Pengangkatan [ Rapture ] Tidak Pernah Dijanjikan Tuhan Yesus

lihat topik pemisahan bukan pengangkatan…

Apabila seseorang hidup sesuai dengan maksud dan kehendak Bapa maka kebangkitannya untuk hidup kekal sudah berlangsung sejak ia masih hidup di dunia.

Yoh. 11:25-26 Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?”

Hal itu dikatakan-Nya oleh karena –dalam pandangan-Nya– semua orang adalah orang2 mati –lihat Luk.9:60–
Oleh sebab itu Ia katakan bahwa barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.

Selanjutnya, setelah orang2 mati itu percaya kepada Yesus Kristus maka ia akan disebut sebagai orang hidup.

Oleh sebab itu selanjutnya, Yesus Kristus mengatakan: “…dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.

Salam,

Pandangan sodara yang saya tebalkan di bawah ini adalah pandangan yang salah/keliru.

Salam,

Kata “orang-orang mati” dalam Yoh. 5:25 adalah bukan maksud-Nya ditujukan kepada mereka yang sudah ada di dalam kubur; tetapi kepada mereka, orang-orang yang masih bergerak, tetapi yang dalam pandangan-Nya adalah orang-orang mati. Untuk hal yang itu saatnya memang sudah tiba dan sedang berlangsung sekarang.

Tetapi, untuk Yoh. 5:27-29, saatnya belum berlangsung. Hal itu akan berlangsung nanti ketika Kristus datang kedua kalinya.

Sedangkan kebangkitan orang2 mati yang terjadi di dalam kisah Mat. 27:50-53 adalah termasuk jenis kebangkitan yang pertama; Yaitu kebangkitan yang sama dengan kebangkitan orang-orang percaya kepada Yesus seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya.

Salam,

Apakah sodara tidak mengerti dan tidak percaya akan perkataan Yesus Kristus ini: “Akulah kebangkitan dan hidup”? sehingga sodara menafsirkan kebangkitan orang-orang yang percaya kepada-Nya itu nungguin matinya terlebih dahulu? :coolsmiley:

“…barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,…”

Kalimat: “walaupun ia sudah mati” dalam perkataan-Nya di atas jangan sodara bayangkan dalam pengertian “sesudah orang itu mati”… bukan begitu; Sebab, seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, bahwa semua orang dalam pendangan Yesus Kristus adalah orang-orang mati (orang-orang yang sudah mati) –baca Luk.9:60–

Dan jika orang-orang mati itu percaya kepada Yesus maka ia dikatakan sebagai orang hidup walaupun ia sudah mati.

Salam,

Kebangkitan yang terjadi dalam kisah Mat.27:50-53 dinamakan sebagai Kebangkitan Pertama, dimana di dalam Kebangkitan yang Pertama itu –selanjutnya– terjadi pada orang-orang yang masih bergerak tetapi yang percaya kepada Yesus Kristus; Mereka sudah bangkit untuk menerima hidup kekal dan tidak perlu nungguin mati terlebih dahulu. Mereka disebut sebagai orang-orang yang hidup sekalipun mereka sudah mati.
Dan kematian fisik yang akan ia alami bukan kematian yang kekal/selama-lamanya.

Oleh sebab itu Yesus Kristus mengatakan: “…dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?” :coolsmiley:

Perhatikan pernyataan Kitab Wahyu ini untuk diperbadingkan dengan pernyataan Yesus di atas:

Why. 20:6 Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

Salam,

Baik bro… Silahkan dibenarkan dulu.

Salam,