Keluarga yang ideal

:coolsmiley: ketika naik angkutan umum, didepan sy duduk seorang tante and keponakannya (gadis), :*
q dngr si tante bilang kalo kamu emg mo kerja ngga masalah, tapi jangan lebih tinggi dari calon suami kamu. kamu harus tetap di bawah dia. jangan sampai penghasilan kamu lebih tinggi dari suami. :undecided: ??? gmna menurut anda2 sekalian ???

Lebih tinggi dari suami tidak soal…
rasane ngga elok menampik rejeki.

Yang kaga boleh gini :

salary > suami …
kemudian istri menguasai suami

Jadi de… laksana suami2 takut istri :wink:

gini aja biar aman… si istri jujur sama suami kalo pendapatannya lebih besar…

tapi si suami harus punya kendali akan rumah tangga, dan si istri juga mau dikendalikan ama si suami

Tante itu ngomong berdasarkan pengalaman orang2 yang mengalami hal2 seperti itu ~menikah dengan suami berpenghasilan rendah.
Saya sich tidak setuju. Boleh2 saja istri memiliki penghasilan yang lebih besar dibandingkan suami tetapi di dalam rumah tangga pria tetap menjadi kepala keluarga dan istri harus menghargai suami apapun derajatnya. Tatkala istri yang menjadi kepala, disitulah persoalan2 rumah tangga mulai menimpa.

Kolose 3:18 Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan.
3:19 Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia

tapi pengalaman nih, seorang teman yang pegawai negri suka ngeluhin tentang istrinya yang suka seenaknya bikin aturan dirumah, mentang-mentang gajinya lebih besar. sedang si istri bilang suaminya aja yang super sensitif, meresa di rendahin ( ngerasa sendiri gtu…) padahal si istri ngga bermaksud begitu sebenarnya…

ini pengalaman pribadi ya sis?

kalo menurut akuw… yang namanya istri ngatur rumah tangga juga udah termasuk perannya dia kan?

jadi selama seimbang antara tugas suami dan istri dalam hal mengatur rumah tangga sih gak papa…

yang penting ada toleransi dan kasih di dalam keluarga

Untuk isteri rule-nya ini:
Eph 5:22 Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,

Kol 3:18 Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan.

Untuk suami rule-nya ini:
Kol 3:19 Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia.

Memang bisa terjadi demikian… krn itu FT tegas mengatakan Isteri harus tunduk kpd suami!!

tapi apakah istri juga harus tunduk kepada suami yang melanggar kol 3:19 tsb?

Yup!!
Firman mengatakan Tunduk pada suamimu!!
bukan lawanlah suamimu!!

Isteri harus taat Firman…supaya???

Jawabnya ada di surat 1Pet 3:1-2

Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya, jika mereka melihat, bagaimana murni dan salehnya hidup isteri mereka itu.

Surat Petrus menjelaskan dengan gamblang mengapa isteri harus tunduk dibawah otoritas suami :azn:

Ketidak taat-an suami thd FT dapat dimenangkan … dengan melihat kemurnian dan kesalehan si isteri :afro:

Wah…teori gampang, prakteknya cucah…palagi laki’na minderan…
keringeten…dah… :ashamed0004: :ashamed0004: :ashamed0004:

Dlm Yesus semestinya PD :smiley:

rasa minder terkadang nyebelin ngga buat orang maju ttp jalan di tempat
ato malah mundur … (read: umpetan) :huh:

eh…mirip sama topik ini:

kalo pendapat chrisma si ngga masalah selama cewe tetap bisa menghormati si cowo
dan si cowo tetap berusaha maksimal untuk menjadi figure Kepala RT yang baik

Pengalaman pada orang tua teman saya, Istri Dokter gigi, suami kerja di bank, suaminya jadi suka cemburu, marah2 dll. Ini terjadi diwaktu dokter gigi posisi masih tinggi dimasyarakat, sekitar tahun 70an. Sekarang mereka sudah meninggal.

Anehnya sifat suami yang suka memusuhi istrinya ini dibawa sampai tua, Di akhir hidupnya, teman saya cerita pada waktu mereka sedang berpesiar, rasanya seperti dineraka, melihat papanya marah2 sama mamanya. Sedikit2 membentak2 mungkin ingin menunjukan dia walaupun waktu kerja gaji dan posisinya lebih rendah, namun tetap yang berkuasa.

Kecuali suami rendah hati dan bisa menerima kenyataan, masalah ini akan mempertajam masalah yang sudah ada.

kalo penghasilan isteri lebih tinggi dari suami seharusnya sih ga masalah, malah mestinya sang suami bersyukur…tapi tetep saja istri tidak boleh jadi sombong dan malah menganggap rendah sang suami.

ada pepatah jawa yang berbunyi:

duweku ya duweku
duwemu ya duweku

(untuk kalangan wanita)

terjemahan diatas : :cheesy:
Wanita/isteri : DUITKU itu DUITKU
DUITMU (suami) itu DUITKU

jadi nggak ngaruh gaji laki’na lebih kecil :char11:

Pria/suami : :tuzki10: :tuzki10: :tuzki10: :onion-head33: :onion-head41: :onion-head33:

waaah… suami aku malah seneng tuh…
jadi kalo belanja pake anggaran pribadi…
so… anggaran rumah tangga gak diganggu2…
:afro:

hmm… kalo udah nikah gini kan harusnya udah 2 jadi 1 kan…
Udah ga ada lagi istilah aku-kamu… yang ada kita…
Nah untuk penghasilan pun begitu…
Harusnya sih ga ada lagi penghasilanku/mu…
Yang ada penghasilan kita…
Dari kita oleh kita untuk keluarga kita…
:slight_smile:

wah…C7 banget bless… :smiley: :afro:

Dan…untuk kemuliaan TUHAN YESUS kita :afro:

Ada 1 Nama TUHAN yang sama dlm keluarga :coolsmiley: