Lagu rohani sekarang adalah lagu rohani "cengeng"

Syalom semua !!!

Akhir-akhir ini kita sering mendengar lagu rohani yang kelihatannya sangat rohani padahal sesungguhnya bukanlah lagu rohani yang memang ditujukan untuk memuliakan nama Tuhan. Lagu-lagu rohani sekarang ini lebih menonjol kepada penderitaan dan kesusahan yang membuat kita hanya bisa minta tolong sama Tuhan dengan penuh keyakinan dan pengharapan supaya Tuhan mau menolong kita. Padahal jika kita telusuri lebih jauh, sebenarnya lagu itu menunjukkan bahwa kehidupan rohani kita yang masih dangkal dan kita selalu “cengeng” sama Tuhan.

Bahaya adalah kita mempergunakan Tuhan untuk kepentingan kita ini. Kita menjadikan Tuhan itu seperti satpam (penjaga ulung), bankir (yang mau memberikan keuntungan kepada kita jika kita melakukan kehendak-Nya), gembala (yang kerjanya menggendong kita —> akhirnya kapan kita bisa berjalan sendiri dan mandiri serta menjadi dewasa dalam rohani?)

Kebenaran yang harus kita pahami adalah lagu pujian itu haruslah ditujukan untuk memuji dan mengagungkan nama Tuhan bukan menyampaikan hanya sekedar perasaan kita yang pedih, kita dirundung masalah, kita mengalami percobaan, dan segala unek-unek kita.

Dibandingkan dengan lagu pujian yang dulu-dulu, mari kita perhatikan, lagu pujian yang dulu-dulu liriknya hanya untuk memuji nama Tuhan. Murni memuji nama Tuhan.

contoh lagu rohani yang “dulu-dulu” :
Yesus kami puja
kami sembah sebagai raja
berdiri di tengah kami
ditinggikan dan dipuji

Sembah dan puji
P’nuhi tahta-Mu … 3 x
Yesus Tuhan adalah Raja

Lagu rohani sekarang, kita memuji nama Tuhan supaya Dia mau menolong kita dan melepaskan kita dari kesesakan, penderitaan, masalah, dsb.

Saran saya sembahlah Tuhan dalam segala keadaan, murni dari hati yang paling dalam, bukan dengan unek-unek dan embel-embel.

Mohon ditanggapi…
Kita sama-sama belajar

:happy0025:

GBU

mnrt gw bukan cengeng tp lbh ke iman dan hidup dalam percaya kepada Tuhan, dll deh

tergantung dari sisi mana u melihatnya…kl gw sih gw sangat terberkati dengan lagu2 yg ada skrg…

Lagu rohani, bisa lagu pujian bisa juga lagu permintaan tolong, dan lainnya. Sama seperti berdoa, isi doa kita pasti ada bagian memuji Tuhan dan ada bagian meminta pertolongan, tergantung dari yang berdoa.
Kalo menurut saya jangan salahkan lagunya, tergantung anda mau dengar lagu jenis apa.

Terus yang kedua, kreatifitas itu harus berkembang, kalo dulu temanya seperti itu masa sampe sekarang harus bertema seperti itu juga. Ujung2nya yang buat lagu juga disalahin, gak kreatif.

Syalom… :slight_smile:

  1. Sebaiknya lirik itu d adaptasi dr Alkitab (terutama mazmur), tp kreavitas jg gpp asalkan tdk menghujat nama Tuhan
  2. Lagu kan hasil karya yah jadi ya itu adalah hak yg nyiptain.

Pokoknya lagu itu d ciptakan dr hati dan menurut iman deh…

pertanyaannya adalah: bagaimana dgn lagu ‘Healer’ yg kpn itu sempat kontroversial? nah lho

lagu healer itu kontroversi krn tnyt yg penciptanya itu tnyt cm pura2 sakit…tp lagunya pun bnyk yg bilang itu memberkati org2…

Bro Elyas,kita sepertinya berbeda pendapat kalau cara pandang saudara mengatakan lagu sekarang di tonjolkan pd penderitaan dan kesusahan “cengeng”,gak semua kok yg seperti itu,ada juga yg ngebeat,tp menurtku ya gak papalah tergantung telingga kt yg mendengarkan…kalau itu dpt menjadi saluran berkat yg boleh lah di dengarkan.
Salam,

YESUS kami puja
kami sembah sebagai raja
berdiri di tengah kami
ditinggikan dan dipuji

Sembah dan puji
P’nuhi tahta-Mu … 3 x
YESUS Tuhan adalah Raja

lagu diatas… kao kita rasakan hadirat tuhan juga bisa jadi cengeng loh
menangis belum tentu cengeng …suka cita tak terkatakan itu juga bisa menangis :smiley:

Ketawa ketiwi = sesat
guling guling = lebih sesat lagi
menangis = cengeng
tepuk tangan = nggak alkitabiah
bersorak sorai = emang di diskotik?
diem saja = ngapain lo ke gereja
berlutut aja = nih orang lumpuh ato ngapain ya?

si mamat : JADI GUE HARUS GIMANA INI ???

hmmm manja jg gmn ya, di mazmur jg bukannya ada buatan Daud yg kesannya kyk memohon abis-abisan ke Tuhan? :ashamed0004:

kalo menurutku, lagu rohani paling mantab tu yg dari ayat alkitab :afro:
misalnya “Our God” yg dinyanyiin Chris Tomlin n Israel Houghton,
“Water You turned into wine, opened the eyes of the blind …”
Lebih impact rasanya :coolsmiley:

@Fernire,sebenarnya bukan itu permasalahanya…yg ingin di sampaikan TS dlm postnya = bhw lagu Rohani jaman sekarang banyak menonjolkan penderitaan/kesusahan “cengeng” menurut @Fernire gimana??
Salam,

Di Mazmur juga banyak yang temanya mohon-mohon, unek-unek, embel-embel, bahkan minta Tuhan utk mbinasakan lawan-lawan.

Apa kita perlu seleksi lagi mana mazmur yg cengeng dan patut dibuang?

Masalahnya bro, lagu2 rohani sekarang ini dibuat dengan syair yg merefleksikan kondisi umat yg banyak dirundung masalah dalam kehidupan sehari2 terutama yg iramanya slow dan mendayu-dayu.
Lagu2 ini memang ampuh sekali mebawa suasana hati jemaat yg dirundung masalah samapi mencucurkan air mata bahkan sampai mencucurkan ingus segala.
Lagu2 ini benar2 menyentuh EMOSI dari jemaat. Padahal Emosi itu “cuma” bagian dari jiwa. Samasekali tidak menyentuh “Roh” jemaat!
Akibatnya, waktu penyembahan mbrebes mili(bhs. Jawa) tapi setelah itu pulangnya ya sama saja. Yg dirundung masalah ya tetap bermasalah.
Trus yg didapat apa dari gereja? Cuma sarana buat “menumpahkan” air mata dan ingus!
Kagak lebih!
Padahal kita datang ke gereja mau “menyegarkan” rohani kita, “memberi makan” roh kita. Bukan cuma memuaskan JIWA. Bagaimana cara memberi makan rohani? Baca dan dengar Firman Tuhan! Bukan dengan jalan menyanyi sendu dan mendayu-dayu!

Lalu apakah saudara sudah yakin,kalau sudah jingkrak2,bertepuk tangan dan bersorak-sorai ibdh saudara sudah berkenan di hadapan Tuhan,dan apakah saudara yakin tdk menyentuh EMOSI jemaat…bro petik positifnya saja…,tdk semua kok lagu skrg cengeng2,ada juga yg gembira bertepuk tangan,tergantu dr kt menginterpretasi sair lagu dan dlm penyembahan kita.Seperti penjelasan [email protected] di atas, kalau di Mazmur ada juga yg mohon2,embel2,dan lagu membinasakan lawanya.Bagi sy sih gak ada masalah tuh,mau lagu rohani slow,mendayuh-dayuh,atau bertepuk tangan selagi itu untk memuji dan memuliakan nama Tuhan ya okelah.
Salam,

Mungkin masalahnya bukan pada liriknya, tapi lebih pada melodinya. Menyesuaikan selera pasar. Yang suka dangdut, kasi musik dangdut plus lirik rohani. Yang suka model Betaria Sonata, kasi melodi mendayu plus lirik rohani. Yang suka pop, kasih melodi eighties plus lirik rohani. Yang suka rock, kasih lagu model2 alternative rock plus lirik rohani.

Sekali lagi, selera dilempar ke pasar. Lagu mana yang punya paling banyak pendengar itulah yang akan disebut lagu rohani masa kini.

Lagian lagu rohani kontemporer kan cuman populer di kota besar aja? Lain dengan lagu ‘Malam Kudus’ misalnya, yang populer di seluruh dunia dalam banyak bahasa.

Air mata disimpan di kirbatnya Tuhan dan dhitung oleh Tuhan tetes demi tetes.

Ukuran yg Bro gunakan utk mngukur akan diukurkan juga kepadamu, bahkan dijamin ditambahkan lagi takaran ukurannya.

Saran saya,
Jika ada lagu rohani yg cengeng, biarlah mreka yg sdg sedih hati yg mnikmatinya.
Siapa tau Tuhan bkenan thd air mata mreka dan mnolong mreka dari pderitaan.

Jika ada lagu rohani yg penuh iman, biarlah mreka yg sdg kuat hati yg mnikmatinya.
Siapa tau Tuhan akan mlakukan pbuatan ajaib mlalui mreka.

Bagi yg sadar akan ke-roh-anian mreka, maka biarlah lagu-lagu yg mnyentuh roh yg mreka nikmati.
Bagi yg sadar akan ke-jiwa-an mreka, maka biarlah lagu-lagu rohani yg jiwani yg mnyejukkan jiwa mreka.

Tiap-tiap orang punya ukuran bajunya sendiri-sendiri.

Iya Bro.
Spt saya nih Bro,
Kl lagu slow gitu saya ngga selera, kcuali kl saya lg sedih hati, maka lagu mellow akan sangat mhibur saya.

Kl suasana hati saya lg biasa saja, maka saya enjoy kl denger lagu rohani versi jazz bahkan yg nge-rock.

Musik itu selera sih ya.

Apa kira-kira ada ukurannya selera musik mana yg Alkitabiah?

Sebenarnya lagu rohani itu dibuat untuk menyenangkan Tuhan atau untuk menyenangkan manusia bro Sip?

Lagu adalah ungkapan hati…mau cengeng mau tidak yang jelas Tuhan melihat ketulusan…
bukankah ketika kita lemah Tuhan kuat???

Shalom Bro N Sis ,
Lagu Rohani bisa Pujian dan bisa Penyembahan… kalau sekarang ada anggapan Lagi Rohani " Cengeng", sebenarnya tak lepas dari kondisi penciptaan lagu tersebut kalau mungkin kita pandang cengeng sebenarnya lagu dulu seperti " It is Well with My Soul “( Nyamanlah Jiwaku ) by Horatio atau lagu " GOD will make a way"by Don Moen menunjukkan suasana hati pencipta lagu tersebut kepada TUHAN dalam kondisi tertekan tapi TETAP BERHARAP PADA TUHAN ! a[pakah ini Cengeng ? saya rasa fine-fine saja… kalau untuk lagu yang menunjukan KEAGUNGAN TUHAN kayak " MAJESTY " atau " AMAZING GRACE " itu juga tak lepas dari pengucapan syukur /pertobatan pencipta lagunya …
Untuk lagu Rohani Indonesia setelah generasi pak Niko, Johan Handoyo,Welyar Kauntu , Vetry Kumaseh, Robert & Lea, Franky Sihombing, Jacklyn dll dimana kita banyak diberkati dalam lagu2 yang diambil dari Kitab Mazmur baik itu pujian & penyembahan … dan masih banyak dipakai di berbagai Gereja / Persekutuan doa karena memang itu diambil dari Alkitab dengan Arr. yang di ilhami oleh TUHAN .
Menurut saya ( Pribadi )yang sekarang hilang / berkurang adalah lagu2 ini yang diambil dari Alkitab dan diciptakan sebagai lagu dengan " Urapan " ROH KUDUS hingga mengantar kita memasuki hadirat TUHAN .
Saya melihat hilangnya " KEINTIMAN " hubungan dengan TUHAN dalam lagu2 Rohani sekarang… dalam arti ketika Daud intim dengan TUHAN dia curahkan dalam MAZMUR … demikian pula kesibukan seorang pencipta lagu bisa “mengganggu” keintiman dengan TUHAN , nah mungkin ini yang hilang maka kesannya cuma lagu " Cengeng” ?!
Saya sih sering merindukan kondisi ketika sebuah lagu “PUJIAN” dengan beat cepat dan gembira tapi Hadirat TUHAN turun begitu KUAT & NYATA hingga walaupun itu lagu Gembira tapi kitanya yang nggak tahan jadi " Cengeng" … Ini bukan permainan EMOSI semata ( lah wong lagunya Gembira dengan beat Mars) tapi HADIRAT TUHAN menguasai kita ketika lagu PENG AGUNGAN dipanjatkan dengan hati bersyukur ( bisa membuat orang dengan hati beku / kesal berubah menjadi bersyukur pada TUHAN malah termehek-mehek :’( :’( )
"TUHAN bertahta diatas PUJI_PUJIAN umat NYA " benar-benar menjadi Hidup / NYATA !
JESUS BLESSING .

Katanya sih, musik yang alkitabiah dan berkenan bagi Tuhan itu yang pake pita suara manusia. Kan ada ayatnya bahwa tubuh manusia itu selayaknyalah dijadikan persembahan yang hidup? Jadi justru bukan berasal dari benda mati, apalagi yang pake listrik. Tapi itu katanya loh ya, hehehe…

Tapi misalnya nih, kalau ternyata musik yang enak terdengar di telinga Tuhan itu ternyata yang paling membosankan bagi manusia, masih maukah manusia melagukannya?
:slight_smile: