KKR Kesembuhan - KPPI

http://kppi.or.id/admin/banner/banner_kppi(4).jpg

KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Illahi)
dengan tema :
[color=red]YESUS PENYEMBUH
Alami Kuasa MujizatNya…
Allah perduli dan mau menyembuhkan engkau…


http://kppi.or.id/admin/banner/banner24jan2013.jpg

Acaranya diadakan pada :
[tr][td][table][tr][td]Hari/Tanggal[/td][td]:[/td][td]Kamis, 10 September 2015[/td][/tr]
[tr][td]Jam[/td][td]:[/td][td]18.00 WIB[/td][/tr]
[tr][td]Tempat[/td][td]:[/td][td]Gedung Pertemuan Advent, Jl.MT.Haryono Kav.4-5,[/td][/tr]
[tr][td][/td][td][/td][td]Tebet, Pancoran - Jakarta Selatan[/td][/tr]

Bawa semua teman, saudara, keluarga atau siapapun yang kita kenal yang sedang mengalami sakit (atau bahkan teman-teman yang sedang membaca sedang mengalami sakit). Yang tidak sakit pun boleh datang.

Acaranya gratis, bahkan bisa bareng dengan tim kita kalau ada yang gak tahu lokasinya.

Promosi KPPI

untuk info lebih lanjut, bisa melihat di website : www.kppi.or.id

GBU all…

[tr][td]Artikel KPPI 9 Juni 2011[/td][td]|[/td][td]Kesaksian Oneysimus (Kanker Nasoparing)[/td][/tr]
[tr][td]Artikel KPPI 9 Februari 2012[/td][td]|[/td][td]Kesaksian Yuliana Mila (Sakit Ambeien Dalam & Pendarahan)[/td][/tr]
[tr][td]Artikel kPPI 26 April 2012[/td][td]|[/td][td]Kesaksian Ristan Tampubolon (Sakit Perut & Kepala)[/td][/tr]
[tr][td]Artikel kPPI 28 Agustus 2012[/td][td]|[/td][td]Kesaksian Amiriam (Sakit Syaraf Kejepit)[/td][/tr]
[tr][td]Artikel kPPI 8 November 2012[/td][td]|[/td][td]Kesaksian Godeliva (Sakit Kista Ovarium)[/td][/tr]
[/td][/tr][/table]

KKR KESEMBUHAN / KPPI KERJASAMA
KPPI di Fakfak, Papua Barat (17 - 18 Mei 2012)

[shadow=red,left]DOA BAGI KOTAKU[/shadow]
Pray For Cities - Tugu Proklamasi Jakarta

wah dokter gak laku dong… hehehehe

Gak apa gak laku, yang penting banyak yang percaya Tuhan Yesus… :slight_smile:

KPPI (Kebaktian Pujian & Penyembuhan Illahi) akan diadakan kembali pada hari kamis, 9 Juni 2011. Teman-teman datang ya…

GBU

Artikel KPPI 9 Juni 2011

Dalam Markus 11:24 Firman Tuhan berkata bahwa apa saja yang kita minta dan doakan, percayalah bahwa kita telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepada kita. Ketika kita telah berdoa, percayalah bahwa kita bukan akan menerimanya nanti tetapi telah menerimanya sekarang, maka itu akan diberikan pada kita. Syaratnya adalah ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang.

Murid-murid Yesus heran karena pohon ara yang dikutuk Yesus langsung menjadi kering sampai pada akar-akarnya. Tetapi Yesus berkata milikilah iman di dalam Allah. Yesus mengajarkan kita untuk percaya. Asal kita percaya maka kita dapat memerintahkan gunung itu beranjak, dan gunung itu akan ikut apa yang kita katakan. Bukan hanya sebuah batu atau rumah, tetapi sebuah gunung yang sangat besar akan mengikuti perintah kita. Betapa luar biasanya kalau kita percaya pada Tuhan. Sering kekuatiran mendominasi kita, sehingga kita tidak percaya. Perkataan dunia menjadi lebih keras dan lebih kita percayai daripada Firman Tuhan.

Iman sebesar apakah yang kita perlukan untuk memindahkan gunung? Tuhan tidak meminta terlalu banyak. Tuhan hanya meminta kita punya iman sebesar biji sesawi saja. Biji sesawi yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan biji mentimun atau biji cabe. Apakah itu susah untuk kita lakukan? Jika itu sulit, Tuhan tidak akan memerintahkan kita melakukannya. Yesus meminta supaya kita memiliki iman supaya ketika Dia datang, Dia menemui iman di muka bumi ini.

Dalam Lukas 17:5, rasul-rasul meminta supaya Yesus menambahkan iman mereka untuk dapat mengampuni orang yang bersalah pada mereka berulang kali. Maka Yesus menjawab mereka bahwa kalau sekiranya mereka mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, maka mereka dapat memerintahkan pohon ara untuk terbantun dan tertanam di dalam laut. Barang siapa memiliki iman maka iman itu akan memerdekakan kita. Persoalan kita akan beranjak. Tidak ada yang sulit, juga untuk mengampuni.

Bertindaklah untuk mengampuni. Berangkatlah dari diri sendiri, dari ketidakpercayaan dan ketidakmampuan kita. Berangkatlah dari pikiran dan perkataan kita sendiri, dan dari pemberontakan kita. Percayalah bahwa Firman Tuhan adalah kebenaran dan bahwa Tuhan mengasihi kita. Percayalah bahwa Yesus adalah Tuhan dan bahwa darahNya telah tercurah di kayu salib bagi kita. Percayalah bahwa darahNya itu telah mengampuni kita dan bilur-bilurNya telah menyembuhkan kita.

Jangan kuatir akan apa yang hendak kita makan dan minum, akan pakaian dan rumah kita. Tetapi cari dahulu kerajaan Allah dan kebenaranNya. Melompatlah keluar dari perkataan kita dan percayalah pada perkataan Yesus. Maukah kita percaya? >>> Selengkapnya…

Kesaksian Kesembuhan
Oneysimus - Disembuhkan Tuhan dari Sakit Kanker Nasoparing

Sakit anak kami bermula pada tanggal 13 Juli 2010, kami melihat mata sebelah kiri ones merah, tanpa penyebab yang pasti. Kami mengira kena debu, kemudian saya mencoba mengobati dengan obat mata bebas yang kami beli di apotik. Setelah kami perhatikan keesokan harinya, mata kiri Ones bukan hanya merah tapi juga bengkak. Pada tanggal 15 Juli 2010 saya membawa anak kami ke Puskesmas. Pihak Puskesmas tidak dapat melakukan apa-apa karena keterbatasan alat medis, hingga akhirnya di rujuk ke RSUD Timika. Di rumah sakit ini dinyatakan bahwa Ones menderita sakit Tumor Mata ganas dan gusi gigi sebelah kiri juga sarafnya terkena infeksi karena sering tusuk gigi dengan benda seadanya (sapu lidi atau alat lain yang biasa di gunakan untuk mencongkel giginya yang bolong), namun karena keterbatasan alat medis dan obat, maka pihak RSUD merujuk untuk RSCM Jakarta atau RS Ujungpandang untuk pengobatan selanjutnya. Akhirnya kami pulang dengan sedih sebab kalau untuk berangkat ke Ujungpandang dan Jakarta, ongkos saja tidak punya apalagi untuk biaya pengobatannya.

Pada suatu hari saudara kami mengabarkan bahwa pada tanggal 20 September 2011 ada acara KKR kesembuhan yang diadakan Gereja Sion Timika Jalan Pendidikan 2. Saat kami datang ke sana belum ada perubahan yang terjadi, kondisinya memburuk. Saat kami datang ke Gereja Bukit Sion, seorang ibu, beliau seorang majelis gereja tersebut sangat iba melihat penderitaan Ones. Beliau berjanji untuk mencari bantuan dana pengobatan Ones. Atas saran beliau, karena melihat kondisi Ones makin parah, sambil pengurusan dana JAMKESMAS dan dana dari gereja, Ones di rawat RS Karitas Timika. Namun ternyata pengurusan JAMKESMAS akan mudah di dapat setelah di rawat di RSUD Timika. Sebelum kami berangkat ke RSUD Timika, kami maju ke kepada Bupati Timika, sebab beliau ingin melihat secara langsung kondisi Ones, apakah layak untuk mendapatkan JAMKESMAS. Akhirnya beliaupun setuju, dan pengurusan JAMKESMAS dimulai, Ones harus beberapa hari di rawat RSUD, sebab syarat untuk menerima rujukan ke RSCM Jakarta dan JAMKESMAS. Semua pengurusan berjalan lancar, namun biaya hanya di tanggung JAMKESMAS sebatas pengobatan (tapi ada pula ternyata ada pula yang kita harus beli) pihak donatur gereja hanya menyediakan transport bandara dan tiket sedangkan yang lain ditanggung sendiri.

Namun kami agak kesulitan untuk membawa Ones di pesawat, sebab tidak semua diperbolehkan yang sakit untuk menaiki pesawat, apalagi sakit Ones cukup parah. Akhirnya setelah kami urus ke Bandara maka kami dapat izin membawa Ones mengunakan Pesawat (pihak pesawat garuda). Kondisi Onespun di bandara sangat mengkhwatirkan bahkan dalam perjalanan dipesawat menuju Jakarta Ones muntah darah sebanyak dua kali, berarti ini muntah dia yang ke empat setelah sebulan yang lalu dia muntah dua kali dirumah. Saat Ones muntah banyak mengeluarkan darah yang bergumpal-gumpal, supaya tidak diketahui awak pesawat kami menyembunyikannya didalam baju kami .


http://kppi.or.id/UserFiles/Image/MSL%20Ones/Perbandingan-sakit-dan-sembuh-Ones.jpg

Kami berangkat dari Papua tanggal 27 Oktober pagi dan tiba sore harinya. Setelah tiba di Jakarta saya mencoba mencari kontrakan, disaat saya mencari kontrakan ada seseorang yang memperhatikan anak saya Ones, saya tidak mengerti maksudnya . Akhirnya saya meninggalkanya setelah itu kami berangkat ke RSCM untuk memulai pengobatan Ones .

Pada tanggal 4 November 2010, untuk pertama kalinya tim KPPI mendoakan Ones, sangat menyedihkan kondisinya. Baik makan maupun bernafas mengunakan selang, sebab bengkak pada pipi menghambat saluran makan dan saluran pernafasan. Kemudian pada tanggal 11 November 2010 pada pagi harinya Ones di CT SCAN Swadana, dan siang harinya tim KPPI datang mendoakan Ones kedua kalinya. Tanggal 13 November 2010, Dr. Merry (Dokter Ahli Kanker yang menangani Ones) datang berkunjung dan kami dipanggil ke ruangannya untuk menjelaskan kondisi yang dialami oleh Ones. Ones menderita Kanker Nasoparing dan paru-parunya basah. Pada tanggal 21 November 2010, dilakukan pemeriksaan darah melalui sum-sum tulang belakang, dan kami mengambil hasilnya pada tanggal 23 November 2010, saat itu dokter yang menangani Ones menyatakan bahwa Ones harus di kemo minimal 4 kali. Saat itu kondisi Ones mulai membaik walaupun memakai selang, namun dapat berlari-lari. Ternyata biaya hidup di Jakarta sangat besar, kamipun akhirnya menginap di rumah singgah yang biayanya lebih murah. Akhirnya kami mengalami kehabisan uang hingga pernah kami seminggu tidak makan.

Akhirnya kami bertemu dengan yang iba saat kami mencari kontrakan. Dia seorang wartawan, dia minta izin untuk bisa membantu agar kisah Ones masuk dalam tabloidnya. Hingga akhirnya muncul di tabloid pada edisi tanggal 15-22 Februari 2011, kami sangat kaget, kami mendapat banyak sumbangan, baik melalui tabloid tersebut maupun pribadi (ada uang sekitar 4 juta dan pakaian juga susu) makanya setalah dapat kami membayar semua hutang.

Tim KPPI tetap terus setia mengunjungi Ones setriap minggunya untuk mengetahui perkembangan Ones, hingga akhirnya Ones untuk pertama kalinya datang Ke KPPI yaitu pada tanggal 27 Januari 2011. Setelah didoakan, Ones merasakan sesuatu pada pipinya, dia mencoba mencubitnya, mujizat terjadi dia tidak merasakan sakit saat dicubit. Saat itu Ones ingin naik ke panggung sebab dia tidak merasakan sakit saat dicubit, namun saat itu Ones masih memakai selang pernafasan.

Keesokan harinya Ones merasa lapar, dan dia mau makan tapi tanpa selang, saat itu kami takut sekali. Namun Ones bersikeras, hingga akhirnya kami izinkan. Karena takutnya, keesokan harinya kami datang pada dokter, maka di tentukan Minggu ke dua bulan Februari akan dilakukan kemo yang ke 3, sedangkan minggu yang ke 4 akan dilakukan kemo. Kami selalu datang pada setiap acara KPPI baik KPPI kerjasama maupun KPPI Pusat , karena setiap pulang banyak perubahan yang terjadi. Pada tanggal 5 Maret kami melakukan pemeriksaan rutin, dan hasilnya, pada tanggal 7 Maret 2011, Dokter melepaskan selang pernafasan, atas kondisinya yang makin membaik.

Pada tanggal 24 Maret 2011, adalah KPPI kelima dan Ones datang tidak lagi memakai selang, datang dalam kondisi pemulihan. Beberapa hari kemudian kami melakukan kontrol untuk Ones, saat itu Ones dinyatakan bersih atas sel kanker, dan boleh pulang ke TIMIKA. Puji Tuhan!! Namun pertolongan Tuhan terus datang atas kami. Sebelumnya kami masih memiliki hutang baik rumah singgah maupun makanan yang kami hutang ke kantin. Namun Pertolongan Tuhan sempurna dan tepat pada waktunya, Tuhan sediakan dananya, dan kami mengucap syukur bahwa Tuhan Yesus sangat baik kasih setianya tidak pernah berubah.

[shadow=red,left]Halleluyah!![/shadow] >>> Selengkapnya… - Video Kesaksian

Kesaksian Kesembuhan
Yuliana Mila - Disembuhkan dari Sakit Ambeien Dalam dan Pendarahan

Saya seorang ibu rumah tangga, dan pekerjaan sehari - hari saya adalah pegawai disalah satu Rumah Sakit di kota Sumbawa. Berikut ini saya ingin menyaksikan mujizat yang terjadi atas penyakit saya.

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/MSL%20Yuliani%20Mila/Yuliana-1.jpg

Beberapa bulan ini saya menderita Ambeien, dan pada awal bulan Februari 2011, tiba - tiba saya mengalami pendarahan yang sangat banyak yang keluar melalui anus. Setelah beberapa hari saya mencoba ke klinik, untuk memeriksakan sakit saya. Saya di beri obat, namun tidak ada perubahan. bahkan pendarahan semakin banyak bisa sampai 12 kali sehari. Tubuh saya lemah, perut pun mual, membuat saya sulit makan, akhirnya trombosit saya turun bahkan saya melakukan apapun tidak kuat, sehingga saya menghabiskan waktu dengan berbaring saja. Akhirnya saya periksakan diri ke Rumah Sakit, setelah diperiksa, dokter menyatakan saya harus diopname dan operasi karena ambeien saya sudah parah mengalami pendarahan (infeksi).

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/MSL%20Yuliani%20Mila/Yuliana-3.jpg

[shadow=red,left]Halleluyah!![/shadow] >>> Selengkapnya… - Video Kesaksian

Allah Bertahta di Atas Pujian UmatNya
KPPI, 9 Februari 2012

[tr] [td] http://kppi.or.id/UserFiles/Image/kppi%209%20feb%2012/KPPI9FEB-BIG1.jpg

[/td][td]
Biarlah hati dan mulut kita terbiasa untuk memuji Tuhan. Biarlah Tuhan mengajari kita untuk melihat apa yang dapat kita persembahkan, karena Tuhan hanya meminta hati yang kudus dan mulut yang memuliakan Dia. Karena Dia maha besar, Sang Penyelamat dan Penebus. Biarlah hati kita bersyukur dan memuliakan Tuhan sepanjang hidup kita, karena Dialah Allah yang mengampuni dan mengasihi kita. Betapa kudusnya Tuhan dan betapa baiknya Dia mengampuni kita.

Pdt. Jacob Bernhard Sumbayak terus menyampaikan bahwa Tuhan hadir di tengah-tengah umatNya dan hendaklah masing-masing percaya kepadaNya, karena Dia baik. Hendaklah kita mengasihi Tuhan dengan segenap akal budi dan kekuatan kita. Karena Dialah maka kita dapat memperoleh tujuan dalam hidup ini. Sehingga kita dapat melihat kebesaran ciptaanNya dan tahu bahwa Dia memanggil kita untuk mengenal kasih Tuhan.

Seperti kita merasakan detak jantung kita demikian kita dapat merasakan kehadiran Tuhan di dalam kita. Asalkan kita percaya kepada Tuhan, maka kita akan menjadi lahir baru.

Jemaat terus dibawa dalam pujian dan penyembahan kepada Tuhan oleh Ibu Susan Sumbayak. Suatu suasana penyembahan yang sungguh-sungguh mengagungkan kekudusan dan kebesaranNya, bahwa Dialah yang kudus, yang memikul dosa kita dan menghapus dosa kita.

Di dalam suasana penyembahan, orang-orang yang sakit diundang maju ke depan. Demikian juga para pendoa, konselor, yang telah ditraining dalam HMC (Healing Ministry Course), maju dan setelah doa kesembuhan dinaikkan secara bersama-sama, para pendoa mulai mendoakan setiap orang yang sakit dengan sepenuh hati dan iman.>>> Selengkapnya…[/td]
[/tr]

Ayooo selalu sebarkan berita tentang Tuhan Yesus…

Bahwa Dialah obat dari segala obat, dokter dari segala dokter… Dialah Tuhan yang patut kita sembah…

GBU… :angel:

Kunjungi kami Ekklesia Indonesia…
www.ekklesia.web.id

Aminnn… Gbu too… :slight_smile:

Serahkanlah Bebanmu Kepada Allah
KPPI, 26 April 2012

http://kppi.or.id/detail.php?id=7513&cat=pusat

Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi (KPPI) kembali berlangsung pada hari Kamis, 26 April 2012, di Gedung Pertemuan Advent, Jl. MT Haryono Kav 4-5, Tebet, Pancoran, Jakarta Selatan. Jabodetabek kembali melihat lawatan kasih dan kuasa Allah yang besar.

Malam itu ibadah KPPI sudah diwarnai dengan pujian dan penyembahan kepada Allah yang maha besar, kudus dan mulia, yang dinaikkan tim pemuji KPPI sebelum acara dimulai. Pujian penyembahan yang terus dinaikkan, memberikan tempat bagi hadirnya Allah karena Allah bertahta di atas pujian dan perkara-perkara besar akan terjadi.

Pemimpin pujian mengawali ibadah dengan sukacita bersama seluruh umat Tuhan yang hadir. Film kesaksian kesembuhan dari Bapak Ristan Tampubolon yang disembuhkan dari sakit kencing berulang kali hingga 30 kali sehari, dimana secara medis bisa merupakan tanda dari sakit diabetes maupun sakit lainnya, menjadi berkat buat semua yang hadir agar percaya kepada kuasaNya. Film kesaksian kesembuhan berikutnya adalah Ibu Orpah yang disembuhkan dari sakit pembengkakan jantung, paru-paru dan lambung selama 4 tahun. Sungguh tidak ada yang mustahil bagi Allah kita.

Kemudian pemimpin pujian mengajak siapa saja yang berbeban berat untuk menyerahkan segala beban beratnya kepada Tuhan karena Tuhan mau melepaskan dan memberi kelegaan.

Firman Tuhan yang disampaikan oleh Hamba Tuhan, Pdt. Jacob B Sumbayak mengajarkan bahwa kita harus percaya kepada Yesus dengan sepenuh hati, maka berlakulah pengampunan Tuhan atas kita yang berdosa. Asalkan kita mau mengakui Dia seperti yang tertulis dalam Roma 10 : 9,10. Hamba Tuhan juga membacakan ayat Matius 12:20 “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang,” bahwa bagi siapapun yang merasa sudah begitu hancur dan rusak hidupnya, Tuhan adalah Tuhan yang tidak akan mematahkan buluh yang sudah patah, namun Ia sanggup menegakkannya kembali dan menjadikannya terang dan berkat bagi orang lain.

Kemudian hamba Tuhan mengajak semua yang sakit untuk percaya kepada Yesus yang adalah Allah Penyembuh, yang sanggup menyembuhkan segala sakit penyakit manusia karena bilur-bilurNya dan darahNya telah tertumpah di kayu salib.

Dalam suasana penyembahan semua yang sakit maju ke depan untuk didoakan. Ada begitu banyak yang maju, semuanya sungguh-sungguh berharap kepada Tuhan. Ibu Susan Sumbayak maju untuk terus memimpin di dalam penyembahan. Sebelum doa kesembuhan secara bersama-sama dinaikkan ada beberapa kesembuhan yang sudah terjadi. Seorang Ibu yang sebelumnya tidak bisa membungkuk, sesudah didoakan maka dia sudah dapat membungkuk. Tuhan juga menyembuhkan seorang ibu yang sakit kanker sehingga tidak bisa berbicara, dijamah Tuhan dan disembuhkan, sudah dapat berbicara dan mengucapkan kata “Amin”. Seorang bapak yang sakit stroke di kedua kakinya dapat berjalan dengan tanpa tongkat bantuan.

Mujizat Tuhan terus berlangsung. Sesudah itu doa kesembuhan dinaikkan secara bersama–sama dan kemudian para konselor dari berbagai gereja maju untuk mendoakan yang sakit. Tuhan bekerja dan berbagai kesembuhan berlangsung, yaitu disembuhkan dari : sakit asam urat selama 6 tahun, sakit kepala dan punggung selama 3 tahun, sakit lutut tidak bisa jongkok selama 3 tahun, sakit pada punggung selama 1 tahun, sakit hipertensi, sakit stroke selama 1 tahun, sakit kanker hati selama 7 tahun, telinga keluar cairan, pusing akibat kecelakaan, sesak nafas selama 2 tahun dan sakit jantung bocor. Allah hadir dan menyatakan kemuliaanNya.

Ristan Tampubolon, Disembuhkan Dari Sakit Perut & Kepala Akibat Buang Air Kecil Terus Menerus

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/msl%20ristan/Ristan-Tampubolon-1.jpg

Berikut ini kesaksian mujizat yang saya alami, disembuhkan dari sakit perut kiri bawah dan kepala akibat buang air kecil terus menerus. Saya juga sudah menikah 10 tahun dengan 2 orang anak perempuan. Yang paling besar sudah sekolah (kelas 3 SD ) dan yang paling kecil baru 2 bulan.

Pada tanggal Maret 2011, suatu malam saya merasakan ingin buang air kecil terus, karena sering, membuat kepala saya pusing saat bekerja, hal ini terus terjadi. Frekuensinya ke kamar mandi paling cepat setiap 30 menit sekali dalam sehari bisa 30 kali ke kamar mandi untuk buang air kecil, setelah itu saya akan merasa haus sekali, dan saya harus minum banyak untuk membayar yang sudah saya keluarkan.

Saya memang dari dahulu tidak suka ke dokter, sebab trauma dengan pelayanan dokter yang pernah membuat anak saya ke dokter bukannya sembuh tetapi malah parah. Tapi pernah saya mencoba ke klinik dekat rumah namun katanya ini penyakit musiman membuat saya makin bingung.

Itulah hari – hari yang saya lalui saya selalu buang air kecil, bila saya tahan sebentar saja saat bekerja, terasa panas di sekitar perut kiri bawah, saya urut sendiri, karena pusing nya saya sesekali mengkonsumsi obat warung ( dekolgen/paramek) saat sakit kepalanya tidak tertahan lagi, terkadang saya mencoba mengolesi kepala dengan minyak kayu putih.

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/msl%20ristan/Ristan-Tampubolon-2.jpg

Karena sakitnya sering saya minta tolong dengan anak saya untuk pukul perut saya untuk mengurangi rasa sakit. Bahkan saya merasakan karena sakit ini tingkat emosi saya pun tinggi. Apalagi saat pusing itu datang apaun dihadapan saya sangat mudah membawa saya emosi.

Selain itu saya juga pernah mengikuti ajuran keluarga (abang) untuk jempol kaki kanan diikat dengan tali agar buang air kecilnya berhenti. Namun setelah dicoba beberapa kali tetap saja tidak ada perubahan.

Di bulan Agustus 2011 saya mengalami saat yang paling sulit, suatu malam saya hendak buang air kecil mungkin sekitar jam 01.00 pagi , tiba – tiba saya pingsan di kamar mandi dan air kecil saya pun terus mengalir, saya tahu sebab ketika saya sadar baju saya basah dan bau pipis semua, isteri dan anak saya tidak ada yang mengetahui hal ini, saya tersadar sendiri saya lihat melihat jam sekitar jam 04.00 pagi. Setelah beristirahat sebentar saya kembali kerja.

Suatu hari gembala saya mengatakan bahwa ada ibadah kesembuhan di gereja, dia berharap sekali saya bisa datang, dengan keyakinan saya disembuhkan.

Tiba harinya saya datang ke KPPI yang diadakan di GKO, dengan kondisi perut dan kepala saya sangat sakit. Saya belum pernah mengetahui/mengikuti seperti apa Ibadah KKR Kesembuhan, saya menikmati Ibadah sekalipun sering bolak – balik ke kamar mandi, sempat membuat saya malu.

Pada saat doa kesembuhan, sakit yg pertama kali beliau sampaikan kepada pendoa adalah sakit pada kepalanya, 3 kali didoakan terus barulah sakit kepala itu hilang, kepala rasa enteng sekali seperti rasanya kepala lepas dari pada helmnya. Setelah itu beliau bilang lagi ke pendoa bahwa perut bagian bawahnya sakit, lalu didoakan kembali sampai 3 kali, Puji Tuhan rasa sakit itu hilang, dan rasa ingin buang air kecil pun hilang seketika itu juga.

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/msl%20ristan/Ristan-Tampubolon-3.jpg

Sejak saat itu Pak Ristan sudah normal buang air kecilnya, tidak ada rasa sakit lagi dibagian perut bawah sebelah kiri dan juga kepalanya. Tuhan telah melakukan perkara ajaib bagi umat kesayangan Nya. Pak Ristan sangat bersyukur bersukacita, Tuhan Yesus baik sekali telah menyembuhkannya. Dia mengakui Tuhan sangat baik, dia bertobat yang selama ini kurang bersungguh – sungguh kepada Tuhan, hanya berfokus pada pekerjaan, setelah disembuhkan dia berjanji akan menjaga kesembuhan ini dengan mengasihi Tuhan segenap hati.

Halleluya!!!

Puji Tuhan…!!!
:happy0065: :happy0064: :happy0065: :happy0064: :party0048: :party0048:

amazing GOD :slight_smile:

:tuzki21: :tuzki21: :onion-head55:

Tuhan Yesus Sanggup Melakukan Segala Perkara
KPPI, 28 Juni 2012

[tr] [td] http://kppi.or.id/UserFiles/Image/kppi%2028%20juni%2012/kppi280612-1.jpg

[/td][td]
Kasih setia Tuhan tidak pernah berubah, dan barang siapa percaya kepada Tuhan tidak pernah dikecewakan. Sebab hari ini Tuhan mau menyatakan kasih setiaNya kepada tiap-tiap kita.

Pujian “Kasih yang Sempurna” dinaikkan, mengingatkan setiap jemaat merasakan kasih Tuhan yang tidak pernah berubah atas setiap kita. Imam pujian mengajak jemaat menyayikan lagu ini dengan sungguh-sungguh memandang kepada Tuhan. Imam pujian menyatakan bahwa Allah menghendaki kita memanggil Dia sebagai Bapa. Tuhan selalu ada dan tidak membiarkan kita berjalan sendiri.

Kemudian kesaksian kesembuhan diputar, kesaksian dari Bryan yang disembuhkan dari patah tulang tangan kakan di KPPI lapangan Fakfak, Papua Barat, membangkitkan iman setiap jemaat.
Kesaksian film berikutnya juga ditampilkan yaitu Bapak Amiriam yang sembuh dari sakit syaraf kejepit pada leher dan tulang punggung, pada KPPI di Kampung Melayu, Tangerang. Setiap jemaat menyaksikan dengan sungguh-sungguh dan semakin dibangkitkan imannya, bahwa bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.

Pdt. Jacob B. Sumbayak maju ke depan untuk membawakan firman Tuhan, sambil mengajak semua jemaat terus menyembah Tuhan dan berkata kepada jemaat untuk percaya kepada Tuhan Yesus, bahwa Yesus adalah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi. Tuhan Yesus sanggup melakukan segala perkara.

Penyembahan kepada Tuhan terus dinaikkan untuk mengajak jemaat datang dan menyembah Tuhan. Hamba Tuhan menyatakan siapa yang mau percaya kepada Yesus? Jemaat ditantang untuk percaya kepada Yesus dengan mengangkat tangannya dan percaya bahwa Yesus sanggup melakukan mujizat. Pdt. Jacob B. Sumbayak juga mengajak jemaat untuk lapar dan haus akan firman Tuhan dan jangan memandang kepada dunia ini. Selanjutnya setiap jemaat ditantang bagi yang mau percaya untuk mengangkat tangan, menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Puji Tuhan, banyak yang mengangkat tangan dan percaya kepada Tuhan Yesus.

Kemudian hamba Tuhan mengundang setiap murid-murid HMC kerjasama gereja untuk maju ke depan untuk menyiapkan diri sebelum mendoakan orang-orang yang sakit. Kemudian setiap jiwa yang sakit juga diundang ke depan untuk didoakan. Selanjutnya Ibu Pdt. Susan Sumbayak maju ke depan dan mengajak semua jemaat untuk berdoa dan beriman kepada Tuhan.

Puji Tuhan! Allah melakukan mujiztNya malam itu, mereka dijamah dan disembuhkan Tuhan Yesus. Mereka disembuhkan dari sakit Sinusitis selama 2 bulan, sakit Vertigo selama 1 tahun, sakit Asam Urat 3 tahun, sakit Stroke, sakit pada kepala dan leher, sakit pada kaki sehingga sulit berjalan selama 3 tahun, sakit Stroke dan Penyempitan Syaraf, sakit Jantung dan Diabetes dan berbagai penyakit lainnya.

Sungguh Tuhan Yesus telah melakukan mujizatNya. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil!

Segala kemuliaan bagi Tuhan Yesus!!>>> Selengkapnya…[/td]
[/tr]

Bryan Stive, Disembuhkan dari Sakit Patah Tulang Tangan Sebelah Kanan selama 2 Bulan.

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/Bryan-Stive.jpg

Awal mulanya bulan Maret 2012, anak saya Bryan sedang bermain, tiba-tiba jatuh dan tangan kanannya terbentur batu dan mengalami patah tulang tangan kanan. Jika dipegang tangannya sakit, diangkat sakit, setiap melakukan gerakan merasa sakit, kemudian saya membawa Bryan ke tukang urut namun tidak sembuh. Saya membawa Bryan ke rumah sakit, di sana dirontgen dan dokter mengatakan ada retakan seperti serpihan pada tangan kanannya. Diopname oleh dokter selama 3 jam kemudian Diberi dokter 2 macam obat dan infus untuk penarikan tangan di minum di rumah 1 hari 2 kali untuk pembiusan penghilang rasa sakit.

Selama minum obat tidak ada kesembuhan, setiap bergerak masih sakit, ketika pakai baju juga sakit, saya membawa Bryan kembali lagi ke dokter, dan dokter menyarankan untuk di tarik tangannya dam harus masuk ruang operasi, namun saya belum mengambil keputusan untuk operasi.

Setelah saya dengar dari pengumuman di gereja ada KKR Kesembuhan dari tim KPPI jakarta, maka saya pergi ke sana selama 2 hari saya ikut KPPI. Hari pertama saya tidak mengajak Bryan tapi saya maju ke depan dan ada seorang hamba Tuhan yang mendoakan saya berdoa untuk Bryan, saya sampai menangis saat itu dan sungguh-sungguh mengharapkan mujizat Tuhan.

Ketika kembali ke rumah Bryan masih merasa sakit. Pada hari kedua saya pergi lagi dan mengajak Bryan, ketika puji-pujian saya melihat Bryan lompat-lompat dan mengangkat tangannya yang sakit ke atas, kemudian saya periksa tangannya saya tarik-tarik ke atas, dan Bryan tidak merasa sakit lagi. Luar biasa pekerjaan Tuhan Yesus, Saya merasa senang sekali dan Bryanpun bergirang dan bersukacita karena Tuhan Yesus menyembuhkan tangannya yang patah selama 2 bulan.

Sekarang Bryan semakin aktif, sudah bisa bermain lagi, pakai baju tidak sakit lagi, bisa lompat-lompat, lari-lari, saya angkat dia dengan ketua tangannya dia tidak berteriak sakit lagi. Bryan benar-benar disembuhkan Tuhan, Puji Tuhan! TuhanYesus baik!

Terimakasih Tuhan Yesus!

[shadow=red,left]Lihat Film Kesaksian Bryan Stive Bryan Stive, Disembuhkan dari Sakit Patah Tulang Tangan Sebelah Kanan selama 2 Bulan.[/shadow]

Kasih Setia Tuhan untuk Selamanya
KPPI, 28 Agustus 2012

[tr] [td][table][tr][td] http://kppi.or.id/UserFiles/Image/kppi%2023%20agustus%202012/Percaya-Pada-Tangan-Tuhan-1.jpg

[/td][/tr][tr][td]
[/td][/tr][tr][td]

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/kppi%2023%20agustus%202012/Kesaksian-Bagi-Umat-Tuhan-2.jpg

[/td][/tr]
[/td][td]
Puji Tuhan, sungguh besar kasih setia Tuhan, tak habis - habisnya rahmatNya atas umat yang dikasihiNya !

Sore hari yang cerah, sungguh Allah menghantarkan setiap umat Tuhan dari berbagai penjuru kota Jakarta dan sekitarnya. Bahkan seluruh bangku hampir terisi, sebelum ibadah dimulai.

Ibadah dimulai dan Imam Pujian membuka didalam Doa Pembuka. Dilanjutkan pujian pertama “Mari Kita Bersukaria” dan seluruh umatNya memuji Tuhan, tampak wajah yang begitu bersukacita karena hadirat Allah turun diantara umatNya. Setelah itu diputar film kesaksian seorang bapak yang disembuhkan dari sakit pengapuran. Dan umatNya semakin merasakan lawatan Allah bekerja.

Sebelum diberitakan kebenaran Firman Tuhan, umat diajak menyembah Tuhan sambil mengangkat satu lagu “Besar SetiaMu”. Firman Tuhan pada hari ini dibawakan Bapak Pdt. Jacob B. Sumbayak dari kitab Yohanes 15 : 5 "[shadow=red,left]Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa."[/shadow]

Bahwa kita harus tinggal didalam Tuhan seperti ranting yang melekat pada pohonnya. Sebab di luar Tuhan kita tidak akan mampu berbuat apa - apa. Yesus sudah memberikan semua untuk kita, bahkan mencurahkan darahnya untuk mengampuni dosa -dosa kita. Semua dilakukanNya karena Tuhan sangat mengasihi kita. Lalu seluruh umat yang hadir diajak untuk percaya bahwa hanya Tuhan Juruselamat kita.

Kemudian hambaNya Ibu Susan Sumbayak meminta semua yang sakit maju kedepan terutama yang sakit kanker dan tumor, jumlah mereka cukup banyak, beberapa orang datang langsung dari Rumah Sakit yang ada di Jakarta. Setelah didoakan mujizat terjadi Tuhan Yesus menyembuhkan mereka.

Beberapa diantaranya adalah seorang bapak yang sakit kanker paru-paru dan mengalami sesak nafas karena paru-parunya sebelah tidak berfungsi kini dapat bernafas normal, seorang ibu yang baru menjalani kemoterapi yangmana sebelum didoakan dia tidak bisa duduk tapi sekarang bisa duduk, adapula seorang bapak yang sudah 2 minggu karena penyakitnya tidak berjalan, akhirnya dapat berjalan, dan masih banyak lagi kesaksian kesembuhan yang dinyatakan di tempat ini.

Halleluya!!! Tuhan Yesus menjamah semua umatNya yang hadir dan memberkati mereka, bahkan 12 orang diantara menyerahkan hidupnya untuk mengasihi dan melayani Tuhan.

Segala kemuliaan bagi Tuhan Yesus!!>>> Selengkapnya…[/td]
[/tr]
[/table]

Amiriam, Disembuhkan dari Syaraf Kejepit Pada Leher dan Tulang Punggung

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/msl%20Amiriam/Amiriam-1.jpg

Berikut ini saya ingin menyaksikan mujizat yang saya alami yang disembuhkan Tuhan Yesus dari sakit syaraf kejepit pada leher dan tulang punggung. Saya seorang kepala keluarga memiliki seorang isteri dengan 2 anak, yang pertama saat ini sudah sekolah kelas 1 SMP di Pemalang dan adikknya berumur 2 tahun.

Saya mulai pengobatan sejak tahun 2005, saya berobat ke dokter syaraf, untuk permulaan beliau hanya memberikan obat untuk selama 15 hari, di minum setiap hari, namun setelah obat habis maka sakitpun kembali. Saya kembali ke dokter tersebut, beliau menyarankan saya untuk CT Scan, menurut beliau ciri–cirinya menyerupai penyempitan di syaraf daerah sekitar leher. Karena kondisi keuangan tidak memadai untuk CT Scan, maka hanya diberikan obat yang sama. Setelah obat habis saya mencoba mengganti dokter syaraf yang lain, hasilnya sama, ada penyempitan syaraf, namun untuk tindakan lebih lanjut harus melalui CT Scan.

Pada Natal 2009, saya pulang kampung untuk bernatalan, dan pada bulan Januari 2010, itulah kondisi terparah yang saya alami, tiba–tiba syaraf leher saya kaku, hingga tulang punggung, membuat saya kalau tidur harus posisi duduk. Saat itu saya dapat berjalan dengan merayap ke tembok. Kami hanya mencoba pengobatan kampung, urut tradisional, namun tidak ada perubahan.

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/msl%20Amiriam/Amiriam-3.jpg

Dengan pertolongan tukang urut, saya bisa dapat berjalan walaupun belum seperti biasanya, akhirnya saya nekat mencari kesembuhan berangkat ke Jakarta. Saya berobat tusuk jarum di daerah Bogor, saya berobat jalan selama 6 bulan saja, karena biaya terhenti. Memang ada perubahan terjadi, namun rasa sakit itu tetap menyerang. Kembali saya berserah dengan keadaan saya. Bila penyakit saya kambuh, maka saya hanya mengolesi dengan balsam dan istirahat.

Hingga akhirnya bulan Mei 2012, saya mendengar siaran Radio Heartline akan dia adakan KPPI di daerah Kampung Melayu, Tangerang, pada tanggal 25 dan 26 Mei 2012.

Sungguh tidak sabar menunggu hari itu tiba, saya berangkat ke tempat tersebut dengan satu kerinduan ingin sembuh. Saya datang pada KPPI yang pertama Jumat, 25 Mei 2012, sungguh saya datang dalam kondisi sakit yang parah. Pada saat suasana penyembahan, saya merasakan jamahan Tuhan atas seluruh tubuh saya, sakit kepala saya menjadi terasa ringan, begitupula dengan punggung saya, bahkan leher saya yang kaku dapat digerakkan tanpa rasa sakit. Dan kesembuhan semakin sempurna saat seorang hamba Tuhan menumpangkan tangan atas tubah saya yang sakit. Saya merasakan mujizat luar biasa Tuhan nyatakan atas sakit saya.

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/msl%20Amiriam/Amiriam-2.jpg

Pada KPPI kedua saya tetap datang, saya datang dengan membawa rasa syukur atas kesembuhan yang saya alami. Tuhan Yesus sempurna menyembuhkan penyakit saya, sampai hari ini sakit saya tidak pernah kambuh. Terimakasih Tuhan Yesus, atas mujizat yang Kau nyatakan atas hidupku.

Haleluya!!!

[shadow=red,left]Lihat Film Kesaksian Amiriam, Disembuhkan dari Syaraf Kejepit Pada Leher dan Tulang Punggung[/shadow]

Godeliva, Disembuhkan Dari Sakit Kista Ovarium

[tr] [td][url=http://kppi.or.id/kesaksian.php?id=7234] http://kppi.or.id/UserFiles/Image/MSL%20Godeliva/Screen%20Shot%202012-09-17%20at%208.35.03%20AM.png [/url]

Ibu Godeliva adalah seorang karyawan Pemerintahan Daerah Mappi Merauke-Papua Timur yang mempunyai 4 orang anak. Ia menceritakan sakit kista ovarium yang dialaminya dan bagaimana Tuhan menyembuhkannya di KPPI Gedung Advent, Jakarta.

Pada bulan Maret 2011, saya mengalami pendarahan selama 3 bulan. Awalnya saya memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat tapi tidak ada hasilnya sama sekali. Akhirnya saya memutuskan untuk memeriksakan diri ke salah satu Rumah Sakit di Merauke dan dokter memberikan obat sehingga pendarahan saya berhenti. Saya kembali ke Mappi tapi seminggu kemudian penyakit saya kambuh lagi hingga 3 minggu. Kondisi saya semakin lemah bahkan berat badan turun hingga 10 kg.

Suatu hari saya harus menghadiri acara wisuda salah seorang saudara di Jakarta. Saya memutuskan untuk kembali lagi memeriksakan diri di Rumah Sakit yang sama di Merauke. Pemeriksaan lengkap dilakukan hingga ditemukan kista dan dokter menyatakan saya harus dioperasi. Saya setuju untuk dioperasi namun minta ijin ditunda sementara supaya bisa menghadiri wisuda salah seorang saudara saya di Jakarta.
[/td][td]
Setibanya di Jakarta, saya menceritakan kondisi penyakit saya kepada saudara saya. Mendengar apa yang saya alami, saudara saya langsung mengajak saya ke acara KPPI di Gedung Advent. Dengan sukacita dan penuh pengharapan saya berharap Tuhan menyembuhkan penyakit kista yang saya alami. Di KPPI, saya sangat menikmati suasana pujian dan penyembahan dengan hati yang penuh sukacita. Saat tantangan doa kesembuhan, saya maju ke depan dan hamba Tuhan yang mendoakan saya mengatakan kalau saya harus percaya bahwa Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan penyakit kista yang saya alami tanpa operasi. Saya percaya dan saat itu saya merasakan satu jamahan atas bagian perut saya yang sakit.

Keesokan harinya saya kembali ke Mappi dengan lebih dahulu transit di Gorontalo. Tiba-tiba sakit saya kambuh kembali, saya merasakan rasa nyeri yang luar biasa seperti wanita yang hendak melahirkan. Tapi saya teringat akan perkataan hamba Tuhan yang mendoakan saya di KPPI, “Ibu harus percaya bahwa Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan tanpa operasi.” Akhirnya pada saat saya tiba di Merauke, saya kembali ke dokter dan langsung bertanya kapan hendak dilakukan operasi. Dokter memberikan jadwalnya dan dua minggu adalah masa menunggu untuk persiapan operasi. Tanpa diduga hamba Tuhan di KPPI menghubungi saya setelah saya tiba di Mappi. Saya sangat senang dan secara rutin saya terus didoakan lewat telepon. Saya merasakan jamahan Tuhan, perubahan demi perubahan terus terjadi.

Akhirnya tiba waktunya di operasi. Sebelum operasi dilakukan, lebih dahulu diadakan persiapan dan saat itu dokter yang memeriksa saya terkejut. Ia mengatakan, “Ibu tidak perlu di operasi. Obat apa yang ibu minum?” Dengan mantap saya menjawab, “Obat saya hanya bilur-bilur Yesus. Tuhan Yesus yang menyembuhkan saya".

” Haleluyah! Tuhan Yesus baik, kasihNya tidak pernah berubah dahulu, sekarang sampai selamanya. Sampai saat ini saya disembuhkan Tuhan dari kista tanpa operasi".

Klik di sini untuk melihat film kesaksian kesembuhan Godeliva[/td]
[/tr]

[tr]
[td][url=http://kppi.or.id/detail.php?id=7572&cat=pusat]

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/2/KPPI%208%20Nov%2012/foto2.jpg

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/2/KPPI%208%20Nov%2012/foto1.jpg

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/2/KPPI%208%20Nov%2012/foto3.jpg
[/url]

[/td][td]
Di sepanjang hari cuaca cukup cerah menyiapkan kedatangan umat yang dikasihiNya dari berbagai penjuru Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Kebaktian yang diselenggarakan setiap dua minggu sekali ini terus diadakan menjadi berkat bagi seluruh kota.

Kebaktian diawali dengan pemimpin pujan mengajak jemaat menyanyikan lagu “Bersama Yesus Lakukan Perkara Besar”. Tidak ada yang sukar bagi Allah dan selalu ada jalan keluar.
Kemudian menyanyikan lagu “Dia Tak Pernah Gagal.” Dia adalah Allah yang selalu menggenapi firmanNya dan tidak pernah gagal. Dia layak dipercayai. Allah telah menyelesaikan semuanya. Tidak ada yang sukar bagiNya dan selalu ada jalan keluar.

Jemaat kemudian diajak bersama-sama memperkatakan ayat dalam Alktitab selama beberapa kali dari Matius 8:7 “Yesus berkata kepadaNya : “Aku akan datang menyembuhkannya.”

Setelah itu jemaat dibawa masuk dalam pujian pengagungan kepada Yesus dengan menyanyikan lagu “Dia amat indah, Dia Yesus. “ Agar mengingat kembali akan kebaikan Tuhan Yesus yang mengampuni segala dosa kita. Agar setiap jemaat menyambut Nya sebagai Tuhan dan Raja yang terindah dan termulia. Mempercayai Yesus dengan sepenuhnya. Sesungguhnya tidaklah sukar bagi Yesus untuk membuat yang lumpuh berdiri, yang tuli mendengar, yang buta melihat, asalkan mau datang dan sungguh-sungguh mencari Tuhan.

Jemaat terus dibawa untuk beriman kepada Yesus, percaya masih ada seorang Penolong yang sangat baik. Untuk itu biarlah setiap orang berseru memanggil namaNya dan percaya penuh kepadaNya, bahwa Dia hanya sejauh doa.

Kemudian hamba Tuhan, Pdt. Jacob Sumbayak, memimpin dalam doa. Kiranya Tuhan menolong agar percaya dan beriman kepada Tuhan Yesus. Firman Tuhanlah yang membuat dapat beriman, yang berkuasa memerdekakan dan membebaskan dari sgegala dosa dan sakit penyakit. Agar dapat percaya dan berserah kepada Tuhan. Percaya Tuhan sanggup mengubahkan. Percaya Yesus sanggup menyembuhkan, menyelamatkan dan menebus dosa kita. Inilah waktu perkenanan itu dimana setiap yang hadir dapat mengenal Tuhan dan kasihNya.

Firman Tuhan diambil dari Matius 8 : 1-14 menceritakan 2 orang yang sakit datang kepada Yesus, yang satu adalah seorang yang sakit kusta. Orang kusta ini sudah melewati banyak halangan dan rintangan. Ia harus keluar dan memberanikan diri memberanikan diri menemui Yesus dan memohon kepada Tuhan, “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat menyembuhkan aku.” Ia sungguh-sungguh percaya Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan dia. Bagaimana Yesus memandang orang - orang yang sungguh datang kepada Yesus. Yesus berkata " Aku mau jadilah engkau tahir”

Siapapun datang kepada Yesus hendaklah jangan datang dengan tinggi hati, dengan keluh kesah, dengan marah-marah, tetapi datang dengan rendah hati seperti orang yang sakit kusta. Allah berbelas kasihan kepada orang yang rendah hati, yang datang dengan hati yang hancur, yang datang dengan sikap hati tahu diri. Allah sangat menghargai orang yang datang dengan menyadari dirinya adalah orang berdosa. Allah sangat menghargai orang yang bersungguh hati, yang tahu menghormati, yang tahu bersyukur, yang tahu menyembah dan Tuhan akan membalas sesuai bagi orang yang rendah hati.

Setelah itu jemaat ditantang untuk menerima Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamat secara pribadi, hampir semua yang hadir berdiri dan dipimpin untuk datang dengan sungguh-sungguh dan berdoa menerima Dia menjadi Juruselamat.

Setelah itu seluruh jemaat dibawa masuk ke dalam suasana penyembahan yang khusuk kepada Yesus. Di tengah-tengah suasana penyembahan dipanggil terlebih dahulu mereka yang sakit kanker. Ada sekitar 7 orang yang maju. Salah satunya adalah seorang ibu yang sakit kanker serviks dan datang dengan keadaan sangat lemah, tetapi setelah didoakan dia merasakan tubuhnya menjadi jauh lebih kuat.

Pada malam itu Tuhan benar-benar menyatakan diriNya dan melawat umatNya sehingga banyak sekali disembuhkan yaitu sakit punggung, paru-paru basah, glukoma, typus, pusing, stroke, telinga tidak bisa mendengar selama bertahun-tahu, kanker serviks, katarak sebelah kanan, telinga, hipertensi, kecelakaan, pendarahan, kaki kram, sungguh kasih setia Tuhan tidak pernah berubah, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.

Selengkapnya…[/td]
[/tr]

http://kppi.or.id/UserFiles/Image/KPPI-Fakfak.jpg

KPPI hari pertama, Kamis, 17 Mei 2012

Pada hari Kamis 17 Mei 2012, Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi dilaksanakan bekerjasama dengan PHBK (Panitia Hari Besar Keagamaan) Fakfak, Papua , yang diadakan di lapangan basket Fakfak.
Acara dimulai pukul 17.30 WIT, tetapi sejak pukul 16.30 WIT, jiwa-jiwa sudah mulai berdatangan. Bahkan ada jiwa sakit diabetes dari RSUD yang begitu bersemangat sudah datang.

Pada pukul 17.30 tepat acara dimulai. Dimulai dengan sambutan dari ketua Panitia KPPI yang merupakan ketua PHBK dengan memberikan latar belakang pelaksanaan event dan laporan pelaksanaan program yang sangat menonjolkan kerja sama dengan Tim KPPI dengan PHBK. Sambutan dari Bupati diwakilkan oleh pejabat Eselon 2. Serta dihadiri juga oleh pejabat2 yang lain yang terus mengikuti jalannya acara sampai selesai.

Acara dibagi 2 yaitu Acara Doa sedunia dan dilanjutkan dengan KKR. Dimulai dengan rangkaian perayaan Kenaikan Isa Almasih dan Doa bagi dunia. Jemaat terus berdatangan dan memenuhi lapangan basket (futsal) yang memiliki kapasitas 3000 orang.

Dan pada saat Firman Tuhan diberitakan ada 1000 jiwa hadir dan mendengar Firman Tuhan. Hampir semua jiwa mengangkat tangan dan menjawab Tantangan Terima Tuhan Yesus. Dan pada saat tantangan doa kesembuhan dan memiliki pergumulan ada sekitar 200 orang sakit dan memiliki pergumulan.

Setelah didoakan mereka disembuhkan dan dibangkitkan kembali. Mujizat Tuhan terjadi, mereka yang sakit tuli, lambung, diabetes, stroke, tidak bisa jongkok, dan lainnya semua dilepaskan dan disembuhkan oleh Tuhan sendiri.

Kemudian dilanjutkan tantangan berikutnya yaitu menyerahkan diri menjadi Hamba Tuhan, dan sungguh luar biasa, banyak sekali yang maju dan rindu untuk sungguh-sungguh melayani Tuhan.

KPPI hari kedua, Jumat, 18 Mei 2012

Hari kedua KPPI dimulai jam 19.00 WIT, Tuhan baik hampir 3/4 tempat terisi, semua panggung dibawah dan balkon ada sekitar 1100 bangku, jadi diperkirakan yang datang sekitar 800 jiwa, dan sebagian besar anak muda.

Kemudian hamba Tuhan menyampaikan Firman, namun hujan turun dengan derasnya, jemaat sebagian besar berteduh, tapi tetap Firman Tuhan disampaikan, dan jemaat dibawa menyembah Tuhan, dan semua mengangkat tangan meminta ampun, lalu mereka menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat.

Sesudah itu orang-orang yang sakit didoakan, dan mujizat terus berlangsung. Ditengah hujan deras, kesembuhan cepat terjadi, mereka disembuhkan dari sakit sesak, sakit kepala, dan juga stroke dan lainnya.

Puji Tuhan! Perkara besar telah Allah nyatakan di Fakfak!

Segala kemuliaan bagi Tuhan!