Mimpi banyak kuburan di gereja

Beberapa minggu yang lalu aku bermimpi diajak oleh seorang pendeta yang aku kenal (cuma sekedar tahu) ke gerejanya, setibanya disana aku diajak berkeliling didalamnya dan kulihat di lantainya penuh dengan kuburan2 yang berhias indah.

Aku tidak mendengar apa2 tetapi yang pernah kubaca tentang kuburan adalah :

Matius 23:27 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran. 23:28 Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan.

Aku jadi teringat cerita burung beo yang dikisahkan oleh Tuhan, yakni orang Samaria yang baik hati dan para imam2 dan pelayan2 suku Lewi yang tdk punya belas kasihan dan hanya pintar mem beo di tempat2 ibadah/sinagog2.

Aku tdk bicara tentang gereja kecil tetapi gereja2 yang seindah istana banyak dibangun seharga puluhan Milyar bahkan seratus Milyar.

Tidak ada satupun yang ingat membangun RS murah seharga puskesmas utk menolong orang2 yg tidak mampu berobat, membuka pintu untuk mereka dan menjenguk “Lazarus2” pun tidak.

Untunglah ada orang Samaria yg baik hati dan benarlah apa yg dikatakan Tuhan.

https://lh3.googleusercontent.com/proxy/qaj0nELkMSu8ynR1cFrGmM1L37F4IofoVv5ejBg4BYWQyJD_5iz3PhJy97ZQgLtOaMLqk3dohuDQtV_rIBFmhqI

Siapa yang ingat membangun rusun dan sekolah2 utk warga bantaran kali yg tergusur ? Bukankah seharusnya gereja yg suka koar2 kasih Tuhan ?

https://lh3.googleusercontent.com/proxy/pAaqxF5zc4_v6SZWdS_Pgr0ND9-hmp3oruDApKpG_Ow0TVvPLEDl9F1hObw2bFmhhl-k5AR0rcjHpAz5WmcKGQaNnqs3FWlchY3fVA

Agar masyarakat bisa merasakan kasih Tuhan dan membuka hati kpd berita keselamatan, bukankah demikian ?

Aset bisa trilyunan rupiah tapi jasa kpd negeri utk menolong Lazarus2 miskin yg diamanatkan Yesus nyaris nol besar.

Bahkan sekedar etalase nasi bungkus didepan gedung2 gereja seindah istana ini saja tidak ada, malah warga masarakat yg berikhtiar :

Hanya mendengar kisah2 mukbang umatnya di resto2 all you can eat utk perut sendiri.