya dengan perbuatan baik. Itu sebabnya Yesus mati di kayu salib, supaya barang siapa yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal (keselamatan).

“Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita, supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal” (Titus 3:5)

Jadi apakah kita harus melakukan perbuatan supaya diselamatkan? Jawabannya: tidak sama sekali. Justru kita diselamatkan untuk melakukan pekerjaan baik (panggilan), yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Diselamatkan oleh kasih karunia, menerima panggilan oleh kasih karunia dan mengerjakan panggilan di dalam kasih karunia. It’s all about grace of God!

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”(Ef 2:8)

Gereja yang tidak hidup dalam kasih karunia dan lebih condong kepada hukum taurat (kewajiban agama) sedang menuju kebinasaan. Apapun yang tidak tinggal dalam kasih karunia Tuhan akan binasa. Apa contohnya? Begini, ada gereja yang mengajarkan amal dan perbuatan kita akan ditimbang dan dibandingkan dengan dosa dan kesalahan kita. Kalo kebaikan kita lebih banyak daripada dosa maka kemungkinan kita akan masuk sorga. Namun apabila dosa dan pelanggaran kita lebih berat hampir dipastikan kita meluncur ke Neraka. Parah sekali! Agama, oh agama. Agama memang ga butuh juruselamat, just perbuatan baik. Ironisnya yang Kristen lahir baru pun jadi ikut-ikutan pula mempercayai penyesatan ini!

“Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus” (-Paulus, Gal 2:21)

Kasih karunia juga membawa kita kepada pengenalan akan Tuhan. Pengenalan akan Tuhan itu diwahyukan, di’anugerahkan’. Seorang bisa saja bikin tesis S3 theologia mengenai ‘pengenalan akan Tuhan’ tapi belum tentu mengenal Tuhan dan masuk surga. Pengenalan akan Tuhan itu sama sekali bukan karena kepintaran manusia menyelidiki alkitab, tapi karena kasih karunia Tuhan saja. Yesus berkata, “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” Umat-Ku binasa karena tidak mengenal akan Allah. Alkita mencatat melalui nabi Yeremia, “Jangan kamu bermegah karena wisdom, karena kekuatan ataupun kekayaan. Tapi siapa yang mau bermegah, bermegahlah karena hal ini: bahwa kamu memahami dan mengenal Aku, firman Tuhan.”

Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. (2 Pet 3:18) Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.” (2 Pet 1:4)

Salah satu hal yang terpenting mengenai kasih karunia adalah dalam menghadapi penderitaan. Alkitab mengajarkan kita secara tegas, bahwa orang yang hidup beribadah akan menderita aniaya. Itu sebabnya kita butuh surviving grace yang membuat kita menang. Yesus mengajarkan kita supaya masuk berdoa lebih intensif saat penderitaan datang, mencari kasih karunia Tuhan. Dia berkata, “Sekiranya mungkin jauhkan cawan ini (penderitaan ini), tapi bukan kehendak-Ku melainkan kehendak-Mu ya Bapa”. Dari sisi manusiawi tentunya kita ga bakal sanggup menerima penderitaan dalam bentuk apapun, karena itu kita harus berlari ke pelukan Bapa mendapatkan kasih karunia (kekuatan-Nya). Paulus mengalami hal yang sama. Dia adalah murid Tuhan yang paling banyak mengalami sengsara dan penderitaan.

Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. (2 Kor 12:8)

Kita diajarkan untuk mengampuni berkali-kali. Sekalipun orang yang bersalah terhadap kita melukai dengan kesalahan yang sama. Bagaimana mungkin kita bisa mengampuni kalo begitu kasusnya? Pelajaran paling penting mengenai pengampunan sebenernya adalah bahwa kita ga bisa mengampuni dengan kekuatan sendiri. Manusia sifatnya suka membalas dendam-itu manusiawi. Itu sebabnya kita butuh kekuatan Tuhan-sesuatu yang ilahi yang datang dari Tuhan sendiri lewat kasih karunia untuk mengampuni (forgiving grace). Karena itulah kita perlu datang dan ceritakan saja (curhat) mengenai perlakukan jahat yang dilakukan orang terhadap kita. Dapatkan kekuatan dari Tuhan-itu kasih karunia-Nya untukk mengampuni. Datang saja kepangkuan Bapa, lapor pada Bapa, jangan gosip ke orang. Jangan balas dendam! Sekali-kali kamu harus berani berdiri dan berkata dalam hati terhadap musuhmu, “Kalo bukan karena Tuhan Yesus, maka sudah kubalas kamu. Tapi kini karena kasih karunia Tuhan justru memang kubalas kamu, tapi dengan kebaikan, bahkan aku berdoa supaya Tuhan bener-bener memberkati kehidupanmu!”.

Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.(Ibr 12:15).

Ya, demikianlah sebuah pengajaran tentang kasih karunia. Ya, memang kekristenan itu adalah tentang kasih karunia. Tidak ada sesuatu apapun yang berkenan kepada Tuhan di luar kasih karunia. Semua hal yang kita dapatkan semata-mata hanya karena kasih karunia Tuhan saja.

Intinya hanya satu: supaya kemuliaan dan hormat semata-mata hanya kita berikan kepada Allah kita Bapa yang baik dan penuh kasih karunia.

In God’s Grace,

John Jeshurun

demikian kutipan artikel

saya tambahkan sedikit

jangan ada orang yg memuliakan dirinya sendiri sudah melakukan ini, itu, …

keselamatan adalah ANUGRAH === yupe 100 % anugrah

tapi setelah itu memang harus ada usaha kita untuk mempertahankan iman kita itu, dan ini tentunya juga dengan pertolongan Roh Kudus

saya mengutip ayat yang di copas bro onde
“Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir… ” (Flp 2:12)

ayat yang di copas bro rapento
Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, YESUS KRISTUS. (2 Pet 3:18) Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.” (2 Pet 1:4)

jadi harus ada usaha kita juga untuk hidup sebagai seorang Kristen

perintah Tuhan Yesus
Mat 28:19-20
19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

jadi Tuhan Yesus katakan juga kita harus berusaha melakukan atau spt Tuhan Yesus

rasul Paulus juga mengatakan
Filipi 3:12-14
12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.
13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus

jadi dengan kasih karunia kita diselamatkan Tuhan dan dengan kaqsih karunia juga kita berlari kepada tujuan yaitu panggilan sorgawi

dan memang semuanya adala anugrah Tuhan

…semua karena anugrah-Nya
…dibri-Nya kepada kita
…semua anugrah-Nya bagi kita
…bila engkau dipakai-Nya…

peace… :slight_smile:

keselamatan itu anugerah dari Tuhan, tapi anugrah yg Tuhan berikan jgn di sia-siakan
harus tetap kerjakan keselamatan itu dengan takut dan gentar,