Katolik dan Tradisi Suci

AFAIK, Calvinist itu sama dengan Protestant Reformed (CMIIW).
Kalo ga salah juga, sudah ada bbrp protestant reformed di FK yg secara implisit mengatakan tidak ber-sola scriptura, melainkan (mungkin) lebih tepat dikatakan prima-scriptura.

Katekumen Calvinist ini bersifat sebagai referensi yg kedudukannya di bawa Scripture 39 + 27, CMIIW.

Kita tunggu saja, semoga ada rekan dari Calvinist yg bisa menjelaskannya.
Sis Rita Ratina, mungkin?

Inilah standar ganda mereka bro…karena alkitab yang katanya lengkap toh masih dibuat penjelasan katekismus westminster oleh mereka…

Bagi saya sebenarnya sih oke2 saja, hanya akan terlihat lucu dan standar ganda serta absurd bila mereka mempersoalkan Tradisi suci katolik yang berasal dari para rasul, bapa gereja atau penerus rasul tetapi mereka nggeh2 saja dengan katekismus westminster yang ditulis 1400 tahun setelah alkitab ditulis…;D

Mereka menolak liturgi Yakobus tetapi menerima westminster, menolak deuterokanonik tetapi menerima westminster…;D ;D

Tapi mereka pasti menolak kalau dikatakan Calvinist/reformed punya dua pilar, Alkitab dan Katekismus Wesminster.

:smiley:

tengkyu bro!

ini membantu… :smiley:

airfresh,ternyata sudah pernah dijelaskan tuh…? jadi apa tanggapanmu??

yg katanya alkitab saja cukup, cukup segalanya… cukup jelas, cukup lengkap, cukup dll, tapi kata hanyalah tinggal kata… karena faktanya alkitab saja tidaklah cukup. perlu instrumen2 lain sebagai pendukung…

imo, solascriptura adalah ajaran yg tidak mungkin diaplikasikan… :smiley:

Tidak pernah terjadi seseorang menjadi Kristen dengan cara diberi Alkitab dan disuruh membaca sendiri. Entah kalau ada yang bisa membuktikan sebaliknya/

:happy0062:

Tanggapannya paling muter2 lagi…

Contoh ajaran YESUS (i.e. kata2 YESUS) yg tidak dicatat dalam Kitab Suci tetapi ditemukan dalam Tradisi Suci:
Silih utk menebus dosa:
If you have anything, through your hands you shall give ransom for your sins. (The Didache Chapter 4)
Hal baptis percik:
Concerning Baptism. And concerning baptism, baptize this way: Having first said all these things, baptize into the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Spirit, in living water. But if you have no living water, baptize into other water; and if you cannot do so in cold water, do so in warm. But if you have neither, pour out water three times upon the head into the name of Father and Son and Holy Spirit. (The Didache Chapter 7)
Pesan Tuhan ttg Perjamuan Kudus:
For this is that which was spoken by the Lord: "In every place and time offer to me a pure sacrifice; for I am a great King, says the Lord, and my name is wonderful among the nations."(The Didache Chapter 14)</blockquote>

pakai referensi Didakhe?emangnya Didakhe termasuk Tradisi Lisan dari Para Rasul?boro2 termasuk dlm Tradisi lisan dari para rasul, lha sampai saat ini aja dlm pandangan Katolik juga masih belum jelas siapa penulis kitab Didakhe…

Tradisi Suci adalah segala karya yg dilakukan oleh Allah dalam sejarah keselamatan, [b]yg diteruskan oleh para rasul[/b], yg mengarahkan kepada kekudusan hidup dan menumbuhkan iman.
Perhatikan definisi Tradisi Suci yg kamu tulis, yg aku tebalkan di atas.

Dari definisi Tradisi Suci yg kamu tulis, mengandung unsur “para rasul” sbg sumber resmi pengetahuan atas Tradisi Suci. Nah, pertanyaannya skrg:
Apakah saat ini masih ada yg namanya Para Rasul?

;D ngaco ini orang, nga ngerti bahasa indonesia yang digunakan Jenova…! :idiot2:

harusnya yang kamu tanya, “Ajaran Yesus yang diteruskan ke Rasul masih ada atau tidak…!?”

bukan malah nanya Rasulnya…! :idiot2: :mad0218:

harusnya yang kamu tanya, "Ajaran YESUS yang diteruskan ke Rasul masih ada atau tidak..!?"
pertanyaan saya memang akan mengarah ke sana koq, Limited. Jika saat ini Para Rasul sbg sumber resmi pengajaran Tradisi Suci sudah tidak ada, bagaimana mungkin masih ada ajaran Yesus dlm Tradisi Suci yg diteruskan ke Para Rasul?

Menurut Kamu Tradisi Mengkanonkan Alkitab pada Abad Ke-4, Apakah Rasul Masih ada Pada Abad ke-4…?

Silakan kakakkedua…! ;D

Ajaran Yesus yang diteruskan ke rasul tentu masih ada bro Limited. Bukankah Alkitab sudah mencatat hal-hal pokok iman kepada Kristus sang Mesias?

Kalau Tradisi Suci sendiri mungkin lebih tepat dikatakan sebagai kebiasaan/ tata cara yang berkembang dimasyarakat dan diteruskan turun temurun sebagai Tradisi.

Namun kalau dikaitkan dengan ajaran Yesus dan para rasul, mungkin ada juga dalam Tradisi Suci, tapi selebihnya adalah tradisi masyarakat yang dipelihara oleh Gereja Katolik dimasa kekaisaran Roma.

Jadi sulit sekali melihat adanya hubungkan ajaran2 dalam Tradisi Suci bapa gereja dgn ajaran Yesus dan murid-Nya. Namun sesuai ketetapan Paus/ Magisterium, Tradisi Suci adalah Firman Tuhan bagi Gereja Katolik yang harus diterima seluruh umat tanpa syarat.

kanon kitab suci abad ke berapa silahkan bantu kakak2nya ;D ;D

Perlu bro Leonardo pahami, pengkanonan kitab suci itu bukan maksudnya kitab suci belum ada, atau baru dibuat abad 4 oleh Gereja Katolik.

Lagian gak ada itu tradisi pengkanonan kitab suci terus menerus, kan gak ada wahyu2 baru lagi yang perlu ditambahkan ke kitab suci?

Mungkin maksudnya tradisi penambahan Tradisi Suci sesuai perkembangan kebiasaan dan liturgi di gereja katolik?

Seperti penggunaan patung2, atau penggunaan barang2 “suci” seperti relikwi duri mahkota Yesus, Skapulir, dan barang2 lain yang bisa mendatangkan mujizat bagi umat katolik.

nggak usah kebanyakan ngelantur kesana kemari…

kita bicara kanon kitab suci karena tidak ada ayat kanon kitab suci…tau dari mana kalau kitab suci itu harus dikanonkan…;D ;D

Taunya dari bapa Gereja orang lain yah…masak beriman pada bapa gereja sih ,itu kan haram hukumnya wkkk;D ;D

Pertanyaan yg belum terjawab dgn tuntas:

(1)MANA kata2 langsung dari mulut YESUS yg tidak ada di Kitab Suci tapi yg hanya ada di Tradisi Suci???Tuliskan di forum ini isi kata2 yg keluar langsung dari mulut YESUS yg tidak ada di Kitab Suci namun hanya ada di Tradisi Suci.

(2)Kenapa utk Tradisi Suci tidak ada daftar kanonnya spt pada Kitab Suci?

(3)Kapan wahyu terakhir yg diwahyukan Allah melalui Tradisi Suci?

@Bruce:

  1. Kisah Para Rasul ditulis oleh rekan kerja Paulus yang ditunjukkan dalam pemakaian “kami” ditulis dalam orang pertama (Kisah Para Rasul 16:10-17; 20:5-21; 27:1-28:30).
  2. Dengan proses penyisihan, satu-satunya rekan dekat Paulus yang tidak dituliskan dalam bentuk orang ketiga adalah Lukas, seorang tabib. Timotius, Silas, Markus, dan Barnabas semua namanya disebut ( Kisah Para Rasul 15:39; 16:1,25). Tingkat pemakaian bahasa Yunani yang dipakai, pemakaian istilah-istilah medis, dan pengetahuan yang melimpah semua cocok mengarah kepada karakter Lukas.
  3. Narasi dari Kisah Para Rasul berakhir dengan penahanan Paulus di Roma yang terjadi dari tahun 60 - 62 M. Karena di sini dijelaskan Paulus masih hidup ketika Lukas menulis, dan karena di sini Lukas menutup narasinya, kita mengasumsikan bahwa tahun 60 - 62 M adalah penyusunan Kisah Para Rasul. Andaikata Lukas menulis sesudah tahun 67 M, maka ia akan menuliskan juga kematian Paulus yang mati martir tahun 67 M.
  4. Injil Lukas adalah bagian pertama dari buku sejarah Lukas - Kisah Para Rasul. Kitab Para Rasul menunjuk kepada ‘buku pertama’ yang ditulis untuk orang yang sama yaitu Teofilus (Kisah Para Rasul 1:1; Lukas 1:3). Jika Lukas selesai menulis Kisah Para Rasul sekitar tahun 62 M, maka Lukas menulis Injilnya sekitar tahun 60 M. Penyelidikan para sarjana menyimpulkan bahwa Matius ditulis dalam periode yang sama sekitar tahun 60 M, sedangkan Markus ditulis lebih dahulu antara tahun 50 - 60 M. Matius, penulis Injil Matius adalah murid YESUS (Matius 9:9-13). Markus, penulis Injil Markus adalah sekretaris Petrus.

Sumber:Keotentikan Naskah Perjanjian Baru

Theophylact, and Euthymius Zigabenus are of opinion that the Gospel of Matthew was written eight years, and Nicephorus Callistus fifteen years, after CHRIST’s Ascension–i.e. about A.D. 38-45. According to Eusebius, Matthew wrote his Gospel in Hebrew when he left Palestine. Now, following a certain tradition (admittedly not too reliable), the Apostles separated twelve years after the Ascension, hence the Gospel would have been written about the year 40-42, but following Eusebius (Church History III.5.2), it is possible to fix the definitive departure of the Apostles about the year 60, in which event the writing of the Gospel would have taken place about the year 60-68. St Irenæus is somewhat more exact concerning the date of the First Gospel, as he says: “Matthew produced his Gospel when Peter and Paul were evangelizing and founding the Church of Rome, consequently about the years 64-67.”
Sumber:http://www.newadvent.org/cathen/10057a.htm

Tentang tahun penulisan Injil Markus:
St. Clement of Alexandria, Origen, Eusebius, Tertullian, and St. Jerome signify that it was written before St. Peter’s death.
From internal evidence we can conclude that the Gospel was written before A.D. 70, for there is no allusion to the destruction of the Temple of Jerusalem, such as might naturally be expected in view of the prediction in xiii, 2, if that event had already taken place. On the other hand, if xvi, 20: “But they going forth preached everywhere”, be from St. Mark’s pen, the Gospel cannot well have been written before the close of the first Apostolic journey of St. Paul (A.D. 49 or 50), for it is seen from Acts 14:26 and 15:3, that only then had the conversion of the Gentiles begun on any large scale. Of course it is possible that previous to this the Apostles had preached far and wide among the dispersed Jews, but, on the whole, it seems more probable that the last verse of the Gospel, occurring in a work intended for European readers, cannot have been written before St. Paul’s arrival in Europe (A.D. 50-51). Taking the external and internal evidence together, we may conclude that the date of the Gospel probably lies somewhere between A.D. 50 and 67.
Sumber:http://www.newadvent.org/cathen/09674b.htm

Jadi tidak benar pernyataan kamu di reply #27 (di halaman 3 topik ini) yg menyatakan : Wahyu Johanes itu ditulis termasuk yang awal, sekitar tahun 90-100 AD, saat Johanes Rasul masih hidup di P.Patmos. Sedangkan Injil (Markus, Lukas, Johanes, Matius) belum dituliskan pada saat itu.

kita bicara kanon kitab suci karena tidak ada ayat kanon kitab suci
\ Pertanyaan buat kamu, Leonardo: Apakah Para Rasul yg menulis Kitab Suci mengetahui dan menyadari kalau mereka sedang diinspirasikan Roh Kudus saat mereka menulis Kitab Suci? Silahkan dijawab singkat dulu: Ya atau Tidak.

Pengkanonan kitab suci oleh Gereja jaman dulu ( yang oleh Gereja RK diklaim sebagai RK ), bukanlah sumber kebenaran dari kitab suci.

Lagipula, beberapa dari kanon tersebut enggak kepake di Gereja Protestan…

Loh jadi ada yang kepake toh wkkk…

ngapain dipake dul…emang situ nggak kreatif yah nggak bisa bikin kanon sendiri…coba tanya pak guru kalau nyontek itu boleh apa nggak ;D ;D ;D

Kitab suci dipakai karena diilhami oleh Roh Kudus bro. :afro:

Bro koq mulai mengklaim diri sebagai author kitab suci ( = ALLAH) ? Bahaya loh :ashamed0004: