Hujan Ulat Bulu di Probolinggo (Jawa Timur)

Dari berita TV hari ini tgl. 27-3-2011 di Probolinggo telah terjadi fenomena aneh seperti hujan ulat bulu, jumlahnya jutaan ulat bulu dan dari berita terakhir telah menyerang 11 desa.

Memang tidak mematikan tetapi membuat gatal orang yang terkena ulat bulu, sungguh menakutkan dan geli rasanya.

Saya kok mendadak teringat tulah dari YHWH terhadap bangsa Mesir sewaktu bangsa Mesir menindas bangsa Israel.

Apa ya pesannya dari TUHAN kita ? Lawatan Elohim kah ?

wah penemuan tulah baru tuch, mungkin pesannya sama kaya tulah2 yg dulu., yaitu supaya kita jangan lagi mengeraskan hati dan percaya kepada TUHAN.hehehehe

Setiap tulah pasti untuk mengingatkan supaya jangan memusuhi Tuhan.

Tapi sayangnya banyak ahli ilmu pengetahuan selalu membantah dan mencoba menjelaskan ini masalah yang bisa diterangkan secara ilmiah dll.

Padahal walaupun bisa diterangkan secara ilmiah kalau itu memang tulah dari Tuhan ya mau apa?

Banyak ahli yang sekarang jadi atheis. Tidak percaya hal2 seperti itu adalah tulah.

Nanti dalam waktu dekat pasti ahli2 mengatakan ini karena ini dan itu. Apapun sebabnya tulah adalah tulah. Pekerjaan Tuhan makin ditekan, tulah makin diperberat seperti waktu jaman musa.

enggak berlaku lagi kata orang2 FK… :smiley: karena semua sudah di batalkan oleh Perjanjian baru :smiley: … hehehe… jadi itu sepertinya bukan tulah

Ulat bulu ini dari langit ( hujan ulat bulu) atau keluar dari tanah ya???

Kemaarin aku juga liat di tv , ada rumah yg temboknya dipenuhi ulat bulu, dan pohon2 juga penuh dgn ulat bulu.
Katanya sih ini adalah hama ulat bulu.

Hama ulat bulu ? Bisa dikatakan seperti itu, namun kenapa munculnya langsung jutaan. :mad0261:

Jangan-jangan tulah di Mesir banyak katak dan nyamuk adalah hama katak dan hama nyamuk ??? :ashamed0002: :ashamed0002:

Penduduk di sana juga masih bingung darimanakah asalnya ulat bulu yg sangat banyak ini

Serangan ulat bulu ini makin meluas, sudah sampe 5 kecamatan

Katanya ulat bulu ini berasal dari ekosistem di daerAH gunung bromo yg rusak

5 kecamatan? 9 kecamatan! 49 desa dan 13.720 pohon yang diserang. baca harian jawa pos hari ini (2/4). kayaknya ini bener2 tulah. kalau ini cuma hama karena letusan Bromo yang mengganggu ekosistem kupu2, kok rasanya saya nggak percaya bisa sampai jutaan jumlahnya. Sulit sekali diterima akal sehat!

saya setuju
aneh sekali bisa sebanyak itu

Lho kabarnya pemerintah setempat sudah menyemprot ulat bulu dengan insektisida, kok nggak berkurang malah bertambah banyak ??? :mad0261: :mad0261: :mad0261:

ekosistem atau apa saja itu kan memang bisa dipakai Tuhan untuk mendatangkan Tulah.

Tuhan bisa pakai cara apa saja, sebaliknya walaupun ekosistem mendukung adanya ulat kalau Tuhan tidak menghendaki ada ulat gampang saja kok.

Ekosistem karena ulat itu biasanya dimakan oleh burung, jadi tidak overpopulasi, tapi burung2 pada mati karena gunung meletus atau gimana penjelasannya itu memang mungkin saja, namun sekali lagi Tuhan bisa membuat apa saja sebagai berkat atau tulah.

tulah

Mungkin orang orang diwilayah probolinggo sudah lupa…bahwa ada suatu habitat kehidupan yang sudah hilang akibat ulah mereka sendiri.
Habitat yng tidak disadari sudah musnah, yang tadinya sebagai predator, seperti habitat burung-burung pemakan serangga,hilangnya tumbuhan pemberi makan kupu kupu, dan tidak ada lagi peternak ayam secara meluas di setiap keluarga…Sebetulnya jika ulat bulu tsb di kumpulkan maka bermanfaat bagi tambahan gizi makanan bagi ikan lele,nila, dan ayam buras ( ayam petelor )…hehehhe…Bulunya untuk …??

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA–Perubahan iklim terutama temperatur lingkungan ikut mempengaruhi populasi ulat bulu, karena temperatur yang meningkat dapat mempercepat siklus hidup ulat itu, kata pakar hama dan penyakit tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Suputa. “Meningkatnya populasi ulat bulu juga disebabkan semakin berkurangnya musuh alami, seperti burung, parasitoid, dan predator lain,” katanya dalam diskusi Fenomena Wabah Hama Ulat Bulu di Jawa Timur, di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, akibat tingginya populasi, serangan ulat bulu di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, semakin memprihatinkan. Ulat bulu tidak hanya menyerang daun mangga di Kecamatan Bantaran, Leces, Sumberasih, dan Tegalsiwalan, tetapi juga memasuki rumah penduduk. “Daun mangga varietas Manalagi di daerah itu habis dimakan ulat bulu. Pohon mangga tinggal ranting dan batangnya,” katanya.

Ia mengatakan, ulat bulu tersebut lebih memilih menyerang daun mangga Manalagi dibanding varietas pohon mangga lain. Pemilihan inang itu dilakukan ulat bulu dewasa saat meletakkan telur. “Ulat bulu bukan termasuk kupu-kupu, tetapi sebangsa ngengat. Diduga ngengat ulat bulu itu yang meletakkan telur pada celah kulit pohon mangga atau di bawah daun,” katanya.

Menurut dia, serangan ulat bulu tersebut bukan fenomena baru, karena sebelumnya pernah terjadi serangan serupa. Bahkan, pernah terjadi tanaman lombok se-Jawa yang layu menguning akibat serangan hama tanaman. “Terdapat dua spesies ulat bulu yang menyerang daun mangga di Probolinggo, yakni arctornis sp dan Lymantria atemeles Collenette. Ulat bulu itu bersifat nokturnal, yakni ulat yang aktif pada malam,” katanya.

Ia mengatakan tidak mengherankan jika pada malam sering terdengar seperti suara hujan, padahal saat itu sesungguhnya ulat bulu sedang memakan daun-daun mangga. “Jika serangan ulat ini dibiarkan, maka akan banyak pihak mengalami kerugian. Selain ketakutan juga kerugian secara ekonomi,” katanya.

Oleh karena itu, pengendalian terhadap populasi ulat menjadi langkah yang harus segera dilakukan. Terlebih kemampuan produksi telur ulat betina mencapai 70-300 butir per ulat. “Pengendalian hama terpadu dengan pendayagunaan musuh alami, burung, parasitoid, perangkap lampu UV, dan penggunaan perangkap feromon seks perlu dilakukan,” katanya.

wow…^^

Pada hari ini tgl 13 April 2011, saya mendengar berita dari Trans TV bahwa ulat bulu telah mewabah hingga Kendal, Tegal, bahkan udah ke pulau Bali dan wabah ulat bulu ini telah sampai ke Jakarta.
Di Tanjung Duren, Jakarta ulat bulu telah menyerang tanaman dan menempel di tembok-tembok, pemerintah setempat mencoba menghentikan wabah dengan penyemprotan insektisida.

Ulangan 28:22 TUHAN akan menghajar engkau dengan batuk kering, demam, demam kepialu, sakit radang, kekeringan, hama dan penyakit gandum; semuanya itu akan memburu engkau sampai engkau binasa.
Ulangan 28:24 TUHAN akan menurunkan hujan abu dan debu ke atas negerimu; dari langit akan turun semuanya itu ke atasmu, sampai engkau punah.

Ini KUTUK, akibat bangsa Indonesia tidak mau mendengarkan suara TUHAN, Elohimnya orang Kristen, bahkan bangsa Indonesia mayoritas menyembah ilah-ilah lain, dan memusuhi Yesus Kristus (pembakaran gereja, pelarangan ibadah, dsb) yang telah diutus YHVH untuk menyelamatkan umat manusia.

Ulangan 28:15 "Tetapi jika engkau tidak mendengarkan suara YHVH, Elohimmu, dan tidak melakukan dengan setia segala perintah dan ketetapanNya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka segala kutuk ini akan datang kepadamu dan mencapai engkau.

Ya, saya sependapat dengan saudari endang bahwa ini bukan sekedar hama, tapi sudah berubah jadi kutuk. Kita lihat saja apa langkah pemerintah untuk meredakan hama ini, apakah hama ini akan selesai dalam waktu 1 bulan? kalau belum, dan semakin meluas bahkan sampai keluar pulau jawa, ya itu namanya kutuk.

kayaknya dah lebih satu bulan y???

Berarti kemungkinan karena gunung merapi sulit dipercaya. Gunung merapi kan di jawa tengah kenapa ulat bulu bisa terbang sampai jakarta?

Setuju dengan sis Endang memang ini kutukan Tuhan. Semoga dengan kutukan ini menyadarkan sobat2 kita yang melawan Tuhan Yesus.