Pertanyaan sulit bagi orang Kristen

Syalom, nama saya Leya, saya pelayanan di gereja sudah 7 tahun sebagai pemain musik.
Sebenarnya pertanyaan ini timbul dari rekan2 saya yang beragama lain. Karena saya hidup di lingkungan sekuler, maka pertanyaan2 seperti ini sering saya dapatkan. saya sekarang sudah tau bagaimana cara menjawabnya, tapi pertanyaan ini seringkali susah untuk dijawab mengikuti cara berpikir mereka.
Jangan langsung goyah ya imanmu setelah melihat pertanyaan ini. Karena semuanya ada jawabannya.

langsung saja dari saya, pertanyaannya adalah, Apakah Yesus benar2 Tuhan? sedangkan Yesus sendiri tidak tahu kapan hari kedatangan Tuhan “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri” (Matius 24:36)
Apakah Tuhan tidak tau hari kedatanganNya sendiri?

Yesus juga tidak pernah mengaku Tuhan, Yesus mengaku diriNya mesias.
"Jawab Yesus: “Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit” (Markus 14:62)
Disitu tertulis Yesus akan duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa. Berarti ada yang lebih berkuasa daripada Yesus? Apakah Allah Bapa lebih berkuasa daripada Yesus? Yesus siapanya Allah Bapa? Apakah AnakNya?
Jika Yesus adalah AnakNya, berarti Tuhan bisa memiliki Anak. Berarti ada 2 Tuhan.

Yesus tidak mengutus diriNya sendiri, tapi Dia jelas2 diutus oleh Pribadi yang lain.
Jika Yesus adalah satu2nya Allah yang turun ke dunia untuk menjadi manusia untuk menebus manusia, lalu siapakah yang berbicara kepada Yesus pada waktu Yesus dibabtis "Lalu terdengarlah suara dari sorga: “Engkaulah Anak-ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan” (Markus 1:11)
Ada 2 Pribadi yang berbeda. Yesus dan Bapa.

Ini bukan pertanyaan yang menyesatkan, tetapi pertanyaan inilah yang sering dijadikan senjata oleh para pendebat dari agama lain, khususnya islam, dan kebanyakan dari orang Kristen dan hamba Tuhan sekalipun akan sulit untuk menjawabnya. Karena hamba Tuhan akan menjawab sesuai dengan theologi yang didapatkan dari sekolah Alkitab. Sementara Theologi kita berasal dari negara barat yang tidak pernah bersentuhan dengan dunia islam dan tidak pernah memperhitungkan islam dalam agenda bertheologi mereka.

karena pertanyaan2 inilah, banyak orang Kristen menjadi bingung atas identitas Kekristenan mereka, dan akhirnya meninggalkan Yesus.

Mohon dijawab dengan bahasa yang sesimple mungkin, jangan dengan theologi yang berat. Seolah2 anda sedang menjelaskan kepada orang islam

Pertanyaan ini akan dijawab pada postingan berikutnya apabila thread ini sudah lumayan ramai.
Dimohon untuk membaca juga jawaban dari rekan2 kita agar tidak ada jawaban yang sama
Jawabannya tidak boleh bertentangan dengan ayat2 lain dan mudah diterima oleh muslim

Jawaban akan diupdate disini

Syalom sdr Leya , waktu 7 tahun rupanya masih belum cukup terang FirmanNya yang sdr mengerti semoga masih banyak kesempatan yang sdr miliki untuk membawa sdr kepada mengerti.
Saya disini hanya berbagi sedikit tentang apa yang saya terima dari pengertian tentang Iman Kristen , dan sama sekali tidak membandingkan dengan kepercayaan atau agama manapun.

Iman Kristen mengatakan bahwa Selamat = Anugerah Allah saja, itu artinya manusia manapun tidak bisa mencapai selamat dengan upaya apapun yang mungkin bisa manusia kerjakan .

Kej3:23 Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.
3:24 Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

Dari FT diatas menjelaskan bahwa manusia tidak akan mungkin mencapai selamat dengan upayanya.

Yes64:6 Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin
Dan hanya perbuatan Allah sendirilah yang mempunyai nilai baik:
Yes26:12 Ya TUHAN, Engkau akan menyediakan damai sejahtera (= selamat sampai dengan kekal)bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerjakan, Engkaulah yang melakukannya bagi kami
FT di atas mempertegas tentang premis Iman Kristen.

