Penduduk New York Khawatir Terhadap Aksi Teror 9/11 Jilid 2

Sebuah dokumen yang ditemukan pihak intelijen Amerika Serikat mengenai percakapan antara Osama bin Laden dengan Kepala Operasi Al Qaeda Attiyah Abd Al Rahman tentang rencana serangan ke beberapa kota di AS, membuat penduduk kota New York khawatir tragedi World Trade Center (WTC) 9/11 akan terulang lagi.

Dikutip ABC, Senin (1/8) masih banyak warga New York yang traumatis terhadap serangan terror. Bahkan menjelang peringatan 11 September, rasa kekhawatiran masih tetap meninggi. “Pembunuhan terhadap Osama bin Laden merupakan tonggak awal keberhasilan, namun risiko terjadinya serangan teror masih ada, kami khawatir, saat ini waktu berjalan dan mendekati 9 September 2011 yang merupakan 10 tahun tragedi 9/11, Osama sebelumnya menyebut ‘9/11/11’ sebanyak dua kali,” ujar seorang polisi kota.

Pihak keamanan AS memang terus memperketat keamanan terhadap kemungkinan tersebut, apalagi fakta berdasarkan hasil penyergapan markas Osama di Abbottabad, Pakistan, ditemukan dokumen-dokumen rahasia Osama. Salah satunya adalah penyerangan pada peringatan 10 tahun tragedi 9/11.

Tingkat kekhawatiran AS pun semakin meningkat setelah mereka mengingat adanya rencana serangan ini. Militan Al Qaeda memang berencana untuk membalas dendam atas kematian pimpinannya Osama bin Laden. “Osama dan Kepala Operasi Al Qaeda Attiyah Abd Al Rahman saat itu sedang bertukar pandangan mengenai ide serangan,” demikian terungkap dalam dokumen tersebut seperti dikutip AFP.

Selain New York, Osama juga berniat akan menyerang kota lain di AS yakni, Los Angeles. Osama pun dikabarkan akan melakukan serangan pada peringatan ulang tahun AS yang jatuh pada 4 Juli. Namun kabar tersebut hanya isapan jempol semata, karena tidak ada serangan apa pun yang muncul di Negeri Paman Sam.

Keadaan traumatis dan sikap mencurigai antar agama yang masih terjadi di AS seharusnya dapat selesai terjadi jika siapapun akan memulai lebih dahulu melepas pengampunan sembari menjaga kemanan, daripada memendam dendam yang berakibat buruk terhadap diri sendiri dan keutuhan nasional.

Source : berbagai sumber - dpt