definisi Nabi bagi Kristen

Salam sejahtera untuk Anda dan rekan2 semua. Saya ingin mengetahui lebih mendalam tentang pemahaman Kristen mengenai DEFINISI NABI,mungkin pertanyaan karin sudah basi tapi Alangkah baik nya untuk di jawab.

Oleh karena saya orang awam, saya mengharap uraian Anda tidak dengan bahasa yang sukar (njlimet). Sesuai dengan pesan Rasulullah saw: “Berbicaralah kepada manusia sesuai dengan kadar akal mereka!” Saya rasa Anda menerima Hadits di atas, karena Hadits tsb agaknya tidak bertentangan dengan ilmu psikologi komunikasi modern. Dan setahu saya teman2 kristen menerima hal yg demikian. Mudah2an Anda bersedia membagi pengetahuan dengan saya yg awam ini dan terimakasih sebelumnya :afro:

Nabi > org yang menyampaikan pesan Tuhan kepada manusia

kalo Rasul apa bro,??

nah daripada pusing2 cari arti, gimana kalo saya ulas dalam 5 jawatan saja?

5 Jawatan sebagai berikut:

PENGINJIL
Ciri-ciri seseorang memiliki karunia Penginjil:

  1. Seseorang yang memiliki panggilan untuk melayani pemberitaan Tuhan dimana saja dan kapan saja
  2. Ia suka sekali berkeliling dan bersaksi tentang TUHAN
  3. Seseorang yang memiliki tanda-tanda mujizat
  4. Ada orang-orang yang bertobat sebagai hasil pelayanan dengan dibaptis

GEMBALA
Ciri-ciri seseorang memiliki karunia Gembala:

  1. Seorang yang memiliki kecakapan mengurus sidang jemaat
  2. Jemaat bertumbuh dengan hikmat dan takut akan Tuhan
  3. Seseorang yang dihormati jemaat dan sesama hamba Tuhan
  4. Seorang yang memiliki teladan hidup yang baik.

RASUL
Ciri-ciri seseorang memiliki karunia Rasul:

  1. Seorang yang membuka sebuah sidang jemaat sebagai hasil perintisannya bukan karena mengambil domba gereja lain
  2. Seorang yang membuka lagi beberapa sidang jemaat di tempat lain
  3. Seseorang yang disertai tanda-heran dan mujizat
  4. Seseorang yang memiliki karunia khusus dalam dirinya

NABI
Ciri-ciri seseorang memiliki karunia Nabi:

  1. Seseorang yang mendapat banyak wahyu dari Tuhan.
  2. Ia sering bernubuat dan selalu tepat tidak meleset sekalipun
  3. Seseorang yang memiliki tanda-tanda heran dalam dirinya.

GURU
Ciri-ciri seseorang memiliki karunia Guru:

  1. Seorang yang memiliki karunia mengajar
  2. Karunia ini juga sering ada pada seorang gembala
  3. Ia sanggup membuka rahasia firman Allah secara Alkitabiah
  4. Seseorang yang memiliki teladan hidup yang baik

sumber:http://terangduniaministry.blogspot.com/2009/02/5-jawatan-dalam-gereja.html

no. 1, 2 dan 5 bisa bertambah katena itu istilah zaman sekarang
apakah nabi dan rasul juga masih akan bertambah?
apakah paulus tergolong nabi atau rasul atau apa?
adam tergolong kelompok yang mana?

satu lagi
12 murid yesus terkhusus tergolong kelompok yang mana?

Perlu diketahui, 5 jawatan ini bisa dibilang peran setiap orang. dan setiap orang memiliki peran yang berbeda. 1 orang bisa saja memiliki satu atau lebih peran. dan sekarang sudah ada test untuk mengetahui peran anda sebagai apa disini.

kalau 12 murid Yesus saya kurang tau bro. Saya bukan pendeta jadi tidak berani jamin pendapat saya ini benar juga.

kalau ingin mengetahui lebih dalam, coba dalami alkitab perjanjian baru dan teliti jga mereka termasuk yang mana.

maaf bro atas keterbatasannya

lah, baru di tanya kek gitu, kok jadi g pede kek gini??
begini saja bro, g usah banyak banyak cukup 2 saja yang kita bahas yaitu Nabi dan Rasul,
bro tahu g kata Nabi dan Rasul itu berasal dari bahasa apa,?
biasanya kalo tahu asal katanya kita bisa membahas lebih dalam,

gimana mau?

Bukannya ga pede tp emang ga tau lebih dalam dari itu hehe

Nabi adalah orang yang dipilih untuk menyampaikan perintah Tuhan, dengan diiringi berbagai karunia.
Rasul adalah orang2 yang dipilih untuk "“memberitakan berita sukacita”, yaitu Yesus Kristus. Oleh karena itu diperjanjian lama dinyatakan sebagai nabi, dan 13 murid adalah rasul. Rasul juga diiringi karunia kenabian, kerasulan dan Roh Allah.

Perbedaan pada “pemberitaan yang dibawa”. Jelas bro??

oh gitu, menyampai kan perintah TUHAN,
emh, jadi siapa saya yang menyampaikan perintag Tuhan bisa di sebut sebagai Nabi,asalkan di iringi berbagai karunia,

karunia di sini maksudnya yang bagai mana??

ohh, Rasul hanya untuk orang setelah kedatangan YESUS tho, artinya Rasul bisa saja bertambah donk,!?

maksudnya gimana tu,??
artinya Nabi dan Rasul adalah sama hanya bedahnya apa yang di bawa Nabi membawa perintah jadul, sedangkan Rasul membawah perintah up to date, gitu ya!
hehehe, ternyata bedah ya dengan ISLAM,

@garam
Bro, siapa saja bisa mengaku nabi… Itu pasti… Tetapi benar2 seorang nabi, maka harus jelas asalnya, seperti misalnya, siapa Allah yang diwakilinya?? Jangan mengaku mewakili Allah israel, tapi nama Allah israel yang sudah dinyatakan demikian jelas ribuan tahun sebelumnya dan tertulis dengan jelas, malah gak tahu sama sekali… Bagaimana itu?? Mau karunia? Banyak karunia mulai mujizat, hikmat, pengetahuan, dan penglihatan dan terutama adalah, hubungan dengan Tuhan baik secara langsung atau tidak langsung. Dan hampir semua nabi didalam alkitab paling tidak “satu kali pernah berhubungan langsung dengan Tuhan”. Beda dong dengan nabi yang mengaku nabi tapi sama sekali gak bisa ketemu allahnya.

Ooo memang bisa bertambah, asalkan memenuhi syaratnya, yaitu, dipilih langsung oleh Yesus… Apakah orang yang 600 tahun setelah Yesus terangkat bisa memenuhi syarat itu?? Bisa saja, masalahnya adalah, apakah hal itu dinyatakan dalam pernyataannya?? Kalau iya memang dia ketemu dan ada saksi dia ketemu Yesus, maka boleh dia disebut rasul…

Nah ini, meskipun dalam bahasa yang sedikit unintelek, tapi lumayan juga lah pemahamannya. Hanya salahnya adalah bukan jadul tetapi berita yang dibawa apa, nabi membawa perintah, rasul membawa berita baik, berita sukacita. Nah bisa mengerti??

Ya memang beda dengan islam… Sejak kapan dan menurut pengakuan siapakah islam dan kristen sama?? Aneh aneh aja kamu itu… Kalau beda ya beda, jangan disama samakan dong…

Shalom.

ada pertanyaan pendek buat kamu
apakah TUHAN dalam PL = TUHAN di PB,???

bagaimana dengan kesaksian orang yang bertemu dengan YESUS namun ternyata bertentangan satu sama lain, apakah dia masih bisa dianggap Nabi/Rasul,??

bukan mau menyamakan karena zaman sekarang dengan alasan kata serapan maka kata Nabi dan Rasul yang jelas terdapat didalam Al quran di adopsi oleh Kristen Indonesia yang mana dalam Bible tidak terdapat kata tersebut,
nah yang membuatnya menjadi tambah mengherankan ternyata dimaknai dengan pengertian berbeda baik dari segi bahasa maupun maknanya,??

bisakah Kristen Indonesia menjelaskannya,??
apakah kristen kurang PeDe dengan bahasa asli Bible,??

@garam
Apakah Tuhan pL dan PB sama. Tuhan YHWH adalah tetap Tuhan PB. Bukan sama tetapi memang YHWH itulah yang menjadi manusia.
Karena sebelumnya pun, dijaman musa, YHWH sudah menjadi manusia dalam arti mewujud menjadi manusia dihadapan manusia. Bahkan sejak adam. Baca keluaran 34, dan kejadian 3. Semua itu adalah bukti nyata bahwa YHWH adalah YHWH perjanjian baru.

Perbedaan dalam hal apa? Tolong anda detailkan pertanyaan anda, karena apa yang kamu maksud berbeda itu bisa multi interpretasi dalam tiap tiap kasus.

Anda harus tahu bahwa bahasa indonesia memang menyerap bahasa arab, apakah itu bisa disangkal?? Sementara kalau kita mengacu kepada bahasa ibrani dan yunani maka kata nabi dan rasul itu memang sudah ada. Ingat mas, bahwa kekristenan paling tidak 600 tahun lebih tua dari islam. Ketika kita mengacu kepada isi alquran dan alkitab maka jelas bahwa alquranlah yang mengambil dari alkitab bukan sebaliknya. Logika sederhana saja, apakah alkitab bisa mencontek alquran yang baru ada 600 tahun kemudian?? Ataukah alquran yang mengambil dari alkitab karena alkitab sudah ada paling tidak 300 tahun sejak kanon awal alkitab… Nah, kesimpulan seperti anda lakukan itu sangat tidak berdasar, apalagi pengkanonan alquran dilakukan tahun berapa?? Ini harus jadi pertimbangan obyektif anda dalam memberikan kesimpulan. Tidak bisa anda hanya memandang terjemahan bahasa indonesia kemudian menyatakan alkitab melakukan pengambilan kata… Itu sangat lucu karena karena mengabaikan sejarah ddan urutan waktu. Terjemahan bahasa indonesia tidak pernah mewakili posisi alkitab dalam bahasa asli. Alkitab terjemahan bahasa indonesia hanya mewakili terjemahan saja bukan sejarah.

Hehehehe… Yang seharusnya membuat anda heran adalah, bagaimana bisa alquran yang mengklaim penerus alkitab bisa “miss\kehilangan arti kedua kata padahal kedua kata itu sudah tercantum selama paling tidak 600 tahun sebelumnya”, dan kemudian dimaknai berbeda oleh alquran?? Bagaimana itu bisa terjadi?? Apalagi adanya kenyataan bahwa alquran memerintahkan umatnya untuk menanyakan kepada pemegang alkitab apabila ada sesuatu yang tidak dapat dimengerti oleh umat islam. Bener apa bener?? Nah, bukan alkitab merubah makna, justru alquranlah yang merubah makna kalau kita lihat dari sisi urutan waktu datangnya firman dan sejarah kedua kitab suci. Ingat kalau ditrack kebelakang, maka sejarah kekristenan itu sudah berusia ribuan tahun, karena kekristenan tidak dapat dilepaskan dari yudaisme dan israel, sementara alquran disatu sisi memegang yudaisme dan kekristenan tetapi dilain sisi berusaha lepas dari kedua agama “pendahulu”(kalau mau dianggap demikian), dan fakta ini terlihat dialquran, bagaimana disatu sisi alquran menyarankan mengimani sementara disisi lain alquran justru gagal memahami PL dan PB bahkan gagal mengetahui isi alkitab dengan benar.

Kurang pede?? Wkwkwkwk… Justru sangat pd, kalau bicara pd, tetapi tidak semua orang diberi kemampuan memadai memahami bahasa asing dan Tuhan ada untuk semua manusia, jadi sangat normal kalau Tuhan menyediakan firman Nya bagi semua manusia dalam semua bahasa… Anda mengenal nya dengan rahmatan lil alamin, nah demikianlah bahsa disediakan bagi semua manusia… Bagaimana menjadi rahmat bagi semua manusia kalau bahasa saja sangat dibatasi?? Takut disalah gunakan?? Tuhan kami bertahta diatas segala penyesatan yang manusia mampu lakukan, jadi gak ada yang perlu di kuatirkan.

Saudara ku, seperti paparan yang telah diungkapkan oleh beberapa saudara disini, maka saya mencoba akan menegaskan kepada saudara, perbedaan “NABI” dengan “RASUL” berdasarkan Ajaran Kristen, karena pengertian ini, sangat berbeda maknanya, jika ditinjau dari Sudut Kepercayaan anda.

Nabi adalah : seseorang yang diutus oleh Allah langsung, untuk memberitakan Firman Allah dan disertai oleh Kuasa Allah, seperti : Bernubuat dan melakukan tanda2 Keajaiban lainnya.

Rasul adalah : seseorang yang diutus oleh Yesus langsung, untuk meberitakan Kabar Gembira, bahwa Juruselamat manusia telah datang kedalam dunia, untuk menebus semua dosa dunia, dimana dalam penyampaian kabar gembira ini, maka orang yang telah diutus langsung oleh Yesus tersebut, akan disertai dengan Roh Kudus, untuk menyatakan Kuasa Allah yang Maha Tinggi dalam setiap pekerjaan-nya. Kuasa ini seperti : Melakukan tanda2 Mukjizat dan tanda2 Keajaiban lainnya.

Jadi, setiap orang yang “MENGAKU” sebagai “NABI” ataupun “RASUL”, namun tidak disertai dengan Kuasa Allah, untuk melakukan Mukjizat2 dan tanda2 Keajaiban lainnya, maka berdasarkan kepercayaan Kristen, orang tersebut adalah : “Nabi Palsu” ataupun “Rasul Palsu”.

Tetapi didalam Kristen, dikenal golongan2 Nabi, yaitu : Golongan Nabi Besar dan juga Nabi2 Kecil, perbedaannya, Golongan Nabi2 besar, pada umumnya, disamping mereka menyatakan Firman Allah, maka mereka disertai dengan Kuasa2 Allah untuk melakukan Mukjizat2 besar dan Nubuatan besar, tentang Kelahiran Juruselamat, yaitu : Yesus.

Sementara Nabi2 Kecil, pada umumnya mereka “Hanya” sebagai pembawa Perintah Allah, melalui nubuatan2 yang sederhana, atau nubuatan2 yang bukan menubuatkan perihal Kelahiran Juruselamat atau Yesus Kristus.

Jadi, berdasarkan kepercayaan Kristen, maka Sejak Yesus lahir atau sejak semua Nubuatan para nabi telah terlaksana, maka adalah "MUSTAHIL" akan lahir Nabi kembali, kecuali “Karunia yang diberikan oleh Roh Kudus kepada seseorang sebagai Karunia nabi”

Karunia nabi ini, adalah salah satu karunia yang anugerahkan Allah kepada seseorang, sehingga orang tersebut dapat mengalami ataupun melihat sesuatu yang belum terjadi, lalu menubuatkannya kepada manusia, supaya manusia dapat semakin dekat kepada Allah.==> Jadi setiap orang yang mendapat karunia nabi, tidak diperuntukan untuk “MEMBERITAKAN FIRMAN ALLAH”, tetapi diperuntukan utuk melihat hal2 yang belum terjadi dan menubuatkannya.

Contoh : Setelah masa Yesus, maka masih dijumpai orang2 yang memperoleh karunia nabi, dimana orang tersebut melakukan Nubuatan dan Bukan membawa Perintah Allah, tetapi hanya sebatas pada Nubuatan, Nah … karunia nabi ini, akan terus berlangsung diberikan oleh Allah kepada setiap manusia, yang berkenan di hati Allah, sampai akhir jaman nanti.