Lalau bagaimana manusia itu selamat ? kalau dianugerahi keselamatan , kalau segala perbuatan manusia yang seperti kain kotor itu diputihkan atau ditebus oleh Allah sendiri.
Yes43:3 Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah Israel, Juruselamatmu. Aku menebus engkau dengan Mesir, dan memberikan Etiopia dan Syeba sebagai gantimu
Yes43:11 Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku

Lalu Yesus itu siapa?:
Luk2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud
Lalu mengapa datang kepada kita baru kira2 2.000 th yang lalu , mengapa tidak lebih awal misl zmn Abraham atau zmn Musa ?.

Karena manusia memang harus memverifikasi dirinya akan ketidak mampuannya memenuhi standard hidup dari Allah ----> diberikan hukum yang terus ditambah hingga se abreg , diberikan waktu yang sangat panjang guna memverifikasi itu yaitu sejak mulai hukum pertama dikenalkan di zmn Musa hingga kira2 1.500 tahun dikemudian , pada waktu itu ketika zmn Yesus terbukti semua manusia masih tetap picik akan ketidak mampuannya spt masih melakukan : sabath, puasa ,sunat, korban dll.
Mana yang lebih mudah dipenuhi ? : Tidak makan buah pohon kehidupan dengan sengaja , atau memenuhi semua hukum taurat yang se abreg itu ?, tentu yang pertama itu jauh lebih mudah untuk dipenuhi dari yang kedua , tapi kalau yang mudah saja tidak dapat dipenuhi ( diusir dari Eden = bukti yang sangat kuat bhw manusia pasti akan makan buah pohon kehidupan dengan sengaja kalau mereka dibiarkan tetap di Eden ) bagaimana bisa tetap ngotot mampu melakukan hukum Taurat ( sabath, sunat, puasa , korban dll dll ) sekalipun waktu 1.500 th telah diberikan ! konyol bukan ?, kalau sudah demikian perlu nggak matanya dipaksa celik ? , Maka Allah harus mencelikkan dengan paksa melalui demonstrasi anugerah hidup yang dilakukanNya sendiri dengan turun sbg Mesias / Juruselamat yaitu Yesus Kristus.

Link berikut semoga bisa melengkapinya.

Salam.

Terimakasih atas jawaban panjangnya, saya klarifikasi, saya sudah mengerti Firman sebelum saya mengambil pelayanan. Bukan belum cukup 7 tahun seperti yang anda sampaikan.
Tapi jawaban anda tidak menjawab pertanyaan, saya tidak menanyakan soal karya penebusan dosa. Mohon dibaca kembali dengan teliti.
Lagipula jawaban yang panjang seperti ini tidak akan mudah dimengerti oleh saudara2 kita umat muslim

Saya baca dg teliti pertanyaan sdr Leya , dimana titik beratnya menanyakan kalau ada dua pribadi Bapa dan Yesus dimana Yesus tidak tahu hari kiamat dll , tentu langsung bisa dicerna bhw maksud pokoknya “ mempertanyakan ke Allah an dari Yesus Kristus “ begitu kan ?

Jawaban saya memang agak cukup panjang tapi intinya menunjukkan dg jelas bhw “penebus “, “juruselamat” itu Yesus Kristus itu sendiri ----> menjawab kan pertanyaan sdr di atas ?, lagi pula link yang saya berikan mempertegas kan siapa Yesus ? .

Tulisan saya bukan untuk berdebat dg kepercayaan atau agama manapun , seperti yang telah saya jelaskan di atas:

Saya disini hanya berbagi sedikit tentang apa yang saya terima dari pengertian tentang Iman Kristen , dan sama sekali tidak membandingkan dengan kepercayaan atau agama manapun.

Di board Kristen ini saya berbagi dg sdr khususnya dan sdr2 lainnya pada umumnya, kalau kmdn sdr berkehendak menjelaskan kepada teman sdr dg cara tersebut di atas saya tidak berkeberatan , kalau sdr ingin menjelaskan dg cara sdr sendiri silahkan saja dan tentu sudah sdr lakukan sebelum sdr menulis di board ini.

Salam.

Karena memang itulah yang ditanyakan oleh saudara2 kita dari umat muslim. Pertanyaan semacam inilah yang menjadi batu sandungan untuk mereka percaya pada Yesus. Jika pertanyaan mereka sudah terjawab, maka tidak ada batu sandungan lagi untuk mereka, dan memudahkan mereka percaya Firman Tuhan.

“Penebus dan Juruselamat adalah Yesus Kristus itu sendiri.” Benar, karena ada ayatnya
"Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yohanes 14:6)

Coba saya kutip kalimat di link postingan anda

Anda mengatakan Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus itu satu. itu akan bertentangan dengan ayat ini:
"Kata Yesus kepada mereka: “Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.” (Yohanes 8:42)
Saya tidak mengatakan bahwa Yesus bukan Allah, tapi bagaimana anda menjelaskan bahwa Yesus sendiri sebagai Allah, diutus oleh Allah lain, yaitu Allah Bapa. Tinggi mana antara Yesus dengan Allah Bapa? Apakah Allah mengutus diriNya sendiri?

Tapi pada kenyataannya, sedikit banyak kita akan dipertemukan dengan pertanyaan seperti ini. dimana jika kita tidak dapat menjawab, maka mereka meragukan keimanan kita. Maka janganlah kekristenan hanya dapat diterima oleh orang Kristen saja. tetapi mudah dicerna oleh umat islam.

Saya setuju, tetapi jawaban anda kurang efektif diterima di kalangan muslim.

Imho YESUS KRISTUS adalah sebuah wadah yang diwujudkan Tuhan untuk menyatakan keTuhanan Nya kpd manusia.

Yohanes 1:18 Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Jadi Yesus bukan Allah spt di TAHTA surga tetapi perwujudan dalam ciptaan yg bisa dilihat dan diraba. Jadi so pasti beda.

2000 tahun yang lalu ketika ide bahwa Yesus adalah Putra Allah diperkenalkan Tuhan kpd manusia, ide ini dianggap aneh dan mendpt tantangan dahsyat dan Yesus Kristus dituduh menghujat sehingga mati disalibkan.

Tetapi nabi Yesaya telah menyatakan bahwa sesungguhnya Yesus sendiri adalah perwujudan Allah dalam tubuh manusia, (meskipun hanya WADAH belaka jelas beda dgn Allah di TAHTA surga).

Yesaya 9:6 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Terimakasih sudah membantu menjawab. Jawaban anda lebih nyambung daripada jawaban rekan kita sebelumnya.

Saya sangat setuju dengan jawaban ini. Tetapi jawaban ini lebih dipahami oleh orang Hindu, dimana adanya reinkarnasi Allah dalam wujud manusia.

Apakah ini berarti Allah memiliki Anak yang diutus ke dunia untuk menyatakan Diri? karena islam tidak mengakui Allah memiliki anak. Kristen pun juga sebenarnya demikian. Anak adalah kiasan. Jawaban anda tinggal sedikit lagi.

Bahkan sampai saat ini, tuduhan itu masih berlaku karena istilah “Anak” tersebut. ini yang harus kita luruskan.

Benar sekali, nantinya jawaban saya juga akan menyangkut ini

Terimakasih sudah menjawab :smiley:

Anda mengatakan Allah Bapa, Anak, dan ROH KUDUS itu satu. itu akan bertentangan dengan ayat ini: "Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku." (Yohanes 8:42) Saya tidak mengatakan bahwa Yesus bukan Allah, tapi bagaimana anda menjelaskan bahwa Yesus sendiri sebagai Allah, diutus oleh Allah lain, yaitu Allah Bapa. Tinggi mana antara Yesus dengan Allah Bapa? Apakah Allah mengutus diriNya sendiri?

Berarti link yang saya sertakan itu tidak sdr pahami , atau barang kali ada yang kelewat, sehingga yang sdh saya jabarkan itu sdr tanyakan kembali disini: saya jelaskan ulang sebagian dari yang saya jelaskan disana :

Allah yang Esa ------> untuk kepentingan menjelaskan/ mengajar kepada manusia milikNya yang sedang merantau di bumi itu harus memerankan:

1 Allah Bapa sbg Bapa dari umat pilihan/bangsa pilihan .
Yes63:16 Bukankah Engkau Bapa kami? Sungguh, Abraham tidak tahu apa-apa tentang kami, dan Israel tidak mengenal kami. Ya TUHAN, Engkau sendiri Bapa kami; nama-Mu ialah “Penebus kami” sejak dahulu kala
Ul32:6 Demikianlah engkau mengadakan pembalasan terhadap TUHAN, hai bangsa yang bebal dan tidak bijaksana? Bukankah Ia Bapamu yang mencipta engkau, yang menjadikan dan menegakkan engkau?

2 Allah Roh Kudus Luk11:24-26 , Yes44:2 , Yes 46:3-4 , Yes51:12.

3 Allah Putra Yes43:3, Yes 43:11 , Luk2:11 .

Yes43:3 Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah Israel, Juruselamatmu. Aku menebus engkau dengan Mesir, dan memberikan Etiopia dan Syeba sebagai gantimu
Di sini Allah menjelaskan bahwa juruselamat yang menebus itu adalah Allah sendiri

Yes43:11 Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku
Di sini Allah menjelaskan bahwa juruselamat itu adalah Allah sendiri.

Luk2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud
Di sini Allah menjelaskan bahwa yang lahir itu adalah Juruselamat , atau lebih gamblang lagi yang lahir hari itu di suatu hari akan mendemonstrasikan peran penyelamatan manusia.

Gabungkan Yes 43:3, Yes43:11 dan Luk2:11 diatas apa kesimpulannya ?
Yesus Kristus itu adalah Allah sendiri dalam peran sebagai juruselamat , jelaskah ?.

Bisakah manusia itu pada akhirnya mengerti bhw ; keselamatan = anugerah Allah saja kalau Allah tidak mengenalkan diriNya sebagai Bapa, Putra, ROH KUDUS, kepada manusia ? .
Jawabnya: tidak bisa.

Jadi adalah suatu keharusan adanya peran sang Mesias , sebagai yang mendemonstrasikan Anugerah hidup dari Allah.

Salam.

Berarti kan menurut anda Allah yang Esa memerankan ke-3 karakter tersebut?

  1. Pada saat perjanjian lama, Allah berperan sebagai Allah Bapa.
  2. di Perjanjian Baru, Allah turun dalam wujud Yesus (disini singgasana Allah kosong, karena Allah sedang turun ke bumi dalam bentuk Yesus)
  3. kemudian Yesus naik ke surga, kemudian Allah turun lagi dalam bentuk ROH KUDUS?

Begitu maksud anda?

Kalau menurut anda Allah memerankan Yesus, lalu suara siapakah yang datang dari langit pada waktu Yesus dibabtis?
"Lalu terdengarlah suara dari sorga: “Engkaulah Anak-ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan” (Markus 1:11)

Muslim akan kebingungan dengan jawaban anda.
Kekristenan tidak serumit itu, Terimakasih sudah menjawab ;D :afro:

Berarti kan menurut anda Allah yang Esa memerankan ke-3 karakter tersebut? 1) Pada saat perjanjian lama, Allah berperan sebagai Allah Bapa. 2) di Perjanjian Baru, Allah turun dalam wujud Yesus (disini singgasana Allah kosong, karena Allah sedang turun ke bumi dalam bentuk Yesus) 3) kemudian Yesus naik ke surga, kemudian Allah turun lagi dalam bentuk ROH KUDUS?

Begitu maksud anda?

Tidak

Allah yang esa baik sebelum mencipta maupun setelah punya ciptaan tetaplah Esa, Sebelum mencipta manusia di bumi sementara ini Allah telah punya ciptaan para malaikat , pada waktu itu Allah tidak mengenalkan dirinya sebagai Bapa, Putra dan Roh Kudus kepada para malaikatnya karena istilah itu tidak dikenal di alam kekal itu ( malaikat tidak punya gender tidak bisa beranakpinak maka sangat asing istilah itu buat mereka ).
Ketika Allah mencipta manusia yang umurnya terbatas di bumi sementara ini maka spy tidak punah semua ciptaannya dibumi ini diberi kemampuan bereproduksi , dari situlah dan karena tujuan Allah mencipta manusia adalah untuk memuliakanNya( Yes43:7 ) maka manusia itu harus mengerti bahwa Selamat itu = Anugerah Allah saja untuk kepentingan ini manusia milikNya di bumi ini harus di ajar agar pada akhirnya mengerti akan premis itu tanpa mengerti akan premis itu tidaklah mungkin manusia itu bisa memuliakan Allah, maka Allah yang esa itu mulai mengenalkan diriNya sebagai Bapa dari manusia milikNya itu ( bgs pilihan Ul32:18 , Yoh1:13 ------> bangsa pilihan lahir dari Allah ), demikian pula dengan peran Allah Roh Kudus yang pasti akan menyertai dan membimbing dan memurnikan milikNya itu ketika hidup di bumi ini , dan juga Allah Putra sang Mesias yang akan mendemonstrasikan anugerah hidup dari Allah , dan oleh pengajaranNya secara lengkap ini manusia sampai kepada mengerti bhw selamat itu = anugerah Allah saja .

Kalau menurut anda Allah memerankan Yesus, lalu suara siapakah yang datang dari langit pada waktu Yesus dibabtis? "Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan" (Markus 1:11)

Ya suara Allah yang Esa , dalam rangka mengenalkan bhw ybs adalah Mesias yang pada saatnya akan mendemonstrasikan Anugerah hidup dari Allah , pada saat demonstrasi itu dilakukan peran sang Mesias akan sbg yang ditahirkan selain yang mentahirkan/imam , dan peran korban yang mencurahkan darah untuk pentahiran ( dalam link diatas saya juga sertakan sub link bacalah disitu semuanya insya Allah akan jelas ).

Kekristenan tidak serumit itu

Tidak ada yang rumit semua jelas , dan sistematis .

Salam.

Ada lagi yang mau bantu menjawab?

Malaikat sudah mengetahui soal beranak pinak dari sebelum manusia ada, karena hewan sudah beranak pinak.

Jadi maksud anda Allah membelah diri? Allah Bapa tetap ada, lalu ada bagian dari Allah yaitu AnakNya yang turun ke bumi untuk mendemonstrasikan Anugerah hidup dari Allah?
Kalau anda berpikiran Allah dapat memiliki anak, maka Allah bisa bereproduksi?

Memang benar, tidak ada yang rumit. yang rumit adalah penjelasan anda.
anda mengatakan Allah memerankan 3 peran (di postingan lain). lalu anda bilang “tidak” di thread saya.
ini susah dipahami umat Muslim. anda tidak berbakat menjelaskan hal ini pada mereka.

ehem, gw coba jelasin, kasi waktu gw ngetik 2 jam (mo nyusun kata kata) :afro:

Ada lagi yang mau bantu menjawab? up up up up…

ditunggu penjelasannya, tidak boleh lebih dari 5000 karakter dalam 1 post

@ sdr Leya.

Malaikat sudah mengetahui soal beranak pinak dari sebelum manusia ada, karena hewan sudah beranak pinak.
Beranakpinak baru ada setelah mati Tergenapi, atau setelah Kej2:17 ter genapi, sebelum itu belum ada beranakpinak.
Jadi maksud anda Allah membelah diri? Allah Bapa tetap ada, lalu ada bagian dari Allah yaitu AnakNya yang turun ke bumi untuk mendemonstrasikan Anugerah hidup dari Allah? Kalau anda berpikiran Allah dapat memiliki anak, maka Allah bisa bereproduksi?

Allah yang Esa untuk kepentingan mengajar milikNya bertindak sebagai sang Pengajar.

Manusia sebagai yang diajar.

Dalam proses belajar itu sang Pengajar mengatakan:

Ul32:18 Gunung batu yang memperanakkan engkau, telah kaulalaikan, dan telah kaulupakan Allah yang melahirkan engkau
Lalu yang diajar mulai memahami sedikit demi sedikit .

Yes63:16 Bukankah Engkau Bapa kami? Sungguh, Abraham tidak tahu apa-apa tentang kami, dan Israel tidak mengenal kami. Ya TUHAN, Engkau sendiri Bapa kami; nama-Mu ialah “Penebus kami” sejak dahulu kala
Jadi Bapa yang melahirkan para yang diajar itu adalah Allah yang Esa itu sendiri --------> Allah Bapa.

Dalam proses belajar berikutnya sang pengajar mengatakan:
Mark1:11 Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.
Yang diajar saat itu belum paham benar, tapi tetap disimpan erat dalam hatinya sampai waktu anugerah pengertian itu tiba padanya --------> akhirnya setelah digenapi demonstrasi anugerah hidup maka yang diajar mengatakan:
bhw yg di Mark1:11 maksudnya ybs adalah Mesias yang pada saatnya akan mendemonstrasikan Anugerah hidup dari Allah , pada saat demonstrasi itu dilakukan peran sang Mesias akan sbg yang ditahirkan selain yang mentahirkan/imam , dan peran korban yang mencurahkan darah untuk pentahiran
Jadi Putra itu yang mendemonstrasikan anugerah hidup itu adalah Allah yang Esa itu sendiri ---------> Allah Putra.
Karena demonstratornya tidak mungkin makhluk ciptaan haruslah Allah sendiri.

Saya kutip sebagian dari sub link di atas:

Pesan itu kira2 kalau dirangkum berbunyi :
" Hai manusia engkau tdk akan bisa mencapai selamat dg upayamu sendiri sebaik apapun itu, itu hanya bisa sampai padamu kalau dianugerahkan oleh Allah sendiri ( Ef2:8), anugerah itulah yg akan Aku demontrasika sebentar lagi padamu (1Pt1:5) ,nanti Aku akan dibunuh saat itulah digenapi keselamatan= anugerah Allah yaitu darah domba korban = darahKu = darah Allah, imam = Aku sendiri = manifestasi Allah (Why5:9) , yg ditahirkan akan Aku perankan sendiri yg artinya adl ketentuan Allah (bukan org yg mulutnya mengatakan mau tapi hanya yg direncanakan sejak kekekalan /namanya ada dikitab kehidupan/yg hatinya dibuat mau ), setelah tiga hari Aku akan bangkit dari kubur sbg bukti kemenangan atas maut, sekaligus konfirmasi bahwa peristiwa ini adl manifestasi anugerah hidup dari Allah, dan kamu yg percaya (percaya bhw peristiwa itu adl manifestasi anugerah hidup ) adl orang yg menang/selamat, tp bila kamu tdk percaya maka kamu akan mengatakan bhw Aku bukanlah Allah sendiri Aku yg bukanlah Allah akan kamu katakan pula sbg ciptaan spt kamu, kalau Aku adl ciptaan maka Aku pun tdk luput dari mati rohani (sama bangkainya ) berarti peristiwa ini bukanlah manifestasi anugerah hidup ( tdk ada ketentuan selamat = anugerah Allah ) krn Aku harus mencapai selamat untuk diriKu sendiri dg perbuatanku , dan artinya pula semua manusia harus membayarnya masing2 dg perbuatan baiknya sendiri sendiri, lalu mengapa kamu tdk bisa melakukan hk taurat ?, mengapa Aku dikatakan Mesias/Kristus/yang diurapi, mengapa Aku dikatakan juruselamat (Lk2:11) , mengapa Aku dikatakan penebus (Ef1:7) siapa yg Aku tebus ?, kamu yg tdk percaya adl orang2 yg kalah dg keberadaanmu ini kamu sedang menjalani keniscayaanmu menuju binasa kekal."

Memang benar, tidak ada yang rumit. yang rumit adalah penjelasan anda. anda mengatakan Allah memerankan 3 peran (di postingan lain). lalu anda bilang "tidak" di thread saya.
Yang saya jawab tidak adl statement sdr, karena yang saya tulis tidak seperti yang sdr coba simpulkan shg timbul pertanyaan sdr spt :
Begitu maksud anda?

Salam.

Sumpah man… gw aja bingung sama jawaban lu.
Mba/Ibu/sist Leya itu tanya intinya kenapa Allah yang Esa itu bisa jadi 2? Allah Bapa dan Allah Anak. Memangnya Allah beranak? itu yang ditanyakan. Tapi lu ngotot menjelaskan kalau Putra itu Allah yang Maha Esa itu sendiri. Sementara waktu Yesus dibabtis, ada suara lain.
udah itu doang pertanyaannya. ijinkan gw menjawab

Jadi gini ya mba/ibu/sist…

ANAK ALLAH itu sebenernya cuma “sebutan” atau “kiasan” dari Firman Allah…
Yesus adalah Firman Allah yang menjadi manusia.
ini ayatnya…
(Yohanes 1:14) Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
Sebutan Anak itu diwarisin sama gereja, anehnya gereja nganggep Yesus sebagai Anak Allah beneran. ;D ;D
Allah itu tidak pernah melahirkan Allah… yang dilahirkan Allah itu FIRMAN
Nggak mungkin Allah punya Anak. Kita bisa diketawain sama orang Islam ;D ;D ;D ;D ;D

Trus kenapa Yesus disebut Anak Allah?
Karena Firman itu KELUAR dan LAHIR dari mulut Allah.
(Yohanes 8:42)… sebab Aku keluar dan datang dari Allah
Apapun yang berasal dari Allah, adalah Allah juga.
Firman itu adalah Allah, ini ayatnya…
(Yohanes 1:1) Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah

Kalo kita mau membandingan dengan apa yang Islam punya
btw ini penjelasan yang gw kira sangat gampang dipahami sama orang Islam ya…

Tinggi mana? Muhammad dengan Quran?
Jelas tinggi Quran, karena Muhammad memberitakan Quran.
Quran itu diturunkan oleh malaikat, yang kemudian diterima oleh dia, untuk diberitakan

Tinggi mana? Yesus dengan Injil?
Jelas tinggi Yesus, karena Injil memberitakan tentang Yesus.
Injil adalah serangkaian peristiwa tentang Yesus yang dicatat.

dengan kata lain…
di Islam, firman itu turun dalam bentuk kitab. kalau di Kristen, Firman itu turun dalam bentuk manusia.
Dialah Yesus.
yang satu firmannya dalam bentuk buku (dibaca). yang satu lagi Firmannya dalam bentuk manusia (bisa ngomong, ngajar, dll)
Yesus setara dengan Quran. walopun kita tidak mempercayai Quran sebagai firman, tapi kalo mau membandingan harus FAIR

kenapa Yesus bisa melakukan banyak mukjizat?
Karena Dia adalah Firman, Firman itu berkuasa.
Allah menciptakan dunia dengan berfirman.
ini ayatnya
(Kejadian 1:3) Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi
maka sangat gampang jika Firman itu cuma menyembuhkan orang lumpuh dan buta
(kalo dunia aja bisa diciptakan, cuma nyembuhin orang sakit doang sih NGGAK LEVEL)

Lalu KeTuhanan Yesus didapatkan darimana?
Karena Firman itu dari Allah, maka Firman itu sehakekat dengan Allah.
Lalu Firman itu turun ke dunia, lahir dari Maria, menjadi sehakekat dengan kita.

Kenapa Yesus ditunjuk menjadi hakim di akhir jaman? Di dalam Islam pun disebutkan bahwa Isa Almasih adalah hakim yang adil di hari kiamat
Karena kalo yang menghakimi Allah Bapa sendiri, dijamin semua orang masuk neraka.
Karena standartnya Allah itu tinggi sekali, sedangkan standart manusia itu rendah sekali.
Supaya adil, harus ketemu di tengah2.
Yesus sebagai Firman, Dia sehakekat dengan Allah, tidak berkompromi dengan dosa.
Tapi Yesus sebagai manusia, Dia tau batas kekuatan/kemapuan manusia.
Maka Yesuslah Orang yang paling tepat untuk menjadi hakim, karena Dia bisa melihat dari kedua belah sisi

GW KIRA SAMPE SINI SUDAH JELAS YA MBA/BU/SIST kembali ke pertanyaan mba/bu/sist

Tentu saja Firman itu tidak tau, karena yang tau adalah sang pemilik Firman itu, Dia adalah Allah Bapa sendiri

Jelasss… Allah Bapa jelas lebih tinggi dari Yesus. Sekarang gini deh, Yesus berasal dari mana? Dari Bapa…
tapi apakah Bapa berasal dari Yesus? Jawabannya TIDAK. Karena Firman itu berasal dari Bapa. Oleh sebab itulah, Yesus yang diutus oleh Bapa, bukan Bapa diutus oleh Yesus.
Tuhan tetep 1, Karena Yesus Firman Tuhan. Sang Pemilik Firman itu cuma 1. Allah itu cuma 1.

Udah jelas itu suara Allah Bapa.

OKE SEKIAN DAN TERIMAKASIH, JAWABAN GW GAK AKAN BERTENTANGAN DENGAN AYAT MANAPUN.
DAN NGGAK AKAN BERTENTANGAN DENGAN LOGIKA ISLAM

Salam buat sdr Hanatoz.
Dalamdiskusi tidak ada niatan membuat teman dikusi bingung , sayapun demikian, kebingungan sdr kalau boleh saya duga adl krn sdr belum mengikuti alur pikiran diskusan teman sdr , dijauhkanlah saya dari ngotot dalam diskusi , prinsip saya diskusi itu berbagi , jadi ada ruang untuk berbeda pendapat .

Mk dlm menjelaskan ke sdr kan saya tidak perlu menulis ulang yang saya sdh tulis bukan ? , coba pelan2 sdr baca yang saya tulis di reply #2 kalau perlu dg reply berikutnya beserta link nya yg saya sertakan ( boleh pula menanggapi langsung di link yang saya sertakan , kecuali kalau sdh tidak bisa di respon disana bisa dibawa kesini ).

Selamat berdiskusi .
Salam.