Perlukah Konseling Pra-Nikah?

Jika Anda berencana untuk menikah dalam waktu dekat, tidak ada yang lebih penting yang dapat Anda lakukan selain melakukan konseling pra-nikah. Dengan melakukan hal ini, Anda akan mempersiapkan hidup Anda sendiri – tidak hanya persiapan pernikahan Anda. Jadi, kenapa konseling pra-nikah itu penting?

Konseling Pra-Nikah Secara Signifikan Mengurangi Kemungkinan Anda Dari Perceraian

Mengapa? Di dalam konseling pra-nikah, pasangan belajar ketrampilan seperti bagaimana melakukan komunikasi yang efektif dan meresolusi konflik. Hal ini sangat penting untuk menciptakan pernikahan yang berhasil. Konseling pra-nikah memungkinkan pasangan untuk melakukan diskusi yang aman, serius dan sukses mengenai keyakinan mereka, nilai-nilai mereka, tujuan hidup mereka, harapan-harapan dalam hidup, anak-anak, peran, keuangan dan mengungkapkan kebenaran tentang hal-hal pribadi yang harus dibagi.

Konseling Pra Nikah Akan Meningkatkan Pernikahan Yang Lebih bahagia Dan Lebih Sukses

Orang-orang tidak menikah untuk gagal. Konseling pra-nikah membantu Anda untuk menghadapi dan mencari jalan keluar bagi setiap permasalahan yang serius sebelum Anda berkata “Saya bersedia”. Hal itu mendatangkan keuntungan yang sangat besar bagi Anda berdua. Anda lebih siap untuk menciptakan, memelihara dan mempertahankan sebuah pernikahan yang lebih bahagia dan saling memuaskan.

Jadi, jika Anda menginginkan pernikahan yang berhasil, konseling pra-nikah lebih penting daripada menemukan gaun yang tepat untuk pernikahan Anda. Karena setelah pernikahan, Anda akan menyimpannya di dalam lemari dan tidak akan pernah mengenakannya lagi sedangkan suami Anda akan berada di hidup Anda selamanya. Pikirkan hal ini!

Source : mfgmarriage.com

Yup… kalau sudah di dalam pernikahan harus selalu terbuka juga antar suami-istri
:afro:

Benar, di Katolik wajib hukumnya :slight_smile:

Iya, sebagai bekal untuk mengarungi bahtera rumah tangga

Walah… Belom kenal HKBP rupanya? :azn:

satuju neh…perlu namanya bimbingan pra nikah alias BPK…

ada apa bro lades dengan HKBP?

Ada satu pertanyaan menggelitik yang disampaikan salah satu teman kantor (katolik) saat mengikuti bimbingan pra nikah.

Pastor bertanya kepada istri : Jika suami, ayah, dan ibu kamu terombang ambing di lautan, dan kamu hanya punya satu pelampung untuk diberikan kepada ke-3 orang tersebut. Apa yang akan kamu lakukan ?
Note : pertanyaan ini di ajukan di depan suami, ayah, dan ibu istri.

Misalnya dia jawab akan melempar pelampung kepada ayah atau ibu, pastor akan berkata : oke, kamu kembali lagi kesini kalau sudah siap. :slight_smile:

HKBP mang namanya apa ladesh :slight_smile:

sebenarnya apa sih tujuan utama konseling pranikah itu

karena banyak juga yang kutahu dia konseling pranikah tapi keluarganya juga porak2nda ( walau tidak bercerai )

jadi betti aja dengan yang tidak ikut konseling pranikah

pertanyaan yg sulit…jawaban yg bener apa tuh?
sadis amat suruh dateng ke sana kl uda siap…huehue

Apa aja om… :tongue:

lah…aku juga nanya
kok malah ditanya balik …hehehe

tapi pengalamanku waktu konseling pranikah neh

salah satu pertanyaannya adalah

“apakah kalian pernah berhubungan ( baca ML )”

klo pernah…tidak jadi pernikahan kudusnya

makanya ati2 dikau ladesh… :slight_smile:

Nah itu dia… Bruakakakak… Peace
:happy0025:

jadi bro lades uda bimbingan pra nikah ya???hehehe

Ya…
Ya…
Ya…
Ya belum lah om…
Ckckck…