MENGENAL RAJA YESUS DENGAN BENAR

Dear All,

Bagi sementara orang di kalangan umat Kristen, untuk mengenal Raja Yesus (Yesus Kristus) sebagai Tuhan dan Manusia, memiliki kesulitan yang signifikan.
Hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai metoda untuk menjelaskan, menggunakan berbagai analogi, sehingga dapat disanggah dengan mudah.

Sedemikian sulitnya menjelaskan hal tersebut, sehingga ketika ada seorang biarawati yang tidak dapat mengerti tentang ketuhanan Tuhan Yesus, Raja Yesus, oleh penjelasan dari mentornya (pastor), akhirnya dia berbalik meninggalkan Tuhan Yesus dan memilih agama lain.

Menyedihkan memang, melihat berbagai kenyataan orang-orang yang meninggalkan Tuhan Yesus hanya karena tidak dapat mengerti masalah ini.
Alih-alih mereka mencari tahu tentang kebenaran Firman Tuhan, mereka mencari Allah lain yang dapat masuk di akal mereka. Quo Vadis.
Apalagi bagi umat yang beragama lain, mereka bisa menemui kesulitan yang lebih besar lagi.

Janganlah berusaha untuk membuat eksistensi Tuhan Yesus menjadi rasional, logis, dapat masuk akal pikiran, dapat dinalar, tapi mulailah dengan tunduk dan taat pada Firman Tuhan serta mengaminkanNya, agar kita dapat memperoleh berkat pengertian ilahi, dan berkat-berkat jasmani serta rohani yang Tuhan sediakan bagi kita. Amin.

Marilah mulai merenungkan Firman Tuhan, khususnya mengenai siapakah : RAJA YESUS itu ?

DIA (YESUS) adalah :

  1. Pencipta segala sesuatu.
  2. Firman Allah yang Hidup.
  3. Firman yang keluar dari Allah (anak Allah).
  4. Alfa dan Omega (Yang Awal dan Yang Akhir).
  5. Allah yang Maha Kuasa.
  6. Bapa yang Kekal.
  7. Pembuat Hukum (baik yang lama maupun yang baru).
  8. Penebus manusia.
  9. Raja Damai.
  10. RajaNya Manusia.
  11. Manusia Ilahi.
  12. Pengantara antara Allah dan manusia.
  13. Anak Domba Allah.
  14. Anak Manusia.
  15. Juru Selamat Manusia.
  16. Penanggung kutuk kematian, kesengsaraan dan penyakit manusia.
  17. Pembebas para tawanan.
  18. Pemberi pengampunan dosa.
  19. Yang mengasihi orang berdosa
  20. Jalan (Nya Allah bagi manusia).
  21. Kebenaran (nya Allah).
  22. Hidup (Nya Allah bagi manusia).
  23. Terang Dunia dan Lampu dalam Kerajaan Allah.
  24. Hakim yang Adil.
  25. Kebangkitan (bagi manusia).
  26. Yang duduk di Takhta Anak Domba Allah.
  27. Raja dalam Kerajaan Sorga (Kerajaan Allah)
  28. Pahlawan yang menang atas Maut.
  29. Pemegang Kunci Maut dan Kerajaan Maut.
  30. Imam Besar Agung.
  31. Pengetok pintu hati manusia.
  32. Bintang Timur yang gilang-gemilang.
  33. Yang duduk di sebelah kanan Bapa

Untuk menjelaskan semua itu, akan saya bahas sedikit demi sedikit, agar dapat lebih mudah dipahami.

REFERENSI DAN PENJELASAN AYAT-AYAT

  1. Pencipta segala sesuatu.
    Allah menciptakan segala sesuatu menggunakan FirmanNya (Kejadian 1:1- 31) , dan Firman itulah yang ada di Taman Firdaus/Taman Eden pada ayat berikut :

Kejadian 3:8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.
3:9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?

Begitu pula yang menemui Kain adalah Firman :

Kejadian 4:6 Firman Tuhan kepada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.

Dan juga yang menampakkan diri kepada Abraham :

Kejadian 18:1 Kemudian TUHAN menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin di Mamre, sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu hari panas terik.

  1. Firman Allah yang Hidup.
    Sesuai dengan rencana Allah setelah genap waktunya, maka Firman itu menjadi manusia, agar memiliki darah yang dapat dicurahkan bagi penghapusan dosa manusia sesuai dengan Perjanjian Darah antara Allah dengan manusia.

Yohanes 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran

  1. Firman yang keluar dari Allah (Anak Allah).
    Firman itu keluar dari Allah Bapa yang merupakan Sumber segala sesuatu, termasuk Sumber dari Firman Allah dan ROH KUDUS Allah.
    Ia adalah Firman yang keluar dari Allah untuk menciptakan segala sesuatu, disebut dengan terminologi Anak Allah. Anak artinya keluar dari SumberNya.
    Anak Allah disini bukan anak hasil hubungan badan atau hubungan laki-laki dengan perempuan, karena Allah itu Roh bukan daging, dan yang keluar dari Sumber itu juga Roh. Allah tidak punya isteri, jadi AnakNya bukan berasal dari seorang isteri, atau dari hubungan seksual, karena hubungan seksual hanya untuk yang memiliki daging.

Mazmur 2:7 Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: "Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.

Tiga dulu ya, nanti dilanjutkan.

:smiley: Penjelasan yang bagus Om meski baru separuh jalan, Om maaf jika ada yang sedikit saya permasalahkan
Masalah pemahaman tentang (Theologia Christophany) pada bagian :

Coba kita bandingkan dengan ayat berikut :coolsmiley: (maaf ya Om jika saya cerewet dengan hidangannya)
Kej 22:11
Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: “Abraham, Abraham.” Sahutnya: “Ya, Tuhan.”
Kej 22:15
Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham,

Salam… JBU

Morning bro, gini aja bro, kita tidak usah membahas malakh yahwe lagi, ini kan sudah dibahas di thread sebelah, kalau mau diskusi silaka mennggapi tentang siapa itu Raja Yesus dan pakah anda mengenlnya.

Apa tidak bosan bertanya itu terus? Buat saja thread bru dan mulai bicara tntang “apakah mikhael itu yahwe atau bukan”?

Ini saran yg mohon didengarkan? :smiley:

Dearest Evata,

Thanks ya dear atas atensinya.
Pada Kejadian 4:6 belum ada indikasi yang bersabda kepada Kain adalah malaikat, kecuai indikasi malaikat/kerub yang menjaga Taman Eden dengan pedang bernyala-nyala untuk menghalau Adam dan Hawa keluar dari Taman Eden, jadi menurut Om itu masih Firman yang oleh orang Israel disebut JHVH.
Pada Kejadian 18:1 itu kan ada 3 orang, yang 2 orang memang malaikat yang akan menghancurkan Sodom dan Gomoran, tetapi yang 1 menurut Om bukan, itu Firman juga, dimana Abraham bisa langsung bersyafaat tawar menawar dengan Pengambil Keputusan.
Hal ini memang berbeda dengan Kejadian 22 yang memang malaikat.

Shalom

Dear Rennati,
Thanks dear, memang banyak sekali yang menemui kesulitan untuk mengenal Yesus, apalagi kalau kita menyebut Tuhan Yesus, itu kedengarannya janggal bagi sebagian orang terutama diluar kekristenan, malahan ada yang mengatakan kafir karena menyembah “manusia”.
Oleh karena itu kita perlu sekali menjelaskan duduk perkaranya, agar orang mengerti korelasinya, dan mengapa demikian.
Mengapa Yesus tidak sama dengan nabi siapapun yang ada di muka bumi ini.

Shalom.

INI LANJUTANYA TENTANG REFERENSI AYAT DAN PENJELASANNYA.
SEDIKIT DEMI SEDIKIT YA…

  1. Alfa dan Omega (Yang Awal dan Yang Akhir).
    Allah yang Maha Kuasa.

Firman yang keluar dari Sumber/Bapa/Allah Bapa, adalah Sang Pencipta yang memiliki awal dan akhir. Sang Pencipta itu Maha Kuasa atas ciptaanNya, sesuai ayat ini :

Wahyu 1:8 “Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

Awal dari Firman (AlfaNya) adalah seperti pada Mazmur 2:7 dan akhir dari Firman (OmegaNya) adalah di 1Korintus 15:28, setelah Tuhan Yesus menaklukkan diri-Nya di bawah Bapa, supaya Allah menjadi semua di dalam semua.

I Korintus 15:28 Tetapi kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus, maka Ia sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri-Nya di bawah Dia, yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah-Nya, supaya Allah menjadi semua di dalam semua.

  1. Bapa yang Kekal.
    Firman itu bukan Bapa/Sumber/Allah Bapa karena Firman itu memiliki Alfa dan Omega, sedangkan Bapa/Sumber/Allah Bapa itu kekal, tidak ada awalnya dan tidak ada akhirnya.
    Lalu kenapa dalam Yesaya 9:5 Firman itu disebut Bapa yang kekal?
    Sebagai Sang Pencipta maka Firman adalan Bapa/sumber atas segala ciptaanNya, dan karena Firman adalah Roh maka Firman itu juga kekal didalam Bapa/Sumber/Allah Bapa.

    Yesaya 9:5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Sewaktu Firman menjadi manusia, yaitu manusia Yesus, Dia mengosongkan dirinya, mengosongkan ke-FirmananNya, dan Bapa yang adalah Roh menjadi satu dengan manusia Yesus, dengan demikian Roh Kudus Allah dan FirmanNya yang ada pada diri Yesus, namun sewaktu menjadi manusia Yesus hanya mengandalkan pada BapaNya.
Dia harus menggunakan kemanusiaanNya karena sedang melaksanakan kehendak Allah untuk menghapus dosa manusia, dengan menumpahkan darahNya.

Filipi 2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia

  1. Pembuat Hukum (baik yang lama maupun yang baru).
    Firman dalam PL telah menetapkan Hukum bagi banusia agar mencapai standar kekudusan dan kesempurnaan Allah. Hukum itu adalah Hukum Taurat, Hukum Kekudusan. Namun tidak satu manusiapun dapat lolos dari hukum tersebut.
    Tuntutan kekudusan yang diminta oleh Hukum Taurat mustahil dapat dipenuhi/dilakukan oleh manusia. Karena semua manusia telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah.
    Musa menerima Hukum Allah dari Firman, untuk disampaikan kepada bangsa Israel.

Keluaran 19:20 Lalu turunlah TUHAN ke atas gunung Sinai, ke atas puncak gunung itu, maka TUHAN memanggil Musa ke puncak gunung itu, dan naiklah Musa ke atas

Tidak ada orang yang dapat dibenarkan karena melakukan Hukum Taurat. Jadi semua orang itu mati kalau diukur dengan Hukum Taurat.

Roma 3:20 Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

Oleh karena itu Tuhan Yesus menetapkan Hukum yang Baru, karena Hukum yang Lama itu cacat disebabkan oleh pelanggaran Bangsa Israel di gurun Sinai, sewaktu bangsa itu menyembah berhala.

Ibrani 8:7 Sebab, sekiranya perjanjian yang pertama itu tidak bercacat, tidak akan dicari lagi tempat untuk yang kedua.
8:8 Sebab Ia menegor mereka ketika Ia berkata: “Sesungguhnya, akan datang waktunya,” demikianlah firman Tuhan, “Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan dengan kaum Yehuda,
8:9 bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka, pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Sebab mereka tidak setia kepada perjanjian-Ku, dan Aku menolak mereka,” demikian firman Tuhan.
8:10 “Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,” demikianlah firman Tuhan. "Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku

Hukum yang baru disebut Hukum Kasih Karunia.

