Penyebutan "Anak ALLAH" bagi YESUS mengandung pengertian Ia MANUSIA, bukan ALLAH

Mat. 16:15 Lalu YESUS bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”
Mat. 16:16 Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak ALLAH yang hidup!”
Mat. 16:17 Kata YESUS kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Mat. 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Mat. 16:19 Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”

Penyebutan “Anak ALLAH yang hidup” oleh rasul Petrus untuk YESUS, dikatakan-Nya bukan berasal dari manusia melainkan berasal dari Bapa-Nya yang di sorga.

Hal itu mengindikasikan pengertian bahwa Bapa sorgawi memandang manusia sebagai Anak-anak-Nya –yang pada saat itu hanya YESUS sebagai satu-satunya (yang Tunggal) dan benar-benar menggambarkan sebagai Manusia, Anak ALLAH–

Oleh sebab itu Kitab Suci mengatakan bahwa Ia adalah Adam ‘kedua’?, Anak ALLAH yang Sulung.
Yoh. 3:16 Karena begitu besar kasih ALLAH akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

1Kor. 15:45 Seperti ada tertulis: “Manusia (Anak ALLAH) pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup”, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.

Kol. 1:15 Ia adalah gambar ALLAH yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,

Ibr. 1:6 Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat ALLAH harus menyembah Dia.”

Salam,

:slight_smile: Lalu bagaimana hubungannya dengan :
:coolsmiley: Seluruh Kepenuhan ELOHIM (Allah) berkenan ditinggal di dalam Dia (Anak Manusia/Anak ELOHIM)
Salam

Jika Kemuliaan ALLAH (Gambar dan rupa ALLAH) diperkenankan oleh ALLAH untuk tinggal sepernuhnya di dalam Yesus adalah hal wajar; Sebab Yesus Kristus adalah benar-benar seorang manusia tanpa dosa –karena Ia berasal dari Roh Kudus; BUKAN dari keinginan seorang laki-laki–.

Salam,

Ikutan ah…

Ketika lahir menjadi manusia, Yesus memang benar2 manusia…bukan sekedar roh penampakan. Ungkapan “Anak Allah” adalah berarti bahwa Ia keluar dari Bapa, Ia paling di kasihi Bapa, Ia Sang ahli waris…

Setelah Yesus hadir, Allah Bapa tidak campur tangan lagi dalam dgn urusan manusia.

Yg membedakan Yesus dgn manusia lainnya adalah bahwa Ia lahir dari roh kudus dan tidak terkorupsi oleh dosa Adam, dan juga Ia di beri kuasa yg besar oleh BapaNya atas bumi dan langit.

Penyebutan Bapa/Father bagi Allah hanya di ucapkan oleh Yesus (waktu itu).

Lalu sekarang Yesus itu apa? Sekarang Yesus Kristus adalah Allah dan Tuhan untuk umat manusia. Manusia akan di ambil dari kuasa allah2 (penggarap) lainnya.

Elohim, which is the plural form of the word Elo'ah, Elo'ah being derived out of the word El, meaning [b]"one of power and authority"[/b] or "mighty one." The plural form of the word El is Elim-mighty ones.

Salam…

Kalo dibilang MANUSIA iya sih, gini yah mungkin Bapa diSorga meliha bahwa umatNya yang ada didunia ini sudah semakin banyak berbuat dosa, oleh sebab itu Ia mengaruniakan anakNya (YESUS) untuk menebus dosa kita. Jadi kalo mau dibilang manusia, gak sepenuhnya juga manusia kale, soalnya karena YYESUSlah kita ditebus, langka banget seseorang yang mau mati demi orang berdosa (buat orang yang gak berdosa aja masih pikir tujuh keliling apalagi orang berdosa) Logikanya, YESUS itu Allah cuma karena belas kasih dari Bapa diSorga untuk manusia (yg gak tau balas budi) sehingga Bapa diSorga merelakan anakNya…
Manusia itu kan otomatis punya dosa (dari Adam) tetapi YESUS tidak because He different
*maaf yah komenku panjang banget, semoga dimengerti, yang gak setuju dengan statementku boleh comen kok :happy0025:

GBU~

TEPAT!!! :afro:

Ia adalah Allah dan Tuhan bagi manusia; BUKAN TUHAN, ALLAH Yang Benar (Yang ROH itu).

Atau dengan kata lain…
Ia diangkat dan dijadikan oleh Bapa-Nya –TUHAN, ALLAH Yang Benar itu– sebagai TUAN/SESEMBAHAN –yang harus ditaati/diikuti perkataan-Nya sebagai PANUTAN orang-orang percaya sebagai jalan hidup–. bagi orang-orang percaya.

Mat. 17:5 Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”

Oleh Sebab itu Yesus Kristus berkata:
Yoh. 13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.

Salam,

lalu TUHAN, ALLAH yg benar itu, Allahnya siapa ?

Tolong sodara baca dan pahami…

Yes. 54:5 Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, ALLAH Israel, Ia disebut ALLAH seluruh bumi.

Salam,

sebelumnya kamu bilang yesus adalah Allah dan Tuhan bagi manusia, lalu kamu bilang TUHAN adalah Allah Israel dan Allah seluruh bumi.

siapa Israel ? dan apa bumi ?

Baca penjelasan saya yang ini dong…

Salam,

itu artinya kamu harus menyembah TRI-PROSOPHON IN UNITY yaitu Bapa, Anak dan RK.

Menurut zbn, Tahi itu juga bisa disebut Tuhan dan Allah.
Jadi sebutan Tuhan dan Allah untuk Yesus difahami dalam konteks seperti sebutan Tahi.

Kalau sodara mau mengartikannya seperti itu juga gak apa-apa kok…
Sebab, apapun bisa dijadikan orang sebagai Tuhan dan Allahnya… masakah TUHAN, ALLAH Yang Benar tidak boleh menjadikan dan menetapkan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Allahnya manusia?

Salam,

Kalau sodara katakan bahwa –saya– dengan pengertian/pemahaman saya mengenai TUHAN, ALLAH Yang Benar di dalam Anak-Nya, YESUS KRISTUS itu –saya– HARUS MENYEMBAH “TRI-PROSOPHON IN UNITY” (yaitu Bapa, Anak dan ROH KUDUS); Saya pikir, itu sangat menyesatkan pengertian yang benar akan maksud dan kehendak Bapa dalam hikmat Pengenalan yang dianugerahkan-Nya kepada saya.

Sebab tentang “MENYEMBAH” TUHAN, ALLAH Yang Benar dalam roh dan kebenaran itu tidak sama seperti penyembahan2 yang diajarkan dan dilakukan oleh orang-orang gereja dengan spirit “AGAMA Kristen”; Melainkan seperti yang diajarkan oleh rasul Yohanes ini:

1Yoh. 5:20 Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak ALLAH telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya YESUS KRISTUS. Dialah kebenaran ALLAH dan hidup yang kekal.

Sejiwa juga dengan penjelasan rasul Paulus ini:
Rm. 7:25-26 Syukur kepada ALLAH! oleh YESUS KRISTUS, Tuhan kita. Jadi dengan akal budiku aku melayani hukum ALLAH, tetapi dengan tubuh insaniku aku melayani hukum dosa.

Salam,

Kenapa menyesatkan, bukannya kamu bilang TUHAN, Allah yg benar menetapkan YESUS KRISTUS sebagai Tuhan dan Allah yg harus kamu sembah ?

Kamu menyembah TUHAN, Allah yg benar, tetapi TUHAN, Allah yg benar yg kamu sembah juga menetapkan yesus KRISTUS sebagai Tuhan dan Allah yg harus kamu sembah juga.

Itu berarti kamu harus menyembah TUHAN dan menyembah YESUS KRISTUS.

Perhatikan perbedaan pengertian antara sodara dan saya mengenai Bapa dan Anak.

TUHAN, ALLAH Yang Benar telah menetapkan Anak-Nya, Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Allah bagi semua orang.

Jelas? :coolsmiley:

Salam,

Kalu Bapa adalah “TUHAN, ALLAH Yang Benar”, apakah Anak, Tuhan dan Allah yg benar atau palsu?

Ya memang saya sudah maklumi, menurut pemikiran kamu, kualitas keTuhanan dan KeAllahan Yesus boleh saja setara dengan Tahi tetapi tidak boleh setara dengan Bapa.
Sesat kau gan!

Kitab Suci tidak pernah mengajarkan “KESETARAAN” antara Bapa dengan Anak.
Hanya ‘Gereja’ dengan ajarannya yang mengajarkan seperti itu.

Yoh. 12:49 Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.

Jika Bapa dengan Anak itu “SETARA” maka Yesus Kristus tidak akan mengatakannya seperti itu; Sebab, Ia juga bisa memerintahkan Bapa.
Tetapi faktanya tidak pernah kita dapati –di dalam pernyataan-Nya–, Yesus Kristus memerintahkan Bapa. :smiley:

Salam,

Sodara mempertanyakan perbedaan pengertian antara “TUHAN, ALLAH Yang Benar” bagi Bapa dengan “Tuhan, Allah untuk semua orang” bagi Yesus Kristus; karena sodara tidak mengenal Kebenaran dengan benar.

Yohanes mengatakan:
1Yoh. 5:20 Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak ALLAH telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dialah Kebenaran ALLAH dan hidup yang kekal.

Yesus Kristus sendiri mengatakan:
Yoh. 16:1 "Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.
Yoh. 16:2 Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.
Yoh. 16:3 Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.

Salam,