Loyalty Beyond Reason

Salam sejahtera buat kita semua. Ini tulisan saya yang pertama. Dalam kesempatan ini saya rindu untuk men-share kan sesuatu yang saya dapatkan dan rasakan. Bermula hobi yang suka membaca, menyimak debat dan diskusi islam-kristen di beberapa forum, mengamati perkembangan zaman dan kaitannya dari Alkitab maka saya tergerak untuk share sesuatu disini.
Tulisan ini untuk MENEGUHKAN IMAN setiap Murid Kristus yang membaca karenanya saya beri judul KESETIAAN YANG TAK BERALASAN. Kenapa karena kalau kalau kepercayaan kita kepada Yesus beralaskan hal hal lahiriah maka kita akan terombang ambing. Oleh karena itu saya suka sebuah quote yang mengatakan LOYALITY BEYOND REASON. Kesetiaan tanpa alasan.

Apakah kita tetap percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan yang menyelamatkan ketika anda membaca sebuah artikel yang dengan jelas membantah KeTuhanan Yesus ?

Apakah kita tetap percaya Yesus setelah kita menonton The Davinci Code ?

Apakah kita tetap memgang teguh iman kita ketika kita gak bisa menjawab pertanyaan orang yang mempertanyakan bahwa kenapa orang Kristen punya Tuhan Tiga atau Trinitas ?

Apakah kita tetap mengandalkan Tuhan ketika kepada kita disajikan fakta bahwa yang disalib bukan Yesus melainkan orang lain ?

Kenapa saya mempertanyakan pertanyaan diatas. Ya karena Manusia cenderung mempercayai Tuhan ketika mereka mendapati penjelasan-penjelasan yang rasional tentang apa siapa kenapa dimana tentang Tuhan. Ketika ada bukti-bukti tanda-tanda Manusia suka banget. Juga pemahaman yang mendetail tentang Tuhan.

KRISTEN BUKANLAH AJARAN YANG MENGEDEPANKAN PENJELASAN-PENJELASAN RASIONAL TENTANG KEBERADAAN TUHAN UNTUK MEMPERCAYAINYA SEKALIPUN TERDAPAT PENJELASAN-PENJELASAN TERTENTU YANG BERSIFAT RASIONAL DI DALAMNYA.

KRISTEN ADALAH KEPERCAYAAN TENTANG COVENANT YAITU PERJANJIAN.

Pihak-Pihak mana saja yang berjanji. Mungkin semua sudah tau.
Tuhan ke Adam, Tuhan ke Nuh, Tuhan Ke Abraham Ishak Yakub, Tuhan ke Musa, Tuhan ke Daud…………… ……………hingga akhirnya sampai ke zaman Yesus. Kedatangan Yesus memperbaharui Perjanjian. (disini saya gak kan bahas ttg perjanjian ini secara detail).

Dulu Tuhan hanya berpihak kepada orang Israel (keturunan Yakub), tapi melalui Yesus Perjanjian Tuhan dengan Abraham itu berlaku kepada semua orang nonIsrael/Yahudi dengan syarat Percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat.
Sebagai Murid Kristus kita kudu berkiblat dan fokus kepada Perjanjian ini. Yaitu hidup percaya kepada Tuhan Yesus dan mentaati perintahNya lalu mendapatkan Janji Janji tersebut. Ketika kita MENGALAMI Janji-Janji itu maka kita semakin LOYALITY BEYOND REASON. Nggak banyak paham tapi hidup dalam iman dan mengalamin Tuhan dan mendengarkan suara Tuhan di hati.

Kenapa ?

Ada dan banyak pengikut Kristus meninggalkan Iman ke-Kristenannya akibat di doktrin oleh kelompok tertentu bahwa Alkitab tidak memenuhi syarat untuk dikatakan sebagi sebuah Kitab Suci.
Ada kelompok-kelompok tertentu yang suka dan gemar mencari-cari kesalahan kitab suci Alkitab, setiap ketemu mereka akan memperdebatkannya di forum-forum dan mengadakan diskusi terbuka dengan tujuan akhir adalah mereka ingin mengatakan BAHWA ALKITAB TIDAK MEMENUHI SYARAT UNTUK DIKATAKAN SEBAGAI SEBUAH KITAB SUCI. Atau ALKITABNYA ORANG KRISTEN SUDAH DIPERKOSA SUDAH DI EDIT SUDAH DI RUBAH OLEH ORANG-ORANG TERTENTU.
Ketika mereka berhasil meyakinkan orang Kristen bahwa Alkitab itu penuh dengan KONTRADIKSI dan TIDAK MEMENUHI SYARAT MENJADI SEBUAH KITAB SUCI, juga ISI NYA SUDAH DIPERKOSA maka mereka mengatakan Agama Merekalah yang paling benar dan logis bisa diterima dan dijelaskan dengan alur yang paling masuk akal.

LOYALITY BEYOND REASON
I don’t care what you say about Jesus in the past, He is still my SAVIOR forever and ever.

Saya harus mengakui bahwa memang benar bahwa sejumlah ayat di alkitab ada yang Paradox (lebih milih istilah ini ketimbang KONTRADIKTIF). Paradox itu bertentangan antara ayat yang satu dengan ayat yang lain. Dan kalau dalam ilmu hokum KUHP sebuah ayat tidak boleh bertentangan dengan ayat yang lain karena kalau bertentangan maka hukum itu cacat. Namun sekalipun ada hal yang Paradox di Alkitab saya lebih mengedepankan LOYALITY BEYOND REASON. Dengan harapan suatu saat Tuhan akan menyingkapkan kenapa sih ayat yang ini dengan yang itu Paradox.

Saya juga harus mengakui bahwa ada hal hal tertentu yang sekiranya ditanya oleh orang NonKristen dapat saya pastikan bahwa saya tidak akan sanggup menjelaskannya. Tapi itu tidak akan menggugurkan IMAN LOYALITY BEYOND REASON saya kepada Ke Tuhanan Yesus Kristus. Karena bagi saya hidup karena Janji Tuhan. Hidup kita hanya ditentukan oleh Perkataan Tuhan bukan teori-teori yang diciptakan sekelompok orang untuk menghancurkan iman kita.

Btw anyway busway,…….saya bukan lah seorang penulis yang baik kalau ada salah kata atau maksud minta maaf. Intinya tulisan ini mau bilang LOYALITY BEYOND REASON, sekalipun :

  1. kita dibilang bego karena udah dikasitau yang benar dengan penjelasan2 ilmiah dari kelompok tertentu tetep aja percaya ama Alkitab
  2. kita dibilang pengikut agama penjajah (Belanda)
  3. alkitab kita dibilang telah dirubah (that’s not true)
  4. kita dibilang kafir
  5. kita dianiyaya….

Tuhan Yesus yang saya sembah aja looks very very stupid waktu Dia disiksa dihina diejek, ditelanjangin dll.

Seorang hamba nggak akan lebih dari pada TuanNya.

Kadang kita look stupid di depan mereka yang jago jago tafsir, jago sejarah, tau bahasa latin, ibrani, yahudi dan bahasa arab. Gua akuin kadang gua looks so idiot karena gua gak bisa jelasin ini itu ini itu layaknya mereka yang bisa menyampaikan dengan air mengalir kenapa sesuatu bisa begini dan begitu………………………………

Well kalau kau ngalamin……….LOYALITY BEYOND REASON ………

Ingat Janjinya dalam Hidupmu………

GOD BLESS

but when we have a big reason to believe, that’s stronger.

*my opinion

we have a big reason to believe, that’s stronger = FAITH,

setuju bro…

also in the middle of gaining our reasons to believe A.K.A FAITH we face temptations which is potentially we deny our faith, what i mean by that is BE STABLE on that session by implemented LOYALTY BEYOND REASON.

saya pernah dengar dari seorang pendeta agama kristen bukanlah agama
kebiasaan atau tradisi tapi lebih merupakan agama dimana orang mengalami pengalaman pribadi langsung dengan Tuhannya jadi peduli amat sama kata orang bila kita sendiri sudah merasa lawatan Tuhan di dalam kehidupan kita serta berkatx2 yang berlimpah pada kita. hal yang diluar itu tidaklah penting

Ya benar itu bro,…Kristen basic Foundationnya itu Hope, Hope menghasilkan Faith dan Faith menghasilkan Mukjizat (Bukti Tuhan Nyata) yang mengalahkan semua teori tentang agama, kepercayaan manapun.