Efesus 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

BERSAMBUNG…

Dear bro,

klo bisa tolong di copas infonya mengenai biarawati tersebut. Yang menurut saya, jika namanya biarawati, pasti tingkat iman dan pengetahuan ke kristenannya sudah melebihi tingkat rata2.

klo cuma IRT trus ngaku2 biarawati sih, jelas bonyok. apalagi IRT kristen siluman atau jadi jadian yang doyannya cari sensasi dan akibat pergaulan bebas dan ada tekanan politik serta ekonomi, ya bijimane namanya.

Blesssing

Dear Fivestars,

Sebetulnya dengan berat hati Om menuliskan link-nya.
Tetapi karena Om sudah menulis di awal thread, agar tidak menimbulkan sangkaan-sangkaan yang tidak perlu, maka Om berikan link-nya.
Namun kalau mau cari sendiri di Youtube, ada banyak sekali videonya yang di upload. Cari tahu sendiri saja tentang ex biarawati ini.
Browsing saja sendiri ya, semula Om pertama kali lihat videonya sempat kaget juga dan prihatin sekali, dan Om saat itu sempat konfirmasi melalui kawan Om tentang kebenarannya.
Kita doakan saja beliau ini ya…
Kita tetap harus mengasihi (mengasihi dan mendoakan) dia…

MANTAN BIARAWATI 1 - 6 (akreatif)

Shalom.

broo@dion…

hihihi…pastornya sja yang oon kale ya…tapi sebenarnya and juga salah nih broo@dion…bukan si pastor itu saja neh…

Istilah Raja bagi Yesus saja miungkin anda ga paham ya kapan moment sebutan itu di gunakan dalam Alkitab…??

sebetulnya anda pun asbun achh …!! dalam hal ini ( maaf )…

Mana ada seh di ALKITAB DI SEBUT : istilah RAJA Yesus…??? Heemmm…tolong dikoreksi lagi penggunaan istilah yang seenak udel tsb. YA BROO@DION…!!! ( maaf ).

Salam GBU

Dear Purba,

Raja Yesus memang jarang digunakan, Om memberanikan diri, karena yang membaca nantinya bukan hanya orang Kristen yang pasti tahu tentang arti Yesus Kristus atau IESOUS XRISTOS.
Kristus artinya yang diurapi, yang diurapi artinya raja dan kata raja dalam Bahasa Indonesia adalah Bahasa Indonesia baku.
Raja Yesus adalah Yesus Kristus atau IESOUS XRISTOS.

Bagi pembaca yang beragama lain Kata Yesus Kristus mungkin sering didengar tetapi kurang dipahami artinya, berbeda dengan Raja Yesus akan mudah dipahami atau Almasih Isa bnu Maryam, tentu akan lebih mudah.
Dan memang Dia itu Raja diatas segala raja. Nanti korelasinya adalah dengan istilah “Rajanya manusia”.

Shalom. GBU.

BROO@DION…

Waduhhh…jangan bahasa menjadi alasan pijakannya kita harus menyebut Apa terhadap Tuhan YESUS kRISTUS BROO…???
Alkitab tidak mengajarnya melihat Yesus itu dari sudut pandang bahasa loh…!! Semua bahasa itu sama di mata Allah dan bahasapun adalah ciptaan ALLAH JUGA …BUKAN CIPTAAN MANUSIA. hehehe…

Jadi anda kan sudah mengenal BUKU ALKITAB bukan…??? SEBUTAN YESUS KRISTUS ada banyak sebagai disebutkan , namun bukan karena " faktor bahasa" tapi karena konteks peristiwa yang ada dalam suatu cerita dalam Alkitab tsb. sebagaimana DIA ada ditokohkan dalam iNJIL-NYA tsb, SEBAGAIMAN YNG DITULIS OLEH SI PENULIS iNJIL.

