garis umur manusia?

Pada kitab kejadian ada beberapa peristiwa penting

Adam - Nuh (Air Bah)… Nuh - Abraham

zaman Adam - Nuh… Allah berfirman

6:1 Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan, 6:2 maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka. 6:3 Berfirmanlah TUHAN: "[b]Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja.[/b]"

tetapi pada zaman Nuh- Abraham

11:31 Lalu Terah membawa Abram, anaknya, serta cucunya, Lot, yaitu anak Haran, dan Sarai, menantunya, isteri Abram, anaknya; ia berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan, lalu sampailah mereka ke Haran, dan menetap di sana. 11:32 [b]Umur Terah ada dua ratus lima tahun[/b]; lalu ia mati di Haran.

Jadi manakah yang salah? :mad0261:

Mohon masukkannya

Lho, yang kudengar dari khotbah Bp. Pendeta umurnya 70 tahun saja, ayatnya lupa, nanti menyusul kalau ketemu.

what!!! bagaimana keriputnya diriku ya kalo 120 tahun…
http://www.laymark.com/i/m/m112.gif

Dari NET Bible

Perhatikan point 1 dan 7

1 tn The verb form יָדוֹן (yadon) only occurs here. Some derive it from the verbal root דִּין (din, “to judge”) and translate “strive” or “contend with” (so NIV), but in this case one expects the form to be יָדִין (yadin). The Old Greek has “remain with,” a rendering which may find support from an Arabic cognate (see C. Westermann, Genesis, 1:375). If one interprets the verb in this way, then it is possible to understand רוּחַ (ruakh) as a reference to the divine life-giving spirit or breath, rather than the Lord’s personal Spirit. E. A. Speiser argues that the term is cognate with an Akkadian word meaning “protect” or “shield.” In this case, the Lord’s Spirit will not always protect humankind, for the race will suddenly be destroyed (E. A. Speiser, “YDWN, Gen. 6:3,” JBL 75 [1956]: 126-29). 2 tn Or “forever.” 3 tn The form בְּשַׁגַּם (bÿshagam) appears to be a compound of the preposition בְּ (beth, “in”), the relative שֶׁ (she, “who” or “which”), and the particle גַּם (gam, “also, even”). It apparently means “because even” (see BDB 980 s.v. שֶׁ). 4 tn Heb “he”; the plural pronoun has been used in the translation since “man” earlier in the verse has been understood as a collective (“humankind”). 5 tn Heb “flesh.” 6 tn See the note on “they” earlier in this verse. 7 tn Heb “his days will be 120 years.” Some interpret this to mean that the age expectancy of people from this point on would be 120, but neither the subsequent narrative nor reality favors this. [b]It is more likely that this refers to the time remaining between this announcement of judgment and the coming of the flood[/b].

Perhatikan point 1 dan 7

Yang pasti dari perbedaan cerita dikitab kejadian ayat diatas : TIDAK ADA
YANG SALAH SAMA SEKALI KOK…!!

Karena firman Allah yang dikeluarkan itu terjadi di zaman bangsa-bangsa dibawahnya zaman Nuh, dan sudah dimusnahkan oleh Air BAH…maka hukuman tsb mengenai umur 120 thn ada pada bangsa tsb.

Tetapi pada bangsa yang hidup sesudah AIR BAH DI ZAMAN NUH…umurnya bisa lebih dari 120 thn…karena Nuh bisa mencapai umur 900 thn. Apalagi jika dilihat umur Terah ( bapak kandungya Abraham) adalah mencapai 200 thn baru meninggal…Maka bukanlah hal yang aneh dan mengherankan.

Jadi perbandingan kitab KEJADIAN 6 dan KEJADIAN 11…tidak ada kesalahan samasekali dalam masalah umur manusia.

@MOE

SETUJU ama teori bro moe atau pihak yg mengatakan itu

karena saia sempat punya pemikiran seperti itu dan semakin dibuktikan

dengan postingan anda. boleh kasih link nya

wah itu merujuk pada kemarahan Tuhan dan air bah…?

Tetapi saya,kok masih heran ya…

kenapa umur manusia sekarang 120 thn… sudah tua, sedangkan orang2 dahulu 400 tahunan?

apa pengaruh makanan?

thanks masukkannya bro moe :slight_smile:

masalahnya di zaman sekarang ada yang lebih dari 120 tahun bro …

gimana tuh ? :smiley:

http://www.lihatberita.com/2010/05/orang-tertua-di-indonesia-saat-ini-161.html

salam :slight_smile:

ngga ada yang salah… sbb lebihnya bonus :smiley:

http://bible.org/netbible/gen6_notes.htm#611

http://bible.org/netbible/index.htm

http://classic.net.bible.org/bible.php?book=Gen&chapter=6

Bro Sipiroz itu orang “purba” loh bro, jadi tentunya beliau lebih mengerti masalah masalah yang berhubungan dengan kepurbakalaan … :smiley:

maksub bro “Purba” 120 tahun itu adalah tahun terlama untuk orang orang yang lahir sebelum Nuh. bukan untuk orang setelah air bah itu!
umur mereka “diselesaikan atau digenapkan” dengan kedatangan air bah.

bah, massak tentang air bah dari jaman purba yang diterangkan oleh bro purba gitu aja nggak nangkep bro? ;D

Mazmur 90:10a Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun.

jiah ayat kutipang endang itu bukan mengenai masa umur secara umum manusia tp beberapa

pihak utk kepentingan tertentu…:stuck_out_tongue:

Tapi, Kejadian 6:3 tidak berbicara ttg umur. Targum Yonatan memberikan penafsiran bahwa 120 tahun dalam Kejadian 6:3 adalah tenggang waktu yang disediakan oleh Allah, sejak bahtera dibangun hingga banjir besar melanda bumi. Bandingkan Kejadian 5:32, usia Nuh 500 tahun dan Kejadian 7:11, usia Nuh 600 tahun saat air bah melanda bumi. Perbedaan 20 tahun itu dapat dipahami karena menjelang usia 500 tahun Nuh memperoleh tiga orang anak, dan ketiga anak ini bukan anak kembar. Jadi, diperkirakan perkataan Allah itu diucapkan saat usia Nuh 480 tahun atau saat kelahiran anaknya yang kedua.

Baca keterangannya di http://www.sarapanpagi.org/umur-manusia-120-tahun-saja-vt1132.html#p3531

bukannnya semakin banyakl manuasia jatuh dalam dosa garis umurnnya semakin pendek, benar ga sih??

hahaha kayanya benar… sekarang banyak skali penyakit yg menggerogoti manusia terutama kanker pemucunya banyak suekaliiiii