Menara BTS Operator Bersama

Mengacu pada regulasi tentang menara BTS (Base Transceiver Station) bersama pemerintah memiliki kebijakan untuk menutup akses pengusaha asing masuk ke bisnis ini, dan bisnis pengelolaan menara ini dianggap dalam Daftar Negatif Investasi, yang telah dicantumkan dalam Peraturan Menteri Kominfo No. 2/PER/M.KOMINFO/3/2008 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Menara Telekomunikasi dalam pasal 5 ayat 1 dan 2 yang berbunyi : 1. Bidang usaha jasa konstruksi untuk pembangunan Menara sebagai bentuk bangunan dengan fungsi khusus merupakan bidang usaha yang tertutup untuk penanaman modal asing. 2. Penyedia Menara, Pengelola Menara atau Kontraktor Menara yang bergerak dalam bidang usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) adalah Badan Usaha Indonesia yang seluruh modalnya atau kepemilikan sahamnya dimiliki oleh pelaku usaha dalam negeri.

Permasalahan yang sangat mungkin terjadi adalah melakukan penggabungan bersama apalagi jika yang dilakukan antar operator yang memiliki teknologi yang sama GSM – GSM, berbeda halnya jika yang digabungkan antar operator GSM – CDMA. Karena selain memiliki pangsa pasar yang berbeda, frekuensi yang digunakan jauh berbeda dan handset yang digunakan pun berbeda. Akan tetapi jika yang digabungkan operator yang memiliki teknologi GSM yang mempunyai segmen pasar sama dan teknologi yang sama dan berada di frekuensi yang hampir sama di rentang antara 900 MHz dan 1800 MHz. Hal ini menjadi cukup krusial mengingat akhirnya kepuasan konsumen adalah hal yang diharapkan.

Persoalan lain yang akan muncul jika menara BTS bersama diaplikasikan, siapakah yang akan menjadi investor pemilik menara BTS bersama tersebut, dengan biaya per menara BTS bisa mencapai 1 hingga 2 milyar.

Indonesia menjadi negara yang memiliki jumlah operator telepon bergerak paling banyak, yaitu 9 operator. Jumlah ini jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan Pakistan, India, Bangladesh, Filipina, Malaysia, dan China. Dengan banyaknya operator ini, Indonesia juga mencatat posisi paling tinggi untuk perpindahan pelanggan dari satu operator ke operator lainnya.

Dengan penetrasi selular Indonesia yang hanya berada pada kisaran 30%, tarif seluler di Indonesia masih dikatakan mahal. Hal ini dikarenakan operator masih membutuhkan investasi untuk membangun jaringan. Agar persaingan antar operator lebih adil tentunya harus ada aturan tentang number portability. Malaysia misalnya akan menerapkan number portability ini sejak pertengahan tahun depan. Pemerintah tentu saja harus mendorong dan membuat aturan hingga hal ini dapat diterapkan. Selain itu, agar tarif murah, menara BTS bersama (outdoor dan indoor) harus dilaksanakan. Saat ini sudah ada operator GSM maupun CDMA yang telah melakukan penggabungan menara BTS diantaranya PT. Excelcomindo Pratama Tbk (XL) dengan beberapa operator yang antara lain PT Natrindo Telepon Seluler (NTS), PT Hutchison CP Telecom Indonesia (HCPT / 3), PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI), dan PT. Bakrie Telecom, Tbk (BTEL). (FWD / Ron)

yup. ini juga ada salah satu siasat dari vendor yang ingin mengikis vendor saingannya dan berusaha mendekati pemerintah daerah dan berkilah untuk menyatukan semua operator dalam 1 menara saja untuk melegalisir pembangunan tower2 yang sekarang udah bejibun… (tepatnya biar pada sewa ke menaranya dia sendiri)… :mad0261:

iya neh…belom lagi dampak radiasi dari BTS yang di bangun.di kotaku aja dah banyak banget BTS bertebaran. 8)

emangnya provider telekomunikasi sebodoh itu?

ada perusahaan yg khusus bergerak di bidang pembangunan BTS, dan BTS-nya itu disewakan ke beberapa provider. sama kayak iklan billboard aja, bukan punya yg punya produk khan.

per tower 1-2 M ?!?..masa sih?!?
prasaan yang sampe 1 M tuh isi ruangan yang di bawah tower itu.
bukan towernya.
Kalo BTS bersama…yang barengan kan towernya aja kan.
antena de el el bli sendiri2 lah.

kalo gw si mending bli batik di BTS solo…Beteng Trade Senter
hahaha…gak nyambung ya. :ashamed0004:

klo gue sih aman2 aja… :8):

hanya waspada sama radiasinya… :ashamed0004:.makin banyak tower makin banyak radiasi… :char12:

ntar kena penyakit aneh2… :huh: salah satunya yg aku dengar ad yg mandul mendadak… :char15: glekh