Salam GBU.

@Eko

awas om, kalau berani berbeda pendapat sama si purba, nanti om di cap sesat, non-kristen, dll

hati hati om sama si purba. hehehe

Kenapa mslah ini diprdebatkan? Sperti diskusi yg tidak prnah berakhir, hnya krna pnggunaan bahasa yg jrang digunakan… :mad0261:

ALO udah lama kaga maen di forum ini ada yang harus di beresin soalnya :happy0062:
gw setuju bener sama si om kedudukan Yesus di buktikan oleh firman yang saling mendukung satu sama lain seperti sebuah menara kebenaran (sebenernya si masih banyak firmannya).
Yoh 5:39:
Kalian mempelajari Alkitab sebab menyangka bahwa dengan cara itu kalian mempunyai hidup sejati dan kekal. Dan Alkitab itu sendiri memberi kesaksian tentang Aku.
sebenernya ga heran om kalau di lihat dari agama palsu yang di anut si perempuan itu, dulu gw juga sering debat sama dosen gw yang berasal dari agama romawi tentang kekeristenan itu sendiri dan setiap debat gw pakai firman dia pakai filasafat dll dan filsafat filsafat itu ga bisa menjelaskan ke TUHANAN Yesus cuma Yesus sebagai sosok “kasih” (ga heran secara ajaran mereka keturunan simon magus bukan rasul petrus).

tapi gw lihatnya seperti ini saja, apakah dari bangsa lain ada yang mau mati bagi kita ? apa ada dari bangsa lain yang janji akan datang lagi mengajak kita tinggal di rumah BAPANYA?
dan setiap gw kecewa sama TUHAN bukan gw sombong om bahkan saat gw pertanyaakan kenapa begini - begitu dia sendiri yang menjelaskan DIRINYA kepada gw dalam firman TUHAN yang adalah diri NYA…
mau gw sangkal YESUS bukan TUHAN dia tetap TUHAN, kuasan dan kedudukannya ga terpengaruh sama iman elu gw, om atau siapapun.
bukan masalah nubutatan sekali lagi tapi…siapa yang sudah janji dan akan datang di masa depan itu dia lah RAJA terserah mau orang bilang apa.

GBU!

:smiley: Malam… maaf baru balas… saran yang baik… saya mengenal RAJA YESUS yang disebut KRISTUS
Bukankah maksud “Kabar Baik / SukaCita / DamaiSejahterah” adalah tentang datangNya RAJA SORGA dan hadirNya Kerajaan Sorga kepada setiap orang percaya yang menerimah ROH KUDUS :happy0062:

Salam… JBU

Orang Katolik akan sangat kesulitan mengerti bahwa Yesus adalah Kepala Jemaat ataupun gelar Yesus Raja. Hal ini disebabkan indoktrinasi hirarki Katolik pada umatnya bahwa PAUS adalah Raja Sorga, Bumi dan Neraka.

Berikut adalah ajaran2 katolik mengenai PAUS RAJA:

“Hence the Pope is crowned with a triple crown, as KING OF HEAVEN and of EARTH and of HELL”

http://img826.imageshack.us/img826/632/tiarakepausan.jpg

http://img521.imageshack.us/img521/5075/popesymbol.jpg

“The Pope and God are the SAME, so he has all power in heaven and earth”

"The pope is of so great dignity and so exalted that he is not a mere man, but as it were God, and the vicar of God…

"Moreover the superiority and the power of the Roman Pontiff by no means pertains only to heavenly things, but also earthly things, and to things under the earth, and even over the angels, whom he his greater than.

“So that if it were possible that the Angels might err in the faith, or might think contrary to the faith, they could be judged and excommunicated by the Pope…”

“…the Pope is as it were God on earth, chief of kings, having plenitude of power.”

As the “infallible” Vicar of CHRIST and thus, “the Universal Monarch of the World“, the Pope, through the religious, political and financial power of the Jesuit Order, fully intended, then and now, to ultimately rule all nations through his loyal kings and dictators from Solomon’s rebuilt Temple in Jerusalem.
For when the Pope is crowned during his coronation these words among others are spoken:

“Take thou the tiara adorned with the Triple Crown,

and know that thou art the father of princes and Kings,

and art the Governor of the world.”

Dictatus Papae:

• "The pope can be judged by no one on earth.

• The Roman church has never erred,nor can it err until the end of time.

• The pope alone can depose bishops.

• He alone is entitled to imperial insignia.

• He can dethrone emperors and kings and absolve their subjects from allegiance.

• All princes are obliged to kiss his feet.

• His legates, even when not priests, have precedence over all bishops.

• A rightly elected pope is, without question, a Saint, made so by the merits of Peter." This sanctity he claimed to have experienced overwhelmingly at his election. It was, incidentally, an idea that his successors dropped like a burning coal. "

Dear Purba,

Alkitab/Injil kita berbahasa Indonesia kan dear, itu bukan alasan bahasa, itu fakta adanya.
Nama ejaan Yesus, Maria, Yusup, Yakup, Abraham, sorga, neraka, Allah Bapa, Roh Kudus, Tuhan Yesus itu semua adalah ejaan Bahasa Indonesia. Kita pakai saja, tidak masalah koq.
Tidak perlu kita berdoa dalam nama Iesous Xristos, sebut saja Tuhan Yesus kristus, itu bahasa Indonesia, dan yang pakai bahasa Inggis biarlah memakai nama Jesus Christ (yang dibaca jises/jisas krais).
Santai saja, pakai bahasa Indonesia saja dear.
Soal ejaan atau bahasa kiranya sudah cukup ya tidak perlu diperpanjang lagi, kalau Purba mau pakai bahasa Inggris atau bahasa latin atau ibrani ya silahkan saja.

Shalom. GBU.

LANJUTAN TENTANG REFERENSI AYAT DAN PENJELASANNYA.

  1. Penebus manusia.
    Pembebas para tawanan.

Seringkali terminologi Penebus manusia juga suatu hal yang tidak mudah untuk dimengerti : menebus dari siapa?
[i][b]
Roma 11:26 Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub.

Efesus 1:7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,

Yohanes 8:34 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.[/b][/i]

Semua manusia telah menjadi hamba (budak) dosa, dan upah dosa adalah maut, dan maut itu ada kerajaannya dan ada malaikat penguasanya, namanya malaikat jurang maut.
Malaikat jurang maut itu adalah raja dan kerajaannya adalah kerajaan maut.
Semua manusia karena telah berbuat dosa, DITAWAN oleh raja maut yaitu malaikat jurang maut, atau Abadon/Apolion.

I Korintus 10:10 Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.

Wahyu 9:11 Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion.

Tawanan itulah yang dibebaskan oleh Tuhan Yesus, tentulah mereka yang dibebaskan adalah mereka yang memiliki Perjanjian dengan Allah melalui Perjanjian Darah. Jadi tidak semua orang berdosa yang ditawan oleh raja maut di jurang maut dibebaskan oleh Tuhan Yesus.

Oleh karena itu Tuhan Yesus juga disebut Pembebas Tawanan

Lukas 4:18 "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
4:19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.

Efesus 4:8 Itulah sebabnya kata nas: “Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia.”

Kapan Tuhan Yesus membebaskan tawanan tersebut?
Pembebasannya sewaktu Tuhan Yesus wafat, RohNya turun ke alam maut, ke dunia orang mati, ke penjara. Itu Ia lakukan sebelum kebangkitanNya.

Efesus 4:8 Itulah sebabnya kata nas: “Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia.”
4:9 Bukankah “Ia telah naik” berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah
4:10 Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.

Pembayaran tebusannya adalah menggunakan darahNya yang mahal. Dan telah dibayar lunas.

[i][b]I Korintus 6:20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

1Petrus 1:18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
1:19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.[/b][/i]