Katolik dan Tradisi Suci

Bandingkan dengan:

2 Tess 2 : 15 Therefore, brethren, stand fast and hold the traditions which you were taught, whether by word or our epistle.

Pertanyaannya sekarang, apakah “tradisi yg diajarkan oleh para rasul secara lisan dan tertulis” (2 Tes 2 : 15) itu adalah sama dengan tradisi manusia dalam Mrk 7 : 8, 1 Pet 1 : 18, dan Kol 2 : 8?

Kitab2 yg kita pegang sebagai Kitab Suci (PL & PB) adalah “tradition which we were taught by the apostles’ epistle”.
Apakah menurut Anda ini juga adalah ironi?

Kalo kamu udah gak ngelawak lagi dengan mengakui pentingnya Gereja Apostolik, kenapa harus dibantah? Sering2 aja gak ngelawak, pasti banyak dealnya ;D :2funny:

Ajaran Yesus dan para rasul dan Gereja Apostolik itu kan beda?

Lagi pula banyak sekali Tradisi Suci bapa gereja katolik yang justru sangat bertentangan dengan Firman Tuhan dan para rasul

kanon alkitab ada ayatnya ndak…

penulis Injil Matius, dan Ibrani siapa yah …coba dong dicari ayat kitab sucinya …sola scriptura kan ;D

Yang namanya Gereja Apostolic itu, ajarannya pasti apostolic.
Kalo ajarannya apostolic, sesuai namanya, maka ajaran itu pasti berasal dari para rasul (apostles).
Kalo ajarannya dari para rasul, sudah tentu ajaran itu dari Yesus, karena para rasul tidak mengajarkan ajaran2 selain dari ajaran Yesus.

Sebaliknya, justru ajaran2 GK selalu dapat ditelusuri bukti2 sejarahnya, bahwa ajaran2 tersebut sudah ada sejak jaman para rasul dan berasal dari para rasul.
Bukti2nya berupa catatan2/dokumen2 ajaran “early church fathers”, termasuk tulisan2 para rasul selain yg dikanonkan dalam Kitab Suci 46 PL + 27 PB.

Cocok buat untuk para anti Tradisi Suci!!!

Hayoooo… Mau jawab apa neh??? ;D :2funny:

Acts of St. Peter and Paul These Acts are the chief source for details of the martyrdom of the two great Apostles. They are also noteworthy as emphasizing the close concord between the Apostolic founders of the Roman Church. The date (A.D. 55) of composition is involved in obscurity. Lipsius finds traces of our Acts as early as Hippolytus (c. 235), but it is not clear that the Fathers adduced employed any written source for their references to the victory over Simon Magus and the work of the Apostles at Rome. Lipsius assigns the kernel of the Martyrdom to the second century; Bardenhewer refers the whole to the first half of the third. THE ACTS OF PETER AND PAUL UNDOUBTEDLY EMBODY SOME GENUINE TRADITIONS. http://www.newadvent.org/cathen/01601a.htm#III1
kata2 Yesus yg ada di "quo Vadis" tsb muncul saat Yesus di dunia kah?

Begini, Liat alur diskusi:
Katolik sering memakai argumen memakai :
Yoh. 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Katolik: Alkitab saja tidak cukup, krn Yohanes 21:25 pun menyatakan bahwa tidak semua perbuatan/kata2 Yesus tercatat

Protestan: Tunjukan kata Yesus saat di dunia* yg tidak ada di Alkitab, tapi hanya ada di Tradisi *krn konteks Yohanes perihal perbuatan Yesus yg tidak tercatat yaitu perbuatan Yesus saat di dunia)

Katolik: Lihat tuh kita Quo Vadis, di situ ada kata2 Yesus kpd Petrus yg tidak ada di Alkitab.

Protestan: Apakah kata2 tsb merupakan kata2 Yesus saat di dunia?

Katolik: ???

Kedua:

THE ACTS OF PETER AND PAUL UNDOUBTEDLY EMBODY SOME GENUINE TRADITIONS
Tidak disebutkan kalau "Acts of St. Peter and Paul" sbg Sacred Tradition. Adakah sumber resmi dari Vatikan(Magistreum Gereja Katolik) yg menyatakan bahwa: "Acts of St. Peter and Paul" is a Sacred Tradition

Ketiga, Apakah kitab Apokrifa merupakan Sacred Tradition?

Yang ditutup adalah daftar buku YANG DISEBUT SEBAGAI KITAB SUCI.
Kenapa ditutup, Jenova? emangnya Allah ga bisa [u]menghasilkan[/u] [u][b]Kitab Suci[/b][/u] lagi?

Emangnya Allah sudah berhenti utk menghasilkan Kitab Suci dari Tradisi Suci yg masih berlangsung tsb?
Emangnya Allah sudah berhenti utk melahirkan Kitab Suci dari Tradisi Suci yg masih berlangsung tsb?

NOTE PENTING !!! Saya Tidak tanya: Apakah Allah ga bisa menghasilkan tulisan lagi!

Yg saya tanya:

Apakah Allah ga bisa menghasilkan Kitab Suci lagi (dari Tradisi Lisan yg masih berlangsung hingga akhir zaman tsb)?

Allah tidak akan berhenti bersabda melalui sarana tulisan
apakah lantas tulisan tsb kemudian menjadi Kitab Suci?

Wkwkwkwkwkwkwkwkwk… ;D :2funny:

Jadi, Surat para Rasul dalam Alkitab TIDAK kamu akui karena BUKAN kata-kata Tuhan Yesus?

Tradisi Suci adalah Ajaran Rasuli!

Mengenai kata-kata Tuhan Yesus dan perbuatan-Nya yang TIDAK TERTULIS dalam Alkitab tetapi ADA didalam Tradisi Suci adalah ketika Tuhan Yesus membuat mujizat menghidupkan merpati yang terbuat dari tanah liat (peristiwa ini dimasukkan dalam kitab suci sekte kristen Ebyon yang dianut oleh pamannya muhamad dan kemudia oleh muhamad dimasukkan kedalam alquran, FYI, 3 hari sebelum muhamad mendapat alquran dari malaikat (versi islam), dia menginap dirumah pamannya yang kristen ebyon tersebut), hal itu adalah kisah yang diceritakan turun temurun oleh para Rasul dan penerus mereka (Tradisi Lisan), juga mengenai kisah Tuhan Yesus bermain-main dengan Bunda Maria semasa Kanak-Kanak serta ketika Tuhan Yesus membantu St Yoseph dalam membuat meja dan kursi!!!

Kedua:Tidak disebutkan kalau "Acts of St. Peter and Paul" sbg Sacred Tradition. Adakah sumber resmi dari Vatikan(Magistreum Gereja Katolik) yg menyatakan bahwa: "Acts of St. Peter and Paul" is a Sacred Tradition

Ketiga, Apakah kitab Apokrifa merupakan Sacred Tradition?
Kenapa ditutup, Jenova?
emangnya Allah ga bisa menghasilkan Kitab Suci lagi?

Emangnya Allah sudah berhenti utk menghasilkan Kitab Suci dari Tradisi Suci yg masih berlangsung tsb?
Emangnya Allah sudah berhenti utk melahirkan Kitab Suci dari Tradisi Suci yg masih berlangsung tsb?

NOTE PENTING !!! Saya Tidak tanya: Apakah Allah ga bisa menghasilkan tulisan lagi!

Yg saya tanya:

Apakah Allah ga bisa menghasilkan Kitab Suci lagi (dari Tradisi Lisan yg masih berlangsung hingga akhir zaman tsb)?
apakah lantas tulisan tsb kemudian menjadi Kitab Suci?


Pertanyaan yang super bodoh!!!

Kenapa Tuhan ingin membuat Alkitab (lagi)? Lha wong Tuhan semasa bersama-sama dengan para Rasul TIDAK PERNAH menyuruh mereka menulis dan menyusun Alkitab! Tuhan menyuruh mereka mewartakan Injil keseluruh muka bumi, bahkan Alkitab sendiri disusun setelah 300an tahun setelah para Rasul, aku heran, apakah otak kamu masih berfungsi dengan baik atau tidak!!!

Ide menyusun Alkitab adalah berasal dari Paus ke 37 St Damasus bersama 1800 Uskup Katolik!!!

Dan selama 300an tahun sebelum Konsili Nicea, umat Katolik baik Orthodox maupun Roma (protestan belum lahir, bahkan nenek moyang luther dan calvinpun belum pacaran!) TIDAK menggunakan Alkitab, melainkan berdasarkan Surat Gembala para Paus dan Patriakh dan pengajaran mereka akan Tradisi Suci TERTULIS yang belum DIKANONKAN (2 Tess 2 : 15 Therefore, brethren, stand fast and hold the traditions which you were taught, whether by word or our epistle.) tersebut!!!

