Hikmat Allah dan hikmat manusia

Hikmat Allah dan hikmat manusia

1 Korintus 1:18-31 , Perikop ini menjelaskan bagaimana sikap seseorang saat mendengar dan akhirnya mau menerima berita tentang “ Injil Kristus “ ( perkataan Tuhan ) ; Rasul Paulus menerangkan respon orang yang mendengar berita Injil Kristus berbeda – beda ;
• Ada kelompok orang ketika mendengar berita tentang Injil merasa itu satu kebodohan kalau hanya beriman , percaya saja apa yang dikatakan Alkitab , mereka mau bukti atau yang realistis bisa diterima akal , logikanya . Kelompok ini merupakan gambaran mayoritas orang percaya yang tidak mau “ Taat “ menerima ajaran Tuhan yang tertulis dalam Alkitab , akibatnya mereka tidak mengalami janji-janji indahnya hidup dalam Tuhan ! Gambaran umat seperti itu bisa kita lihat dalam Kisah para Rasul 17 : 11 .
• Ada kelompok yang puas dan mau menerima berita Injil kalau disertai tanda- tanda mujizat atau bukti dulu baru mau percaya , kelompok seperti itu dikatagorikan Rasul Paulus mewakili kebanyakan orang Yahudi . Dimasa sekarang mewakili orang Kristen yang mencari mujizat dan karunia-karunia Roh dalam perjalanan hidupnya dan memuja orang-orang tertentu yang mereka anggap sakti , bukan mencari pengalaman hidup dalam Tuhan secara pribadi !
• Ada kelompok yang mau menerima berita Injil hanya untuk memuaskan keinginan mendapat pengetahuan atau ilmu yang belum pernah mereka dengar sebelumnnya , kelompok ini mewakili orang Yunani . Dimasa sekarang mewakili orang Kristen yang merasa puas , senang memiliki pengetahuan baru yang belum pernah mereka dengar , suka mengikuti seminar tetapi sayang kebanyakan bukan menjadi pelaku Firman .
• Ada juga kelompok orang percaya yang saat datang ibadah bukan untuk mencari tahu apa kehendak Tuhan bagi hidupnya melainkan suasana dan tempat yang dia cari , kalau tempatnya megah dan penuh dengan ornamen yang kelihatan sakral ia merasa puas kalau tempatnya biasa saja , merasa tidak mengalami perjumpaan dengan Tuhan !
Ayat ini menjadi renungan , apakah selama ini sebagai orang percaya menganggap perkataan Tuhan ( FirmanNya )

  1. Sebagai suatu kebodohan ? dibuktikan , saat mendengar FirmanNya tidak “ Taat “ melakukannya ( akibatnya tidak mengalami pembaharuan dalam hatinya ) saat menghadapi masalah mencari jalan keluar dengan caranya sendiri yang dianggap paling ampuh bukan berpegang kepada janji FirmanNya ! saat sakit tidak bisa mempercayai perkataan Tuhan ! ( tidak mengimani janjiNya ) sebaliknya mencari cara pengobatan alternatif !
  2. Memilih kebenaran yang sesuai dengan hatinya , kalau cocok ( termasuk puasa sekalipun mau melakukannya ) kalau tidak cocok , tidak mau melakukan , akibatnya hidupnya tidak mengalami perubahan , ( ibadahnya rutinitas saja , tetapi tanpa hati Yesaya 29:13 ) gambar diri sebagai anak Allah tidak nampak dalam hidupnya karena tidak mempercayai FirmanNya !
  3. Tuhan menghendaki saat mendengar FirmanNya , mempercayai dan melakukan karena menganggap FirmanNya merupakan jawaban atas segala masalah hidup , dibuktikan saat menghadapi masalah , berdoa ingat Firman Tuhan , Sikap seperti inilah yang dipilih Allah untuk memalukan orang dunia yang merasa pintar dengan memakai logikanya sendiri !
    Alkitab memberitahu bahwa “ Kristus merupakan kekuatan dan hikmat Allah / jawaban “ ( ayat 24 ) Dan apa yang tidak dipandang manusia dan hina dimata dunia , dipilih Allah , bahkan apa yang tidak berarti , dipilih Allah untuk meniadakan yang berarti , ( ayat 28 )
    Beberapa Contoh dalam Alkitab betapa berharganya perkataan Tuhan walau sederhana sekalipun ;
    • Keluaran 4 : 2 , Tuhan bertanya kepada Musa “Apakah itu yang ada ditanganmu itu ? " Jawab Musa “ Tongkat “ Tuhan merencanakan memakai Musa melepaskan bangsa Israel dari perbudakan bangsa Mesir untuk menuju tanah perjanjian , Tuhan hanya memakai sarana tongkat alat sederhana untuk melepaskan bangsa Israel
    Tuhan sedang mempermalukan manusia hanya dengan mengunakan tongkat , tetapi bila disertai urapan maka apa yang sederhana menjadi tidak sederhana asal percaya kepada Perkataan Tuhan baik yang tertulis maupun yang dikatakan hamba-hambaNya sebagai wakil Tuhan dibumi ! . ( ini berbicara Kebenaran FirmanNya walau sederhana bisa menghasilkan sesuatu yang dahsyat ! )
    • Hakim-hakim 15 : 16 , Berkatalah Simson : “ Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar , dengan rahang keledai seribu orang kupukul . “ Dengan tulang rahang keledai Simson bisa mengalahkan 1000 orang Filistin , karena Tuhan menyertainya .
    Kisah ini kita mengingatkan dalam menghadapi tantangan dan persoalan hidup ini , Tuhan menggunakan hal-hal yang sederhana yang mungkin manusia mengabaikan , tetapi ketika kita berseru kepada Tuhan hal-hal yang sederhana dibuat Tuhan menjadi luar biasa hasilnya !
    • 1 Samuel 17 : 40 , “ Lalu Daud mengambil tongkatnya ditangannya , dipilihnya dari dasar sungai 5 batu yang licin dan ditaruhnya dalam kantong gembala yang dibawanya , yakni batu-batu , sedang umbannya dipegangnya ditangannya demikianlah ia mendekati orang Filistin itu . “ Daud mengalahkan Goliat hanya dengan batu kali walau sarana sederhana ia bisa mengalahkan musuh ! karena percaya Tuhan menyertai hidupnya .
    Disini kita melihat Iman Daud yang maju berperang dengan benda sederhana sekali karena keyakinannya pasti menang mengingat pengalaman hidupnya , selama ini Tuhan selalu menyertai , saat ia menghalau singa dan beruang yang menerkam domba gembalaannya . Daud maju berperang juga dengan motifasi agar dunia tahu bahwa dia memiliki Allah yang perkasa dan luar biasa !
    • Markus 6 : 38 , “ Tetapi IA berkata kepada mereka ; “ berapa banyak roti yang ada padamu ? “ Cobalah periksa !” sesudah memeriksanya mereka berkata : “ Lima roti dan dua ikan . “ Lewat 5 roti dan 2 ikan Tuhan bisa memberi makan 5000 orang laki-laki belum wanita dan anak-anak yang ada pada waktu itu .
    Ayat ini memberi inspirasi kepada kita , dalam menghadapi tantangan dan persoalan berat , Tuhan memakai apa yang ada pada kita walau sederhana sekalipun untuk dipakai menyelesaikan masalah , mungkin itu tidak terpikirkan sebelumnya , untuk itu percayailah janji Tuhan dan saat menghadapi masalah , mintalah petunjuk Tuhan , jangan isi hati dengan konsep kita sendiri tetapi dengarkan nasehat Tuhan , ( lewat Firman yang kita baca , hikmatNya diberikan saat kita berdoa )
    Beberapa contoh diatas memberi penjelasan , bagaimana menghadapi tantangan persoalan besar yang menghadang yaitu ; Dengan mengandalkan Tuhan dan mempercayai perkataanNya ( Janji-janjiNya ) ,sebagai jawaban atas semua tantangan dan persoalan hidup kita , maka kita akan melihat kuasa dan kekuatan Tuhan dinyatakan dan mujizat terjadi !
    Penghalang kepercayaan akan FirmanNya adalah “ Hati “ yang belum mau dibaharui sepenuhnya .( cenderung negatif )
    Ketika seseorang menerima telpon diwaktu malam , kebanyakan orang berpikir ,” Oh ini itu pasti kabar buruk “ jarang yang berpikir ini pasti kabar baik !”
    Sebagai karyawan perusahaan , ketika dipanggil Boss , nalurinya akan berkata , “ Oh , ini pasti berita tidak baik “ apalagi pernah melakukan kesalahan dan pernah mendapat teguran . “ tidak pernah berpikir positif bahwa itu promosi naik jabatan ”
    Jika kita mau bepergian naik pesawat , sedang hari-hari sebelumnya selalu dipenuhi berita kecelakaan pesawat baik didalam maupun luar negeri , maka saat naik pesawat kita berpikir was-was jangan-jangan pesawat ini juga akan mengalami kecelakaan juga ?!
    Hati yang belum dipulihkan cenderung berpikir dan berperasaan negatif baik kepada Tuhan , orang lain maupun dirinya sendiri !
    Oleh sebab Itu Tuhan mengatakan didalam Filipi 4 : 8 ; “ Jadi akhirnya , saudara-saudara , semua yang benar , semua yang mulia , semua yang adil , semua yang suci , semua yang manis , semua yang sedap didengar ,semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji , pikirkanlah semua itu . “
    Hati ( pikiran,perasaan dan kehendak ) yang belum dibaharui mudah ditunggangi iblis yang akhirnya akan mendatangkan celaka bagi hidupnya , seperti yang dialami oleh Howard hughes seorang kaya raya , walau memiliki indutri pesawat terbang , tetapi karena memiliki pikiran negatif , ia selalu ketakutan dan tidak percaya akan semua orang dan semua benda yang dipegangnya .
    Iblis memakai sarana pikiran umat Tuhan agar tidak bisa tumbuh dan mengalami janji – janji dari Tuhan yang indah .
    1 Petrus 5:8 ,Iblis tidak bisa berjalan langsung ke arah kita anak-anakNya dan merampas , damai sejahtera , kesehatan atau keluarga . iblis tidak bisa datang ke dalam hidup kita untuk mendatangkan penyakit dan kehancuran secara langsung . Jika iblis dapat melakukan itu , ayat ini akan ditulis “ iblis berjalan lurus kepada siapa yang dapat ditelannya !” Tapi Alkitab mengatakan bahwa ia pergi mencari orang yang dapat ditelannya , kebenaran ini berarti ;
    Ada orang-orang yang tidak bisa ditelan iblis ( dibodohi dan diperbudak ) tetapi ada juga yang bisa ditelannya karena pikirannya terintimidasi sehingga dipenuhi ketakutan atau kekuatiran .
    Ayat ini berkata setan datang seperti singa yang mengaum mencoba membangkitkan rasa takut pada umat-Nya lebih dulu dengan mengaum –aum . Tetapi umat yang dibaharui hatinya , ia mengenal Yesus sebagai “ Singa dari Yehuda “ tidak bisa diintimidasi iblis karena tahu ;
    • Kita yang ada didalam hidupNya lebih dari pemenang , 2 Korintus 2 : 14 ; Roma 8 : 37 .
    • Yesus Telah menaklukkan segala sesuatu dibawah kakiNya , Efesus 1 : 22 .
    • Yesus bahkan memiliki kuasa atas maut sekalipun , Wahyu 1 : 18 .
    • Tahu Roh yang ditempatkan didalam hidupnya lebih besar kuasaNya dari iblis yang ada di dalam dunia. 1 Yohanes 4 : 4 . jadi tidak ada alasan untuk takut kepada auman iblis !
    Percaya atau tidak kehidupan ( Zoe ) Singa dari Yehuda sudah ada di dalam hidup kita . ( 1 Yohanes 5:11 ) BAPA telah memberikan kita anak-anakNya hak istimewa , yaitu wewenang dan kekuasaan . Oleh karena itu , segala sesuatu tentang kehidupan ;
    • ketakutan tentang kehilangan pekerjaan , dunia rasanya kiamat ingatlah Yesaya 43 : 18-19 .
    • kuatir tentang keselamatan anak kita dijalan yang ramai , Matius 18 : 10 .
    • sakit yang dideritanya , Jika menerima laporan buruk dari dokter , katakanlah bahwa oleh bilur-bilurNya kita akan disembuhkan ! Matius 8 : 17 ; 1 Petrus 2 : 24 .
    Apapun yang kita alami percayalah Tuhan telah menudungi dengan kuasa darahNya dan memberi jaminan masa depan yang cemerlang bukan kekalahan . Percayalah setan akan lari ketika ia melihat ada tanda darah dalam hidup kita , dan saat iblis melarikan diri, ia mengambil penyakit, rasa sakit, penderitaan, kehancuran dan kerugian dalam hidup kita diganti dengan keberuntungan dan kemuliaan yang memang Tuhan sediakan bagi hidup kita !
    Oleh sebab itu marilah kita jalani hidup dengan “ Hati yang mau terus dibaharui oleh kebenaran Firman Tuhan walau sederhana sekalipun “ bukan bermegah akan “ Kebenaran diri sendiri “ ayat 29 – 31. Maka kita bisa menjalani hari-hari dalam hidup ini dengan suka cita dan damai sejahtera karena tahu DIA yang ada didalam kita lebih besar dari apapun dalam dunia ini ! amin .