DON'T JUDGE ME BY MY COVER

Kesaksiannya di awali dengan ilustrasi renungan dulu yah biar seru… :char11::

Jika anda mengenal seorang wanita yang sedang hamil, yang telah mempunyai 8 anak, tiga diantaranya tuli, dua buta, satu mengalami gangguan mental dan wanita itu sendiri mengidap sipilis, apakah anda akan menyarankan untuk menggugurkan kandungannya?

Jika anda menjawab ya, maka anda baru saja membunuh satu komponis masyhur dunia. Karena anak yang dikandung oleh sang ibu tersebut adalah Ludwig Van Beethoven.

dan……
Sekarang apabila anda diharuskan untuk memilih seorang pemimpin dunia dan keputusan anda berpengaruh besar terhadap siapa yang akan menjadi pemimpin.

Berikut adalah fakta mengenai ketiga calon tersebut :

Calon A: sering dianggap sebagai politisi jahat dan sering berkonsultasi dengan astrorogis, punya dua istri, dia juga seorang perokok berat dan minum 8-10 botol martini setiap harinya.

Calon B: dipecat dua kali dari kantor, selalu bangun siang hari, pernah menggunakan narkoba waktu kuliah dan minum wiski tiap sore.

Calon C: dianggap pahlawan perang, vegetarian, tidak merokok, hanya sesekali minum bir, tidak pernah berselingkuh di luar perkawinannya.

Siapa di antara ketiga calon ini yang akan anda pilih?

Anda mungkin tidak akan menduga siapa sebenarnya calon-calon ini :

Calon A adalah : Franklin D. Roosevelt

Calon B adalah : Winston Churchill

Calon C adalah : Adolf Hitler

Sejarah mengajarkan kita untuk tidak menilai orang dari penampilan.

Kesaksian saya:

Saya sendiri di masa lalu sering ‘tertipu’ dengan penampilan luar orang lain dan mungkin juga saya termasuk korban dari penilaian orang yang hanya melihat “SAMPUL” masa lalu saya. BERASA.COM heheheee !.

Awalnya sih Malu, Minder, Marah. tapi suatu saat saya teringat perkataan dari Alm. nyokap, “KALO KAMU BENAR KENAPA HARUS MALU ATAU TAKUT”.
Sooo… sekarang saya tidak ngurus orang mau bilang apa tentang masa lalu saya CUEX IS THE BEST, yang penting saat ini saya sudah hidup baru, bahkan mungkin jauh lebih baik daripada orang2 yang menghina saya. Itu semua saya anggap sebagai konsekwesi dari perbuatan saya di waktu lampau.

Memang KEHIDUPAN saya di hiasi dengan penilaian luar. Penilaian yang dibentuk dari LATAR BELAKANG, MASA LALU, NARKOBA, REHABILITASI, PENJARA, TATOO, ROKOK, KRIMINAL dSB. Susah sekali menghindari hal ini. “SAMPUL” saya mungkin masih kotor karena dulu pernah berkubang di lumpur dosa, tapi orang-orang yang dekat dengan saya sekarang seperti istri, keluarga, sahabat, merekalah yang mengerti bahwa “ISI” saya sudah berubah total.

Kita seringkali silau oleh “sampul” seseorang yang kelihatannya bersih cemerlang. Padahal…“sampul” hanyalah bungkus ! apa yang disembunyikannya, kadang malah kebalikan dari yang kita lihat. Jadi, janganlah kita selalu berpatokan untuk menilai seseorang hanya dari apa yang tampak.
Buat saya pribadi, “ISI” itu jauh lebih penting daripada “SAMPUL”. Sooo… kalo belum tau apa “ISI” nya, jangan asal menilai atau men-cap seseorang !.

Selama kita belum bisa melihat ke dalam hati seseorang dan belum bisa mengikuti proses-proses yang masih berlangsung di dalam hati seseorang (dan memang tidak akan pernah bisa), maka sebenarnya selama itulah kita tidak mempunyai hak apapun untuk menghakimi orang lain !.
Sebaiknya kita membiasakan diri untuk melihat secara imajiner, bahwa di dada setiap orang terpampang sebuah kalimat “Tuhan belum selesai dengan saya”.

Don’t judge me by my past,
I’m not in the past anymore,
Accept who I’m today !

Silahkan kunjungi Blog saya untuk membaca Tulisan2 saya yang lain:

www.sinner2winner.blogspot.com

yang penting hari ini… dan hari esok…
masa lalu boleh dijadikan sbg sejarah bgm Tuhan mengubah kan hidup seseorang .
krn terkadang tanpa masa lalu yang kelam … orang juga ngga bisa melihat campur tangan Tuhan… bgm seseorang boleh diubahkan…

kaka micko, isi blog nya semuanya keren banget… :happy0158:
semoga banyak orang yang di berkati karena baca blog mu ya kaka…
JBU

bantu sundul gan biar semakin banyak yang baca :monkeys10:

:afro: :afro: :afro: :afro: mantap bro…
ok juga tuh pic profile lu…wkwkwkwk… ngakak.com

Mantab postingnya, gan :wink: Yang penting emang bagaimana akhir dari semua pergulatan itu, apakah kalah atau bisa mengatasi dan akhirnya menang.

[Tapi kalo dari kecil sampai tua bisa bertahan hidup kudus, itu juga bagus iya kan???]

mantap…inspiratif,thx atas sharingnya…sehingga aku lebih mengerti,ternyata aku juga bnyk melakukan kesalahan yang dimana seblumnya cara pandangku tertutup…dan sekarang lebih terbuka.
thx banget ya micxoz!

Mangstab Bos, and Keren abiz :afro: :afro: :cheesy:

Nice share saudaraku.

BTW kebaca banget kalau si Adolf itu bukan orang yang benar sepenuhnya, kelihatan dari tulisan di atas bahwa dia vegetarian.
Dengan vegetarian berarti dia memang tidak berhak memiliki kuasa manusia atas manusia.
Jika dia tidak tidak bergaul dengan orang-orang yang memiliki dua kasih terutama berarti dia memang tidak layak makan daging.

Pernikahan tidak pernah selingkuh tidak menandakan seseorang itu memiliki pernikahan yang mengawinkan dua kasih terutama.

changed blog lah kita :wink:

ok juga tuh blog nya arranger :smiley:

emangnya dah liat :rolleye0014:

di gereja ane juga pernah ada seorang pemuda ganteng yg suka jd singer di mimbar gereja,semuanya mengira dia pemuda baik2(krn penampilannya),tp ternyata eh ternyata,pemuda ini punya kebiasaan suka berzinah(merawanin anak orang,jajan PSK,dll).memang terlihat di luar blom tentu sama dgn dalemnya.

lah bukannya lu dah promo di inbox itu bro? :smiley:

ohhhhh hehee… biasanya pada lupa kagak ngeliat (keliwat)

wahuahuaha

kehidupan yang sebenarnya justru judge it by the cover.
inti itu selalu tercermin sampai kulit terluar.

penampilan tidak pernah menipu, penampilan datang dari inti.
yang menipu itu kebodohan sama setan.