Firman adalah Etika yang wajib dijalankan untuk berada di Kerajaan Surga

Saudara Moe dan rekan rekan lainnya, mohon diberi gambaran, etika apa saja yang menjadi garis besar pengajaran TY? Dan, apa bila melihat pemahaman saudara Moe, tersirat bahwa setelah manusia menerima TY sebagai juru selamat, manusia harus hidup mengikuti etika yg diajarakan TY, bila tidak maka akan tidak selamat, atau berada di luar kerajaan (surga?)

Jadi menurut pemahaman saya, (sesuai dengan sudut pandang iman kristen) manusia jika ingin selamat perlu dua tahap. Tahap pertama menerima Tuhan Yesus. Dan Tahap Kedua adalah hidup sesuai etika seperti yg diajarkan oleh TY. Tahap pertama saja tidak cukup untuk menyelamatkan, perlu tahap kedua yang merupakan manifestasi perbuatan.

Betul tidak?

Salam

@baby…,

ketemu lagi …:slight_smile:

kalo menurut pemahaman saya, utk iman Kristen yang
sudah betul2 terima YESUS sbg Tuhan dan Juruselamat,

maka seharusnya secara polos (gak dibuat2) -
seorang Kristen ini akan “merespond” atas segala kasih karunia
yang telah dia terima dari Tuhan dgn perbuatan2 yg mencerminkan
dari apa saja yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

karena itu, (mungkin) ada istilah “mempelai” di Alkitab.
Ibarat hub timbal balik suami istri yg harmonis.

cuma tentunya godaan-godaan dari luar tetep ada,
yang mungkin akhirnya (sepertinya) jadi tergantung dari
kadar seberapa dalam kasih iman Kristen ini kepada Tuhan.

Tahap pertama - melahirkan tahap kedua. yg dimana menurut saya,
tahap kedua ini mempunyai “kadar” kemurnian berbeda2,
dari setiap orang / manusia di dunia ini.

Tahap pertama SUDAH cukup,
apabila org ini tidak mempunyai kesempatan lagi hidup didunia ini.

Tahap kedua - kalo tidak palsu, tidak bisa berdiri sendiri
tanpa ada pemicu dari hal tahap pertama dulu terjadi.

cuma, terus terang krn saya gak mikirin - gimana nanti stlh mati,
jadi saya ga tau - seperti apa itu “selamat” stlh mati / urusan ttg keselamatan.
apa seperti kado ? semuanya dapet kado, tetapi
kado yg besar utk org Kristen yg kadar iman tinggi,
kado kecil utk yg kadar iman rendah … :slight_smile:

salam.

lebih tepatnya begini, keselamatan itu kasih karunia, dan setiap orang yang memperoleh keselamatan itu harus mengerjakan keselamatan itu secara sungguh karena dengan demikian ia menjadi berita keselamatan buat orang2 yang akhirnya bisa mengenal Tuhan Yesus, demikianlah yang dinamakan prinsip multiplikasi

“manifestasi” dari keselamatan, adalah iman tanpa perbuatan hakekatnya mati

:slight_smile:

bukti keselamatan itu adalah… buah keselamatan

kita gagal masuk dalam rencana Nya… bila tidak berbuah…

alloo salam kenal saya nubi, perkenankan saya untuk ikut diskusi.

ini pendapat saya,
Kristus mengajarkan nilai2 moral dan kemanusiaan yg sangat tinggi.
Tapi Kristus juga tidak mengajarkan kita untuk menjadi robot atau menakuti kita dgn ancaman.

Kristus memberikan kita landasan hidup dalam masyarakat dan keluarga.
Tapi Dia memberikan kita hukum emas dan hukum alam akan keseimbangan.

Apa yg kita perbuat akan menjadi tanggung jawab kita sendiri, tetapi dgn menjalankan kasih Tuhan dan apa yg Dia inginkan akan membuat hidup ini lebih berarti.

saya suka dgn sigi ini.
Eph 2:8-9
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Job 42:2 "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.

Mat. 22:14 Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

Setelah saya membaca jawaban jawaban dari beberapa topik yang ditanyakan mengenai keselamatan dan perbuatan baik maka saya menyimpulkan ada beberapa pendapat sbb:

Kondisi untuk seseorang yang telah menerima TY sebagai juru selamat dan telah telah dibaptis adalah:

Maka orang tersebut:

  1. 100% telah selamat, dan akan masuk kerajaan sorga.
  2. Untuk selamat orang tersebut harus berbuat sesuai etika yg diajarkan TY, bila melanggar etika sorga atau keselamatan bisa lepas dari genggamannya, iman tanpa perbuatan adalah mati.
  3. Selamat atau tidaknya seseorang adalah pilihan TY. Jadi bisa saja walaupun telah menerima TY sebagai juru selamat, jika tidak menjadi orang pilihan TY, orang tersebut tidak selamat.

Tapi pada intinya semua yang mengimani TY pasti mengharapkan keselamatan.

Salam

yang benar … intinya semua yang mengimani Tuhan Yesus pasti menerima keselamatan.

kalo boleh menangapi:

  1. bukan dibabtis yang 100% selamat, tapi kalo udah lahir baru yang 100%. kita ga terpaku sama hal2 yang duniawi.
  2. iya, tapi bukan perbuatan tersebut yang menyelamatkan. perbuatan tersebut ada karena kita sudah dapat jaminan masuk surga.
  3. yang ini saya ga ngerti deh. banyak doktrinnya.

intinya kalo benar2 mengejar Tuhan, pasti akan Tuhan bukakan jalan.

Salam

LAHIR BARU

Lahir baru merupakan pengalaman spiritual. Tidak bisa dilihat secara kasat mata. Mengidentifikasi seseorang telah lahir baru atau belum saya rasa agak sulit. Dan, lebih banyak klaim pribadi bahwa saya telah lahir baru. Kalau boleh tanya, apakah orang yang telah lahir baru bisa juga MATI BARU? Maksudnya yang telah lahir baru bisa tergelincir kembali ke dalam lembah dosa.

Salam

ho oh, betul. lahir baru memang pengalaman spiritual. dan menurut saya, lahir baru nya seseorang, itu hanya ‘konsumsi’ untuk diri nya sendiri, bukan orang lain. karena masalah seseorang sudah lahir baru atau belum, itu hubungannya sama yang di atas; ga punya hubungan sama yang di bawah.

haha, menurut bible sih kayanya ga bisa deh. karena dia sudah Tuhan punya. ini menurut saya saja.

Salam

Ok. intinya Firman Tuhan itu penting. Tq

seorang yang lahir baru… itu ibarat spt bayi yang mulai berjalan…
bisa jatuh… ttp bayi itu akan terus bangkit … berjalan lagi
jatuh… bangkit lagi krn orang tuanya beri semangat trus untuk belajar berjalan smp kuat kakinya

bayi tsb akan bertumbuh menjadi kanak2 dan menjadi dewasa
demikian pertumbuhan iman…

Di dalam Yesus… ketika jatuh … Dia yang akan topang dan beri kekuatan baru untuk bangkit kembali
berjalan kembali … bersama Dia …
progresif…smp disempurnakan spt Yesus :afro:

Apabila orang beriman jatuh, takkan tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya. GBU

TMMCC??? :smiley:

Bro odadin dan bro babybenz, ketemu lagi.

Manusia yang telah mendapat anugerah keselamatan, setelah di selamatkan, mempunyai Tanggung jawab yang wajib di jalani, jadi dia tetap harus memperbaiki dirinya terus, makin hari makin menyerupai teladan kristus.

Tanggung jawab merubah dirinya terus menerus sampai Tuhan memanggilnya kembali ke Bapa.

Salam damai sejahtera

Hidup keagamaan Kristen harus lebih daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi.

Artinya Kristen harus lebih mampu menyelenggarakan ibadah yang menunjukkan mereka menurut pada ‘perintah tertentu’ , entah itu perintah dalam Taurat maupun perintah menurut dua kasih terutama.

Dan tentu saja harus dengan hati yang penuh kasih lebih sungguh lagi; melebihi orang-orang Farisi , untuk menjaga hal-hal ibadah dan jemaat dari kemungkinan merusak atau meninggalkan kerajaan Allah.

Hidup Keagamaan Ahli-Ahli Taurat Dan Kaum Farisi Adalah Ritualitas Yang Terdoktrin. (Contoh==>)Ketika Sebuah Hukum Menyatakan Direjam Atau Disalib, Maka Merekalah (Ahli-Ahli Taurat Dan Kaum Farisi) Yang Berdiri Sebagai Aktor Intelektualnya Dalam Prosesi Penghukuman … Berbeda Jauh Dengan Iman Kristiani Yang Berlandaskan Kasih Dan Pengampunan … Tanpa Diminta Pun Hal Ini Telah Jauh Berbeda …

Sekedar Menunjukan Seperti Berkesan Terpaksa Amat Jadi Umat … :smiley: … Tapi Saya Sependapat Dengan Yang Ini, Terutama 2 Hal Yang Terakhir (Bukan Berarti Saya Menyepelekan Taurat Loh) … :slight_smile:

Lagi-Lagi Kaum Farisi … Ada Kesan Mendalam Dengan Kaum Ini Sepertinya Bang Kawa? … :smiley: