Kerajaan Allah dan Kerajaan Sorga

Nicodemus dalam percakapan dengan Yesus bagaimana bisa masuk kerajaan allah. Yesus menjawab hanya dengan lahir baru. Tapi perkara masuk kerajaan surga Yesus menjelaskan dengan banyak sekali perumpamaan. Tentang talenta, hamba yang didapati menjalankan tugasnya, biji sesasi, gandum dan ilalang, tepung dan ragi. Dan masih banyak lg. Apakah yg menjadi perbedaannya? Bro n sis mungkin ada pendapat? Thanks. Gbu

Buat saya pribadi, percakapan tersebut menghasilkan jawaban untuk tindakan nyata peroleh keselamatan yakni harus melalui baptisan terlebih dahulu setelah percaya.

Perumpamaan-perumpamaan yang diberikan agar setiap orang yang telah percaya, mengakui, dibaptis jangan sampai di situ saja.

Karena tuk jadi pengikut Tuhan Yesus itu mudah tapi akan lebih banyak tantangan menjadi seorang murid Tuhan Yesus.

Pandangan yg bagus bro avro. Thanks.

Maksih juga,

Dan itu bukan pandangan tapi yang telah kualami saat memulai pengenalan dan mencari kebenaran dalam Kristus Yesus tentang keselamatan.

Dan Jawaban Tuhan buat saya yakni pada percakapan dengan Nikodemus.

GBU All

Boleh saya tambah bro. Jadi percakapan nikodemus dgn Tuhan Yesus menhasilkan karya keselamatan krn kita dilahirkan kembali. Dan itu adalah satu hal, selamat masuk dalam kerajaan allah. Di perumpamaan2 yg Tuhan Yesus jelaskan adalah selangkah lebih maju lagi, yaitu hal masuk kerajaan surga. Coba ambil satu contoh hamba yg didapati melakukan pekerjaannya diberikan tanggung jawab lebih besar, tapi yg mabuk2an dan memukul temannya, dihukum hingga menangis dan kertak gigi. Begitu kita percaya Kristus, kita beroleh selamat atau masuk kerajaan allah. Namun untuk masuk kerajaan surga atau kerajaan seribu tahun damai maka kita juga harus melakukan pekerjaan Tuhan hari ini, menggandakan talenta kita dll. Hingga saat Tuhan datang kita didapati sedang melakukan pekerjaan dgn baik dan kita mendapat bagian meraja bersama Kristus dalam kerajaan seribu tahun damai. Sebaliknya yg tdk didapati sedang melakukan pekerjaan dgn baik akan dihukum. Dihukum inipun bagian dr kerajaan surga tapi bukan bagian meraja bersama Kristus, tp didisiplinkan atau dihukum hingga matang. Hingga suatu ketika bisa mendapat bagian meraja bersama Kristus. Gbu bro

Ada 2 hal proses seorang Kristiani:

  1. Menjadi orang percaya
  2. Menjadi murid
    Menjadi orang percaya berkaitan dengan keselamatan, tetapi menjadi murid tidak berkaitan dengan keselamatan. Tuntutan menjadi seorang murid tentu lebih berat dibandingkan dengan sekedar orang percaya. seorang murid dituntut pelayanan, pemuridan, pikul salib, dll.
    Itu yang membedakan orang percaya yang diselamatkan dan seseorang yang dipanggil menjadi murid Yesus.

Salam.

Penentunya adl…lahir baru (dilahirkan kembali dr Roh & Firman)

Bagi saya, kerajaan Elohim dan kerajaan sorga adalah sama.

Kepada Nikodemus, Yesus menjelaskan tentang lahir baru, karena Yesus tahu bahwa Nikodemus memiliki kemampuan sampai dengan level itu.
Tetapi kepada yang lainnya Yesus memberikan penjelasan lewat perumpamaan, ataupun suatu cerita adalah karena level dari respondennya.
Kepada yang satu diberikan perumpamaan, kepada yang lain diberikan pengartiannya, mungkin Yesus tahu seberapa kemampuan orang untuk dapat mengerti suatu penjelasan.

Kata “Kerajaan Sorga” hanya ditemui pada Injil Matius (tidak ditemui pada 3 Injil lainnya), latar belakang Injil Matius ditujukan kepada orang Yahudi, sehingga yang digunakan adalah kata “Kerajaan Sorga” sebagai ungkapan rasa hormat orang Yahudi yang segan menyebut nama Allah secara langsung.

Namun pada dasarnya, istilah “Kerajaan Sorga” = “Kerajaan Allah” pada 3 Injil lainnya (Injil Markus ditujukan untuk orang Romawi, Injil Lukas ditujukan untuk orang non-Yahudi, Injil Yohanes ditujukan untuk meluruskan/konfirmasi ajaran yang benar–sebagai Injil yang paling akhir ditulis).

Best Regard,
Daniel FS

Perbedaan antara Kerajaan Sorga dan Kerajaan Allah
Kita juga harus melihat dari Alkitab bahwa kerajaan sorga berbeda dari Kerajaan Allah. Kebanyakan orang Kristen berpikir bahwa kerajaan sorga dan kerajaan Allah adalah istilah sinonim. Ketika Yohanes Pembaptis datang, ia mengatakan kepada orang-orang untuk bertobat, karena kerajaan sorga sudah dekat (Matius 3:2). Ini berarti bahwa sampai saat Yohanes Pembaptis, kerajaan sorga belum datang tapi hanya sudah dekat. Kemudian ketika Tuhan Yesus keluar untuk memberitakan Injil pada awal pelayanan-Nya, Dia mengatakan hal yang sama: “Bertobatlah, sebab Kerajaan sorga sudah dekat” (4:17). Kemudian, dalam Matius 10:7, Tuhan mengirimkan kelompok pertama dari murid-murid dan menyuruh mereka mengatakan hal yang sama, bahwa kerajaan sorga sudah dekat. Ketika Tuhan datang keluar untuk memberitakan Injil, kerajaan sorga belum datang. Di satu sisi, kerajaan Allah sudah di antara orang Israel. Di sisi lain, kerajaan sorga belum datang.
Matius 12:28 mengatakan, “Tapi kalau aku, oleh Roh Allah, mengusir setan, maka kerajaan Allah turun ke atas kamu” Dalam ayat ini. Tuhan mengacu pada kerajaan Allah, bukan kerajaan sorga. Bahkan saat itu, kerajaan sorga belum datang, tetapi Kerajaan Allah ada di sana saat itu.
Bagian lain yang penting menunjukkan perbedaan antara kerajaan sorga dan Kerajaan Allah Matius 11:11-12: “11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya. 12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya”. Kata ini menunjukkan bahwa hingga sekarang “kerajaan sorga” belum datang, dan Yohanes Baptis tidak ada di dalamnya, karena yang terkecil dalam kerajaan surga lebih besar daripada Yohanes. Juga, dari zaman Yohanes sampai saat Tuhan berbicara kata ini adalah periode waktu di mana orang bisa berusaha untuk masuk ke kerajaan sorga.
Dalam Matius 16:19 Tuhan mengatakan kepada Petrus bahwa Ia akan memberikan kepadanya “kunci kerajaan sorga” Bahkan pada saat Matius 16 kerajaan sorga itu belum mulai, karena kunci belum diberikan. Tuhan memberikan kunci pertama dari kerajaan sorga kepada Petrus pada hari Pentakosta. Kerajaan sorga mulai pada hari Pentakosta ketika gereja mulai dibangun. Petrus menggunakan satu kunci untuk membuka pintu gerbang bagi umat Yahudi untuk memasuki kerajaan sorga pada hari Pentakosta (Kisah 2:38-42), dan ia menggunakan yang lain untuk membuka pintu gerbang bagi orang percaya bukan Yahudi untuk masuk ke dalam Kerajaan sorga di rumah Kornelius (10:34-48).
Semoga menjadikan informasi yang berharga. GBU

Secara sederhana, menurut saudara Samuil definisi tentang kerajaan surga dan kerajaan Allah, apa yah?

Salam

Apa arti sebenarnya dari kerajaan? kerajaan adalah aturan, pemerintahan, dan Kerajaan Allah adalah kekuasaan dan pemerintahan Allah. Dari kekal sampai kekal Tuhan adalah Raja, Penguasa, Mahakuasa berdaulat dari seluruh alam semesta. Seluruh alam semesta dari kekal sampai kekal adalah Kerajaan Allah. Menurut Yehezkiel 28:11-19 dan Yesaya 14:12-20, salah satu malaikat, Lucifer, memberontak terhadap Allah, dan sejumlah malaikat mengikutinya dalam pemberontakannya (Why. 12:3-4). Setelah penciptaan manusia, Lucifer, atau Setan, datang untuk membujuk manusia untuk memberontak juga. Karena kedua pemberontakan (Setan dengan malaikat Nya dan manusia yang jatuh) aturan dan pemerintah Allah telah diganggu, diuji, dan diserang. Alih-alih di bawah kekuasaan dan kontrol Allah, bumi telah di bawah kekuasaan dan kontrol Setan dengan manusia jatuh. Ini adalah kerajaan duniawi. Pada saat Tuhan Yesus datang ke bumi dalam inkarnasi-Nya, hampir seluruh bumi adalah kerajaan bumi, dikontrol oleh setan dengan manusia. Tuhan Yesus datang untuk bekerja di luar kehendak Allah yang membawa kerajaan-Nya ke dunia ini. kehendak Allah adalah memiliki bumi yang dikendalikan oleh sorga. Untuk alasan ini Dia harus membawa kerajaan-Nya ke bumi. Seluruh bumi harus dibawa di bawah aturan dan pemerintahan surgawi. Tuhan Yesus datang untuk membawa bumi di bawah kekuasaan kerajaan sorga.
Inilah sebabnya Yohanes Pembaptis berseru, “Bertobatlah, sebab Kerajaan sorga sudah dekat” (Matius 3:2). Manusia perlu bertobat dan datang di bawah pemerintahan sorgawi. Ketika Tuhan Yesus datang dengan kerajaan sorga, Dia ditolak oleh orang-orang Yahudi, sehingga Dia berbalik kepada bangsa-bangsa lain dan mendirikan gereja-Nya di antara bangsa-bangsa lain. Dalam gereja Dia membawa segala sesuatu di bawah kekuasaan dan pemerintahan sorga. Dalam gereja ada aturan pemerintahan surgawi, dan juga ada realitas kerajaan sorga. Selama periode jaman gereja, kerajaan sorga, aturan surgawi, tidak terwujud dalam cara yang terbuka. Sebaliknya, aturan surgawi dinyatakan dengan cara yang sangat misterius dan tersembunyi. Meskipun belum terwujud, realitas aturan surgawi hadir. Dalam gereja, setidaknya ada beberapa orang Kristen yang berada di bawah aturan sorgawi, didalam mereka ada realitas kerajaan sorga.
Ketika Tuhan Yesus datang kembali, Ia akan menaklukkan seluruh dunia, dan kerajaan dunia akan menjadi kerajaan Tuhan kita. Pada waktu itu kerajaan sorga akan diwujudkan dalam cara yang terbuka (Why. 11:15). Kerajaan sorga akan menjadi kekuatan yang berkuasa dan akan memerintah dengan cara yang diwujudkan terbuka, bukan dengan cara yang misterius dan tersembunyi. Sekarang aturan kerajaan sorga di dalam gereja dengan cara yang tersembunyi misterius, namun pada waktunya kerajaan sorga akan sepenuhnya diwujudkan. Kerajaan sorga berarti aturan dan pemerintahan sorgawi. Jika Anda berada dalam realitas kerajaan sorga, Anda berada di bawah kekuasaan sorga.
Ketika Tuhan Yesus berpaling kerajaan sorga kepada gereja, Dia membawa sekelompok orang keluar dari dunia untuk berada di bawah pemerintahan sorgawi. Melalui lahir baru semua orang Kristen dibawa kepada kerajaan sorga. Ini berarti bahwa semua orang Kristen oleh lahir baru mereka telah dibawa di bawah pemerintahan sorgawi. Ini adalah awal yang luar biasa, tetapi setelah awal yang baik melalui lahir baru, tidak banyak orang yang bersedia untuk dikuasai oleh aturan sorgawi. Oleh karena itu, mereka lahir baru dan diselamatkan oleh Tuhan, namun mereka kalah. Mereka memiliki awal yang bagus, tetapi mereka tidak memiliki kelanjutan yang baik. Mereka dibawa ke dalam kerajaan dengan kelahiran baru mereka, tetapi mereka tidak melanjutkan praktek dalam Kerajaan Allah dengan bersedia untuk dikuasai oleh sorga. Dalam gereja banyak orang beriman telah lahir baru dan dibawa ke dalam Kerajaan Allah. Tetapi di antara banyak orang percaya dikalahkan. Hanya sejumlah kecil yang menang. Para pemenang adalah orang-orang yang mau berada di bawah pemerintahan kerajaan sorga. Mereka bersedia untuk hidup dan berjalan dan melakukan hal-hal sesuai dengan ajaran-ajaran Tuhan tentang realitas kerajaan dalam Matius 5-7. Mereka yang dikuduskan, mereka menang atas dosa, diri, daging, dan dunia, dan mereka sedang dalam proses untuk berubah.
Ijinkan saya mengutip beberapa contoh untuk membantu Anda memahami arti berada di bawah pemerintahan langit. Di universitas ada banyak siswa yang belum diselamatkan, ada siswa lain yang telah lahir baru, diselamatkan menjadi orang Kristen, tetapi tidak menang. Sebaliknya, mereka dikalahkan. Hanya sejumlah kecil dari orang Kristen menang. Karena sebagian besar siswa mungkin nakal, mereka harus dikontrol oleh administrasi sekolah. Namun, jika Anda adalah seorang Kristen di bawah pemerintahan kerajaan sorga, Anda tidak perlu kontrol administrasi sekolah. Jika aturan mengatakan bahwa lampu harus mati pada jam 22:30, Anda tidak perlu seseorang untuk datang dan menegakkan aturan ini. Orang-orang Kristen yang kalah mungkin menutupi lampu dan terus belajar sampai jam dua pagi. Jika Anda melakukan hal itu dan Anda berada di bawah pemerintahan kerajaan sorga, anda pasti akan bertobat dan pergi ke administrasi sekolah, meminta maaf dan menawarkan untuk membayar listrik. Jika Anda berada di bawah pemerintahan kerajaan sorga, tidak ada perlu orang untuk mengendalikan Anda. Jika kita perlu polisi untuk mengendalikan kita, itu berarti kita orang Kristen yang kalah. Kita harus berada di bawah penguasa surgawi dan pemerintahan surgawi. Kita tidak membutuhkan berbagai jenis aturan. Bahkan orang berbudaya, berpendidikan kadang-kadang akan mencuri sesuatu ketika mereka memiliki kesempatan. Ini berarti mereka hanya di bawah kendali bumi ini, mereka tidak di bawah pemerintahan sorga. Jika polisi telah dihapus dari kota besar, apa yang akan terjadi? kebingungan dan kekacauan.Hal ini karena orang-orang saat ini berada di bawah kendali bumi dan pemerintah duniawi dan bukan di bawah kekuasaan kerajaan sorga.
Sebagai orang-orang sorgawi, kita harus berada di bawah pemerintahan surgawi, di bawah aturan kerajaan sorga. Ini adalah realitas kerajaan sorga. Niat Allah dalam kelahiran baru kita adalah untuk membawa kita di bawah pemerintahan surgawi-Nya. Tetapi banyak dari kita, setelah lahir baru, tidak bersedia untuk dikuasai oleh sorga. Kita berada di gereja, tetapi kita tidak dalam realitas kerajaan sorga.
Kerajaan sorga milik orang-orang yang miskin di hadapan Allah, yang suci hatinya, yang lemah lembut, yang melebihi kebenaran orang Farisi, dan yang melakukan kehendak Allah. Barangsiapa tinggal di sedemikian rupa dalam kerajaan sorga, maka kerajaan sorga adalah milik mereka. Firman tidak mengatakan akan menjadi milikmu tetapi milik Anda (Matius 5:3). Ketika kita murni di dalam hati dan miskin di hadapan Allah, kerajaan itu menjadi milik kita. Ini berarti kita berada dalam kerajaan sekarang, dan kita berada di bawah penguasa kerajaan sorga sekarang.
Semoga menjadi informasi yang berharga. GBU

Bro Samuil masih terlalu rumit untuk saya mengerti. Bisa lebih sederhana penjelasannya? Karena saya menganggap kerajaan surga = kerajaan Allah.

Salam

nah betull kata Mr.Santo…
Kerajaan Sorga - Kerajaan Allah…

@ Mr. Samuil,
Kalau kerajaan Sorga tidak sama dengan Kerajaan Elohim (Maaf saya gunakan istilah Elohim untuk membedakan dengan Allah nya orang Islam), berarti siapakah Rajanya Kerajaan Sorga dan siapakah Rajanya Kerajaan Elohim ?

Dari kekal hingga kekal adalah kerajaan Allah, kerajaan Sorga adalah bagian dari kerajaan Allah. Seperti jakarta adalah bagian dari indonesia. Tapi indonesia bukan jakarta saja. Mengatakan kerajaan sorga=kerajaan Allah bisa saja. Tapi ada perbedaan yang dinyatakan jelas di alkitab mengenai hal ini. Balik ke posting awal saya, tentang nikodemus masuk kerajaan Allah dengan lahir baru cukuplah. Artinya kita telah selamat, tidak masuk neraka. Tapi hal masuk kerajaan sorga, meraja bersama Kristus dalam seribu tahun damai adalah perkara yang lain. Tidak semua orang yang telah lahir baru bisa masuk, hanya para pemenang yang bisa masuk. Untuk diselamatkan kita percaya Kristus pasti selamat, untuk menjadi para pemenang kita perlu hidup seperti di matius 5-7, menang atas diri, daging, miskin akan rohani, hidup kekristenan yang melebihi farisi dll. Semoga menjadi informasi yang berharga dan tidak berhenti puas sampai selamat, tapi juga menjadi bagian dari para pemenang yang meraja bersama Kristus. Gbu

ini kerajaan Allah = Kerajaan Sorga
ini bicara gaya hidup…

Jika Kerajaan Allah dan Kerajaan Sorga harus dibedakan, coba jelaskan mengapa ayat dibawah ini sama makna?

Mat. 5:3
3. "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

Luk. 6:20
20. Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: "Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.

Mat. 9:35
35. Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Luk. 8:1

  1. Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,

Jangan-jangan karena membedakan antara Kerajaan Sorga (bagian dari Kerajaan Allah) dan Kerajaan Allah maka dengan disebutkannya Injil Kerajaan Sorga dan Injil Kerajaan Allah lantas kemudian berarti ada Undang Undang Nasional (Injil Kerajaan Sorga) dan Undang Undang Daerah (Injil Kerajaan Allah) Versi Kerajaan Sorga? Ataukah keduanya ternyata istilah yang sama sahaja?

Best Regard,
Daniel FS