Paulus dan Barnabas akur lagi ga?

Disebutkan bahwa Paulus dan Barnabas berselisih dalam KPR 15:39. Bagaimana kelanjutan ceritanya? Apakah mereka berdamai atau malah tidak pernah bertemu lagi?

Perselisihan antara Paulus dan Barnabas gara-gara “Yohanes Markus”
Meskipun pernah berselisih, dan menimbulkan perpisahan dalam perjalanan, tetapi dalam persahabatan mereka tetap berhubungan baik.

Saya kutip dari http://www.sarapanpagi.org/yohanes-markus-vt3210.html#p17941

Agaknya Yohanes Markus selalu di kotanya sampai dibawa oleh [url=http://www.sarapanpagi.org/rasul-barnabas-vt273.html#p607]Barnabas[/url] dan Paulus ke Antiokhia, yg sedang pulang dari tugas pelayanan di Yerusalem (Kisah 12:25). Tatkala beberapa lama kemudian [url=http://www.sarapanpagi.org/rasul-barnabas-vt273.html#p607]Barnabas[/url] dan [url=http://www.sarapanpagi.org/paulus-vt274.html#p16982]Paulus[/url] berangkat ke Siprus pada perjalanan penginjilan pertama, Yohanes Markus menyertai mereka, sebagai teman seperjalanan dan pembantu bagi kedua orang yang lebih tua itu (Kisah 13:5). Tapi sewaktu rombongan itu sampai di Perga, di daerah Asia Kecil, Markus meninggalkan mereka, pulang ke Yerusalem (Kisah 13: 13), sedang [url=http://www.sarapanpagi.org/rasul-barnabas-vt273.html#p607]Barnabas[/url] dan [url=http://www.sarapanpagi.org/paulus-vt274.html#p16982]Paulus[/url] melanjutkan perjalanan mereka. [url=http://www.sarapanpagi.org/paulus-vt274.html#p16982]Paulus[/url] menganggap ini sebagai pengunduran diri, sehingga, tatkala [url=http://www.sarapanpagi.org/rasul-barnabas-vt273.html#p607]Barnabas[/url] menyarankan supaya Markus dibawa sebagai teman pada perjalanan kedua, [url=http://www.sarapanpagi.org/paulus-vt274.html#p16982]Paulus[/url] tegas menolak (Kisah 15:38). Bagi kedua orang itu, sikap terhadap Yohanes Markus adalah sungguh-sungguh dan sangat prinsipil (bandingkan Kisah 9:27 dan 11 :25 tentang watak Barnahas), sehingga perpisahan tak dapat dihindarkan. [url=http://www.sarapanpagi.org/rasul-barnabas-vt273.html#p607]Barnabas[/url] membawa Markus kembali ke Siprus dan [url=http://www.sarapanpagi.org/paulus-vt274.html#p16982]Paulus[/url] membawa Silas sebagai gantinya.

Sesudah itu Markus tidak muncul lagi dalam Kisah, tapi sekali-sekali muncul dalam Surat-surat. Sekitar masa Kol 4: 1 0 Markus menemani rasul Paulus sewaktu Paulus ditahan, mungkin di Roma; Paulus bermaksud mengutus dia ke Kolose, jadi Paulus tentu sudah memaafkan dia mengenai kejadian yg lalu itu. Filemon 24 mencatat dia berada di antara kelompok rasul yang sama, termasuk Lukas. Waktu menulis 2 Timotius 4:11 Markus bersama Timotius, tapi tidak karena perselisihan; mungkin Paulus mengutus Markus ke Asia Kecil, hal yg dipertimbangkan di atas, jika Timotius sungguh-sungguh di Efesus.

Dikutip dari http://www.sarapanpagi.org/rasul-barnabas-vt273.html#p607

[b](d)[/b] Tapi Barnabas mempunyai tugas penting yang lain. Setelah ia kembali di Antiokhia, ihwal [url=http://www.sarapanpagi.org/sunat-vt314.html#p672]sunat[/url] menjadi masalah yang sangat mendesak. Ia dan Paulus ditugasi untuk mempermasalahkan [url=http://www.sarapanpagi.org/sunat-vt314.html#p672]sunat[/url] pada Majelis di Yerusalem. Kebijakan mereka dengan gemilang dibernarkan (Kisah 15:1-29). Menarik sekali bahwa Barnabas mendahului Paulus, baik dalam serita tentang kejadian dan perkembangannya (ayat 12) maupun dalam surat Majelis (ayat 25 bandingkan dengan ayat 22); mungkin kata-kata dari perwakilan rasul yang pertama di Antiokhia, adalah lebih berbobot bagi kebanyakan anggota Majelis. Barnabas mendesak untuk mengikutsertakan Markus, yangs ebelumnya meninggalkan mereka, pada perjalanan kedua yang direncanakan. Paulus menolak, dan perjalanan terbagi dua, Barnabas ke Siprus (Kisah 15:26-40).

Kesaksian-kesaksian Paulus kemudian dapat berarti bahwa Markus mendapat manfaat waktu bekerja dibawah kemenakannya. Kerjasama yang erat telah pecah tetapi persahabatannya tidak. Kapanpun Paulus menyebut Barnabas, kata-katanya selalu mengandung simpaty dan hormat. Dalam hal azas dan pekerjaan mereka sama, dan kita tidak tahu betapa banyak Paulus menerima dari Barnabas. Waktu surat 1 Korintus ditulis, Barnabas masih hidup, dan ia seperti Paulus; tetapi tidak seperti banyak rekannya mencari nafkahnya sendiri dan tidak minta dari gereja-gereja (1 Korintus 9:6). Sesudah ini hanya ada tradisi-tradisi yang samar-samar yang menghubungkan dia dengan Roma dan Aleksandria.

Dear All,

Ya kita tahu prinsip Kristen. harus saling memaafkan.
maka pasti mereka berdua sudah menerapkan hal ini dikemudian hari.
karena mereka kan orang-orang yang loyal…mereka juga gak mau dimanfaatkan oleh si iblis.

Ini pelajaran buat kita, kalau diantara kita juga pasti memiliki kekurangan. Kita kan dilahirkan tidak sempurna.
jadi jadilah pemaaf.

Salam,
Budi halasan - petojo

setuju :slight_smile: