KATOLIK BERIMAN Kepada Bapa Gereja (PAUS & PATRIAKH)

Saya ngerti kok kalau bro Leo mungkin gak pernah baca Alkitab, jadi gak tau kalau Paulus mengajarkan agar beriman pada Kristus dan ajaran-Nya (Injil Kristus)

Bro Leonardo ngerti nggak mengenai Iman Katolik, yaitu TUNDUK TANPA SYARAT pada PAUS?

Itu bukan plintiran loh bro, apalagi ada hubungannya dengan Paulus.

Biar gak main plintiran terus, saya sertakan apa yang dimaksud TS dengan BERIMAN PADA BAPA GEREJA:

begini yah pless…

pertanyaan bro Granits sangat sederhana…

  1. Apakah kalian percaya dengan pemberitaan Paulus…
  2. Kalau jawabannya iya apakah sekarang anda beriman pada Paulus???

Yang mau dituju oleh bro Granits adalah pengertian kamu dan pertanyaan kamu yang kacau bak jaka sembung naik ojek. :slight_smile:

Jawaban saya juga sangat sederhana kok bro.

Injil Kristus yang diberitakan Paulus mengajarkan akan muncul nabi palsu dan pekerja jahat yang akan menyesatkan umat manusia.

Injil Kristus yang sama yang diberitakan Paulus juga mengajarkan umat untuk WASPADA dan MENGUJI tiap-tiap ajaran dan roh apakah berasal dari Kristus atau dari IBLIS.

Sedang Iman Katolik menyatakan untuk TAKLUK DAN TUNDUK TANPA SYARAT PADA PAUS.

Bro Leonardo mengerti maksud dari tanpa syarat bukan?

Berikut adalah ajaran Paus yang harus diterima umat TANPA SYARAT:

kamu tidak menjawab pertanyaan saya appless ;D ;D

kenapa tidak kamu sampaikan tegas bahwa kamu beriman pada Paulus ;d ;d

Berikut adalah ajaran Paus yang harus diterima umat[b] TANPA SYARAT:[/b]
Again...keliatan kamu ndak ngerti apa2...tentang bold biru dan seakan2 katolik melawan alkitab.

katolik tidak pernah melawan alkitab …

Yang ada adalah penapsiran ABK tidak sama dengan GK.

contoh saja
Luther menyatakan bunda Maria tidak punya anak selain Yesus…

Anda menyatakan ajaran Luther berlawanan dengan alkitab…

Yang benar adalah tapsiran anda dan tapsiran Luther berbeda ;D ;D

Jadi jangan sesumbar dulu merasa yang paling alkitabiah yah pak barney apples… ;D

Mungkin bro Leonardo belum paham juga yah, Paulus minta umat agar beriman pada INJIL KRISTUS, bukan tunduk dan takluk pada Paulus.

Yang benar adalah, umat Katolik tidak pernah melawan PAUS.

Umat yang tidak TUNDUK DAN TAKLUK PADA PAUS TANPA SYARAT bukan disebut umat katolik, melainkan bidat, heresy dll

Umat katolik sendiri diajarkan kalau PAUS adalah wakil Kristus satu-satunya dimuka bumi, tentu saja umat katolik yang diajarkan demikian ya manut2 saja.

FYI, pernyataan Luther BUKAN Firman Tuhan/ Injil Kristus.

Bro Leonardo mengerti kan perbedaan antara Alkitab dan pernyataan Luther?

Mungkin kamu yang belum mengerti juga…

  1. apakah kamu percaya pada perkataan Paulus …iya atau tidak…
  2. apakah kamu beriman pada Paulus …iya atau tidak…

Jangan suka muter2 yah ;D ;D

Yang benar adalah, umat Katolik tidak pernah melawan PAUS.

Umat yang tidak TUNDUK DAN TAKLUK PADA PAUS TANPA SYARAT bukan disebut umat katolik, melainkan bidat, heresy dll

Umat katolik sendiri diajarkan kalau PAUS adalah wakil KRISTUS satu-satunya dimuka bumi, tentu saja umat katolik yang diajarkan demikian ya manut2 saja.

FYI, pernyataan Luther BUKAN Firman Tuhan/ Injil KRISTUS.

Bro Leonardo mengerti kan perbedaan antara Alkitab dan pernyataan Luther?

LUTHER YANG TIDAK TUNDUK PADA PAUS PERCAYA Bunda Maria tidak punya anak lain selain Yesus…

Nangkep maksudnya nggak ;D ;D

Beriman pada Kristus bro Leo, bukan beriman pada Paulus.

Luther yang walaupun seorang imam Katolik, namun akhirnya tidak tunduk pada PAUS yang menjual surat penghapusan dosa, gitu aja kok nggak ngerti.

;D nga tau apa2 tetapi berani2nya ngomong…! ;D

Luther :
49. Orang-orang Kristen harus diajar bahwa pengampunan dari Paus itu berguna, jika mereka tidak meletakkan kepercayaan mereka penyucian; tetapi paling berbahaya, jika melaluinya mereka kehilangan rasa takut mereka kepada Allah.

liat tuh katanya Si Luther…!

Pengampunan dari PAUS?

huahahahahahaahahaaha

Kalau belum ngerti juga, pernyataan Luther otoritasnya jauh dibawah Firman Tuhan

Lain halnya di Katolik, pernyataan dan ajaran PAUS dianggap sebagai Firman Tuhan Katolik.

Paus juga dikatakan sebagai RAJA SORGA.

Jadi tidak heran juga kalau PAUS berkuasa mengampuni dosa manusia dalam ajaran Katolik pada umatnya.

Karena itu umat Katolik BERIMAN PADA BAPA GEREJA.

Sudah paham ya sekarang?

Kamu percaya omongan Paulus…tapi beriman pada Kristus…

Yah sama lah kami percaya omongan Magisterium namun tetap beriman pada Kristus…

makanya jangan sering buat definisi yang kamu sendiri nggak ngerti…;D ;D

Luther yang walaupun seorang imam Katolik, namun akhirnya tidak tunduk pada PAUS yang menjual surat penghapusan dosa, gitu aja kok nggak ngerti.

Hehe…mau muter2 lagi yah…

Tuh udah ditanggapin bro limited…

btw…Luther juga percaya bunda Maria tidak punya anak lain dan layak disebut bunda Allah karena ia melahirkan Allah yang berinkarnasi…

so…kok bisa sama dengan katolik yah ;D ;D

Alkitab sendiri telah mencatat contoh bahwa Paulus menyuruh jemaat di Tesalonika utk tunduk/takluk pada pesan2/ajaran2 Paulus.
2 Tes 3 : 4
Dan kami percaya dalam Tuhan, bahwa apa yang kami pesankan kepadamu, kamu lakukan dan akan kamu lakukan.

Terserah kalo Anda mau menggunakan istilah “jemaat Tesalonika beriman kepada Paulus”.
Faktanya, sama seperti jemaat Tesalonika “beriman kepada Paulus”, demikianlah kami “beriman kepada Paus dan magisterium”, karena apa yg dipesankan oleh mereka adalah merupakan pesan dari ROH KUDUS.

SALAH!!
Sudah aku berikan contohnya, bahkan paus Honorius I dan ajarannya ttg Monotheletes ditolak dan dinyatakan sebagai bidaah oleh “The Sixth General Council (680 AD)”.

Yang benar: umat katolik tidak pernah melawan ajaran paus yg dinyatakan secara ex-cathedra sebagai ajaran ROH KUDUS.

Terdapat perbedaan yg sangat besar antara fakta ini (katolikers tunduk kepada ajaran paus secara ex-cathedra) dengan argument Anda bahwa katoliker tunduk tanpa syarat kepada seorang individual bergelar paus.
Kalo Anda masih tidak percaya, silakan Anda cari2 info ttg anti pope.
Akan Anda lihat apakah katolikers tunduk kepada orang yg bergelar paus ataukah katolikers tunduk kepada ajaran2 ROH KUDUS yg disampaikan melalui seorang paus.

Kurang tepat!!
Umat katolik yg tidak tunduk pada paus disebut skisma, umat katolik yg menolak iman katolik (sekalipun tunduk pada paus) disebut bidaat/heresy.

Tentu saja umat katolik manut, karena YESUS sendiri telah menetapkan demikian:

Mat 16 : 18
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Yoh 21 : 15 - 17
15 Sesudah sarapan YESUS berkata kepada Simon Petrus: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata YESUS kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.”
16 Kata YESUS pula kepadanya untuk kedua kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata YESUS kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.”
17 Kata YESUS kepadanya untuk ketiga kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Maka sedih hati Petrus karena YESUS berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata YESUS kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku

Dan ingat pula, bahwa selain Petrus, YESUS memberikan kuasa infabilitas kepada sidang para rasul:
Mat 18 : 18
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.

Mengingat supremacy Petrus atas para rasul (Mat 16 : 18 & Yoh 21 : 15 - 17), tentunya sidang para rasul yg diberi kuasa infallibility utk mengikat ajaran2 Gereja haruslah dalam persekutuan dengan Petrus.
Kemudian dikaitkan dengan ajaran Paulus ini:

Roma 1 : 5
Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya

Makanya kami mengimani bahwa apa yg diajarkan oleh penerus Petrus (i.e. paus) maupun penerus2 rasul (bishops/uskup2) memiliki infallibility, sehingga kami (menurut istilah Anda) beriman kepada paus dan uskup2 di bawah naungan paus.

Ketika Paulus mengajarkan bahwa “YESUS adalah Tuhan”, apakah pernyataan Paulus ini adalah Firman Allah?
Jika Luther mengajarkan kembali bahwa “YESUS adalah Tuhan”, apakah pernyataan Luther ini adalah Firman Allah?

Kalo rasul Yakobus mengajarkan bahwa Maria adalah tetap perawan (silakan dilihat di Divine Liturgy of St. James, ditulis sendiri oleh rasul Yakobus), apakah ajaran tersebut adalah Firman Tuhan?
Jika Luther mengajarkan kembali bahwa Maria adalah tetap perawan, apakah ajaran tersebut adalah Firman Tuhan?

Terakhir, jika apples mengatakan bahwa Matia tidak perawan, apakah ajaran tersebut adalah Firman Tuhan?

For we Catholics, we know it doesn’t matter who said it, as long as the teaching comes from the Sacred Deposit of Faith (i.e. Sacred Tradition and Sacred Scriptures) and is protected by the Sacred Magisterium, the teaching is truly the Word of The Holy Spirit. :slight_smile:

Pertama:
Silakan kembali dilihat apakah ajaran Lucius Ferraris dan Pius IX itu bersifat dogmatis (infallible) ataukah doctrinal (fallible)??
AFAIK, ajaran ini (sekalipun memiliki imprimatur / nihil obstat) tidak bersifat infallible, so… kalo Anda bilang ajarannya tidak masuk akal, apa gunanya Anda permasalahkan? Wong katolikers aja TIDAK DIWAJIBKAN menerima ajaran tersebut dengan tanpa syarat kok… :smiley:

Kedua:
Sudahkah Anda memahami ajaran Lucius Ferraris dan Pius IX itu dalam kerangka teologi katolik?
Kalo Anda hanya memotong2 pernyataan mereka utk diinterpretasikan sendiri, hal ini IMO tidak ada bedanya dgn mendakwa pujangga yg menulis “bulan bersinar dengan indahnya” karena kenyataannya (yg juga diketahui dan diimani oleh pujangga tersebut) bahwa bulan tidak bersinar melainkan hanya memantulkan sinar matahari.

Tidak heran Anda mengutip ajaran2 teolog katolik dan mengatakan bahwa Paus menjadi setara dengan Tuhan, padahal katolikers mengimani, bahwa paus sekalipun (sama seperti manusia2 lainnya) tidak layak utk menerima Tubuh dan Darah Kristus dalam rupa roti dan anggur**.
So… bagaimana mungkin katolikers bisa menyamakan paus dengan Tuhan???

**Paus tidak layak menerima Tubuh dan Darah Kristus, terbukti dari doa yg juga diucapkan oleh paus ketika hendak menyambut hosti dan anggur:
Lord, I am not worthy to receive you, but only say the word and I shall be healed.
:slight_smile: :slight_smile: :slight_smile:

Tbh, aku tidak melihat penyangkalan bro Clay terhadap otoritas Paus.
Bro Clay kan tidak menyangkal dogma Gereja bahwa Maria telah dibangkitkan, diangkat ke surga jiwa dan raganya, dan dimahkotai sebagai ratu surga.
Beliau hanya mengatakan bahwa setelah kenaikannya, Tuhan memang tidak cuma sekali datang ke dunia. Dan aku pun setuju dengan pendapat bro Clay.
Alkitab juga telah mencontohkannya, yaitu ketika Tuhan datang kepada Saulus dan membuat Saulus bertobat, juga Tuhan telah datang kepada Yohanes utk memberikan kitab Wahyu.

So… sekali lagi, aku tidak melihat adanya penyangkalan katolikers thd otoritas ajaran paus.
Silakan Anda tunjukkan secara lebih specific kalo Anda melihatnya.

Again, aku tidak melihat kontradiksinya statement Anda ini dengan ajaran paus.
Tolong Anda tunjukkan, apa ajaran ex-cathedra paus (dan magisterium) yg dikonfrontasi oleh para katolikers ini.
Dan tolong Anda tunjukkan juga, apa argument para katolikers yg berlawanan dengan ajaran paus tersebut.
Thanks…

Saya percaya pada Injil yang diberitakan oleh Paulus, yaitu INJIL KRISTUS.

Umat Katolik BERIMAN PADA PAUS tanpa boleh mempertanyakan ajaran yang diberitakan Paus melalui Magisterium, terutama ajaran yang berasal dari Firman Tuhan Katolik (Tradisi Lisan).

Contoh Firman Tuhan Katolik yang tidak terdapat dalam Injil adalah kepercayaan pada Ratu Sorga, serta kepercayaan pada Santo-Santa.

Jadi umat Katolik BERIMAN pada si pembawa berita/ pihak yang berkuasa mengajarkan.

Sedang Protestan beriman pada beritanya, yaitu INJIL KRISTUS.

Sola scriptura? ;D

Sola Scriptura itu istilah untuk Firman Tuhan adalah standar umat ya?

Kalau itu memang benar bro Onyxs

Sedang umat Katolik BERIMAN pada BAPA GEREJA, tanpa melihat apa yang diajarkan. Umat Katolik bahkan DITUNTUT untuk TAKLUK DAN TAAT pada semua ajaran bapa gereja [b]TANPA SYARAT[/b

kaga seperti itu kale ;D

Apakah Anda boleh mempertanyakan ajaran yg diberitakan oleh Paulus (pemegang estafet jabatan rasul dari Petrus)?
Apakah Anda boleh mempertanyakan ajaran yg diberitakan oleh Lukas (murid Paulus=pemegang estafet jabatan rasul dari Paulus)?

Aku yakin, Anda pun harus menerima tanpa syarat ajaran2 yg diberitakan oleh para rasul, bukan? Karena Petrus, Paulus, Lukas, dan para pemegang jabatan rasul itu MEMILIKI OTORITAS dan dilindungi oleh janji YESUS yg menjaga GerejaNya dari kesesatan (i.e. maut).

Dengan logika dan cara berpikir yg sama, kami harus menerima ajaran2 yg diberikan oleh paus (pewaris jabatan Petrus) dan para magisterium (para uskup=pemegang estafet jabatan rasul).

Karena logika berpikir yg sama, kalo Anda beriman bukan pada Paulus tetapi beriman pada injil KRISTUS ketika menerima tanpa syarat ajaran Paulus, maka kesimpulannya kami (katolikers) pun beriman pada injil KRISTUS dan bukan beriman pada paus.

Karena logika berpikir yg sama, kalo Anda definisikan kami beriman pada paus, maka konsekuensi logisnya, Anda pun bisa didefinisikan beriman pada paus.

Hanya masalah pendefinisian aja, IMO. :slight_smile:

Apa itu injil? Apakah injil = Kitab Suci 39 + 27?
Definisi kami: injil = gospel = good news of the New Testament.
Dan dalam teologi kami, gospel TIDAK TERBATAS pada Kitab Suci 39 + 27 saja.

SIlakan dilihat lagi fakta yg aku berikan ttg ajaran Monothelite yg disampaikan oleh paus Honorius I. Fakta bahwa TIDAK semua ajaran paus diimani tanpa syarat, hal ini sudah menjadi bukti bahwa umat katolik TIDAK beriman pada si pembawa berita (a.k.a. pausnya), tetapi sama seperti Anda, kami beriman pada injil yg disampaikan oleh ROH KUDUS melalui seorang individu bergelar paus.

Kalo boleh aku koreksi, protestant (modern) hanya beriman pada Injil KRISTUS yg ditulis pada 27 kitab PB SAJA.
Silakan diperhatikan perbedaan kita dalam berteologi, supaya Anda pun juga bisa melihat ajaran2 GK dengan menggunakan kaca mata (sudut pandang/perspektif) yg tepat sehingga tidak salah memahami ajaran2 GK.

Jika Anda sudah bisa melihat ajaran2 GK dengan menggunakan kaca mata yg tepat, Anda akan melihat bahwa Mariology dan devosi kepada santo/santa adalah sesuai dengan INJIL KRISTUS dan dapat ditemukan dasar2 ajarannya di Kitab Suci (bahkan dapat ditemukan dasar2 ajarannya di Kitab Suci 39 + 27 yg Anda pegang itu).

Sola scriptura tidak menyuruh untuk mengkanon alkitab , tidak menyuruh untuk membuat dogma Trinitas, tidak menyuruh orang untuk ke gereja hari Minggu dan tidak menyuruh orang untuk merayakan Natal…

Lalu kenapa para protestan melakukan hal itu…melawan Kristuskah ;D ;D