Hidup dalam Tuhan meaning hidup dalam kesederhanaan..bisa g sih...

Hidup dalam Tuhan dalam alkitab diartikan sebagai hidup dalam kesederhanaan…ini dapat dilihat dari firman…klo jaman sekarang hidup dalam kesederhanaan kayakny susah banget…krn semuanya serba duit…

Ge 13:2 Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya.

Ge 26:12-13

Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.

klo melihat ke ayat tsb …tanpa melihat ke ayat lain…memang benar tp qta hidup dijaman perjanjian baru dimana semuanyanya telah digenapkan…coba lihat dimana ayat/firman…pada saat yesus bertemu dengan seorang muda…dimana ia (pemuda) ini harus mengorbankan semua hartanya demi mengikuti Yesus

Lukas 18
21 Kata orang itu: “Semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.”
22 Mendengar itu Yesus berkata kepadanya: “Masih tinggal satu hal lagi yang harus kaulakukan: juallah segala yang kaumiliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”
23 Ketika orang itu mendengar perkataan itu, ia menjadi amat sedih, sebab ia sangat kaya.

Alice membaca ayat tersebut…
maknanya demikian… bhw pemuda tersebut mau mencoba masuk Sorga dengan apa yang ada padanya…(dengan perbuatannya)

baca ayat 18

18 Ada seorang pemimpin bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru yang baik, apa yang harus aku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"

krnNya Yesus…timpali pula dengan … apa yang ada padanya :mad0261:

so…ayat tersebut tidak berbicara ttg hidup sederhana … melainkan untuk masuk kerajaan Sorga :angel:

Hidup dlm kekayaan tidak salah… yang salah kalo dengan kekayaan (harta ) yang ada kita tidak mau berbagi (jadi berkat) :coolsmiley:

kalu menurut gothic…
itu karena Yesus tau orang itu merasa dia bisa masuk surga dengan harta kekayaannya… atau orang itu mencintai uangnya lebih daripada Tuhan…
jadi Yesus minta orang itu membuang semua harta/uangnya dan mengikuti Tuhan supaya orang itu bisa melepas kecintaannya akan uang… dan fokus pada mengikuti Tuhan…
kan di dunia ini katanya ada 3 TA yang selalu membuat orang berpaling dari Tuhan : harTA, waniTA, tahTA… :slight_smile:

memang kekayaan dan injil kemakmuran lah yang menjadi topic favorit dalam gereja sekarang ini. apabila tidak diberkati… artinya di kutuk. apabila berkat melimpah, berkat Tuhan sangat banyak. Tapi ingat, mengikut Yesus adalah penuh penyangkalan diri. Kita diminta JUJUR: apakah kita bergantung dengan uang/harta kita, atau kita bergantung dgn Tuhan. Janganlah kamu menjadi satu dengan dunia, dan mencintai apa PUN yang datang dari dunia. Apa saja itu? hanya kita masing masing yang bisa menjawab. Sedangkan kita diajak untuk menjadi lain dari dunia. Kalau seluruh dunia serakah dan mementingkan uang… bukannya kita harus sebaliknya?

Apakah bukan kemewahan, kesombongan dan membual yang sekarang ini terlihat di dalam gereja? bahkan pendeta2 pun memberi contoh kemewahan dan ketamakan dalam pelayanan mereka.
Semoga mengingatkan kita. GBU.

Jika kita menjadi raja biarlah kita menjadi raja yang megasihi Tuhan, dan tidak melupakan yang kekurangan, jika kita menjadi orang yang kekurangan biarlah kita tetap mengasihi Tuhan, dan senantiasa berdoa bagi raja…

Flp. 4:12
12. Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.

Best Regard,
Daniel FS

Mat. 6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya

kesederhanaan bukanlah kemiskinan, tapi tidak berlebihan di luar kemampuan.

Hidup dalam Tuhan tidak harus berarti hidup sederhana secara lahiriah. Kesederhanaan yang dimaksud di sini adalah kesederhanaan rohani, yaitu tidak menghambur-hamburkan segala pemberian Allah.

Hidup sederhana adalah hidup tanpa melebih-lebihkan. Jadi secukupnya… kalau berlebih ? bagikan dengan sesama yang membutuhkan…

I Timotius
6:7 Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.
6:8 Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.
6:9 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu
yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari
iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.
6:11 Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih,
kesabaran dan kelembutan.

meski susah harus diusahakan bisa hidup dalam kesederhanaan, yang lebih penting buat kita adalah hidup dalam kebenaran FT.

Mat 18:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu
lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.

Gbu

Hati2…

Matius 18:18 tidak dikatakan Yesus dalam konteks general, hanya ditujukan secara khusus kepada Petrus.

Kata Yesus:
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yoh 10:10)

Dia kan Jehovah Jireh, Tuhan yang menyediakan…

ya bener jg, jangan cari provisionnya, cari Providernya :slight_smile:

kalo menurutku, yang penting kita memahami secara benar konsep kesederhanaan…

bahwa kesederhanaan itu bukan hidup gelandang
bahwa kesederhanaan itu bukan hidup bergelimang

^^

kalo menurut saya hidup dalam tuhan berarti :

  • hidup dimana motivasi dalam melakukan semua hal dalam hidup ini adalah untuk kemuliaan tuhan
  • juga hidup dengan motivasi syukur akan anugerah tuhan
  • menyadari bahwa tuhanlah yang memampukan kita untuk bisa hidup sesuai kehendaknya

singkatnya : dari dia, oleh dia, untuk dia, bagi dialah kemuliaan sampai selama-lamanya

jadi kalau kita bekerja :

  • karena kita sudah ditebus, kita harus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan melakukan yang terbaik
  • supaya orang lain bisa melihat bahwa orang kristen adalah orang yang berintegritas dan akhirnya bisa memuliakan kristus
  • selalu menyadari bahwa tuhan yang memampukan, bukan kekuatan kita sendiri
  • jadi tidak peduli harus miskin, menderita, dihina, difitnah atau apapun, yang penting kita hidup bertanggung jawab dihadapan tuhan

Beberapa orang berpendapat bahwa Kita ini anak Raja oleh karena Raja itu kaya, maka anaknya harus kaya. Dan kalau tidak kaya bukan anak Raja atau bukan Kristen.
Saya rasa cara berpikir demikian tidak dibackup oleh alkitab.
Raja berkuasa, anak Raja yang bernama Stefanus dirajam Raja membiarkan Stefanus mati. Dengan cara berpikir diatas mestinya Stefanus itu kristen palsu.

Sekarang kita lihat di Wahyu 2:8-9

Kepada Jemaat di Smirna.
8. Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna:
Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yant telah mati dan hidup kembali;9Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu namun engkau kaya dan fitnah mereka yang menyebut dirinya yahudi tetapi sebenarnya tidak demikian sebaliknya mereka adalah jemaah iblis.

Ternyata Jemaat yang miskin ini oleh Tuhan dianggap kaya rohani jadi miskin jasmani tidak membuktikan bukan anak Raja.
Sebaliknya coba baca Wahyu 3:14-22
Jemaat yang kaya dianggap miskin rohani oleh Tuhan.

14Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:
15 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!
16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
17 Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,
18 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.
19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!
20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
22 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat."

Di level manapun kita, entah kaya atau miskin secara jasmani harusnya tdk mempengaruhi keimanan kepada Tuhan. Kita harusnya berkata ada Kristus saja cukuplah. Tentang orang kaya yg dilukas itu adalah peringatan pada kita semua. Kita pasti masih ada yg kurang satu hal atau beberapa hal dlm diri kita. Kebetulan orang tsb bermasalah dgn hartanya yg banyak. Kita perlu terus terbuka disoroti firman Tuhan yg murni agar kita matang sbg Tubuh Kristus.

tks warningnya pak guru
meski dmkn…banyak juga lho HT yang nyaplok ayat ini buat konteks pengelolaan harta kan? :smiley:

Lukas 12
12:34 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Salam.