Hidup dalam kekudusan.

Tanda2 jaman membuat saya merasa perlu hidup lebih dekat dengan Tuhan. Menengok kembali tentang kehidupan yang sudah saya jalani menyadarkan saya bahwa selama ini saya masih jauh dari kekudusan hidup.

Hal ini membuat saya meluangkan waktu untuk mendengarkan kesaksian2 dari Youtube.

Ada satu ayat yang mengesankan saya yang disampaikan oleh seorang bekas atheis dari Newzealand yang dalam pengembaraannya ke India mati selama lima belas menit dirumah sakit di india atau sri langka saya kelupaan. Dia menyelam dilaut dengan teman2nya dan di sengat oleh ubur2 beracun.

Ketika dalam kepayahannya itu dia berdoa kalau2 ada Tuhan yang mau dengar dan ternyata didengar Tuhan.

Singkat cerita setalah dia kembali hidup, ini salah satu ayat yang berkesan dalam hati saya ketika mendengar kesaksian itu.
2 Petrus2.
2:20 Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula.
2:21 Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.
2:22 Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: “Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya.”

Suatu peringatan bagi kita yang telah mengenal Tuhan. Jangan sampai kita kembali dalam hidup cemar atau mencemarkan diri dalam kehidupan dunia. Kalau sampai itu terjadi, maka keadaan akan lebih buruk dari sebelumnya.

Kecemaran dunia itu apa? dalam ayat2 sebelumnya dijelaskan

2:2 Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat.

2:3. Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.

Kecemaran yang dimaksud antara lain adalah hidup menurut hawa napsu, serakah dan pembohong demi mencari untung.

Perbuatan2 ini kelihatannya nikmat, mengumbar nafsu punya banyak uang tapi ternyata menurut FT itu akan membawa pada penghukuman yang mengerikan.
melihat keributan2 dari Tunisia, Mesir, Libia, dll lalu gempa terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah. Saya rasa ada miripnya dengan Matius 24

Gempa memang selalu ada tapi ketika googling, ternyata frekwensi gempa dan bencana alam akhir2 ini meningkat dengan tajam dibanding masa2 lalu. Saya jadi yakin ini memang tanda yang dimaksud Tuhan dalam matius 24.

Walaupun sebagai manusia biasa saya tidak tahu persis kapan Tuhan datang, namun apa yang ditulis dalam matius 24 itu menurut pengamatan saya sedang terjadi sekarang ini.