Salam …

kalo definisi nabi utk orang kristen ya sudah jelas wakil TUHAN,pembawa pesan TUHAN
artinya ya sama aja dgn definisi nabi di agama tetangga :angel: :angel: :angel:

Halo, saya baru di sini. Jujur, lucu juga liat thread di atas. ;D

Kalo soal kenabian, kerasulan, misi bisa berantem? gw jawab bisa, bukan karena masalah gede tapi perbedaan sudut pandang karena jawatan itu. Contohnya, Paulus pernah khan bertengkar sama Barnabas karena masalah Yohanes Markus. (sumber: http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=617&res=jpz)

Soal karunia Nabi dan Rasul itu masih ada. Hanya, semua perlu diuji. :afro: Dan, jujur gak suka debat. untuk masalah seperti ini kalo bingung, baca Alkitab lebih lagi. Jangan cuma mau tahu kenabian sama kerasulan dari orang lain. Ayo belajar sprt Ayub yg berkata: Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. (Ayub 42:5) Jangan mau jadi orang Kristen yang tanya orang terus. Duduk dan tanya Tuhan, makanya Paulus kasih nasihat ke Timotius: Perhatikanlah apa yang kukatakan; Tuhan akan memberi kepadamu pengertian dalam segala sesuatu. (2 Timotius 2:7).

Itu artinya, Tuhan akan kasi tahu segalanya buat kamu. Dan yang paling penting, jangan berusaha memahami Tuhan pake pikiranmu! Siapakah kamu sampe bisa menyelami perkara yang ajaib dari Tuhan? Even, Ayub sampe bilang: Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui. (Ayub 42:3). Jadi, kalo Alkitab bilang: “Ada”, ya berarti ada dan jangan coba pake logika kamu. Dan, Alkitab itu sendiri Firman Allah. Tidak mempercayai Firman Allah, berarti ??? :smiley:

Coba baca Alkitab dan doa minta tuntunan Roh Kudus. Kalo ayat, coba baca ini: http://alkitab.sabda.org/bible.php?book=1Kor&chapter=14

:smiley:

ijin menyimak… ^^

kalau ada tetangga kita datang dan mengatakan dirinya melihat semak api tapi ga terbakar ,
dan mendengar suara Tuhan,
dan membawa pesan dari Tuhan, apa kita mau percaya?
kalau kita ga mau percaya, lantas kenapa kita yakin kpd Nabi" sprti Musa misalnya?

aku kira kalau Lia Eden lahir di jaman Musa bisa jadi Nabiah spektakuler :happy0025:

di akhir zaman nanti maka Tuhan akan membangkitkan 5 jawatan di dalam gereja yang dibangunNya sendiri yaitu
jabatan Rasul, nabi, gembala, pemberita Injil dan Guru dan jabatan ini akan terus bertambah karena di masing2 gereja Tuhan akan ada rasul2, nabi2, gembala2 yang pengertiannya bukan lagi dalam bentuk seorang pendeta dengan umatnya melainkan lebih bersifat antara BAPA ROHANI dengan ANAK2 ROHANINYA, pemberita2 Injil dan guru2

sebagaimana kesaksian Rasul Paulus sendiri maka ia terhitung sebagai:
[b]2Ti 1:11 Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasul dan sebagai guru.
JADI di sini Rasul Paulus menyatakan bahwa panggilannya adalah sebagai Pemberita Injil, Rasul dan Guru

Adam tidak memiliki salah satu jawatan dari kelima jawatan itu

ke-12 murid Tuhan Yesus disebut sebagai Rasul2 Krisatus[/b]

Percaya apa dulu?

Percaya kalo dia sudah melihat semak berapi tapi tidak terbakar? Boleh saja.

Percaya kalo dia nabi dari YHWH? Tunggu dulu.