natal dan warta

mau tanya, boleh gak naruh gambar pohon natal, santa claus, dan sejenisnya di warta gereja?
ragu-ragu nih, soalnya itu kan dari kebudayaan yang notabene ‘bukan dari kekristenan’ dan ga ada di alkitab
minta bantuannya yaa… :smiley:
terimakasih :afro:

kalau gbr pohon natal & asesoriesnya sih biasa dan boleh2 saja,
tapi kalau st.Claus rasanya gak ada kaitannya dgn natal tuh,
kayanya kisahnya ruwet & mengada2,
lagian banyak org yg akhirnya hubungkan natal dgn st.claus daripada Yesus :’(
GBU

Kalau pribadi saya, apa aja yang penting sopan, memank ada aturan dari alkitab dilarang menaruh gambar diwarta jemaat? kalau ada saya belum tau, dan sambung lagi menurut saya yang penting isi dari wartanya.

boleh gak naruh gambar pohon natal, santa claus, dan sejenisnya di warta gereja?
ragu-ragu nih, soalnya itu kan dari kebudayaan yang notabene ‘bukan dari Kekristenan’ dan ga ada di alkitab
minta bantuannya yaa

Memang pohon natal, canta claus itu tidak ada di kekristenan.
Kalau sekedar pasang gambar pohon natal, itu tidak ada masalah karena pohon masih nature (alami) dan digunakan sebagai perlambang, tapi tidak untuk santa claus nantinya di salah artikan oleh orang kristen yang baru awal. seharusnya yang di pasang Yesus, mungkin penggambaran kelahiran Yesus atau Yesus di palungan atau yang lain yang berhubungan dengan Yesus.
Karena Natal, hari kelahiran Juru Selamat Yesus, kenapa gambarnya sendiri jadi tidak ada di warta??

Lha wong naruh gambar batik dan ulos aja rasanya juga boleh bro…

masa cuma naruh gambar orang gendut berjenggot putih aja gak boleh sih bro?

Jangan meremehkan jemaat yang lain dengan mengira bahwa mereka sedemikian bodohnya sampai-sampai imannya akan tergoyahkan oleh pak gendut berjubah merah…

ehehe… masa anda menganggap jemaat atau para pembaca buletin itu adalah sekumpulan orang bodoh?

ehehe… wah… pelanggaran hak asasi manusia nih… ehehe…

aya aya wae si akang teh…ehehe…

pokok utama isi makna dari natal itu apa,itu poin terpenting bila tentang Alkitab/Yesus yah harus gambar yang bersangkutan,klo misal gambar santa claus itu misal sambil berdoa ke Tuhan Yesus di hari natal dengan beberapa kata ucapan dari santa itu,apa ini boleh???
muncul tokoh santa claus itu dari kebudayaan mana sih? saya dari kecil sering melihat santa claus diapit oleh 2 orang berjubah hitam yang siap menghukum anak kecil yang nakal.tokoh2 itu dari kebudayaan mana ,hingga muncul?lalu pohon natal bisa muncul jg darimana?apa peristiwa Yesus ada hubungannya dengan pohon natal?bahkan pohon natalnya itu dihiasi payung,lampu,burung,permen,J,dll.

masing2 orang beriman/Kristen pnya persepsi sendiri ,ada yg bilang boleh ada yang tidak.

Mas ardi,
kalau dilihat secara sosio-antropologis sederhana…
Santa Claus dll rasanya berasal dari Northern Hemisphere yang pada bulan-bulan segitu saljunya tebal, sehingga bisa diluncur dengan skate, dan ditariknya pun pakai rusa kutub…

maka safe to say bila Santa Claus adalah Kontaminasi Tradisi North-Polar, yang kemungkinan besar Skandinavian…

Yang Pasti, Tidak Mungkin di GURUN PASIR ada salju dan rusa…
dan tipikal orang Gurun pasir memiliki Deposit Lemak yang lebih sedikit dibanding orang di daerah dingin
maka jelas Tidak Mungkin Santa Claus ini satu RAS dengan Abraham, Yesus, Muhamad, dkk…

Demikian juga dengan POHON NATAL yang diidentikkan dengan Famili Pinus-pinusan…
Jelas TIDAK MUNGKIN ada di BUdaya & Tradisi Gurun Pasir…

Dan, celakanya…
kita di INDONESIA ini… para misionaris nya adalah manusia-manusia yang telah terkontaminasi dengan Budaya & Tradisi Pagan Eropa-nya… dan menyebarluaskannya sampai di Indonesia.
Akibatnya GEREJA di Indonesia-pun lebih mirip dengan Budaya RENAISSANCE dan BAROQUE dan Budaya Tradisi Pagan Eropa lainnya…

Padahal yang seharusnya Gereja MULA-MULA alias Gereja ASLI SeHarusnya megikuti Tradisi Pagan Gurun Pasir yang dibangun dari Pasir & bentuk Kotak-Kotak, lengkap dengan Wind Tower-nya…

Seharusnya pula… yang MULA-MULA dan ASLI adalah KAKTUS NATAL yang dihias dengan tanduk onta, bukannya Pohon pinus yang tidak mungkin tumbuh di Tradisi Budaya ASLI Gurun Pasir, yang sering kita anggap sebagai Budaya Asli Tuhan??? ehehe…

salam,

Pernah naruh gambar anjing di warta? Atau naruh gambar gunung, uang dan sebagainya? Kalau pernah taruh saja gambar yang menurut kamu membarikan manfaat dan dampak positif untuk menarik orang membacanya.

Salju, hadiah, pohon terang dan santaclaus memang bukan dari Alkitab dan tidak lahir dari Kekristenan, tetapi dari sisi samping kepercayaan kuno sebuah bangsa. Tetapi icon tersebut menjadi simbul semaraknya acara natal, jadi kadang dapat dipakai jika pembaca warta atau pengunjung acara merasa simbul-simbul tersebut memberikan mereka merasakan sebuah perayaan dan membuat mereka datang kegereja untuk mendengar sesuatu di hari natal atau membaca warta anda (bahkan hanya saat natal itu saja).

Tetapi jika pembaca anda sudah cukup dewasa rohani dan tidak membutuhkan semua icon tersebut sebaiknya tidak perlu anda masukan dalam warta anda, sebab buku anda untuk orang dewasa bukan untuk kanak-kanak (rohani).

iye, saya jg bingung sm hal ini… :slight_smile:

Kalau anda mau naruh gambar pohon natal, santa claus, dan sejenisnya di warta gereja? dengan alasan bukan kebudayaan dari Kekristenan dan tidak ada tertulis dalam alkitab?

Apakah orang Kristen tidak boleh melakukan sesuatu hal hanya karena bukan dari kebudayaan Kekristenan dan karena tidak ada tertulis di dalam alkitab.

Bahwa kebudayaan kekristenan yang tidak tertulis dalam alkitab, tidak berarti bahwa orang kristen tidak boleh melakukan hal itu.

Hanya kalau kebudayaan kekristenan yang tidak tertulis dalam alkitab yang dilarang oleh Tuhan, barulah orang kristen dilarang utk tidak boleh menaruh gambar pohon natal, santa claus dllnya.

Tetapi kalau kita menyalahkan utk tidak boleh menaruh gambar pohon natal, santa claus saat kita melakukan hal-hal yang tidak berdosa, seperti mandi makan belajar dan juga merayakan hari ulang tahun menghiasi dengan asesoris dsbnya itu merupakan suatu fanatisme yang sangat picik dan ektrim yang berlebihan….