kelemahan

Dear All FK`ers

Kalo ada pria yang berkata pada istrinya “Mam,kelemahanku memang sering jatuh pada wanita”.Apakah menurutmu?.

Tendang dia sejauh-jauhnya, makin jauh makin baik.

Mentolerir kelemahan orang lain memang baik. Tapi MENTOLERIR dan MINTA DITOLERIR itu dua kutub yang berbeda.

sadar akan kelemahannya :afro:

ada yang lemah ttp ngga nyadar :smiley:

perlu dipulihkan tu supaya bner2 bertobat…

Jodoh itu khan katanya ‘sepadan’…
so istrinya pasti punya kelemahan yg sama ;D setali 3 uang dweh! :happy0065:

Jawab aja… Wanita itu aku kan :slight_smile:

Na kalo lakinya bilang: “Bukan, sayang, tapi bedinde tetangga sebelah…” gimana?

“adu pa ,sakit banget pasti…dia kan instructor karate. Emang da keahliannya bikin jatuh orang. Lain kali hati2 ya sayang”

saya jg terlalu lemah liat wece2 , Mata ini manja :cheesy:

klo suami berkata, " mamaaah… kelemahanku 'Lemah Syahwat :mad0261:
piye iku rek…!

Fiuuh… :mad0261:pusing juga dengan semua jawabannya.
ditendang kasihan ,di diamkan bikin hati deg2 kan…memangnya enak cara mencintai dengan perasaan takut di duakan.
Kita juga wanita ingin mencintai pasangannya dengan rasa nyaman

koq bisa sih bro, suka sama banyak wanita?? kagum kali yah sama ciptaan Tuhan yang wanita itu…

bukan mengingininya bukan???

coba deh diceritakan… agar orang tidak menebak2 ternyata mungkin salah…

Artinya minta dijagain agar selalu diingatkan dan dibantu dihindarkan dari dosa yang membawa maut. Itu tandanya ia sudah tidak kuat berjuang sendiri, sebagai pasangan sejodoh bantulah dalam perjuangannya melawan dosa.

Kalau suami terlalu dekat dengan wanita yang menurut kriterianya “hot” (tiap pria punya selera berbeda dan hanya isterinya yang tahu) wajib diingatkan akan kelemahannya. Dingingatkan dan didoakan.

Kalau suami trus “jatuh” ke pelukan wanita lain kerna kelemahannya, siapa yang akan mengasihani anda? Suami?

Ku akui aku harusnya bangkit
Tapi siapa yang akan menjadi temanku
Bercerita aku malu,dipendam aku bisa stress

Ada teman yang setia, namanya Yesus.

Ada Bapa yang melebihi semua bapa, namanya YHWH.

Tahukah anda bahwa “berdoa” tidak selalu berarti menuntut atau mengajukan petisi kepada YHWH? Anda bisa menceritakan semua kelelahan anda padaNya. Anda tidak perlu malu untuk bercerita padaNya. Dan, terkadang, sekali pun jalan keluar yang diberikanNya bukanlah jalan keluar yang kita inginkan; sekali Dia terkadang tidak langsung menunjukkan jalan keluar seperti yang kita inginkan, Dia akan menguatkan anda.

Seperti ketiga sahabat Daniel, yang tidak dikeluarkanNya dari dapur perapian tapi tetap didampingiNya hingga bahkan bau hangus pun tidak bisa menempel pada mereka, Dia pun dengan senang hati akan menemani anda selama keberadaan anda dalam “dapur api” anda. Tergantung pada anda apakah anda akan memperhatikan kehadiranNya, atau memperhatikan api yang berkobar-kobar di sekitar anda.

Penolong yang sepadan…
Padahal sewaktu dulu aku pacaran kalau terlihat pasanganku tidak setia apa lagi ketahuan aku langsung maen bubar saja…itulah kelemahanku tidak bisa mendengarkan penjelasannya apa pun
sekarang mana bisa,dulu sewaktu aku meminta pada Tuhan untuk diberikan jodoh dari Tuhan aku rela diberi type apa saja,kecuali type pria yang suka lirik sana sini jauh kan ya Tuhan…
ehh tau nya…kejadian juga dapat cobaan yang seperti ini juga.
Apakah rencanaMu ya Tuhan?

It`s okkay Rinjani
Tapi kelemahanku terbalik adalah paling tidak bisa menerima pasangan sedikitpun kelain hati,Aku adalah orang yang paling menjaga jarak dengan lawan jenis .Are u Ladies too Rinjani?apakah menurutmu jika pasanganmu sering banyak bergaul dengan banyak wanita daripada teman pria…berbicara lebih mesra daripada teman pria?disaat status sudah menikah.Bisakah menjaga agar tidak terjatuh pada hubungan yang lebih serius?
Mungkin dia berkata tidak tetapi mata tidak bisa dibohongi.adapun dia sudah mengakui kelemahannya,dan akupun sudah
menurutmu jika sdia berkata seperti itu apakah itu kelemahannya ataukah aku harus memakluminya?sedangkan diri sendiri pun berjuang untuk kelemahan yang selama ini paling tidak bisa di tolerir.

Kenyataannya, apa benar suami anda sekarang “jodoh dari Tuhan”? Atau mungkin sebenarnya Tuhan “sudah memberitahu anda kalau bukan dia tapi anda bersikeras”?

Sekadar pengalaman pribadi, pada saat pertama kali bertemu isteri saya (tentu saja belum isteri waktu itu), ada suara yang terdengar jelas di hati saya, “Inilah yang kau tunggu selama ini.” Dan saya habiskan tiga hari berdoa untuk menolaknya. Kenapa? “Yang kau tunggu selama ini” sudah pendek, gemuk, biar orang lain mengatakan cantik tapi sampai hari ini pun saya tidak bisa mengerti di mana kecantikannya, kalau berjalan malah mirip cowo yang mau ngajak berkelahi.

Hari ketiga, jawaban terakhir yang saya terima adalah, “Aku tidak akan memberikan yang buruk bagimu.” Jadi saya pun menerimanya. Tidak ada cinta, tidak ada apa pun.

Hebatnya, sesudah pernikahan, isteri saya justru menyebabkan saya jatuh miskin hingga akhirnya bukan berkelimpahan berkat tapi berkelimpahan hutang. Lebih hebatnya lagi, sesudah saya jatuh miskin, isteri saya selingkuh dengan alasan “saya kurang memperhatikan dirinya.” Dan, yang paling parah, dia menolak perceraian tapi minta ijin untuk tetap berselingkuh.

Sewaktu saya masih menyusun rencana untuk mengakhiri pernikahan saya, untuk mengembalikan dia ke orangtuanya, puteri saya tiba-tiba menangis dan bercerita kalau orangtua salah satu teman sekelasnya bercerai dan temannya itu sangat sedih. Puteri saya mengatakan dia tidak mau mengalami kesedihan yang sama dan memaksa saya untuk berjanji padanya untuk tidak pernah menceraikan ibunya dengan alasan apa pun.

Sepanjang waktu itu, sama seperti Hizkia sewaktu diberitahu agar berpamitan karena kematiannya sudah tiba dan dia justru berpaling ke dinding dan berdoa kepada YHWH (bukan mencari pertolongan manusia lain), saya juga menceritakan semua keluh kesah, keinginan, dan meminta kekuatan pada YHWH.

Sekarang kami tinggal di kota lain, memulai kehidupan baru yang benar-benar dari nol – mungkin lebih tepat dikatakan dari minus – dan kami sedang menunggu kelahiran anak ketiga kami. Sekali pun isteri sudah tidak bisa dikatakan gemuk, dan sekali pun saya masih tidak mengerti di mana kecantikannya, tapi kami masih suka bergandengan tangan – terkadang berpelukan – sewaktu berjalan-jalan (sekali pun terkadang, kalau membayangkan sesudahnya, agak risih karena seusia kami masih “bersaing” dengan remaja dan anak-anak muda.

Jadi, sis, kalau anda memang ingin tahu apa yang harus anda lakukan, luangkan waktu untuk menceritakan masalah dan harapan anda kepada YHWH, dengan berdoa – lebih baik lagi kalau doa puasa. Mungkin saja jalan keluar yang diberikanNya bukanlah jalan keluar yang kita inginkan, tapi saya tetap percaya “Dia tidak akan memberi yang buruk kepada kita.”

ngacooo itu…tapi…jika dikatakan “mam, kelemahanku memang sering jatuh pada wanita, tapi itu dulu semenjak aku belum mengenal Kristus…” ;D ;D kalo gitu mantaf… :afro:

yang jelas kelemahan yang di pelihara tidak akan membawa apa apapun kepada sang empunya pribadi tersebut…

apalagi kebodohan… itu hanya membuat malu…

changes your mind… itu bagus…

cari hal2 yang bisa membangkitkan semangat… dan mengubah kelemahan itu malah menjadi kelebihan…

salam…