Mencintai Tuhan dan Mencintai Manusia

Jika seseorang mencintai/mengasihi pacarnya/suaminya/isterinya atau membagi hatinya untuk mencintai/mengasihi pacarnya/suaminya/isterinya, Dapatkan seseorang itu melaksanakan perintah berikut ini secara benar dan sempurna:

“Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu”

Pengertian segenap hati artinya adalah dengan seluruh hati (100%), ini berarti murni dan tidak terbagi-bagi.

Jika manusia mencintai pacarnya atau suaminya/isterinya dengan segenap hatinya atau beberapa persen dari hatinya, Apakah orang tersebut telah melanggar perintah diatas?

Jika manusia tidak dapat melaksanakan perintah diatas secara benar dan sempurna, Apakah itu adalah dosa? (dosa ialah pelanggaran atas perintah Allah)

Ada perintah,

Mr 12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. 31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”

Eph 5:25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya

Tentu saja manusia bisa mencintai Tuhan dan sekaligus mencintai family dan sesama, kenapa tidak bro?

GBU

Topik diskusi bukan mengenai bisa mencintai manusia atau tidak bisa.
Topik diskusi adalah apakah mencintai manusia (pacar/pasangan hidup/suami/isteri) telah melaksanakan perintah Firman (Markus 12:30) dengan benar dan sempurna? jadi tolong pahami inti topik ya.

Ingat ya secara “benar” dan “sempurna”.

Mr 12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. 31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”

Kalo menurut ane nih, dengan kita mencintai Tuhan dengan segenap hati, maka kitapun bisa mengasihi manusia or sesama kita juga dengan segenap hati.

Ingat “Salib” itu kan menggambarkan hubungan kita dengan Allah dan juga hubungan kita dengan sesama, dan itu merupakan satu kesatuan yg nggak bisa terpisah…

Lanjut dulu deh…

temen ak pernah bilang, dia mw masuk kristen klo pasangan Hidupnya kristen…
ckckckck
apa yng seperti itu bisa disebut kristen dari hati…??
dia hanya cinta pasangan hidupnya, bukan cinta Tuhan, apa yg terjadi jika pasangan hidupnya meninggal…??

harusnya cinta Tuhan dulu (AGAPE) maka kita pasti bisa cinta sesama dlam kasih kristus (phileo) dan cinta pasangan hidup (eros)
yang utama tu cinta AGAPE, klo cinta AGAPE sempurna, pasti 2 cinta itu akan sempurna…
jadi urutanya AGAPE–> PHILEO–> EROS,

GBU…

jadi inget miss universe 2011 kemaren…

miss filipina bilang: saya mencintai Tuhan terlebih dahulu, baru orang mencitai saya juga harus mencintai Tuhan saya

Coba cek kembali yang benar mencintai sesama atau mengasihi sesama.
Mencintai dan mengasihi setahu saya memiliki maksud yang berbeda

Menurut anda mencintai Tuhan dgn benar dan sempurna itu SEPERTI APA sih?

GBU