jadilah dad/mom yang profesional, jadilah husband/wife profesional

saya tergerak untuk kita mendiskusikan hal ini

karena tanda-tanda jaman saat ini, mulai mengkikis nilai-nilai relationship

banyak orang yang sukses menjadi pengusaha, atau apapun juga namun gagal menjadi great dad/mom dan gagal juga menjadi great husband/wife?

banyak juga yang “terjun bebas” menikah tanpa ada pemahaman peran-peran apa yang menjadi peran keseharian sebagai dad/mam dan suami/isteri

yang mulai dilupakan bahwa dad/mom dan husband/wife adalah sebuah status?

kalau saya ajukan bahwa dad/mom dan husband/wife adalah sebuah profesi, adalah sebuah pekerjaan seumur hidup, mungkin akan ada yang menganggap saya mengada-ada saja

tapi sebenarnya saya serius ketika saya menyatakan jadilah seorang dad/mom yang profesional, jadilah husband/wife yang profesional

kenapa saya berani mencantumkan kata profesional?

seorang profesional adalah orang yang mencintai profesinya, yang berusaha sekuat tenaga untuk menghimpun pengetahuan dan pembelaran untuk terus semakin profesional, dibayar sesuai dengan tingkat profesionalitasnya, menjaga kode etik profesional

jadi, cintailah profesi dad/mom…cintailah profesi husband/wife

berusaha sekuat tenagalah menjadi great dad/mom…sekuat tenagalah menjadi husband/wife

tentu seorang dad/mom akan “dibayar” oleh anak-anaknya dengan kebahagiaan, kebanggaan dan yang paling utama kecintaan…tentu pula seorang husband/wife akan “dibayar” oleh pasanganya dengan pengabdian lewat suka duka, dan cinta yang tidak akan habis oleh waktu dan jaman

dan tentu pula seorang dad/mom yang profesional mengerti kode etik proefesinya… menjadi surat KRISTUS yang terbuka bagi anak-anaknya…begitu pula seorang husband/wife menjadi surat KRISTUS bagi satu sama lain

namun pertanyaan pentingnya adalah

sudahkah kita mempersiapkan diri sebagai seorang dad/mom yang profesional tanpa memandang kita sudah menikah atau belum?

sudahkah kita mempersiapkan diri sebagai seorang husband/wife yang profesional tanpa memandang kita sudah menikah atau belum?

kalaupun belum masih banyak waktu untuk kembali mempersiapkan diri…

karena itu mari kita sharing/diskusi bagaimana mempersiapkan diri menjadi seorang dad/mom yang profesional sekaligus seorang husband/wife yang profesional

:slight_smile:
GBU

contoh:
yang wanita dengan ikut pembinaan WB
yang pria dengan ikut pembinaan PS

huah… bro tony… ini kan curhatan saya kemaren di pm…gelar profesional itu bisa diperoleh kalau ada sifat komitmen…

diawali dengan cinta Tuhan :coolsmiley: