nggak percaya - kenapa di hukum ?

tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum

emang salahnya apa ? :slight_smile:
(maap… kok kayaknya kalimat tsb ngawur ya ?)

yooo… rame2 percayaaa - supaya gak di hukum :coolsmiley: - begitukah temen2 Kristen spt yg warna ijo ? ya tentunya YA begitulah… kan kalimat yg warna biru itu ada di Alkitab …:slight_smile:

salam.

Tetap diberikan pihan kok bro.
Yang dimaksud ayat tersebut adalah “AKIBAT” dari pilihan manusia
Markus 16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

iyah… saya juga berpikir begitu… diberikan pilihan.
Namun “agak aneh” - karena jadinya seperti bukan “kebebasan” memilih… (duh… akhirnya jadinya “lari” juga deh ke freewill :))

Yang dimaksud ayat tersebut adalah "AKIBAT" dari pilihan manusia

karena itulah… kata “dihukum” di ayat tsb, sangat berbeda pengertiannya dengan “akibat”.

Markus 16:16 [b]Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan[/b], [b]tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.[/b]

apakah “TIDAK akan diselamatkan” adalah sebuah hukuman ? Kan nggak…
sebab kondisi percaya atopun tidak percaya bukan suatu kondisi aksi:slight_smile:

bagaimana dgn nasib yg percaya - tapi tidak dibaptis ? :slight_smile:

makasi Cloud atas masukannya.

salam.

Tidak percaya Yesus ya pantas dihukum, kerena hukunmannya memang harus ditanggung sendiri, sedang percaya Yesus artinya Tuhan Yesuslah yang membayar hukumaanNya

Ingin tahu, bagaimana yesus membayar hukuman orang yang tidak percaya: disiksa dineraka selama-2nya, jadi cacing, hidup- dibakar-mati, hidup lagi-dibakar lagi-mati, terus berulang-2 ?

Percaya itu bukan sekedar kenal aja pd TYK bro,tp hrs di Imani dan dlm perbuatan2 yg seturut dng ajaranNya yaitu mengenal Allah secara benar dlm YESUS Kristus,seperti Rasul Yakobus mengatakan Iman tanpa perbuatan adlh mati…Nah… bila kt udh mengenal bhw percaya itu pengertianya luas lalu ada pelanggaran2 yg kt lakukan ya otomatis kt di hukum dong…(upah dosa adalah maut).
Salam.

Bener bro, secara kristen, saya setuju
Bisakah bro hewitt yang baik menjelaskan, kepada saya, apa yang membuat mereka yang masuk surga nanti tidak akan lagi berpeluang untuk berbuat dosa…?
Mengingat malaikat yang hidup di surga saja punya sejarah bisa berbuat dosa…Itu hari penjelasan alice soal disempurnakan layaknya bapa itu sempat terhenti…

baca Yesaya 53 (lengkap )

cuplikannya : :coolsmiley:

53:3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.

[i]53:4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.

53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.[/i]

53:6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.

Keseimbangan antara dihukum: hidup-siksa-mati-hidup lagi-siksa lagi-mati lagi, dst berulang-2 tanpa henti, abadi,kekal VERSUS kesengsaraan yang diterima yesus SATU kali saja sewaktu jadi manusia itu DIMANA ?

YESUS korbankan bukan hanya nyawaNYA ttp:
KemuliaanNYA sbg Allah ==> menjadi = ciptaannya (turun derajat)
KemuliaanNYA sbg Pribadi yang sangat sangat kaya raya ==> mjd miskin…semua meminjam saat di dunia
KemuliaanNYA sbg Pribadi yang layak disembah ==> dihina, di caci maki
KemulaianNYA sbg Tuan ==> menjadi hamba hina

dll… baca Alkitab … semua untuk membayar hukuman manusia… :wink:

agak simpang siur pengertian saya jadinya.

Ada pernah baca di FK, justru kondisi manusia itu SUDAH DIBAWAH HUKUMAN…krn itu Yesus datang utk menebusnya.

Buat saya, pernyataan diatas sepertinya lebih ketrima :
krn jelas, manusia2 yg memang kondisinya sedang terhukum - kalo gak percaya bhw dia telah ditebusNYA - otomatis tetap dalam hukuman.

ada pelanggaran2 yg kt lakukan ya otomatis kt di hukum dong..

apabila pelanggaran2 tsb berupa aksi - saya rasa memang wajar di hukum. Tetapi ayat ini kan ttg “percaya ato tidak percaya”…

dan kalimat di ayat tsb AKAN dihukum.

dan krn belon terjawab :
bagaimana dgn nasib yg percaya - tapi tidak/belum keburu dibaptis ?

PLUS :
apakah hukuman ini duniawi atokah hanya di point akhir ttg surga neraka ?

salam.

Maaf kalau ada salah dengan postingan berikut, tapi hanya mau mencoba menjawab pertanyaan Benny dengan pengetahuan yang saya tau.

Tuhan Yesus mati di kayu salib untuk menanggung dosa seluruh manusia di segala zaman. Jadi Tuhan Yesus mati dan menebus manusia pada saat Ia mati di atas kayu salib dan bagi yang percaya, akan di tebus seluruh dosanya. Seluruh dosa yang dilakukan terus menerus akan selalu di sucikan dengan darah-Nya jika manusia tersebut percaya dengan pengorbanan-Nya yang merupakan karya yang sangat luar biasa itu.

Jadi kesimpulannya, manusia yang berbuat dosa itu akan selalu di ampuni dan di sucikan. Namun, kita perlu meng-IMANI hal tersebut. Karena apa? Karena dengan percaya dengan Tuhan Yesus sebagai juru selamat pribadi yang hidup dan dosa kita akan selalu di hapuskan dari dosa, maka kita akan berpikiran kalau dosa itu adalah hal yang bisa dipermainkan. Karya-Nya yang begitu luar biasa jadi biasa dan tidak dihargai jika kita terus menerus berbuat dosa yang tidak berusaha untuk tidak berbuat dosa dan selalu menyerah akan dosa.

Oleh karena itu, dosa kita sudah di hapus oleh Tuhan lewat pengorbanan-Nya di atas kayu salib. Kita sebagai anak-anak-Nya harus tahu betul tentang pengorbanan-Nya dan hidup benar didalam-Nya. Karena karya-Nya merupakan karya yang tidak pernah tergantikan dengan yang lain.

Terima kasih… :smiley:

Alice belum menjawab keseimbangan yang saya tanyakan malah menambah betapa derita dan hinanya tuhan saat menebus, kita analisa ulang
Tuhan Menjadi hamba hina selama didunia,-----cuman satu kali dan sangat singkat, dan akan kembali mulia
Menderita selama didunia — cuman satu kali dan sangat singkat, akan bahagia lagi

VERSUS
KEABADIAN hukuman… Hidup disiksa mati, berulang-2, penderitaan tanpa henti, selama-2nya, tidak ada jalan kembali

Dimana keseimbangannya

Terimah kasih sebesar-besarnya udh ngatain sy “baik” hehe…Yang MEMBUAT mereka tdk lg berpeluang berbuat dosa adalah Roh Kudus yg melahirbarukan orang tsb.Seperti khotbah salah satu hamba Tuhan tadi di Gerejaku,beliau mengatakn bhw ada 2 Roh yg hadir dlm hdp kita yaitu: Roh Kudus dng Roh Jahat anda mau milih yg mana??tentux Roh Kuduskan??Nah.! Bila anda udh menerima itu dng sungguh2 maka Roh itu bekerja dlm diri anda mengingatkan kt untk menyadari dosa2 kt dan memampuhkan kt bertobat dng sungguh melalui lahir baru.

Saya perjelas maksudnya,
Setelah menjadi penduduk surga nanti
Apa yang membuat semua penduduk surga tidak bisa lagi berbuat dosa, mengingat kualitas penduduk surga itu berbeda-2 ?

mumpung lagi pada OOT, ikutan juga ah OOT :slight_smile:

Yesaya 53:1 - 7
(1) Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?

dimulai pd ayat 1 tsb s/d ayat 7, ini terlihat ada seseorang sedang menyatakan hal tsb… nabi Yesaya ?

ayat 8 :
(8) Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.

tiba2 “posisi” si pembicara menjadi seperti Tuhan (Ku - pake kapital K)

ayat 10
(10) Tetapi [size=12pt]TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. [/size]

di ayat 10, posisi si pembicara kembali “normal”

ayat 11 :
(11) Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-[size=12pt]Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.[/size]

disini, posisi si pembicara - kembali menjadi Tuhan (Ku - pake kapital K).

emang gak mudah ya baca Alkitab. Pembicaranya berubah-rubah “posisi”, nanti sbg manusia nanti sbg Tuhan… ;D

ada yg bisa menjelaskan kenapa “posisi” si pembicara di ayat tsb berubah rubah ?

:slight_smile:
salam.

Surga yang mana ini mas ??

Surganya Tuhan kamu, surga mana lagi…

yang bagaimana ya ceritanya ??

Ngajak oot, semoga ada yang lain yang berkompeten…