Ormas Islam : Ariel Harus Dirajam

Ormas: Pezina seperti Ariel Layak Dihukum Rajam sampai Mati Senin, 29 November 2010 | 10:54 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Aksi unjuk rasa mewarnai lagi sidang kasus peredaran video-video seks yang diduga dimainkan oleh vokalis Nazriel Irham atau Ariel. Sedikitnya tiga organisasi massa atau ormas menggelarnya di Pengadilan Negeri Bandung, tempat sidang tersebut, Senin (29/11//2010) ini.

Tiga ormas itu adalah Gerakan Reformis Islam (Garis), Front Ummat Islam (FUI), dan Front Pembela Islam (FPI) DPD Jawa Barat (Jabar). Dalam orasinya, Asep Alimnudin dari FUI Bandung mendesak agar hukum ditegakkan seadil-adilnya terhadap Ariel serta dua tersangka lain dalam kasus tersebut, Luna Maya dan Cut Tari. Tekan Asep, mereka harus dihukum seberat-beratnya karena telah merusak citra Bandung sebagai kota agamis.
“Kasus Ariel harus dituntaskan seadil-adilnya. Hakim juga harus bertindak tegas kepada pelaku zina. Jika pengadilan tidak bisa menegakkan hukum seadil-adilnya, kamilah yang akan membentuk hukum jalanan,” katanya.
Sementara itu, Garis secara terang-terangan menyebut Ariel sebagai Raja Pezina dan Raja Pelacur. “Kita memang bukan negara Islam, tapi kita juga bukan negara setan. Pezina-pezina seperti Ariel dan Cut Tari layak diberi hukuman rajam sampai mati,” seru seorang pendemo.

KH Syarif Abdulah, Ketua FUI Bandung, mengatakan bahwa unjuk rasa yang dilakukan terhadap Ariel bukan untuk mengintervensi jalannya sidang. “Apa yang disuarakan merupakan bentuk tekanan moral. Pengadilan harus bersikap adil. Jika pengadilan tidak memberi keputusan yang adil, hukum akan melemah di negeri ini. Kepercayaan terhadap hukum di Indonesia akan mati,” tegasnya.

semoga berita ini berguna…

Seremmmm… tadi sempat baca juga di Kompas.
Entah apa yg merasuki pikiran orang2 ini: hukum rajam. Ini seperti kembali ke jaman batu.
Seharusnya biar pengadilan yang memutuskan.

@Piepieq Tjhoa
ya seharusnya hukum negara lah yang memutuskan… saya sangat setuju… jika mau memakai hukum seperti itu… hukum rajam juga orang yang melarang pendirian gereja… hihihihii…

Hehehehe… ntar banyak yg mati dirajam dung… bisa2 penduduk indo tinggal 3/4-nya kali ya? ;D
Trus siapa juga yg mo lempar batunya ya… :rolleye0014:

Jadi ingat pepatah: gajah di pelupuk mata ga nampak, tapi kuman di seberang lautan jelasssss banget…
Bukannya saia menyetujui apa yang dilakukan Ariel dan Cut Tari, tp saia jadi kasihan dengan mereka.

Bah…
Hukum rajam kan sudah “dihapuskan” Tuhan Yesus toh…

jelas itu hukum syariah…

memang itu cita2 ormas itu

@Piepieq Tjhoa
daripada saya menghukum mereka, saya lebih memilih memberi pembinaan kerohanian pada mereka… itu lebih tepat :slight_smile:

GBU

Setuju! :afro:
Itulah bedanya!
Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang selalu memberi kesempatan utk manusia berubah.

:slight_smile:

…karena semua jiwa berharga…

jadi inget kisah yg hampir mirip di Alkitab :slight_smile:

Tuhan lebih berbahagia bila satu orang datang di hadapanNya daripada satu orang dibunuh karena melakukan pelanggaran di hadapan manusia…

yang merajam juga belum tentu nggak pernah berbuat zinah…
kaya perpempuan berzinah yang ditangkap orang farisi…dihadapkan Yesus…kok bisa menangkap… jadi mereka berada dimana tempat mesum? ngapain…makanya jangan menghakimi sendiri… penghakiman hanya oleh Tuhan

Yoh.8:7 berbunyi,"Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”

Naaahhh…kejadian yang sama sekarang tengah di landa Ariel…silakan buat mereka yang merasa tak memiliki dosa merajam Ariel…kalo Bee sich ga mau…
http://www.laymark.com/i/m/m048.gif

gua setuju ama bee percival

idem sama tante bee, jadi mikir juga kalo semisal nih para pendemo itu mengalami seperti ariel gimana yaa perasaan and tindakaan mereka yaa… :onion-head33: :onion-head33:

kita berdoa saja supaya ariel menyesali apa yang dilakukannya dan mau berubah untuk menjadi lebih baik dan hidupnya memberkati banyak orang

have a blessed day

Tuhan Yesus Aja Yang Nga berdosa Tidak Mau Menghakimi Apalagi KIta2…
Tindakan Mereka Jelas Salah Tapi Apakah Tidak Boleh Diberi Kesempatan Utk Memperbaiki Kesalahan Sehingga Harus mati secara dirajam…

:slight_smile: mari kita praktekan jangan hanya mengkritik mereka :slight_smile:

hohoho… menyalahkan orang lbh mudah ketimbang liat kesalahan diri…
Belum tentu ormas2 itu lbh baik drpd ariel…

hem main hakim sendiri…

orang yang menghakimi orang lain pasti dihakimi juga nanti

Jumat, 04/02/2011 17:36 WIB FPI: Ariel Teroris Moral, Pantas Dihukum Mati Komario Bahar - detikhot

Jakarta Vonis 3 tahun 6 bulan serta denda Rp 250 juta yang dijatuhkan kepada Ariel masih dianggap kurang berat oleh sejumlah pihak. Front Pembela Islam (FPI) yang selama ini rajin “mengawal” proses hukum kasus video porno tersebut, misalnya, menilai Ariel harusnya dihukum mati.

Begitulah suara lantang Ketua FPI DKI Jakarta Habib Salim Alatas yang menilai bahwa Ariel adalah teroris moral. Sehingga hukuman mati pantas dijatuhkan kepadanya.

“Kita, FPI menerima keputusan hakim yang tegas dan lugas. Tapi alangkah baiknya kenapa nggak disamakan saja dengan tuntutan jaksa atau lebih dari itu,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Jumat (4/2/2011).

FPI juga menyayangkan pernyataan MUI yang mengimbau masyarakat untuk berhenti menghujat Ariel. Menurutnya, kekasih Luna Maya itu sudah jelas bersalah.

Habib Salim juga membandingkan Ariel dengan tersangka kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir. Menurutnya, seorang Abu Bakar Baasyir yang belum terbukti sebagai teroris saja dituntut hukuman mati, kenapa Ariel tidak?

“Dia kan jelas-jelas teroris moral,” tudingnya.
(nu2/mmu)