Gereja menjadi berkat dunia pada 4 abad pertama.

Saya pernah mendengarkan kotbah seorang pendeta yg mengatakan bhw Gereja menjadi berkat bagi dunia “hanya” di 4 abad pertama, setelah itu grafiknya menurun terus. Pendeta itu bilang berdasarkan survey dan penelitian sejarah. Saya sndiri blm crosscek penelitian itu di Internet.

Krn ini di thread Ajaran Kristen, yang ingin saya tanyakan adalah :

  1. seperti apa ajaran dan doktrin Gereja 4 abad pertama yg katanya menjadi berkat dunia itu

  2. seperti apa struktur organisasi gereja pada zaman itu sehingga misi dan berkat bisa sukses.

terima kasih

forgive me!

Bro Forgive saya mencoba menjawab :

  1. Ajaran gereja pada jaman itu adalah ajaran Rasuliah, dimana Alkitab dipahami dalam konteks Tradisi Rasuliah, dan Gereja pada jaman itu masih satu doktrin. Yakni Gereja yang Satu, Kudus, Am (Katolik), Rasuliah (Apostolik). Detailnya bisa dibaca dari pustaka-pustaka Gereja perdana seperti tulisan-tulisan Bapa Gereja. Anda dapat download dari www.ccel.org.

  2. Struktur organisasi gerejawi ya mirip seperti Gereja Katolik/Orthodox pada jaman sekarang. Ada uskup, imam, diakon, dll

Salah satu buktinya, kalau Anda punya e-Sword, di Alkitab KJV di akhir surat kepada Timotius dan Titus ada keterangan :

The second epistle unto Timotheus, [b]ordained the first bishop of the church of the Ephesians[/b], was written from Rome, when Paul was brought before Nero the second time.

It was written to Titus, ordained the first bishop of the church of the Cretians, from Nicopolis of Macedonia.

Di situ Timotius adalah uskup pertama untuk wilayah Efesus dan Titus adalah uskup pertama untuk wilayah Kreta.

Semoga membantu

Shalom Aleikhem

Kalau nonton film Agora, enggak tuh… :slight_smile:

http://www.sarapanpagi.org/agora-movie-review-vt3466.html#p19283

Referensi yang saya dapat ini bro BP:

The Alexandrian philosopher and scientist Hypatia. Some Christians thought that Hypatia's influence had caused Orestes, the Praefectus augustalis of the Diocese of Egypt, to reject all reconciliatory offerings by Cyril. A group of Cyril's supporters killed her in the streets.

Socrates Scholasticus (5th-century)
“There was a woman at Alexandria named Hypatia, daughter of the philosopher Theon, who made such attainments in literature and science, as to far surpass all the philosophers of her own time. Having succeeded to the school of Plato and Plotinus, she explained the principles of philosophy to her auditors, many of whom came from a distance to receive her instructions. On account of the self-possession and ease of manner, which she had acquired in consequence of the cultivation of her mind, she not unfrequently appeared in public in presence of the magistrates. Neither did she feel abashed in going to an assembly of men. For all men on account of her extraordinary dignity and virtue admired her the more. Yet even she fell a victim to the political jealousy which at that time prevailed. For as she had frequent interviews with Orestes, it was calumniously reported among the Christian populace, that it was she who prevented Orestes from being reconciled to the bishop. Some of them therefore, hurried away by a fierce and bigoted zeal, whose ringleader was a reader named Peter, waylaid her returning home, and dragging her from her carriage, they took her to the church called Caesareum, where they completely stripped her, and then murdered her by scraping her skin off with tiles and bits of shell. After tearing her body in pieces, they took her mangled limbs to a place called Cinaron, and there burnt them.”

John of Nikiû (7th-century)
“And in those days there appeared in Alexandria a female philosopher, a pagan named Hypatia, and she was devoted at all times to magic, astrolabes and instruments of music, and she beguiled many people through Satanic wiles…A multitude of believers in God arose under the guidance of Peter the magistrate…and they proceeded to seek for the pagan woman who had beguiled the people of the city and the prefect through her enchantments. And when they learnt the place where she was, they proceeded to her and found her…they dragged her along till they brought her to the great church, named Caesareum. Now this was in the days of the fast. And they tore off her clothing and dragged her…through the streets of the city till she died. And they carried her to a place named Cinaron, and they burned her body with fire.”

Emperor Theodosius II arrested both Cyril and Nestorius but released Cyril on the arrival of Papal Legates who confirmed the council’s actions against Nestorius and declared Cyril innocent of all charges.

Mohon infonya apakah benar St Cyril yang mengeluarkan perintah atau memang hanya aksi anarkis sepihak dari para pria kristen mengenai “kehebatan” Hypatia, karena St Ciryl juga ditangkap oleh penguasa (walaupun beda kasus), dimana berarti disini bukan atas perintah St Cyril seperti yang dituduhkan dalam film tersebut karena Hypatia didukung oleh Orestes, sehingga tidak mungkin St Cyril bisa menjatuhkan hukuman kepada Hypatia yang dilindungi oleh seorang Prefect yaitu Orestes.

[i]Modern studies represent Hypatia’s death as the result of a struggle between two Christian factions, the moderate Orestes, supported by Hypatia, and the more rigid Cyril.[14] According to lexicographer William Smith, “She was accused of too much familiarity with Orestes, prefect of Alexandria, and the charge spread among the clergy, who took up the notion that she interrupted the friendship of Orestes with their archbishop, Cyril.”

Orthodox Christian scholar John Anthony McGuckin states: “At this time Cyril is revealed as at the head of dangerously volatile forces: at their head, but not always in command of them.”

“The Alexandrian philosopher and scientist Hypatia. Some Christians thought that Hypatia’s influence had caused Orestes, the Praefectus augustalis of the Diocese of Egypt, to reject all reconciliatory offerings by Cyril. A group of Cyril’s supporters killed her in the streets.”[/i]

Pernyataan dua orang tersebut mungkin lebih cocok dari pada film tersebut :wink:

Ya kira2 miriplah kayak apology untuk Calvin dalam kasus Michael Servetus… :slight_smile:

Tetapi kita sebagai orang Kristen ada baiknya melihat kedalam, bukan berarti kritik tetapi sekedar perenungan bahwa sejarah Kristen selama 2,000 tahun adalah sejarah yg berdarah-darah. Termasuk Perang Salib dan peristiwa Inkuisisi dan lain2. Untungnya, Kristen sudah tobat, udah nggak ada lagi gitu-gituan :slight_smile:

Kalao sekarang ada kelompoknya Bin Laden melakukan anarki, itu memang anarki beberapa ratus tahun tertinggal di belakang Kristen. Apa yg anda lihat dari Bin Laden dan kelompoknya sekarang, adalah wajah Kristen ratusan tahun yg lalu :slight_smile:

Yup, cuma bedanya pelaku yang pertama karena tidak taat pada ‘buku manual’ sdg pelaku yg terakhir karena ‘taat pada buku manual’

Benar, kami (Gereja Katolik) belajar dari sejarah, juga bagaimana ROH KUDUS “memakai” kaum Protestan untuk “menyadarkan” Gereja Katolik agar “lebih dewasa” :afro:

Kekekekekekeke… mantaplah bro :afro:

BTW apakah gereja saat itu masih dipimpin dalam kebenaran???
Ambisi dan dominasi politik lebih kental dibandingkan dengan semangat melakukan kebenaran dan kasih.

Mudah-mudahan hal ini tidak terulang lagi dalam masa sekarang…

Thanks Pak BP buat review AGORA nya — Masih abad ke 4 khan… udah segitu parah selanjutnya bertambah parah.

Akhirnya ada juga reformasi… mengembalikan arah ke jalur yang lebih benar.

Salam.

Benarkah? Abad k 4 jiuga merupakan sejarah anti bidaat nan sesat yaitu oneness juga sedang gencar2nya, jangan sampai ada bidaat nan sesat tersebut lagi ya… :smiley:

Apakah Allah Three in One lebih benar dari Tuhan yang Maha Esa??
Abad ke 4 khan gencar-gencarnya Trinitas… BTW St Cyril dalah satu tokoh pendukung Trintitas.
Selain itu dia juga penggagas Theotokos… Bapanya Katolik dah… makanya namanya ada St.

Satu-satunya St yang bukan Katolik mungkin hanya ST12…

ha.ha…ha…ha…

Halo Bro Hans, gimana pertanyaan saya tentang doa-doa di TJC?

  • Dalam nama YESUS saja?
  • Atau ada kata-kata lain ya Bapa … dst?
  • Apa ada do’a Bapa Kami?
  • Apa pernah berdoa kepada ROH KUDUS?

Shalom

Gak mungkin dia jawab, soalnya mereka gak kenal doa BAPA KAMI, yang ada hanya Doa Oneness (kecuali gak ada yang ngeliat baru Doa BAPA KAMI didoakan) :smiley:

.

teori ini kalau ditelusur bertentangan dengan Firman Tuhan! bertentangan dengan kitab suci!
ini adalah “ajaran” yang MUNGKIN mengandung tendensi yang ujung2nya membawa semangat bahwa Gereja pembaharuanlah yg paling benar… hal ini penting bagi aliran2 yg belum mapan, sebagai salah satu cara mengalihkan orang dari Gereja-gereja yang mapan.

yg terbaru yang terbenar… tentu itu menguntungkan bagi pendeta2 baru yg lagi merintis…
mungkin…

Matius 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Matius 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Gereja akan tetap menjadi berkat sampai akhir jaman, karena selama itu pulalah gereja disertai oleh yesus Tuhan kita

what u believe that?

Aku tidak pernah membaca ada “berdoa kepada Roh Kudus”, please temukan itu dalam Alkitab Anda…
Setelah ketemu baru kita bahas…

Yang ada “berdoa kepada Allah”.

Salam.

Doa yang diajarkan oleh TUHAN YESUS apa bro? :smiley:

Pendukung Trinitas banyak bro salah satunya Dia yang berseru disini :
Mat 28:19
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

Sudah dijawab oleh bro hans dithread yang lain, ayat tersebut gak ada/dimanipulasi (kecuali saya salah ingat), silahkan dikoreksi bro hans :afro:

OK gak masalah. :). Tentu nggak ada juga meminta didoakan / intercession teman / pendeta?

Lah artinya kan ada menyebut pribadi BAPA selain YESUS? Apa diganti dengan ya BAPA YESUS?

Lah artinya kan ada menyebut pribadi BAPA selain YESUS? Apa diganti dengan ya BAPA YESUS, atau YESUS kami?

Maksud saya memohon bimbingan ROH KUDUS, seperti sebelum membaca Alkitab, misalnya : marilah kita memohon bimbingan ROH KUDUS

Bandingkan dengan doa Polycarpus Martir (murid rasul Yohannes) saat sebelum mati dalam kemartirannya :

"[b]I praise You, I bless You, I glorify You, through the eternal and heavenly High-Priest[/b], [b]JESUS CHRIST, Your beloved son[/b], through whom with him and the [b]Holy Spirit be glory both now and ever and for the ages to come[/b]. Amen.

Yang juga dikutip oleh situs ini :
http://the310course.com/Polycarp’s_martyrdom.html

Shalom Aleikhem

Pendukung Trinitas banyak bro salah satunya Dia yang berseru disini : Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam [b]nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS[/b],
Biasanya akan dijawab seperti ini : Alkitab mengatakan [b]baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS[/b], dan bukan : dalam [b]nama Bapa[/b] dan [b]nama Anak [/b]dan [b]nama ROH KUDUS[/b]. Sehingga namanya bukan masing-masing, tapi satu nama : YESUS :D. Monggo bro Leo dijawab :D

bro fantz on behalf yah hehe…

kalau jawab singkatnya adalah sabelian vs Trinitas hehe…
CUman cara menjawab tersebut adalah jawaban not sola scriptura …

Nah kalau mau sola scriptura memang agak panjang bro…namun pintu masuknya bisa dalam doa Bapa kami yang sudah dijelaskan oleh bro Fantz sendiri.

Mengenai ROh kudus mungkin bisa juga masuk dari dosa menghujat Roh kudus …

gimana bro…hehe…

salam :slight_smile: