Iman ?

tolong di bantu.

Contoh :
setiap pagi kita berpikir “hari ini pasti akan lebih baik, karena Tuhan membantu”
seringkali itu menjadi suatu sugesti, tapi bukan iman lagi…

jadi apa yang membedakan antara iman dan sugesti ?

Gbu

Iman itu tanpa pamrih…

memang nya sugesti pakai pamrih ?

Menurut gw sugesti itu salah satu situasi yg terkondisi karena percaya/iman akan sesuatu, tdk harus bersifat religius, tdk selalu sesuatu yg nyata terjadi dan ada faktor "keinginan"akan suatu hasil/output yg di harapkan… :mad0261: :mad0261: :mad0261:
Iman/percaya merupakan faktor pemicu timbulnya sugesti…
Ini pemikiran gw pribadi lho…Mungkin ada yang lebih tahu silahkan monggo… :char11:

Iman kepada kehendak dan rencana Tuhan jika terjadi sesuai dengan kehendakmu, saudara sebut “hari ini pasti akan lebih baik, karena Tuhan membantu”, namun jika yang terjadi tidak sesuai dengan harapan dan kehendak anda maka andapun mengatakan itu sugesti. Namun jika saudara mau menerima bahwa kehendak dan rencana Tuhan itulah yang terbaik entah bagi anda itu enak (suka) atau tidak enak (tidak suka) itu adalah terbaik juga bagi anda maka Tuhanlah yang akan menilai apakah suadara ber iman atau tidak (sugestian aja).

Bersyukurlah dalam segala hal maka bables sugestina.

Merry Chrismas

Ibrani 11:1
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Iman, berarti kita yakin Tuhan ada di dalam kita, entahkan hari ini nanti kita beruntung atau kurang beruntung, penyertaan Tuhan selalu ada bersama kita. Ingat kisah Sadrak Mesak Abednego? Meskipun harus dilempar ke api, tetap punya iman yang teguh.
Semoga bermanfaat. GBU

IMO, mungkin simplenya

iman = aktif
sugesti = pasif

Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita.
(I Tes 1:3)

iman itu dikerjakan, dan tidak bertentangan dengan FT, dan tetap menaruh harap (melibatkan Tuhan) dalam setiap prosesnya

sugesti hanya lebih ke positive thinking saja dan bisa jadi tidak sesuai dengan FT

melihat post @rusdinech di atas saya kaget…
Koq jadi pengertiannya seolah2 menjadi sama yah?

Mari kita lihat tentang iman yg dipaparkan dalam Alkitab…

LUKAS 8 : 43 - 48

  1. Adalah seorang perempuan yg sudah duabelas tahun menderita pendarahan dan yg tidak berhasil disembuhkan oleh siapapun.

  2. Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah_NYA, dan seketika itu jg berhentilah pendarahannya.

  3. Lalu kata Yesus: “Siapa yg menjamah Aku?”, dan karena tidak ada yg mengakuinya, berkatalah Petrus: “Guru, orang banyak mengerumuni Engkau.”

  4. Tetapi Yesus berkata : “ada seorang yg menjamah Aku, sebab ADA KUASA KELUAR DARI DIRI_KU.”

  5. Ketika perempuan itu melihat, bahwa perbuatannya itu ketahuan, ia datang dgn gemetar, tersungkur di depanNYA dan menceritakan kepada orang banyak apa sebabnya ia menjamah Dia dan bahwa seketika itu juga menjadi sembuh.

  6. Maka kata-NYA kepada perempuan itu: “Hai anakKU, imanmu telah menyekamatkan engkau, pergilah dgn selamat!”

hal tersebut diataslah yg menjelaskan tentang “IMAN”

saat kita memiliki IMAN YG BENAR…
Dalam pewujudannya, adalah ada reaksi timbal balik antara KUASA ALLAH DAN EMPUNYA IMAN.

Krn saat wanita yg memiliki iman dan proses yg terjadi dalam hatinya: "asal kujamah saja jubahNYA, aku akan sembuh… (MATIUS 9:21)

dimana wanita itu berada dalam kepercayaan penuh bahwa dia akan sembuh,

saat kita berada dalam kepercayaan penuh ada sesuatu perasaan yg kuat yg terjadi didalam diri kita. Hal ini tidak bisa dijelaskan scara nalar…
Atau akan bisa diungkap dgn kata2.

Itu makanya Yesus selalu berkata : " tentang Roh yg menghasilkan buah roh, dan daging menghasilkan hal2 kedagingan.
Dan Roh datang tidak tau darimana datangnya, sama seperti angin bertiup kemanapun ia mau pergi.

Yang jadi masalah bgaimana kita BENAR2 MEMPERCYAI SESUATU DGN PENUH, APABILA KITA TIDAK MELIHATNYA, ATAU PERNAH MERASAKAN SEBELUmya.

Umpamakan orang yg belum pernah sekalipun melihat dan merasai jeruk , bahwa jeruk yg baik itu manis…

Bgaimana dia tahu dan percaya bahwa jeruk itu manis, sementara dia belum pernah melihat dan merasakan jeruk…

Untuk itu juga Yesus berkata: " carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNYA, Maka semuanya itu akan ditambah2kan kepadamu.

Satu yg dasyat dari wanita yg pendarahan itu, BAHWA DIA BENAR2 PERCAYA PENUH Bahwa dia akan sembuh…

Itulah yg rahasia skaligus dasyat tentang iman.

Senada juga dgn perempuan pendarahan yg sembuh oleh iman…

YESUS BERJALAN DIATAS AIR [MATIUS 14: 22-33]
juga memberikan gambaran tentang iman.

  1. Kira2 jam 3 malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan diatas air.

  2. Ketika murid2NYA melihat Dia berjalan diatas air. Mereka terkejut dan berseru: “itu hantu!”, lalu berteriak2 karena takut.

  3. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka : " tenanglah! AKU ini, jangan takut!"

  4. Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: " TUHAN, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepadaMU berjalan di atas air."

  5. Kata Yesus : “datanglah!”, maka Petrus turun dari perahu dan BERJALAN DIATAS AIR mendapatkan Yesus.

  6. Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: “Tuhan tolonglah aku”

  7. Segera Yesus mengulurkan tanganNYA, memegamg dia dan berkata: " hai orang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"

demikianlah kepercayaan penuh itu bereaksi.

Saat Petrus merasakan angin (yg tadinya ia berada dalam kepercayaan penuh) tiba2 menyadari hidup didunia, dimana mustahil bisa berjalan diatas air…

Demikian pun dia menjadi tenggelam…

Sbab dia mulai bertanya: " bnarkah dia dapat berjalan diatas air?"

dan itu merupakan salah satu bentuk dari keraguan, dan kurang percaya.

LUKAS 17: 6

Jawab Tuhan: "kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini, terbantunlah engkau dan tertanamlah dilaut, dan ia akan taat kepadamu.

Ayat diatas bahwa iman yg ukurannya yg sebesar biji sesawi menghasilkan bentuk yg EXTRA ORDINARY.

Khan yg jadi masalah

bagaimanakah kiranya agar memiliki iman sebesar biji sesawi tersebut?

Seperti apa? Dan untuk apa?

Dapatkah iman yg seperti itu dimiliki orang2 yg brniat buruk?

Untuk itu hendaklah kamu sempurna sama seperti Bapamu sempurna,

yang tetap menerbitkan matahari bagi orang2 jahat…
Yang tetap setia pada hari ini detik ini untuk tidak lekas menghakimi.

Agar layak gandum2 yg hendak dipanen yaitu gandum2 yg baik.

Yg jadi pertanyaan: mampukah seorang manusia yg memiliki kuasa sdikit saja bisa sama seperti Allah?

Sbab dipuji saja sdikit udah mulai semena2 ngomongnya.

Apalagi posisinya kelihatan hebat, udah mulai semena2 berkata dan otoriter tentang yg benar.
Seolah kebenaran itu hanya miliknya.

YESUS BERKATA bhwa DIA RENDAH HATI, belajarlah padaNYA, dan pikullah kuk yg Dia pasang.

Yg jadi pertanyaan apakah orang yg tidak rendah hati mampu memiliki iman yg menghasilkan react yg ekstraordinary seperti tersebut diatas?

Yesus berkata: "AKULAH pokok anggur yg benar dan BapaKu pengusahanya, setiap ranting yg tumbuh diluar Aku tidak akan menghasilkan buah.

Pertanyaan lagi:
Dapatkah iman yg menghasilkan react Yang extraordinary dapat terjadi?
Bila ternyata buah2 dan perilaku kita tidak seturut terhadap Pokoknya? Yaitu Yesus?

Gelap tidak dapat bercampur dgn terang dmikian sbaliknya.

Apakah mungkin react dari iman tsbt diatas dapat dimiliki?

Suggesti dan iman adalah berbeda…

Suggesti masih bnyk tingkat keraguan didalamnya.

Sedang iman adalah perasaan yg kuat yg ditimbulkan oleh kepercayaan penuh…

thx atas respond2 nya dr rekan2 FK…

seperti yg saya ketahui sugesti erat hubungannya dengan hipnotis…
saat seseorang yg telah terhipnotis, orang tersebut akan percaya / “iman” [walaupun iman tersebut bukan kepada Tuhan / tuhan yg salah]
salah karena iman yg di imani itu bukan dari Firman Tuhan…

seperti kata bro salvation army “Bersyukurlah dalam segala hal maka bables sugestina.”
akan sangat sulit di bedakan bila kita sudah mencampurkan iman dengan sugesti…

iman bekerja… seperti yg sis charisma utarakan…
tetapi sugesti juga bekerja… dan bisa jadi sugesti pun menghasilkan buah…

contoh… :
ada seorang pendeta sedang naik perahu… lalu perahu nya tenggelam…
dalam hati pendeta tersebut berkata
“Tuhan pasti menolong ku… Tuhan pasti datang menolong ku… Ya Tuhan datang menolong ku…”
sebenar nya di lakukan oleh pendeta tersebut adalah sugesti atau iman ?
bila sugesti, saya rasa apa yg pendeta sugestikan pada dirinya tidak bertentangan dengan FT…

thx…
Gbu

kamu itu bro rusdinech… Bertanya atau memberi pernyataan…

Jadi bingung…

bertanya bro… hehe…
saya berharap jawaban yg agak menditail…
jadi bisa membedakan apa itu sugesti dan apa itu iman… supaya dapat di pahami, dan dapat membedakan harapan yg berupa sugesti atau iman…

so what the different with this?

:rolleye0014:

nah itu dia sis…saat FT bercampur dengan sugesti apa yang terjadi ??
Iman yang timbul ? atau sugesti ?

apakah sugesti masuk dalam kategori “usaha kasih” ?
Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita YESUS KRISTUS di hadapan Allah dan Bapa kita.
(I Tes 1:3)

IMO “usaha kasih” itu juga aktif (=perbuatan nyata)
bukan hanya pikiran saja, namanya saja “usaha”

monggo kalau ada opini lainnya :slight_smile:

sambil menanti opini2 lain sis… :slight_smile:
tampak nya belum ada yg komentar hehe…

Iman itu mata rohani untuk melihat hal yang tidak dilihat/sudah dilihat
sugesti itu tiruannya iman… :coolsmiley:

Nambah dikit bro, Iman berasal dari dalam roh kita yang telah berbaur dengan Roh Kudus di batin kita. Kemudian keluar men drive jiwa kita sehingga kita punya keyakinan yang teguh terhadap satu hal.

Sedangkan sugesti berasal dari jiwa saja, mempengaruhi pikiran kita sehingga kita punya keyakinan pula.
Jadi yang membedakan adalah adanya pekerjaan dari roh dan dari jiwa. GBU

pertama2 saya ingin membagikan video ini… karena menurut saya clip nya bagus :slight_smile:
dan membuat saya mengerti meskipun di kandang domba pun mereka masih bersyukur…
padahal seorang Anak Allah yang begitu berkuasa atas langit dan bumi, mau lahir di kandang seperti demikian…
mereka bisa saja bersungut kepada Allah “katanya Anak Allah, kenapa ga di siapkan tempat yg WAHHHH…”
tapi Yusuf dan Maria tetap percaya dengan “IMAN” bahwa itu Anak Allah…
sekaligus video ini membuat diri saya sadar apa itu IMAN…

Mary’s Boy Child - by Harry Belafonte

thx atas respond2 nya…

setelah saya membaca semua comment2…
ada hal yg saya tangkap dari Iman…
Iman erat hubungannya dengan :

  1. Pengharapan.
  2. Percaya / taat
  3. Bersyukur

ketika kita mengharapkan sesuatu, dan sesuatu yang tidak kita harapkan “BELUM” terwujud… tanpa bersungut2 tentunya, karena dengan bersungut2 sama saja kita telah meragukan Rencana-Nya… jadi senantiasa dengan Iman kita percaya bahwa Rencana-Nya sedang dalam PROSES… dan bersyukur dengan apa yang telah kita jalani, dan apa yang kita terima…

“Mrk. 11:24 Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.”

itulah Iman menurut pandangan saya…


Sugesti yang bercampur dengan Iman

dimana sugesti tersebut tidak di landaskan berdasarkan Firman, tetapi dilandaskan dari kalimat “Percaya [menyuntikkan “doping” kepada diri sendiri]”
mungkin ketika perjalanan nya kita merasa diri kita di berkati kita akan berkata Puji Tuhan, dan ketika perjalanan nya terhambat kita akan mulai bersungut.
karena dalam Proses yang di jalani tidak melalui bimbingan Roh, dan sugesti akan bercampur dengan ego pribadi… dimana kehendak pribadi yang “menuntut” untuk ini dan itu… dan buah yang di hasilkan dari sugesti akan berbeda dengan buah yang berasal dari Roh…

"Luk. 6:44 Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. "
“Mat 7:20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.”

bila ada yg salah tolong di bantu…
bila ada yang kurang tolong di tambahkan…
Thx…

Gbu…