Eh, malah elo 2000 tahun kemudian sok tau mengenai Tradisi Suci para Rasul… ;D :2funny:

Pertama:
Yoh 21 : 25 tidak membatasi bahwa perbuatan2 YESUS yg tidak dicatat di Kitab Suci adalah terbatas selama YESUS hidup di dunia saja.

Kedua:
Yang Anda minta adalah contoh kata2 YESUS yg tidak tercatat di Kitab Suci.

Ketiga:
Kalo yg Anda minta adalah kata2 YESUS selama hidup di dunia tapi tidak dicatat di Kitab Suci, bisa aku berikan contohnya dari “Acts of Philip”:

Acts of Philip
And now I accomplish that which has been enjoined upon me; for the Lord said to me, Unless you shall make that of you which is down to be up, and that which is on the left to be on the right, you shall not enter into my kingdom.

CoCC 78:
This living transmission, accomplished in the Holy Spirit, is called Tradition, since it is distinct from Sacred Scripture, though closely connected to it. Through Tradition, “the Church, in her doctrine, life and worship, perpetuates and transmits to every generation all that she herself is, all that she believes.”

Melalui Acts of Peter dan Acts of Philip, dan juga kitab2 apokripa lainnya, selama ajaran2 tersebut dapat digunakan oleh Gereja utk “perpetuates and transmits to every generation all that she herself is, all that she believes”, maka ajaran2 dalam tulisan2 tersebut adalah termasuk sebagai Tradisi Suci.

Karena GEREJA memandang perlu utk menutup kanon Kitab Suci, pertama kali dilakukan di sinode Hippo dan konsili Kartago di abad ke-3.

Mengapa dipandang perlu? Alasan yg sama kenapa dogma Trinity dan Dwinatur ditetapkan melalui konsili Gereja, yaitu utk melawan ajaran2 yg tidak sesuai dengan iman GEREJA, misal: mengajarkan bahwa kitab “anu” seharusnya termasuk dalam daftar Kitab Suci padahal para rasul dan penerus rasul tidak pernah menggunakan kitab tersebut sebagai landasan ajaran pokok iman dan moral.

Mungkin pertanyaan Anda berikutnya adalah mengapa tidak semua kitab non-heretic dimasukkan dalam daftar kanon Kitab Suci? Jawabnya adalah seperti yg tertuang pada kalimat kanon 24 konsili Kartago:
“… … …for these are the things which we have received from our fathers to be read in church”
Ajaran GK adalah ajaran apostolic, jadi GK hanya meneruskan & melestarikan ajaran2 yg diterima dari para rasul. Jadi karena dari awal para rasul dan penerus para rasul hanya mengacu pada 46 kitab PL dan 27 kitab PB tersebut sebagai landasan ajaran pokok iman dan moral Gereja, maka yg diterima sebagai kanon Kitab Suci ya hanya kitab2 tersebut saja.

Tidak ada yg mustahil bagi Allah, jadi mungkin saja kalo Allah berkehendak, maka akan ada Kitab Suci yg lain selain 46 PL + 27 PB yg dimiliki oleh GK saat ini.

Walahualam deh kalo akan ada Kitab Suci lagi di luar 46 PL + 27 PB itu.

Kenyataannya, Kitab Suci dalam Kekristenan TIDAK seperti dalam agama sebelah, yaitu datang dari langit dan ditulis oleh Allah sendiri.

Dalam Kekristenan, termasuk dalam GK, ada kitab2 yg ditulis dan disusun oleh manusia yg terinspirasi oleh ROH KUDUS, sehingga ROH KUDUS itu sendiri yg bersabda melalui tulisan orang tersebut. Kitab2 tersebut tidak dibuat oleh Allah utk menjadi Kitab Suci, melainkan kitab2 tersebut disusun/dirangkum/dikumpulkan oleh suatu otoritas (dalam hal ini adalah Gereja) dalam satu nama, yaitu Kitab Suci.

So… tidak ada jawaban yg tepat utk menjawab pertanyaan Anda, karena dari awal pertanyaannya sendiri sudah keluar dari logika diskusi kita.

Mengenai kata-kata Tuhan YESUS dan perbuatan-Nya yang TIDAK TERTULIS dalam Alkitab tetapi ADA didalam Tradisi Suci adalah ketika Tuhan YESUS membuat mujizat menghidupkan merpati yang terbuat dari tanah liat (peristiwa ini dimasukkan dalam kitab suci sekte Kristen Ebyon yang dianut oleh pamannya muhamad dan kemudia oleh muhamad dimasukkan kedalam alquran, FYI, 3 hari sebelum muhamad mendapat alquran dari malaikat (versi islam), dia menginap dirumah pamannya yang Kristen ebyon tersebut), hal itu adalah kisah yang diceritakan turun temurun oleh para Rasul dan penerus mereka (Tradisi Lisan), juga mengenai kisah Tuhan YESUS bermain-main dengan Bunda Maria semasa Kanak-Kanak serta ketika Tuhan YESUS membantu St Yoseph dalam membuat meja dan kursi!!!!

hahaha…cerita dongeng pun dipercaya dan dimasukan ke dlm Tradisi Suci hanya demi menunjukan pentingnya Tradisi Suci? ;D ;D ;D

Kenapa Tuhan ingin membuat Alkitab (lagi)?
Kenapa ga boleh?berani2nya kamu melarang Tuhan.
Lha wong Tuhan semasa bersama-sama dengan para Rasul TIDAK PERNAH menyuruh mereka menulis dan menyusun Alkitab!
bukan berarti juga saat sudah tidak dgn para Rasul, Tuhan tidak boleh/dilarang utk menyuruh utk membuat Kitab Suci. Bukan kamu yg mengatur kapan waktunya Tuhan utk menggerakan org utk menulis Kitab Suci. Kok jadi kamu siy yg ngatur Tuhan, Limited???
bahkan Alkitab sendiri disusun setelah 300an tahun setelah para Rasul, aku heran, apakah otak kamu masih berfungsi dengan baik atau tidak!!!

Ide menyusun Alkitab adalah berasal dari Paus ke 37 St Damasus bersama 1800 Uskup Katolik!!!


Sangat sesat ajaran yg mengajarkan Alkitab disusun oleh Paus!!! Yg menyusun/membuat Alkitab, pengarang utamanya adalah Allah (Roh Kudus).
Itulah bahaya ajaran yg mengajarkan Gereja Katolik lah yg membikin Kitab Suci. Secara tidak sadar telah menggeser peran pengarang asli yakni Allah Roh Kudus.

Pertama: Yoh 21 : 25 tidak membatasi bahwa perbuatan2 YESUS yg tidak dicatat di Kitab Suci adalah terbatas selama YESUS hidup di dunia saja.
spt argumen kamu: LIHAT KONTEKSNYA !!!
Kedua: Yang Anda minta adalah contoh kata2 YESUS yg tidak tercatat di Kitab Suci.
permintaan saya juga harus dlm konteks kata2 YESUS saat YESUS masih di dunia. Liar alur diskusi yg sudah saya tulis sblmnya.
Ketiga: Kalo yg Anda minta adalah kata2 YESUS selama hidup di dunia tapi tidak dicatat di Kitab Suci, bisa aku berikan contohnya dari "Acts of Philip":

Acts of Philip
And now I accomplish that which has been enjoined upon me; for the Lord said to me, Unless you shall make that of you which is down to be up, and that which is on the left to be on the right, you shall not enter into my kingdom.


Apakah kitab Acts of Philip merupakan Tradisi Suci?
Bisa ditunjukan pernyataan resmi dari Magistreum Gereja Katolik kalau kitab “Acts of Philip” merupakan Tradisi Suci.

Melalui Acts of Peter dan Acts of Philip, dan juga kitab2 apokripa lainnya, selama ajaran2 tersebut dapat digunakan oleh Gereja utk "perpetuates and transmits to every generation all that she herself is, all that she believes", maka ajaran2 dalam tulisan2 tersebut adalah termasuk sebagai Tradisi Suci.
Pertanyaannya Apakah kitab2 Acts of Peter dan Acts of Philip, dan juga kitab2 apokripa lainnya ADALAH merupakan Tradisi Suci?

Saya tidak tanya: Apakah Ajaran dlm kitab2 tsb merupakan Tradisi Suci?
Yg saya tanya: Apakah KITAB2 tsb di atas(kitab Acts of Peter dan Acts of Philip, dan juga kitab2 apokripa lainnya) adalah merupakan Tradisi Suci?

Dari kemarin aku melihat kamu sengaja mengalihkan/mengubah pertanyaan dgn permainan kata. Upaya mengatasi kepepet?

Makanya dari kemarin aku kan minta daftar kanon Tradisi Suci.

Melalui Acts of Peter dan Acts of Philip, dan juga kitab2 apokripa lainnya, [b]selama[/b] ajaran2 tersebut dapat digunakan oleh Gereja utk "perpetuates and transmits to every generation all that she herself is, all that she believes", maka ajaran2 dalam tulisan2 tersebut adalah termasuk sebagai Tradisi Suci.
oh jadi kebenaran di Tradisi Suci sifatnya conditional ya? [b]selama[/b]... (kondisi tertentu)...maka termasuk Tradisi Suci. Besok2 cerita dongeng YESUS menghidupkan burung dari tanah liat (yg sangat terkenal cerita tsb di Islam), selama dapat digunakan oleh Gereja utk "perpetuates and transmits to every generation all that she herself is, all that she believes" maka itu merupakan suatu kebenaran Tradisi Suci. hahaha....
Alasan yg sama kenapa dogma Trinity dan Dwinatur ditetapkan melalui konsili Gereja, yaitu utk melawan ajaran2 yg tidak sesuai dengan iman GEREJA, misal: mengajarkan bahwa kitab "anu" seharusnya termasuk dalam daftar Kitab Suci padahal para rasul dan penerus rasul tidak pernah menggunakan kitab tersebut sebagai landasan ajaran pokok iman dan moral.
kan bisa dgn tidak menutup kanon. Tetapkan aja : Kitab A kanonik Kitab B kanonik Kitab C kanonik, dst...

di sini tidak ditutup. Artinya masih bisa ditambah.

Nah jadi Kenapa Gereja menutup kanon?tetapkan saja spt cara di atas.

Tidak ada yg mustahil bagi Allah, jadi mungkin saja kalo Allah berkehendak, maka akan ada Kitab Suci yg lain selain 46 PL + 27 PB yg dimiliki oleh GK saat ini.
Jika kamu menganut keyakinan ada kemungkinan muncul Kitab Suci baru berarti kamu menentang ketetapan Gereja mengenai kanon kitab suci. Krn dgn ditutupnya kanon itu berarti (konsekuensi nya) "Tidak dimungkinkannya" lagi penambahan kitab Suci. Dan jika menentang ketetapan Gereja mengenai kanon tsb, berarti termasuk bidat.
tidak ada jawaban yg tepat utk menjawab pertanyaan Anda, karena dari awal pertanyaannya sendiri sudah keluar dari logika diskusi kita.
yg ga logis pernyataan anda. Pertanyaan saya mempertanyakan ketidaklogisan pernyataan anda.

Yoh 21 : 25
Konteksnya: Yesus telah bangkit, Yesus berkali2 datang menemui umatnya, bahkan setelah Yesus naik ke surga pun beberapa kali Yesus menampakkan diri kepada para rasul (baca Kisah Para Rasul). Kemudian di penutup kisah Yohanes, dikatakan banyak perbuatan (tentunya termasuk perkataan Yesus) yg tidak dicatat.
Jadi konteksnya ya tentu saja SEMUA perbuatan Yesus, baik selama hidup di dunia maupun setelah kebangkitan dan kenaikannya ke surga, banyak yg tidak tercatat di kitab manapun, lebih2 ke 66 kitab saja tidak akan cukup utk menuliskan semuanya.

Okay, kalo itu yg Anda minta, silakan dilihat contoh dari Acts of Philip!

Jika ajaran dalam Acts of Peter dan Acts of Philip itu merupakan Tradisi Suci, maka kesimpulan yg bisa diambil adalah kitab tersebut merupakan Tradisi Suci.
Pernyataan resmi dari Magisterium? Ya silakan dilihat KGK #78 yg sudah aku berikan itu.

Nope, pertanyaan Anda adalah pertanyaan yg tidak bisa dijawab langsung, maka harus dijawab dengan jawaban tidak langsung.

Tidak akan ada daftar kitab/tulisan yg dikeluarkan oleh Magisterium yg merinci kitab2/tulisan2 mana saja yg memuat Tradisi Suci.
Tapi sudah ada definisi2 mutlak ttg Tradisi Suci, jadi tinggal dilihat saja apakah kitab2 tertentu memenuhi definisi tersebut. Kalo memenuhi, misal Acts of Peter dan Acts of Philip, mudah sekali disimpulkan bahwa kitab2 tersebut juga termasuk dalam cakupan Tradisi Suci.

Mau kisah yg mana saja, selama ajarannya bisa ditelusuri sebagai apostolic, diterima oleh early church fathers dari para rasul generasi pertama, dan dilestarikan oleh GEREJA, dan yg terpenting ajaran tersebut digunakan oleh GEREJA utk “perpetuates and transmits to every generation all that she herself is, all that she believes”, maka YA, ajaran tersebut adalah Tradisi Suci.

Lho… kalo cuma kumpulan kitab2 kanonik selain Kitab Suci, GK sudah punya banyak, dari jaman gereja perdana sampai saat ini.
Contoh:

[ol]- A collection in twelve books, compiled in Northern Italy, and dedicated to an Archbishop Anselm, doubtless Anselm II of Milan (833-97)

  • The “Libri duo de synodalibus causis” of Regino, Abbot of Prüm (d. 915), a pastoral visitation manual of the bishop of the diocese
  • the decisions of councils, especially of the Council of Trent (1545-1563)
  • the 1917 Code of Canon Law
  • dst[/ol]

GK tidak menutup kemungkinan adanya tulisan2 yg memuat Wahyu Ilahi selain yg terdapat dalam Kitab Suci 46 PL + 27 PB. Jadi kumpulan kanon tidak pernah ditutup.
Tetapi kanon Kitab Suci harus ditutup, karena hanya ke-73 kitab itu saja lah yg diterima oleh Gereja Perdana dan dibaca dalam nama Kitab Suci.

Lho, aku hanya mengatakan “tidak ada yg mustahil bagi Allah”.
Pertanyaan Anda saja sebetulnya sudah di luar logika kristen, karena Allah tidak pernah membuat Kitab Suci.

Tapi kalo kita mau meneruskan logika absurd ini, akan lebih absurd lagi jika mengatakan ada hal yg mustahil bagi Allah, yaitu Allah tidak mungkin mengeluarkan Kitab Suci?

Dari awal pertanyaan yg absurd, tentu saja akan berakhir pada kesimpulan yg absurd seperti yg Anda tuliskan itu.

Again, dari awal pertanyaan Anda sudah aneh dan di luar logika kekristenan.
Aku hanya meneruskan logika Anda itu, jadi kalo kita berakhir pada ketidak-logisan, harus dipahami juga mengapa kita bisa berakhir di kesimpulan ini.

Lha kamu itu semuanya dongeng kok ;D :2funny:

Kamu hidupnya diawan ya ;D :2funny:

Kenapa ga boleh?berani2nya kamu melarang Tuhan.
Lha Tuhan sudah menyerahkan semuanya kepada para Rasul kok, termasuk hak mengampuni dosa! ;D :2funny:

Lha kamu itu termasuk domba-domba-Nya gak? Kan udah diserahin ke St Petrus, jangan2 kamu ini masuk dalam golongan kambing dan ilalang ya? ;D :2funny:

bukan berarti juga saat sudah tidak dgn para Rasul, Tuhan tidak boleh/dilarang utk menyuruh utk membuat Kitab Suci. Bukan kamu yg mengatur kapan waktunya Tuhan utk menggerakan org utk menulis Kitab Suci. Kok jadi kamu siy yg ngatur Tuhan, Limited???
Lha domba-domba-Nya udah diserahin ke St Petrus kok, alkitab kamu terbitan tanah abang ya? ;D :2funny:
Sangat sesat ajaran yg mengajarkan Alkitab disusun oleh Paus!!! Yg menyusun/membuat Alkitab, pengarang utamanya adalah Allah (ROH KUDUS). Itulah bahaya ajaran yg mengajarkan Gereja Katolik lah yg membikin Kitab Suci. Secara tidak sadar telah menggeser peran pengarang asli yakni Allah ROH KUDUS.
Lha Paus pertama Gereja Katolik adalah St Petrus kok, lha bahayanya orang sesat nan bidaah adalah yang bukan masuk dalam pegembalaan St Petrus dan penerusnya, lha wong faktanya Tuhan menitipkan semuanya kepada St Petrus kok ;D :2funny:

jika tradisi suci tdk bertentangan dg Alkitab, mengapa mesti ditolak.

faktanya adl alkitab terbentuk juga krn tradisi, yg sering disebut dg tradisi lisan.

menerima tradisi suci bukan berarti menolak alkitab. dan menerima alkitab juga -semestinya- tidak berarti menolak seluruh tradisi.
akan lebih menarik jika mempelajari terlebih dahulu tradisi itu : mengapa diturunkan, dan mengapa tetap dipelihara hingga sekarang. adakah kebenaran dalam tradisi itu, sejauh mana suatu tradisi dapat dipertahankan dan dipertanggungjawabkan, apakah tradisi itu merupakan bagian dr runtutan iman kristen, mengapa yg satu mewarisinya sementara yg lain tidak, apa saja yg diwariskan dan apa yg ditolak, mengapa. dst

benar sekali oleh karena itu baik alkitab maupun Tradisi butuh otoritas untuk mengajar kannya pada umat beriman :slight_smile:

efesus 4:
11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,
14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

sip jadi ada pengajar gembala dll…disamping kitab suci dan Tradisi sampai sini saya sependapat.

Mungkin yang masih menjadi perbedaan di kita adalah siapakah pengajar tersebut…sampai zaman sekarang ini …
nah kalau saya mengamini rantai apostolik . :slight_smile:

salam damai :slight_smile:

kl pengajar dipahami sbg bagian rantai apostolik bgm dg gembala ?
memang rasul pengajar gembala bs dipahami sebagai jabatan yg melekat pada 1 orang. tapi apakah demikian yg dimaksud oleh ayat tsb ? bgm bila dipahami bhw jabatan itu bisa melekat pada lebih dr 1 orang ?
artinya yg memiliki otoritas mengajar (menggembalakan) bukan hanya pada 1 orang saja, namun kepada beberapa org yg memang memiliki wewenang.

contoh lain: 1 pet 5
1 Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak.
2 Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri.

memang alkitab -dan juga tradisi - perlu dijelaskan. dan saya pikir yg berwenang adl dalam Ef 4 itulah.
maka ada nasihat yg lain :
1 Timotius 5:17 Penatua-penatua yang baik pimpinannya patut dihormati dua kali lipat, terutama mereka yang dengan jerih payah berkhotbah dan mengajar.

Jadi konteksnya ya tentu saja SEMUA perbuatan YESUS, baik selama hidup di dunia maupun setelah kebangkitan dan kenaikannya ke surga, banyak yg tidak tercatat di kitab manapun, lebih2 ke 66 kitab saja tidak akan cukup utk menuliskan semuanya.
Apakah Injil Yohanes (apalagi khususnya Yohanes 21) pernah menceritakan / berkisah/berlatar belakang (setting waktu) cerita Yesus telah naik ke Surga? Apakah Injil Yohanes (apalagi khususnya Yohanes 21) menceritakan kisah Para Murid saat Yesus telah naik ke Surga?

Bisa sebutkan di ayat mana di Injil Yohanes yg menceritakan perbuatan yg telah dilakukan Yesus dlm setting waktu: Yesus telah naik ke Surga?

Kalau saja bunyi ayat Yohanes 21:25 itu muncul bukan di akhir kitab Injil Yohanes, melainkan di akhir Kitab Para Rasul, maka masih bisa dipertimbangkan kalau konteksnya setelah Yesus naik ke Surga, krn sebagian besar cerita di Kisah Para Rasul berlatar belakang saat setelah Yesus naik ke Surga.

Jika ajaran dalam Acts of Peter dan Acts of Philip itu merupakan Tradisi Suci, maka kesimpulan yg bisa diambil adalah kitab tersebut merupakan Tradisi Suci.
Injil Gnostik juga mengajarkan Yesus mati disalib (sesuai ajaran Gereja), tapi apa lantas Injil Gnostik termasuk Tradisi Suci?
Jika ajaran dalam Acts of Peter dan Acts of Philip itu merupakan Tradisi Suci, maka kesimpulan yg bisa diambil adalah kitab tersebut merupakan Tradisi Suci.
Dapat darimana prinsip tsb?bisa tunjukan sumber resmi dari Magistreum Gereja Katolik yg mengajarkan prinsip demikian?
Pernyataan resmi dari Magisterium? Ya silakan dilihat KGK #78 yg sudah aku berikan itu.
Di KGK #78 tidak disebutkan perihal Acts of Philip tuh.
pertanyaan Anda adalah pertanyaan yg tidak bisa dijawab langsung
kenapa ga bisa dijawab langsung ( to the point ). Bilang aja udah ga bisa jawab lagi...lalu sengaja berbelit-belit dgn alasan pertanyaan saya ga bisa dijawab langsung.
Tidak akan ada daftar kitab/tulisan yg dikeluarkan oleh Magisterium yg merinci kitab2/tulisan2 mana saja yg memuat Tradisi Suci.
WHY ?
Tapi sudah ada definisi2 mutlak ttg Tradisi Suci, jadi tinggal dilihat saja apakah kitab2 tertentu memenuhi definisi tersebut. Kalo memenuhi, misal Acts of Peter dan Acts of Philip, mudah sekali disimpulkan bahwa kitab2 tersebut juga termasuk dalam cakupan Tradisi Suci.
sangat mudah multiinterpretasi.

Kalau bisa dgn pake definisi2, lantas kenapa utk Kitab Suci perlu penetapan berupa Daftar Kanon?
Bukankah dlm penetapan2 Kanon Kitab Suci juga ada kriteria/batasan2nya, ga perlu buat ketetapan berupa DAFTAR Kanon, cukup berikan definisi/kriteria2 mutlak ttg Kitab Suci.
Kenapa utk KItab Suci Gereja bisa memberikan dan menetapkan Daftar Kanon, sementara utk Tradisi Suci, GK hanya bisa memberikan definisi2 saja? Lagi2 Standar Ganda !!!

Sekali lagi, makanya dari awal saya tanya mana daftar kanan Tradisi Suci. Krn ujung2nya akan mengarah ke sana, krn itu merupakan inti masalahnya.

Saya curiga GK sengaja tidak memberikan daftar kanon Tradisi Suci, agar bisa menambah2 doktrin baru lalu tinggal mengatasnamakan Tradisi Suci. Krn dgn tidak adanya kanon, maka tidak tertutup/belum ditutup, sehingga bisa ditambah2.

Mau kisah yg mana saja, selama ajarannya bisa ditelusuri sebagai apostolic, diterima oleh early church fathers dari para rasul generasi pertama, dan dilestarikan oleh GEREJA, dan yg terpenting ajaran tersebut digunakan oleh GEREJA utk "perpetuates and transmits to every generation all that she herself is, all that she believes", maka YA, ajaran tersebut adalah Tradisi Suci.
Siapakah Early Church Father itu?bukankah Para Bapa Gereja tidak semua pengajaranya bisa diterima Gereja? Bukankah antar Bapa Gereja bisa saling berbeda pendapat? Lalu kebenaran macam apa yg bisa dihasilkan dari sebuah perbedaan / pertentangan pendapat bahkan dari sebuah kesalahan?
GK tidak menutup kemungkinan adanya tulisan2 yg memuat Wahyu Ilahi selain yg terdapat dalam Kitab Suci 46 PL + 27 PB. Jadi kumpulan kanon tidak pernah ditutup.
Dari kemarin kamu selalu mengalihkan pertanyaan.

Yg saya tanya perihal menutup Kanon Kitab Suci, perihal menutup Kitab yg terinspirasi. Bukan perihal kitab2 yg mengandung, berisi, memuat Wahyu Ilahi, tapi perihal Kitab2 yg ADALAH Kitab Suci, Kitab yg terinspirasi Roh Kudus.
Mengapa Gereja menutup daftar kitab2 yg terinspirasi Roh Kudus?

Apakah masih dimungkinkan adanya kitab yg diinspirasikan Roh Kudus di luar kitab2 yg telah dikanon tsb?

Lho, aku hanya mengatakan "tidak ada yg mustahil bagi Allah". Pertanyaan Anda saja sebetulnya sudah di luar logika Kristen, karena Allah tidak pernah membuat Kitab Suci.
Jadi Roh Kudus bukan Allah?Jadi Roh Kudus, yg menggerakan dan menginspirasi para penulis Kitab Suci, bukan Allah? Ternyata konsep kamu yg ngawur bahkan menurut penilaian ajaran Katolik sendiri.
Lha Tuhan sudah menyerahkan semuanya kepada para Rasul kok, termasuk hak mengampuni dosa!
Jadi Tuhan sudah lengser kuasanNya, krn sudah diberikan ke para Rasul? Jadi sekarang Tuhanmu yg disurut nurut ke Para Rasul?kalau Rasul bilang Kanon ditutup, ga ada lagi Kitab yg diinspirasikan Roh Kudus, maka Tuhan(Allah Roh Kudus)mu harus nurut, ga boleh menginspirasikan lagi utk menghasilkan Kitab Suci? hahaha....kasihan sekali "tuhan" yg spt itu yg sudah "lengser" kuasanya.

Lah memang para penatua itu berasal dari mana bro…apakah penatua itu berasal dari para muslim, budha atau diangkat oleh para rasul itu sendiri. :slight_smile:

kalau jawabannya yang kedua berarti para penatua, gembala dll itu tetap dalam rantai apostolik begitu penjelasannya. :slight_smile: