doomsday prepper

Sesuai dengan topik saya mengutip ayat:

Mat 24:15 “Oleh karena itu, bilamana kamu melihat pembinasa keji -yang dibicarakan oleh Nabi Daniel- tengah berdiri di tempat yang kudus -siapa yang membaca biarlah dia memahaminya-
Mat 24:16 maka biarlah mereka yang berada di Yudea melarikan diri ke pegunungan.
Mat 24:17 Siapa yang berada di atap rumah, janganlah dia turun untuk mengambil apa pun dari rumahnya,
Mat 24:18 dan siapa yang berada di ladang, janganlah dia pulang kembali untuk mengambil jubahnya.
Mat 24:19 Dan celakalah bagi mereka yang sedang mengandung dan yang sedang menyusui pada hari-hari itu.
Mat 24:20 Namun berdoalah supaya pelarianmu tidak terjadi pada musim dingin ataupun hari Sabat.
Mat 24:21 Sebab, pada waktu itu akan terjadi kesukaran besar seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang, bahkan sekali-kali tidak akan pernah terjadi.

Bukankah ayat-ayat di atas menyatakan bahwa orang kristen akan masuk dalam kesusahan besar.
Seperti tertulis pada ayat2 di atas, bagaimana penjelasannya lebih rinci caranya supaya orang kristen dapat bertahan/dapat selamat hingga pengangkatan?

Dibahas dari ayat-ayat di atas terlebih dahulu.

Silahkah kalau ada members yang dapat memberi strategi untuk bertahan.

STRATEGInya… ya dekat terus dengan Tuhan. kalo hidup dalam Tuhan dan Tuhan dalam kita… apa lagi yg kita takutkan?? tidak adaaa… dooooooooooooooooooooorrr!!

Kalau kita hidup dalam Tuhan, kita mempunyai hikmat untuk menghindar dari bahaya.

Pro 22:3 Orang bijak melihat kejahatan dan menyembunyikan diri, tetapi orang yang tak berpengalaman melintas dan terkena hukuman.

Mat 10:22 Dan kamu akan dibenci oleh semua orang karena Nama-Ku; tetapi yang bertahan sampai akhir, ia akan diselamatkan.
Mat 10:23 Namun, bilamana mereka menganiaya kamu di dalam kota ini, larilah ke kota yang lain; karena sesungguhnya Aku berkata kepadamu, kamu sekali-kali tidak akan selesai melawat kota-kota Israel sampai Anak Manusia datang.

Kota-kota Israel yang dimaksud dalam pengertian rohani tidak mesti kota-kota dalam arti harafiah; tetapi persekutuan/gereja orang-orang kristen dari satu tempat persekutuan ke tempat persekutuan lainnya.