Menjawab Pertanyaan Saudara Kristen tentang apapun juga

Thread ini terinsipirasi dari :

Sebenarnya saya juga pengennya nanya disitu, tapi karena TS disana slow response, jadi saya bikin sendiri deh

Silahkan kalau mau ada pertanyaan tentang Alkitab, iman Kristen, dan sejenisnya, insya Yesus saya bisa jawab :slight_smile:

Saya berharap Momod bisa bekerja sama dengan saya untuk menangkal orang-orang yang kerjanya cuma merusak thread dan OOT, apalagi sampe ad hominem

nah, thread serupa juga saya buat di forum sebelah
http://www.sarapanpagi.org/silahkan-bertanya-apa-saja-disini-vt10514.html

Kenapa bikin 2 thread? the more the merrier, dan kalau di forum yang sebelah sana, saya gampang menindak orang2 yang kerjanya cuma bkin kacau thread, kalo disini syusyah

Thanks, dan silahkan pertanyaannya :slight_smile:

Jawaban paling simple sih sebenarnya karena Yesus bangkit di hari Minggu, makanya umat Kristen beribadah di hari itu, hari kemenangan, hari yang paling penting bagi semua orang Kristen di dunia, apapun denominasinya

penjelasan lengkap di http://www.sarapanpagi.org/sabat-vt311.html#p659

Tapi ini juga tak lepas dari sejarah “perpecahan” yang terjadi antara orang Yahudi yang menerima Kristus dan yang tidak menerima Kristus kala itu. Pada mulanya mereka beribadah bersama di sinagog pada hari Sabtu, hanya dengan berjalannya waktu, orang2 Yahudi yang tidak menerima Kristus “mengusir” orang2 Yahudi yang menerima Kristus, dalam beberapa catatan malah menyiksanya.

Kita ini umat merdeka, dalam artian misal natal jatuh pada 25 Desember, bolehkah kita merayakannya di tanggal 10 Desember? 15 Desember? atau bahkan 5 Januari sekalipun? silahkan saja, yang penting maknanya toh? tepat persis harinya itu gak ada artinya sbenernya, walaupun tepat persis harinya tapi maknanya tidak dapat ya buat apa juga

Buat saya pribadi malah silahkan aja mau beribadah hari apapun, Senin-Minggu, gak ada salahnya, Katolik misalnya, mengadakan misa itu setiap hari, semua hari adalah hariNya Tuhan

saya gak yakin sih, Ibadah di hari Sabtu itu lebih didengar oleh Tuhan daripada mereka yang beribadah di hari selain Sabtu, tapi kalo ada orang yang damai melakukannya silahkan juga

so, silahkan saja mau mengadakan ibadah hari apa juga, yang terlebih penting daripada itu adalah hati yang baik untuk beribadah, bukan harinya :slight_smile:

bagaimana bro @Henhen untuk merespon Nasehat dan Ajakan Rasul Paulus berikut ini ?:

Nasehat dan Ajakan dari Rasul Paulus
Ibrani 4:9 & 11
4:9 Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.
4:11 Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.

Rasul paulus mengajarkan supaya berusaha masuk ke dalam Perhentian itu, yaitu berhari Sabat sabat hari yang ke 7, supaya jangan mengikuti contoh orang orang yang tidak taat…

apakah contoh ketidak taatan… ?? menurutku contoh ketidak taatan adalah membuat hari Perhentian atau Hari Kudus atau Hari yang di Sucikan, bukan di hari yang ke Tujuh, tapi di Hari Jumat atau di Hari Minggu…

salam
TYM

first of all, ada kemungkinan kitab Ibrani bukan rasul Paulus yang menulis

http://www.sarapanpagi.org/kitab-ibrani-hebrews-hebraious-vt3886.html

Banyak ahli Perjanjian Baru yang berpandangan konservatif dewasa ini beranggapan bahwa Paulus tidak mungkin menulis surat ini karena gaya penulisan yang halus dan bercorak Aleksandria, ketergantungan pada Septuaginta, cara memperkenalkan kutipan-kutipan Perjanjian Lama, cara berargumentasi dan gaya mengajar, susunan argumentasi dan hal tidak menyebutkan dirinya itu bukan merupakan gaya Paulus.

saya pribadi percaya ini bukan tulisan Rasul Paulus karena gaya tulisannya saya rasa sangat beda dengan surat2 Paulus lainnya

ini selingan ajah, misal tetap masih mau percaya ini tulisan Rasul Paulus ya dipersilahkan :slight_smile:
dan meskipun itu bukan tulisan Rasul Paulus, tetap tidak menghilangkan maknanya atau menurunkan derajatnya, karena itu adalah kanon

khusus untuk Ibrani 4:9, sebenarnya dalam bahasa aslinya tidak ada kata2 “hari ketujuh”, kata “hari” pun dalam bahasa aslinya tidak ada, boleh dicek disini :

https://biblehub.com/interlinear/hebrews/4-9.htm

ara {oleh karena itu} apoleipetai {ia disisakan} sabbatismos {perhentian} tĂ´ laĂ´ {bagi umat} tou theou {Allah}

adanya hanya “perhentian” atau “rest” yang banyak digunakan dalam Alkitab Inggris

Versi TL untuk Ibrani 4:9 adalah “Jikalau begitu, tetaplah suatu Masa Perhentian bagi kaum Allah”
entah bagaimana ceritanya di versi TB tau2 ada “hari ketujuh”

versi penjelasan panjangnya boleh baca disini, (saya copas ksini gak muat)

Yang di highlight disitu adalah harus berusaha untuk punya hari perhentian khusus/sabat buat Tuhan
ini sebenarnya sejalan dengan penjelasan saya diatas, mau hari apa aja silahkan, tapi harus ada hari khusus buat Tuhan :slight_smile:

Jadi silahkan anda mau menganggap sabat itu Sabtu, dan saya tetap menganggap sabat itu Minggu
karena Allah yang adalah Roh juga tak akan terikat ruang dan waktu juga

smoga menjawab :slight_smile:

Apakah orang Kristen yg tidak melakukan Sabat Yahudi tidak akan selamat?

bisa jadi… Surat kepada Orang Ibrani - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

dan meskipun itu bukan tulisan Rasul Paulus, tetap tidak menghilangkan maknanya atau menurunkan derajatnya, karena itu adalah kanon

Sip, sepaham bro… :afro: :afro:

khusus untuk Ibrani 4:9, sebenarnya dalam bahasa aslinya tidak ada kata2 "hari ketujuh", kata "hari" pun dalam bahasa aslinya tidak ada, boleh dicek disini :

setelah ku cek memang dalam beberapa Terjemahan, tidak ada kata hari “ke Tujuh”… http://alkitab.sabda.org/verse.php?book=Ibr&chapter=4&verse=9

  1. TB (1974) ©
    Ibr 4:9
    Jadi masih tersedia suatu hari perhentian 1 , hari ketujuh, bagi umat Allah.

  2. AYT (2018)
    Ibr 4:9
    Jika demikian, maka masih ada perhentian pada hari Sabat untuk umat Allah.
    Jikalau begitu, tetaplah suatu Masa Perhentian bagi kaum Allah.

  3. BIS (1985) ©
    Ibr 4:9
    Jadi, bagi umat Allah masih ada janji untuk beristirahat seperti Allah beristirahat pada hari yang ketujuh itu.

meskipun tidak disebut hari ke"Tujuh", yang menjadi kata Kuncinya adalah kata “SABAT”…
kalau kita kembali ke 10 Hukum Tuhan, yaitu hukum yang ke 4…
maka kita temukan hari Sabat itu adalah hari ke 7… hari Sabtu…

Yang di highlight disitu adalah harus berusaha untuk punya hari perhentian khusus/sabat buat Tuhan ini sebenarnya sejalan dengan penjelasan saya diatas, mau hari apa aja silahkan, tapi harus ada hari khusus buat Tuhan :)

sejauh ini, dan sampai saat ini, setelah ku pelajari, tidak semua hari adalah Hari Sabat…
hanya hari ke 7 disebut hari Sabat… (Sabat Mingguan)…

di dalam Kitab Imamat, memang ada suatu Sabat, yang terjadi setiap tahun…
tapi itu bukanlah Sabat untuk 1 kali seminggu…

Sabat untuk Tuhan adalah Sabat hari yang ke 7… :slight_smile:

salam
TYM

sebenarnya tidak ada yang namanya Sabat Yahudi… seakan akan hari Sabat hanya untuk orang Yahudi Saja…

Hari Sabat itu disebut sebagai SABAT TUHAN, bukan Sabat Yahudi…
artinya adalah Hari Sabat itu dikhususkan atau disucikan hanya untuk Tuhan, dengan tidak melakukan urusan yang berhubungan dengan kepentingan pribadi pada hari itu…

Keluaran 20:10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.

disebut diayat itu adalah: Hari Sabat Tuhan Allah-mu, dan tidak disebut Sabat Yahudi… :slight_smile: :slight_smile:

setiap perbuatan baik, menurutku tidak ngefek kepada keselamatan…
Hari Sabat, yaitu hukum Allah yang ke 4, punya kedudukan yang sama dengan 9 Hukum lainnya dalam 10 Hukum Allah…

ukuran keselamatan kita bukan diukur ketika kita tidak membunuh atau mencuri atau tidak menguduskan Sabat…
Keselamatan adalah Anugerah yang diberikan Allah dan diperoleh melalui Iman atau Percaya kepada Jasa Yesus Kristus…

tapi meskipun begitu, sangat kuyakini, orang yang diselamatkan Tuhan, pastilah akan menghormati hukum hukum Tuhan…
mereka tidak akan membunuh, tidak mencuri, tidak berzinah, tidak mengambil dan mengingini milik orang lain, tidak menybut Nama Tuhan sembarangan, tidak menyembah Allah lain, dan pastinya menguduskan Sabat Tuhan juga…

salam
TYM

tidak harus begitu broh

pertama-tama kita sudah sepakat ya untuk ayatnya tidak ada itu blek plek mengatakan “hari ketujuh”
dari sini saja sebenarnya sudah jelas

ayat aslinya hanya mengatakan sabat/perhentian, bahkan kata2 “hari” itu tidak ada broh dalam bahasa aslinya
dan seperti yang anda jelaskan juga diatas, sabat dalam perjanjian lama itu gak melulu hari ketujuh kok :slight_smile:
orang yang menulis kitab Ibrani ini rupanya paham betul budaya Yahudi kok, makanya kalo dia disitu cuma nulis sabat mingguan ya diejek-ejeklah dia, wong sabatnya banyak ;D

Sabat dalam perjanjian lama gak cuma sabat mingguan, misal :
Sabat mingguan : hari ketujuh atau kita kenal hari Sabtu
Sabat tahunan : yaitu hari raya Yom Kippur
hari pertama dari suatu perayaan disebut juga sabat : hari pertama dan ketujuh dari hari raya roti tak beragi, hari pentakosta, hari peniupan sangkakala, pondok daun, dll
Sabat paskah : hari sebelum hari paskah
Tahun sabat : yaitu tahun Yobel
selain sabat mingguan, sabat yang lain gak selalu jatuh pada hari Sabtu loh :slight_smile:
ini juga benernya saya bisa argue lebih lanjut lagi karena hari ketujuh pada kalender ibrani itu juga beda dengan hari ketujuh pada kalender gregorian yang kita pakai sekarang ini loh

nah kalau anda memaksakan diri menafsir “sabat” yang dimaksud disitu haruslah diartikan hari sabat/hari ketujuh, itu kan juga tidak ada dasarnya kok
kenapa tidak diartikan tahun sabat? kenapa tidak diartikan sabat paskah? kenapa bukan pas hari raya pondok daun anda juga bilang sabat? smuanya itu sabat di perjanjian lama

buat saya ya, lebih klop kalau anda gak cuma memaksakan hari sabat disitu, tapi anda juga merayakan sabat paskah, tahun sabat, dan sabat sabat lainnya, itu baru konsisten :afro:

penjelasan lengkapnya disini :
http://www.sarapanpagi.org/sabat-vt311.html#p1156

Syukurlah, brarti keselamatan kita tidak tergantung pada urusan hari Sabtu.

Khusus utk pembaca lainnya:

Keluaran 31:13
“Katakanlah KEPADA ORANG ISRAEL, demikian: Akan tetapi hari-hari Sabat-Ku harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu, turun-temurun, sehingga kamu mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu.”

Keluaran 31:16
“Maka haruslah ORANG ISRAEL MEMELIHARA HARI SABAT, dengan merayakan sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian kekal.”

  • Imamat 24:8
    “Setiap hari Sabat ia harus tetap mengaturnya di hadapan TUHAN; itulah DARI PIHAK ORANG ISRAEL SUATU KEWAJIBAN perjanjian untuk selama-lamanya.”

Orang Israel Kristen tetap memelihara Sabtu sbg Sabat krn tradisi turun-temurun dan identitas khas bangsanya.

Bagi kita yg non-Yahudi yg brasal dari bangsa-bangsa bukan Ibrani, sudah ada keputusan sidang jemaat Yerusalem (Kis 15:19-29).

memang betul hari, makanan, pakaian, minuman, tidaklah menyelamatkan Jiwa.,
hanya Tuhan Yesus yang dapat menyelamatkan Jiwa…

Kis 4:12
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Yesus.,

Tuhan yang menyelamatkan Jiwa kita ini, mau supaya orang orang yang diselamatkan-Nya sehat, bahagia, damai, Setia dan Kuat sementara mereka di dunia ini, sambil menanti kedatangan Tuhan yang ke 2 kali…
sementara sambil menunggu kedatangan Tuhan, Tuhan mau umat-Nya, sehat Tubuh, Jiwa dan Roh-nya… supaya didapati tidak bercacat pada waktu Yesus datang yang ke 2 kali…

dibuat Tuhan-lah peraturan peraturan Demi kebaikan umat-Nya… peraturan peraturan ini bertujuan baik, bukan menyusahkan…

Para Rasul tidak punya kuasa untuk mengubah Hukum Tuhan, mengurangi atau menambahi Hukum Tuhan…
Tidak ada Hukum Tuhan yang dirubah atau dirombak oleh para Rasul…

Terkutuklah manusia manusia yang mengurangi atau menambahi atau memodifikasi Hukum Tuhan…

pada waktu itu, pada zaman rasul rasul adalah orang yang mengajarkan…
Kisah 15:1 Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ: “Jikalau kamu tidak disunat menurut adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat diselamatkan.”

Tuhan Allah tidak pernah mengajarkan di dalam Firman-Nya, kalau tidak disunat maka tidak selamat, tapi para manusia manusia pengajar palsu, mengajarkan kalau tidak disunat maka tidak selamat…

inilah Tujuan Para Rasul Bersidang di Yerusalem untuk menghentikan ajaran palsu tersebut, karena para pengajar palsu tersebut menambah nambahi yang tertulis dalam Firman Tuhan…

maka pada Hari Sabat, para Rasul Bersidang dan Membaca Firman Tuhan, untuk menyatakan Kebenaran…
Kisah15:21 Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat."

jadi pada Hari Sabtu, pada Hari Sabat, dan bukan di hari Minggu, para Rasul berkumpul, membaca Hukum, dan mendiskusikan Kasus yang sedang menjadi isu tersebut, yaitu hal sunat dan tidak bersunat…

Orang Israel Kristen tetap memelihara Sabtu sbg Sabat krn tradisi turun-temurun dan identitas khas bangsanya.

orang Kristen yang bukan Israel juga tetap menguduskan Sabat, karena Sabat bukanlah Sabat Yahudi, tapi Sabat Tuhan Allah…

ada suatu ketika, Peristiwa di dalam Alkitab, pada zaman Rasul Rasul, dimana orang orang yang bukan Yahudi hampir satu kota beribadah pada hari Sabat…, nama Kota itu adalah: Ke Antiokhia di Pisidia, mungkin daerah Yunani, penduduknya adalah orang orang Kafir yang ditobatkan kepada Injil… mereka berhari Sabat, dan tidak berhari Minggu…
Kisah 13
13:44 Pada hari Sabat berikutnya datanglah hampir seluruh kota itu berkumpul untuk mendengar firman Allah.

Coba bayangkan, HAMPIR SELURUH KOTA berhari Sabat… mereka tidak berhari Minggu… :slight_smile: :slight_smile: :slight_smile:

Bagi kita yg non-Yahudi yg brasal dari bangsa-bangsa bukan Ibrani, sudah ada keputusan sidang jemaat Yerusalem (Kis 15:19-29).]Bagi kita yg non-Yahudi yg brasal dari bangsa-bangsa bukan Ibrani, sudah ada keputusan sidang jemaat Yerusalem (Kis 15:19-29).

betul sekali, Sidang tersebut adalah untuk menghentikan ajaran Palsu, yaitu ajaran yang menambah nambahi Firman Allah, dan mengurang ngurangi Firman Allah, atau memodifikasi Firman Allah…

ajaran tersebut diatas, harus segara dihentikan… karena merusak ajaran Tuhan…

sidang tersebut adalah untuk meluruskan Hukum Allah yang di Belokkan, sidang di Yerusalem bukan sidang meniadakan Hari Sabat Tuhan…

salam
TYM

Bagian mana ayatnya yg menyatakan sidangnya di adakan pada hari sabat ?

Mana ayatnya ada orang Kristen di sana ?

Kis 13:43 Setelah selesai ibadah, banyak orang Yahudi dan penganut-penganut agama Yahudi yang takut akan Allah, mengikuti Paulus dan Barnabas; kedua rasul itu mengajar mereka dan menasihati supaya mereka tetap hidup di dalam kasih karunia Allah.

Coba bandingkan dengan

1kor 16:2 Pada hari pertama dari tiap-tiap minggu hendaklah kamu masing-masing–sesuai dengan apa yang kamu peroleh–menyisihkan sesuatu dan menyimpannya di rumah, supaya jangan pengumpulan itu baru diadakan, w kalau aku datang.

Kis 20:7 Pada hari pertama dalam minggu itu, ketika kami berkumpul untuk memecah-mecahkan roti, Paulus berbicara dengan saudara-saudara di situ, karena ia bermaksud untuk berangkat pada keesokan harinya. Pembicaraan itu berlangsung sampai tengah malam.

Kesimpulannya hari sabat ya untuk orang yahudi, hari minggu sudah menjadi tradisi orang Kristen beribadah

Kol 2:16 Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat

artinya adalah:
jangan mempersiapkan Persembahan pada Hari Sabat…

Persembahan itu dipersiapkan di Rumah mulai pada Hari Minggu, setiap Penghasilan harus dibuat perhitungan lalu dikhususkan persembahan,
ada yang namanya: Persepuluhan, Persembahan Terpadu, Persembahan Khusus…

Persembahan Persembahan itu tidak dipersiapkan Pada Hari Sabat, karena Hari Sabat adalah Hari Kudus Tuhan, persembahan persembahan haruslah dipersiapkan di rumah, dimulai pada hari Minggu…

Kis 20:7 Pada hari pertama dalam minggu itu, ketika kami berkumpul untuk memecah-mecahkan roti, Paulus berbicara dengan saudara-saudara di situ, karena ia bermaksud untuk berangkat pada keesokan harinya. Pembicaraan itu berlangsung sampai tengah malam.

Perkumpulan yang terjadi di hari Minggu ini, bukan karena Perkumpulan Hari Minggu adalah Perkumpulan Kristen yang sudah jadi kebiasaan, coba analisa ayat itu bro, Keesokan harinya yaitu pada hari Senin Rasul Paulus sudah harus berangkat…

jadi tidak ada waktu lagi, sudah mepet… oleh Sebab itu perkumpulan itu diadakan hari minggu, dan berlanjut sampai larut malam…

Kesimpulannya hari sabat ya untuk orang yahudi, hari minggu sudah menjadi tradisi orang Kristen beribadah

menurutku ini adalah kesimpulan yang sangat keliru…
kesimpulan itu sangat berlawanan dengan Firman Tuhan…
Firman Tuhan berkata:
Mrk 2:27
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat

Hari Sabat diadakan untuk Manusia, Seluruh umat manusia, bukan hanya untuk orang Yahudi saja…

Kol 2:16 Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat

Hari Sabat tidak boleh digunakan untuk menghukum…
Hari Sabat adalah Hari Penyembuhan, Hari Kemerdekaan… Hari Perenungan, untuk mengingat Allah dan kebaikan-Nya, Hari Sabat adalah Hari Kudus Tuhan, sebagai Tanda bahwa Allah adalah Pencipta, dan manusia adalah CIptaan.

salam
TYM

Utk pembahasan hari sabat, saran saya dilanjutkan pd topik lainnya agar topik ini bisa kembali utk pertanyaan umum.

Soal sabat, tentu saja mreka yg dari denominasi Advent akan tetap meyakini doktrinnya dan ini perlu kita hormati.