Penanggalan Bulan Baru Orang Yahudi

Psa 81:4 Tiuplah sangkakala pada bulan baru, pada bulan purnama, pada hari raya kita.
Psa 81:5 Sebab inilah ketetapan bagi Israel, suatu peraturan dari Elohim Yakub.

Pro 7:19 Sebab suami sedang tidak ada di rumahnya, dia sedang menempuh perjalanan jauh;
Pro 7:20 dia membawa sekantong uang di tangannya, pada hari bulan purnama, barulah dia kembali ke rumahnya.

Dari ayat-ayat di atas, persoalannya:

Apakah sistem penanggalan orang Yahudi bulan baru tanggal 1 jatuh di saat bulan purnama?

Kalau menurut penanggalan Chinese (penanggalan bulan); bulan purnama jatuh pada tanggal 15 bulan ybs.

Bagaimana pula kecocokannya dengan penanggalan Masehi (penanggalan matahari?) yang dipakai sekarang ini?

Mohon kalau ada masukan dari members…

Terimakasih.

Tidak, bro. Tanggal 1 selalu dimulai dengan “kemunculan kembali bulan.” Jadi pada waktu bulan tidak terlihat di langit itu berarti “tanggal tua” alias akhir bulan.

Kalau kecocokan dengan Masehi, susah, bro. Kalau perbedaannya begini:

Kalendar Masehi berdasarkan pada matahari semata, dan berjalan sambung menyambung.

Kalendar Yudaisme (untuk sementara anggap aja sama dengan yang tercatat dalam Alkitab) menggunakan bulan dan matahari, di mana bulan untuk menghitung hari-hari dalam sebulan, dan matahari untuk menghitung tahunannya.

Hitungan hari dalam bulannya seperti ini:

                     1

2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
(30)

di mana tanggal 1 disebut “Hari Bulan Baru” dan tidak masuk ke dalam minggu mana pun.
Hari pertama minggu pertama adalah tanggal 2, terus sampai hari ketujuh minggu keempat adalah tanggal 29.
Tanggal 30 kalau ada tidak dihitung masuk minggu mana pun sama seperti tanggal 1.
Dengan begitu tidak peduli bulan berapa pun hari ketujuh selalu jatuh pada tanggal 8, 15, 22, dan 29 setiap bulannya.

Dengan hitungan seperti ini, jumlah bulan dalam setahun pasti menyisakan beberapa hari. Karena itu setiap tiga tahun sekali ada bulan “tambahan” hingga tahun itu total ada 13 bulan.

Thanks Bro,

Penanggalan Yahudi jumlah hari dengan penanggalan Masehi sama ya Bro, kalau dalam 3 tahun kelebihan 1 bulan jadi 13 bulan dalam 1 tahun?

Jadi maksud ayat pada bulan baru - pada bulan purnama bukan tanggal 1 ya?

Pro 7:19 Sebab suami sedang tidak ada di rumahnya, dia sedang menempuh perjalanan jauh;
Pro 7:20 dia membawa sekantong uang di tangannya, pada hari bulan purnama, barulah dia kembali ke rumahnya.

Apakah maksud ayat ini bahwa sang suami bekerja di luar rumah; pulang ke rumah pada bulan purnama dengan membawa sekantong uang. Apakah maksud ayat ini bahwa suaminya menerima gaji di bulan purnama. Kalau pada umumnya orang bekerja menerima gaji tanggal 1 bulan yang baru.

Kalau waktu bulan purnama pada penanggalan Chinese selalu jatuh pada tanggal 15.
Saat bulan purnama ini, penanggalan Yahudi tanggal berapa ya Bro? Thx.

Kalo dihitung secara grosiran kuantitasnya kurang lebih sama, bro. Perbedaannya:

  1. pergantian tahun (secara kalendar Yahudi tidak dimulai di bulan Januari tapi sekitar April-Mei)
  2. Tidak ada hitungan mundur dalam kalendar Yahudi (seperti SM dan M dalam kalendar gregorian)

tidak dan ya, bro. Sebab ayat itu membicarakan 3 macam hari yang berbeda:

  1. hari bulan baru (yang mana tanggal 1 menurut kalendar Yahudi)
  2. pada bulan purnama (sekitar pertengahan bulan menurut kalendar Yahudi)
  3. pada hari raya (sesuai yang tertulis dalam Keluaran)

Anda memahaminya terbalik, bro…
si suami perginya bawa sekantong uang, bukan pulangnya. jadi itu bukan “gaji” tapi “bekal” atau “modal.”

Tanggal 12 atau 13 bulan ke-8. Sorry tidak bisa memastikan karena belum bisa “ngintip bulan” sendiri, untuk saat ini masih make sumber lain yang dari AS/Eropa n ketemunya agak ada selisih itu.

Sudah jalan berapa tahun, 6000 kah?

Dalam hal ini juga ada beberapa jawaban, bro. Ada yang 5998 ada yang 5993.

2 hal yang juga tidak saya temukan jawabannya sampai sekarang:

  1. Orang Yahudi percaya kalendar mereka dimulai dari penciptaan. Keyakinan mana agak sulit bagi saya untuk menermanya karena ini:

Kel 12:2 "Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun.

Logikanya, kalau pada saat itulah kalendar Yahudi dimulai (ingat, sebelumnya mereka pasti memakai kalendar Mesir karena Israel datang ke Mesir sebagai “keluarga” dan bukan sebagai suatu bangsa), berarti kan tanggal 1 bulan 1 tahun 1 ya dimulai pada saat itu, bukan pada saat penciptaan.

Sekali pun kelima kitab pertama PL ditulis Musa berdasarkan bimbingan YHWH sendiri, tapi di dalamnya tidak pernah disebutkan secara gamblang ada rentang waktu berapa tahun antara penciptaan hingga keluarnya Firman di atas. Kita bisa menghitung rentang waktu dari Adam sampai ke Sem, Ham, dan Yafet; tapi sesudah itu?

  1. Sejarah mencatat kalendar Yahudi yang sekarang berlaku juga bukan benar-benar sesuai perhitungan yang tercatat dalam Pentateuch (dalam artian urut-urutan tahunnya, bro, bukan hitungan rincinya). Kalau tidak salah pada jaman Epipanes sempat ada larangan pemakaian kalendar Yahudi (sorry datanya keselip n ngga sempat saya cari untuk sementara ini). Kejadian ini juga sangat sedikit pembahasannya jadi susah kalau mau memastikan.

Kalau saya lebih fokus milih ke FT saja, menjadikan FT tolak ukur untuk menilai ke luar.

Gen 1:27 Lalu Elohim mencipta manusia menurut citra-Nya. Dalam citra Elohim, Dia telah menciptakannya; laki-laki dan perempuan Dia telah menciptakan mereka.

Gen 1:31 Dan Elohim melihat segala sesuatu yang telah Dia buat, dan tampak sangat baik. Dan jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Joh 2:6 Dan di sana terdapat enam bak air dari batu, yang masing-masing menampung dua atau tiga tempayan, sesuai dengan adat penahiran orang-orang Yahudi.
Joh 2:7 YESUS berkata kepada mereka, “Isilah bak-bak itu dengan air!” Dan mereka mengisinya sampai penuh.

2Pe 3:8 Akan tetapi biarlah satu hal ini jangan menutupi pandanganmu, hai yang terkasih, bahwa di hadapan Tuhan satu hari seperti seribu tahun dan seribu tahun seperti satu hari.

Heb 4:4 Sebab Dia pernah berfirman di suatu nas tentang hari ketujuh, demikian, “Maka Elohim beristirahat pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya.”

Rev 20:6 Berbahagialah dan kuduslah dia yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama. Kematian kedua tidak mempunyai wewenang atas mereka. Namun mereka akan menjadi imam-imam Elohim dan Kristus, dan mereka akan memerintah bersama-Nya selama seribu tahun.

Dari penciptaan hingga sekarang sudah sekitar 6.000 tahun, tahun ke-7 adalah kerajaan 1000 tahun.

Zaman kasih karunia:

Luk 13:32 Dan Dia berkata kepada mereka, “Sambil pergi, katakanlah kepada serigala itu: Lihatlah, Aku mengusir setan-setan dan mengadakan penyembuhan pada hari ini, dan esok, dan pada hari ketiga Aku akan disempurnakan.

Hari ini dan esok adalah dua hari = 2000 tahun, hari ke-3 = tahun ke-3000. Kerajaan 1000 tahun.

Ayat di atas menyatakan bahwa Kristus masih berkarya sejak 2000 tahun lalu hingga sekarang : mukjizat masih terus berlangsung hingga akhir zaman.

Betul, bro…

Kalau masalah 6000 tahun dan 7000 tahunnya adalah Kerajaan 1000 tahun, saya tidak bisa mengiyakan atau menolaknya karena data yang saya dapatkan tidak cukup untuk itu.

Secara pribadi, saya tidak meributkan “kapan” Kerajaan 1000 tahun dimulai – dalam artian tanggal berapa kalau melihat kalendar. Saya lebih suka memperhatikan “tanda-tanda jaman” karena itu lebih bisa saya ikuti daripada menghitung “kapan.”

Bukan berarti saya tidak setuju dengan mereka yang meributkan “kapan.” Dalam pencarian saya mengenai masalah ini, sempat ketemu satu website yang menyatakan Akhir Jaman akan berlangsung tidak lebih dari 150 tahun lagi – dengan berbagai argumentasi dan bukti-bukti pendukungnya, termasuk bahwa “ketidaktahuan” akan kapan Akhir Jaman hanya berlaku pada jaman Yehushua masih di dunia ini 2.000 tahun yang lalu. Benar tidaknya saya tidak mau tahu karena bagi saya itu urusan si pembuat web mau pun mereka yang setuju atau menolak pendapatnya.

Kalau saya sih tidak mempersoalkan kapan tepatnya akhir zaman. Namun saya berjaga-jaga dengan menilai zaman.

Ada masukan kalau penafsirannya benar, salah satu faktor acuan adalah menilai Israel merdeka 1948 ditambah 70-80-120 tahun, dengan ayat:

Mat 24:32 Dan pelajarilah perumpamaan tentang pohon ara: Bilamana rantingnya sudah menjadi lembut dan daun-daunnya bertunas, kamu mengetahui bahwa musim panas sudah dekat.
Mat 24:33 Demikian pulalah kamu, ketika kamu melihat semua ini, kamu mengetahui bahwa dia sudah dekat, di ambang pintu.
Mat 24:34 Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Generasi ini sekali-kali tidak akan berlalu, sampai semua ini terjadi.
Mat 24:35 Langit dan bumi akan lenyap, tetapi firman-Ku sekali-kali tidak akan lenyap.

Psa 90:9 Sebab seluruh hari kami berlalu dalam murka-Mu; kami mengakhiri tahun-tahun kami sebagai keluh kesah.
Psa 90:10 Umur kami tujuh puluh tahun; dan jika masih ada kekuatan delapan puluh tahun, tetapi kebanggaannya adalah susah payah dan kesia-siaan; karena itu segera berlalu dan kami melayang lenyap.

Gen 6:3 Dan YAHWEH berfirman, “Roh-Ku tidak untuk selamanya akan beperkara dengan manusia yang juga di dalamnya dia itu daging, tetapi hari-harinya akan menjadi seratus dua puluh tahun.”

Note: hanya sekedar masukan saja, tolong diuji lagi benar apa tidak.

OK. Terima kasih.

Psa 81:4 Tiuplah sangkakala pada bulan baru, pada bulan purnama, pada hari raya kita.
Psa 81:5 Sebab inilah ketetapan bagi Israel, suatu peraturan dari ELOHIM Yakub.

Saya masih belum puas, berdasarkan ayat di atas saya masih berpendapat pada bulan baru, pada bulan bulan purnama adalah bulan purnama seakan-akan adalah tanggal 1 = bulan baru.

Alasannya, ada keraguan orang Yahudi salah pengertian memakai angka-angka dalam penghitungan penanggalan.
Hal ini wajar, karena orang Yahudi tidak percaya Kristus adalah Mesias; otomatis mereka tidak mempunyai ROH KUDUS.

Seperti karena kesesatan mereka tidak percaya Kristus, mereka diserahkan Tuhan ke dalam kesesatan mereka sendiri untuk mendirikan Bait Tuhan dalam bentuk bangunan gedung.

Dan kesesatan global yang menghitung angka-angka penunjuk waktu/jam; pukul 24 malam dan 6 pagi.
Kebenarannya/logika saja; matahari belum terbit mengapa sudah dihitung pukul 6, bukankah hari itu belum dimulai?? Pukul 24 malam, 1 hari belum penuh, mengapa penghitungan waktu 1 hari sudah selesai. Bukankah selesai pada waktu matahari terbit??

Terjemahan Alkitab ILT (sedekat mungkin dengan teks asli) terjemahannya tepat; penghitungan pukul 00 dimulai waktu matahari terbit (pada penghitungan salah pukul 6 pagi).

Mat 27:44 Dan, para penyamun yang disalibkan bersama-Nya, sama juga, mereka mencela Dia.
Mat 27:45 Dan dari jam keenam, kegelapan telah turun atas seluruh tanah itu sampai jam kesembilan.

maaf, bro, tapi dalam hal ini anda harus memperhitungkan faktor “budaya.” Kata “bulan” dalam bahasa Ibrani dipakai untuk menunjuk “satelit bumi” mau pun untuk “perhitungan periode 30 hari.” Jadi “bulan baru,” selain menunjukkan awal bulan alias tanggal 1, pada saat yang sama “bulan” yang dilangit juga harus terlihat sebagai “baru.”

Kalau kita perhatikan siklus bulan di langit, akan terlihat bahwa bulan dimulai dengan tampak hanya “seiris,” yang semakin lama semakin tebal, mencapai puncaknya dalam bentuk “purnama,” lalu berkurang “seiris demi seiris” sampai akhirnya hilang sama sekali. Dengan begitu, istilah “baru” jelas menunjuk pada “kemunculan bulan sesudah menghilang” dan bukan “purnama.”

Bro, yang memulai perhitungan awal hari jam 24:00 adalah Gereja Katholik Roma.

Kalau mau kembali ke FirmanNya, perhatikan Kejadian 1 atau saat penciptaan. Semua selalu diakhiri: “jadilah petang jadilah pagi.” Kalau kita memegang ayat-ayat ini, maka hari dimulai dan berakhir “saat matahari terbenam.” Dan itu juga tidak “dipatok” jam berapa, yang penting matahari terbenam.

Ada satu diskusi saya di forum lain mengenai kenapa hari dimulai “petang” menurut tatanan YHWH. Menurut pemikiran rekan saya, yang saya terima – walau tidak memaksa anda untuk menerimanya juga, hari harus dimulai dari kegelapan dan diakhiri dengan terang karena seharusnya begitulah “perjalanan hidup manusia” – dimulai dengan dalam kegelapan dan diakhiri dalam terang.

adakah soember ebagai roedjoekana…(?)

Dalam Keluaran 16 hari Sabat pertama yang “diresmikan” YHWH kepada bangsa Israel jatuh pada tanggal/hari ke-22 (bulan kedua sesudah mereka keluar dari Mesir).

Dan dalam ayat-ayat ini:
1 Taw. 23:31
2 Taw. 2:4
2 Taw. 8:13
2 Taw. 31:3
Ezr. 3:5
Neh. 10:33
Yes. 1:13
dan beberapa ayat lainnya…

selalu disebutkan “bulan baru,” “hari Sabat,” dan “hari-hari raya” yang menunjukkan kalau “bulan baru” dan “hari Sabat” tidak pernah merupakan “hari yang sama.” Sementara kalau anda melihat kalendar gregorian, selalu ada saatnya di mana tanggal 1 (bulan baru) jatuh pada hari Sabtu/Minggu (tergantung anda mau mengatakan Sabat hari Sabtu atau Minggu). Jadi sistem kalendar YHWH pasti tidak sama dengan kalendar gregorian. Dan perhitungan seperti yang saya sampaikan di atas lebih memungkinkan untuk “selalu terpisahnya antara ‘bulan baru’ dan ‘hari Sabat.’”

Mazmur pasal 81 adalah perayaan khidmat yang menyatakan hubungan Allah dengan Israel. Suatu masa yang khusus untuk perayaan tiupan sangkakala yang dalam ayat ini disebut “bulan baru” (TISRY) dan kemudian penyebutan “bulan purnama” hal ini memberikan rujukan ganda hari raya Israel, yaitu:

tanggal 1 TISYREY: Hari Raya Sangkakala (ROSY HASYANAH) yang berlanjut tgl 10 TISYREY Hari Raya Perdamaian (YOM KIPUR)
dan kemudian tgl 15 TISYREY, yaitu: Hari Raya Pondok Daun (SUKOT)

* Mazmur 81:4-5
81:4 LAI TB, Tiuplah sangkakala pada bulan baru, pada bulan purnama, pada hari raya kita.
KJV, Blow up the trumpet in the new moon, in the time appointed, on our solemn feast day.
Hebrew,
תִּקְעוּ בַחֹדֶשׁ שֹׁופָר בַּכֵּסֶה לְיֹום חַגֵּנוּ׃
Translit interlinear, TIQ’U {(kalian) tiuplah} VAKHODESY {di bulan yang baru} SYOFAR {trumpet} BAKESEH {di bulan purnama} LEYOM {di hari} KHAGENU {perayaan kita}

81:5 LAI TB, Sebab hal itu adalah suatu ketetapan bagi Israel, suatu hukum dari Allah Yakub.
KJV, For this was a statute for Israel, and a law of the God of Jacob.
Hebrew,
כִּי חֹק לְיִשְׂרָאֵל הוּא מִשְׁפָּט לֵאלֹהֵי יַעֲקֹב׃
Translit interlinear, KI {yang} KHOQ {ketetapan} LEYISRA’EL {untuk israel} HU {dia} MISYPAT {hukum} LELOHEY {bagi Allahnya} YA’AQOV {yakub}

Menyebutan istilah “Bulan Baru” dan “Bulan Purnama” adalah sebagai berikut:

BULAN BARU:
Hari Raya Sangkakala, atau Hari Raya Peniupan Serunai (YOM TERU’AH) disebut juga “ROSY HASYANAH,” harfiah: Kepala Bulan. Dewasa ini, hari raya ini merupakan hari Raya Tahun Baru Yahudi. Pada tahun ini jatuh pada tanggal 17 September 2012 adalah tanggal 1 TISYREY menurut kalendar Yahudi.
Selanjutnya disusul Hari Raya Perdamaian (YOM KIPUR) tahun ini, jatuh pada Rabu, 26 September 2012 bertepatan dengan tanggal 10 bulan TISYREY (bulan ke-7 Yahudi) mulai saat matahari terbenam, adalah “Hari Raya Pendamaian” (YOM KIPUR) bagi kalangan Yahudi. Mereka merayakan Sabat “ganda” yaitu Sabat Tahunan plus Sabat Mingguan (Sabtu).

BULAN PURNAMA:
Hari Raya Pondok Daun (SUKOT) atau perayaan Tabernakel (tanggal 15 TISYREY) yang merupakan perayaan pengucapan syukur bagi Israel atas hasil panen yang dirayakan selama tujuh hari pada bulan purnama di antara bulan September dan Oktober. Tahun ini Hari Raya Pondok Daun (SUKOT) jatuh pada tanggal 1 Oktober 2012 (Reff: http://www.hebcal.com ).

Amsal 7:20 menyebutkan tentang “hari bulan purnama” ini merujuk kepada Hari Raya Pondok Daun (SUKOT). Hari raya Pondok Daun ini merupakan hari raya yang paling meriah di antara ke-7 hari raya, keluarga-keluarga berkumpul. Hari raya Tabernakel (SUKOT) setiap tahun pada tanggal 15 bulan TISYREY (Bulan ke-7, Ibrani, תִּשׁרִי - TISYREY atau שְּׁבִיעִי - SYEVI’I , Nama Bulan אֵתָנִים - 'ETANIM ), dan dirayakan selama satu minggu. (lihat artikel KALENDAR, Study Kata, di http://www.sarapanpagi.org/kalendar-study-kata-vt316.html#674)

Jadi orang Israel merujuk bahwa tanggal 15 adalah Bulan Purnama, dan Bulan Baru adalah di tanggal 1 nya.

Reff:
http://www.sarapanpagi.org/kalendar-study-kata-vt316.html#p674
http://www.sarapanpagi.org/hari-hari-raya-dalam-alkitab-vt219.html#p459