Firman menghafal dengan melakukan

ada sebuah kisah seorang misionaris di korea yang menerima kunjungan seorang petobat baru yang tinggal ratusan kilometer jauhnya.orang itu harus berjalan selama empat hari untuk mencapai rumah misionaris itu.orang itu mengucapkan khotbah di bukit tanpa salah sedikitpun.Misionaris itu tentu saja gembira melihat kemajuan orang yang dinjilinya itu,tetapi dia harus mengingatkan orang itu bahwa hafal ayat saja tidak cukup.orang itu harus mempraktikan apa yang sudah dihafalnya.
wajah orang korea itu bersinar dan sebuah senyum tersungging di bibirnya."itulah cara saya menghafal ayat,"ujarnya.pertama saya mencoba menghafal ayat-ayat itu,tetapi tidak dapat.kemudian saya mengubah metodenya.saya menghafalkan sebuah ayat dan mencari tetangga saya yang belum percaya injil dan mempraktikan ayat itu terhadapnya.baru saat itulah saya bisa menghafalnya.begitu saya lakukan selanjutnya?
(Earnest Worker)
Yak 1:22-24
"Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku Firman dan bukan hanya pendengar saja;sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.sebab jika seorang hanya mendengar Firman saja dan tidak melakukannya,ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.baru saja ia memandang dirinya,ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.

Ya awalnya menghafal mungkin … tapi selanjutnya ya lakukan
karena Firman harus dijadikan rhema dalam hidup kita

amin,. Firman itu harus menjadi Daging dalam hidup kita,…

berarti menjadi pelaku Firman,…